My Ex Secretary

My Ex Secretary
Bab 68 : Kecurigaan


__ADS_3

"Bunga Lily" gumamnya. Aroma yang membuatnya tenang dan selalu kepikiran. Aroma bunga Lily yang dikeluarkan oleh Luna, perempuan yang menjadi hantu. Dimana hantu itu selalu mengentayangi dirinya. Dari pikiran maupun hati yang dulunya terisi oleh Luna Luxury.


Walau banyak hal yang membuatnya curiga dan memikirkan persamaan dari Luna Luxury dengan Luna Nypole tetap saja setiap orangnya memiliki perbedaan. Ukuran tubuh, daya pikir, dan jangan lupakan Luna Luxury nya memiliki sikap bagaikan malaikat tanpa noda. Berbeda dengan wanita di depannya cantik namun dingin bak iblis yang sedang menyamar menjadi malaikat. Menutupi semua dosa yang telah dia perbuat dengan gerakan nya yang elegan.


'Dan juga anaknya itu' pikir Leon yang sedang menatap Luna.


Kedua anak kembar yang ikut masuk ke dalam pikirannya. Senyuman, warna rambut, tatapan dan gaya bicara yang menyamainya. Dari anak perempuan yang memberikan senyuman tulusnya seperti Luna dulu tetapi memiliki mata, hidung dan beberapa bagian tubuhnya yang menyerupai dirinya. Sedangkan untuk anak laki-lakinya memiliki tatapan dingin yang sama dengannya.


'Keluarga yang menarik'


"Ehem maaf tuan Leon, bukannya anda tau saya tidak suka diperlakukan seperti ini" ucap Luna yang menatap manis Leon.


Karakter yang kali ini dia gunakan adalah manis dan elegan. Manis yang akan membuat orang-orang berpikir dirinya orang yang mudah tetapi memiliki ke eleganan yang memikat setiap lawan. Taktik yang akan mempermainkan banyak perasaan dan membuat mereka masuk ke dalam perangkap nya. Dimana di dalam perangkap nya memiliki bom yang akan meledak sewaktu-waktu.


Membuat Luna memilih karakter yang berbeda dari biasa dan memikat targetnya. Jika target yang dia tentukan sudah terpikat lalu dia akan buat target yang menganggap nya ramah dan baik itu masuk ke dalam jurang yang tidak akan memiliki ujungnya.


"Kau selalu menarik, Luna" bisik Leon dan memegang tangan Luna. Membawa Luna duduk di sebelahnya dan membiarkan kedua orang lainnya berdiri yaitu asisten milik Leon dan sekretaris milik Luna.


"Anu kalau boleh tau apa anda benar-benar sudah putus hubungan dengan nona Lina, tuan Leon?" tanya CO pemilik Star entertainment.


"Apa anda tidak bisa melihatnya sendiri" dingin Leon sambil menunjukkan tangannya yang masih menggenggam tangan milik Luna.


"Tuan Leon anda tidak boleh seperti ini" timpal Luna yang mencoba melepaskan tangannya dari Leon tapi seperti dugaannya klan Singa tidak mungkin tidak memiliki kekuatan yang kuat. Walau hanya sebelah saja tangan saja, Luna bisa merasakan kekuatan dan tekanan yang diberikan oleh Leon kepadanya.


"Sudah saya katakan bukan untuk memanggil saya Leon" tekan Leon sambil memberikan tatapan yang mengartikan 'Kerja Sama'

__ADS_1


"Anu bisakah saya minta perhatian nya sebentar tuan Leon dan nona..."


"Luna, Luna Nypole" ucap Luna memperkenalkan dirinya.


"Ah maafkan atas janji kita nona Luna tetapi ada yang sedang saya bicarakan dengan tuan Leon" jelas CO ada rasa ketidak nyamanan di nadanya. Apalagi dia sulit mendapatkan keuntungan dari perusahaan-perusahaan terkenal. Hanya saja mau itu peringkat ketiga atau kedua, jika yang sedang bersangkutan adalah perusahaan Martin yang selalu memegang peringkat pertama selama bertahun-tahun tidak mungkin CO membahayakan perusahaan nya sendiri.


"Aaah ternyata seperti itu tetapi jika tamu pertama anda memperbolehkan artinya saya juga boleh bukan di sini?" tanya Luna sambil tersenyum manis tetapi aura yang dikeluarkan berbeda. Sangat menusuk hingga ke tulang milik orang-orang yang ada di sekitarnya.



Tubuh CO bergetar ketakutan, tekanan yang diberikan oleh calon sponsornya hampir sama dengan milik Leon. Membuatnya merasakan ketakutan seakan-akan dia sedang berada di tengah-tengah peperangan yang dimainkan oleh kedua orang penting dihadapannya.


"I..itu'" gugup CO.


"Tidak apa-apa, apapun yang diinginkan oleh tunangan saya itu tidak apa-apa" ucap Leon yang merasakan tekanan kuat yang diberikan balik oleh Luna. 'Tidak salah aku memilih dia' ucap Leon di dalam hatinya. Sesuatu yang sangat menarik dan selalu membuat dia curiga walau wanita yang ada di sampingnya memiliki karakter yang banyak. Tetapi dia merasakan bahwa ada satu karakter asli yang dia sembunyikan dan sellau membuatnya tertarik.


"Saya sudah mengatakan untuk menarik semua fasilitas yang saya berikan untuk dia" dingin Leon.


"Tetapi tuan Leon itu harus.."


"Seharusnya kamu tau bukan saya sudah memiliki penggantinya" tegas Leon. Matanya yang tajam tak henti membuat lawannya merasakan intimidasi yang kuat.


"Tapi itu bisa memberikan kerugian untuk kami apalagi nona Lina merupakan orang yang sering berhubungan dengan anda" jelas CO.


"Apa sekarang tuan saya terlihat seperti memiliki hubungan dengan nona Lina dan anda juga harus sadar posisi tuan CO, than saya sudah memberikan kesempatan tadi" timpal asisten Leon.

__ADS_1


"Saya tau tuan-tuan hanya saja anda juga tau bukan koneksi yang dimiliki keluarga Luxury semakin banyak dan semua koneksi itu sudah merupakan bagian yang penting juga di star entertainment" jawab cepat CO. Dirinya harus meminimalisirkan kerugian dan keuntungan yang akan datang untuk perusahaan nya. Walaupun dia mendapatkan keuntungan yang banyak tetap saja ada kesulitan dan masalah yang dibuat oleh beberapa artis, model atau selebriti nya yang harus dia urus kontrak dan lainnya.


"Bukannya koneksi yang dimiliki keluarga Luxury didapat dari keluarga Martin" ucap Luna yang memasuki sesi pembicaraan yang serius diantara mereka bertiga.


"Itu.."


"Putuskan saja koneksi itu" lanjut Luna. Koneksi seperti kabel panjang yang akan menyalurkan listrik untuk digunakan tetapi jika kabel itu diputuskan maka semua kekuatan keluarga Luxury akan berkurang. Yang artinya keluarga luxury akan mengalami dampak karena koneksi yang dia miliki terputus.


"Tapi..."


"Sepertinya pemikiran tunangan saya dengan saya sangat sama" smirk Leon yang mengecup lembut telapak tangan yang dua genggam.


"Jika pikiran kita sama seharusnya anda menyelesaikan masalah ini dengan cepat bukan?!" senyum Luna. Perkataan nya terdengar biasa di mata orang lain tetapi itu mengandung makna untuk mengusir Leon, artinya pengusiran secara halus.


"Apa anda mengusir suara secara halus" smirk Leon yang mendengar jelas makna perkataan dari Luna.


"Sepertinya kita memang miliki pemikiran yang sama" senyum Luna senang yang padahal di dalam pikirannya ada rasa bosan dan kesal. 'Sial apa-apaan laki-laki ini cepat pergi dan biarkan aku mengurus masalahku' ucap Luna dalam hati.


"Baiklah kalau begitu kamu selesaikan pembatalan kontrak saja" tunjuk Leon ke arah CO.


"Dan untukmu aku akan menjemputmu sore ini" bisik Leon ke telinga Luna dan pergi ke luar dari ruangan CO.


'Apa yang ingin dia rencakan' geram Luna yang selalu merasakan bahwa Leon sudah memiliki kecurigaan tentangnya. Karena sikap Leon yang bertambah tidak wajar dan membuatnya harus berhati-hati.


__ADS_1


🔫Apa yang bakal direncakan oleh Luna? dan apa yang akan dilakukan Leon saat sore nanti? Double Up? 500 like double up buat keesokannya!


__ADS_2