
‘Tunggu, apa maksudmu? Riwayat? Riwayat penyakit apa? Bagaimana bisa, bukankah dia-’
“Apa kau mengatakan bahwa wanitamu tidak pernah memiliki riwayat penyakit jiwa selama masa hidupnya?”
“...”
“Heh, lihat kau bahkan sama sekali tidak bisa menjawabnya. Artinya aku benar bukan, kau sama sekali belum bisa memahami wanita itu dan bahkan kau tidak tau bahwa wanita yang kau katakan sangat kau cintai itu pernah mengalami penyakit jiwa yang bahkan belum kau bayangkan sebelumnya.”
“...”
“Tapi apa kau tau, penyebab dari penyakit jiwa wanita tersebut itu apa?”
“A-”
“Ya, kau benar. Wanita itu mengalami gangguan jiwa karenamu dan bahkan dia mengalaminya di saat dia sedang mengandung kedua anak yang ada di dalam pelukanmu saat ini. Oleh karena itulah, kau tidak perlu terkejut saat melihat sikap gila yang mereka tampilkan selama ini”
“Apa lagi, aku dengar-dengar keturunanmu memiliki darah istimewa yang mungkin saja mengalir di dalam diri mereka.” Lanjut Damian yang mendapatkan informasi tersebut dari detektif kepercayaannya.
Walaupun itu hanya rumor, tapi itu mungkin saja benar bukan? Terutama Leon yang memiliki garis keturunan bangsawan murni, yang artinya jelas dia memiliki darah biru di dalam dirinya tersebut.
Terutama wanita yang telah tewas itu memiliki kaitannya dengan potongan peta yang sedang mereka selidiki selama ini. Entah itu dengan niat yang baik maupun buruk, Damian yang merupakan orang kepercayaan Luna harus menyelidiki hal tersebut dengan jelas.
Dan mencari tau keberadaan potongan peta yang lain sambil melenyapkan para serangga yang selalu ada di setiap kejahatan. Dimana serangga yang akan dibasmi kali ini bukanlah kelompok maupun klan yang mudah.
Melainkan orang-orang yang berasal dari Aliansi Black Emperor atau biasanya sering disingkat sebagai BE.
Dan termasuk aliansi maupun kelompok yang sangat sulit diberantas. Entah itu dari kekuasaan yang dimiliki oleh pihak atau maupun kekuasaan yang ada di bawah tanah yaitu bagian terang dan juga gelap yang sering tidak dikaitkan.
Karena jika kedua bagian tersebut saling berkaitan maka akan terjadi ketidakseimbangan dalam kekuatan dan sebagainya.
‘Hah, jika di pikir-pikir bukankah Navin memiliki tatapan yang sama dengan ayahnya dan bahkan tatapan itu kadang-kadang penuh dengan rasa gelap yang dalam. Aku harap semua hal itu sama sekali tidak berkaitan dengan apa yang kupikirkan.
Karena jujur saja aku masih belum mengetahui informasi terperinci dari orang yang ada di hadapanku. Terutama misteri yang berkaitan dengan darah spesial milik mereka. Entah itu memiliki kaitannya dengan hal tersebut maupun tidak’ Pikir Damian sambil menatap Leon dengan penuh tanda tanya.
Dan Leon yang menerima tatapan penuh selidik milik Damian juga menyadari bahwa saat ini orang yang ada di hadapannya sedang mencari tau tentang dirinya. Terutama darah istimewa yang mengalir dalam dirinya.
Yang bahkan sampai sekarang Leon sendiri pun masih belum mengetahui misteri tentang darah yang mengalir dalam dirinya. Dimana ayahnya yang merupakan pemilik sekaligus pemimpin klan dulu tidak pernah mengatakan maupun membicarakan hal-hal yang berkaitan dengan darah yang mengalir di garis keturunan mereka.
__ADS_1
“Jika kau pikir aku mencoba menyembunyikan tentang darahku, maka kau salah Damian. Karena sampai sekarang saja aku masih tidak memahami misteri yang mengalir di dalam diriku.”
“Benarkah?” Tatap Damian seolah tidak percaya dengan ucapannya.
“Percaya atau tidak itu juga bukan urusanmu dan yang lebih penting dari itu semua apa yang kau maksud dengan riwayat penyakit jiwa?” Ucap Leon sambil membalas tatapan milik lawannya. Damian.
Karena saat ini yang ada di dalam pikirannya hanya lang tentang Luna, Luna dan Luna. Entah itu sosok maupun jiwa yang membuat nya terpikat. Sehingga Leon hanya bisa memikirkan sosok wanita cantik yang mempesona itu.
Terutama mata yang berwarna gelap itu terlihat sangat dingin. Seolah-olah ia telah tenggelam dalam kegelapan yang tidak ada dasar.
Membuat Leon yang melihatnya merasakan rasa sakit, dingin hingga sedih. Bahkan dirinya merasakan ada sepasang tangan tak kasat mata sedang mencoba mencabik-cabik jiwa dan juga hati yang ada di dalam dirinya.
Dan membawanya pergi ke dalam jurang yang dalam tersebut. Dimana orang yang telah tenggelam ke dalam jurang tersebut, sama sekali tidak memiliki kesempatan itu melihat cahaya mentari lagi dan mengubur dirinya di dalam kegelapan tersebut.
Sehingga Leon yang melihatnya menyadari bahwa wanita yang memiliki senyuman sama persis dengan bunga lily putih itu telah hilang dan berubah menjadi sosok bunga mawar yang mekar dengan sendirinya.
Dimana sosok itu, kini dipenuhi dengan duri yang tajam di sekelilingnya. Namun, Leon yang melihat sosok mempesona tersebut tahu bahwa bunga yang dulunya kuncup kini sudah mulai mekar.
Dengan sosoknya yang mempesona dan juga tampilannya yang indah. Membuat orang-orang yang melihat sosok tersebut dipastikan tenggelam dalam pesonanya yang beracun.
‘Itu memang mematikan, tetapi dia tetap terlihat cantik dimataku.’ Pikir Leon sambil mengingat pesona yang ditampilkan oleh Luna selama ini.
“Hei! Apa kau dengar ucapanku tuan Martin?!” Teriak Damian yang sama sekali tidak ditanggapi oleh lawan bicara nya.
“Aku mendengarnya dan kau tidak perlu berteriak di depanku.”
“Huft, baguslah kalau begitu. Aku pikir kau sedang memikirkan hal-hal aneh tentang Luna kesayanganku.”
“Apa katamu tadi?!” Tatap tajam Leon yang dengan cepat dikoreksi oleh Damian.
“Hahaha, maaf maksudku madame.”
“Madame?”
“Ya, apa kau pikir aku sama sekali tidak memiliki hubungan nya dengan wanita itu.Tapi sayangnya aku memiliki hubungan dengannya dan merupakan ayah baptis (angkat) dari kedua anak yang ada di dalam pelukanmu itu.” Smirk Damian yang membuat Leon yang mendengarnya kebingungan.
__ADS_1
“Tunggu apa mak-”
“Ssst, kau tau semua ini berhubungan dengan pertanyaanmu tadi. Dimana aku berhubungan langsung dengan wanita itu dan bahkan aku sudah ada di sisi wanita tu sejak lama dan merawat kedua anak yang ada di dalam pelukanmu.
Dimana kedua orang tua angkat dari wanita itu ingin menjodohkan ku dengannya, bukankah ini hebat!”
“Kau-”
“Hahaha, aku bercanda tuan Martin dan kau tidak perlu tau tentang hubunganku dengannya. Karena yang harus kau lakukan saat ini ialah meluluhkan perasaan wanita itu dan membawanya ke dalam pelukanmu secepatnya.
Karena apa kau tau, wanita itu sering menjadi incaran dari para pemimpin kelas atas hingga para bangsawan kelas tingga. Terutama kekuatan dan juga kepintarannya dalam berbagai bidang membuatnya menjadi sasaran orang-orang kotor itu.” Bisik Damian di samping telinga Leon.
Membuat Leon yang mendengarnya menatap tajam Damian yang saat itu juga dengan cepat merebut kedua anak kecil yang sedang berada di dalam pelukannya.
Dan dengan lompatan yang jauh, Damian menghindari cengkraman tangan milik Leon. Lalu menyerahkan salah satu dari kedua anak yang ada di dalam gendongannya dan menangkap tali yang dijauhkan oleh helikopter yang terbang melewati mereka.
“Damian.”
“Hahaha, terimakasih atas waktu luangnya yang menyenangkan tuan Martin. Karenamu aku bisa menyiapkan waktu pelarian yang semulus ini. Oh ya, ngomong-ngomong tentang penyakit, apa kau tau Luna kesayanganku mengidap penyakit jiwa disebabkan oleh dirimu, tuan Martin?”
“...”
“Dan karena itulah, aku tidak akan pernah memberikanmu kesempatan untuk kembali lagi dengannya. Karena hanya akulah yang bisa membahagiakannya dan sampai jumpa lagi tuan Martin, saya harap kita bertemu lagi dalam keadaan dimana jiwa anda telah kosong.” Teriak Damian sambil melambaikan tangannya ke arah Leon dan pergi meninggalkan Leon dengan helikopternya.
“Apa anda benar-benar serius tentang perkataan anda tadi, yang mulia?” Tanya George sambil menatap mata tuannya dengan sungguh-sungguh.
“Fufufu, entahlah tapi bukankah akan semakin menarik kedepannya George. Terutama saat aku bertemu lagi dengannya.”
“Ya, dan saya harap Madame tidak mendengar ucapan milik anda tadi yang mulia. Jika tidak-”
“Sial, diamlah kau George. Lebih baik kau mencari cara agar aku bisa kembali hidup-hidup dan tinggal di dalam kastil dengan aman.” Keluh Damian sambil menendang kaki milik bawahannya. George yang melihat gerakan kekanak-kanakan tuannya hanya bisa menggelengkan kepalanya dan mengalihkan pandangannya ke luar helikopter.
Dimana dari kejauhan sana mata berwarna cokelat muda itu melihat hutan yang dipenuhi dengan pepohonan yang rindang dan ditutupi oleh kabut yang mulai menyebar ke sekelilingnya. Yang menandakan bahwa sebentar lagi mereka akan sampai ke tempat tujuan mereka, yaitu distrik bagian utara.
🔫 Jangan lupa berikan like, komen, vote dan juga TIP sebagai bentuk dukungan kalian kepada author.
__ADS_1
🔫Sekian terimakasih, and Sayonara~