My Ex Secretary

My Ex Secretary
Bab 69 : Sponsor (2)


__ADS_3

Kepergian Leon membawa keheningan di ruangan milik CHO. Tidak ada yang berbicara dan hanya menyisakan keheningan semata. Semuanya masih berada di posisi yang seharusnya. Dimana Luna duduk di hadapan CHO dan Kevin yang berdiri di samping Luna untuk memenuhi tanggung jawabnya sebagai sekretaris.


"Ehem, maaf nona Luna atas ketidaknyamanan nya tadi" ucap CUO mengakhiri keheningan yang ada di ruangan tersebut.


"Tidak apa-apa tuan CHO hanya saja seharusnya anda tau waktu harus digunakan sebaik-baiknya bukan?" ucap Luna sambil tersenyum manis tetapi berbeda dengan tatapannya. Tatapannya yang tajam tidak membiarkan lawannya berpikir bahwa dirinya adalah orang yang mudah untuk dilalui.


"Ba..baik kalau begitu ini adalah kontrak yang anda harus baca terlebih dahulu lalu tanda tangani sesuai prosedur kerja sama yang akan terjadi antara Star Entertainment dengan Nypole Enterprise" jelas CO sambil mengeluarkan beberapa map bewarna biru dan merah. Luna menggangukan kepalanya ke arah Kevin untuk memberikan persyaratan miliknya.


"Kalau begitu ini adalah hal-hal yang diinginkan oleh tuan saya untuk mensponsori Sisca Made" ucap Kevin memberikan map miliknya. Kedua orang tersebut membaca seluruh ketentuan dan kebijakan yang ada. Memahami setiap tulisan yang tertulis.


Mencari semua kerugian atau keuntungan yang ada di setiap kontrak kerja sama. Dan menilai semua hal yang ada di dalam kontrak. Apa kontrak ini bisa kita tanda tangani atau tidak, karena semua hal yang kita lakukan adalah jalan yang sudah dipikirkan matang-matang oleh setiap rekan kerja.


"Mohon maaf Nona Luna, apa anda tidak salah menulis angka ini?" tanya CHO sambil menunjukkan lampiran yang diberikan oleh Kevin di dalam map. Tangannya menunjuk ke arah angka yang bisa saja salah ketik atau apapun alasannya.


"Itu semua benar" jawab Luna singkat.


"Tapi nona Luna bukannya angka 65% ini terlalu besar untuk memberikan sponsor untuk satu artis saja?" tanya CO curiga.


"Tidak itu memang angka yang saya pilih untuk Sisca Made" jelas Luna ringan. Tidak masalah untuknya mensponsori Sisca Made sebanyak 65%. Apalagi banyak orang yang berpikir itu akan menjadi keuntungan untuk Entertainment dan aktrisnya.

__ADS_1


Namun sayangnya itu berbeda untuk Luna, karena angka itu adalah angka yang menyenangkan. Yang dimana Sisca Made akan merasa senang dan mulai berfoya-foya ke media. Hal itu cukup membuat banyak orang berpikir bahwa Sisca akan menjadi orang yang kaya raya dengan sponsor barunya.


Tapi sayangnya Sponsor yang dia dapatkan adalah jebakan yang di pasang oleh Luna serapi mungkin. Jebakan yang akan balik melawan Sisca dan membuat Sisca mendapatkan kerugian yang banyak. Jika angka 65% itu berubah jadi kerugian untuk Sisca Made, maka akan semakin banyak uang yang akan membuat Sisca Made menjadi miskin dalam sehari.


Angka 65% adalah angka yang bisa menjadi keuntungan atau menjadi kerugian untuk orang-orang yang mendapatkan nya. Banyak orang berpikir mungkin Luna adalah orang yang tidak bisa bekerja dengan baik dan memimpin perusahaan nya. Tapi sayangnya semua pemikiran orang-orang itu harus dipatahkan karena permainan kali ini bintang utamanya adalah Luna yang menandakan setiap jalan akan membuat Luna menjadi point penting di sini. Entah itu akan berakhir dengan Happy End atau Sad Ending.



Akhir yang akan ditentukan oleh jalan yang dipilih oleh Luna untuk membalas semua musuhnya. Pembalasan yang akan berkahir menjadi kematian yang tragis melebih ekspetasi orang-orang tentangnya.


'Ini akan menyenangkan' ucap Luna dalam hati sambil tersenyum. Tangannya mengambil pulpen khusus miliknya dan menandatangani surat kontrak tersebut. Menandatangi surat kontrak yang akan menjadi sebuah bukti nyata hubungan kerja sama dari Star Entertainment dan Nypole Enterprise.


"Kalau begitu mari" ucap CHO dan berjalan keluar ruangan. Luna dan Kevin mengikuti CHO dari belakang sambil melihat-lihat ke arah sekeliling.


"Nona, rapat akan dimulai satu jam lagi" bisik Kevin mengingatkan jadwal atasannya.


"Lokasi syuting nya tidak jauh jadi kita tidak akan terlambat mengikuti rapat" jelas Luna yang sudah tau lokasi syuting milik Sisca. Lokasi syuting yang hanya membutuhkan waktu 15 menit jika menggunakan kendaraan mobil dan 25 menit jika menggunakan kendaraan beroda dua.


Luna tidak mungkin melupakan hal-hal kecil karena semua hal diperlukan untuk pekerjaan nya sebagai Boss dan sebagai orang yang ingin membalaskan dendam nya tanpa meninggalkan jejak.

__ADS_1


Jejak yang bisa saja membuat kerugian untuknya jika ketahuan dan keuntungan jika setiap jejak yang dia perbuat hilang atau tidak terlihat. Dari alat yang dia gunakan, sidik jari, korban yang dia lukai atau bunuh maupun tempat kejadian perkara yang dia gunakan untuk membalasnya kan dendamnya.


Hal-hal kecil yang akan membuat dampak besar jika tidak dia urus dengan baik. Karena itulah Luna memilah-milah hal-hal yang penting dengan yang tidak dan mempelajari semua hal yang berkaitan dengan misinya. Apalagi sekarang dia memiliki dua misi yang berhubungan dengan orang-orang terdekatnya dulu, yaitu Leonex Martin dan Keluarga Luxury.


Misi yang merupakan permainan yang mempertaruhkan nyawa atau tidak. Memainkan setiap jiwa dan raga orang-orang yang bersangkutan untuk mendapatkan hasil yang maksimal.


'Sepertinya ini akan lebih cepat dari yang kuduga' pikir Luna yang masuk ke dalam mobil miliknya. Mobilnya mengikuti mobil milik CHO dan menuju lokasi syuting milik Sisca target kedua Luna, menggantikan Lina Luxury yang masih berbaring di rumah skait dengan perobatan yang akan memperbaiki jiwanya.


Mobil mereka melewati setiap bangunan-bangunan yang berdiri kokoh. Membiarkan roda mobil berputar dari atas ke bawah seperti kehidupan manusia. Dimana kehidupan mereka berputar seiring poros yang ada bergerak. Seperti Luna yang dulunya hanyalah seorang perempuan yang menginginkan kasih sayang dan dengan polosnya tidak menyadari kejahatan yang mereka lakukan padanya.


Mengubah Luna menjadi orang yang tidak membutuhkan kasih sayang dan hanya mengasihani orang-orang yang akan hidup dalam jaring miliknya. Dari keluarga yang dulunya sangat dia dambakan, sahabat yang selalu ada untuknya ataupun orang-orang yang berpura-pura menyayangi nya. Semua orang yang akan mendapatkan hukumannya secara langsung. Karena prinsip Luna hanya satu dan tidak akan pernah berubah yaitu..


'Mata dibalas dengan mata, tangan dibalas dengan tangan dan nyawa dibalas dengan nyawa'


Jika mereka berbuat baik dengannya maka dia akan membalasnya dengan kebaikan yang tiada hentinya tetapi bila mereka berbuat jahat kepadanya jangan salahkan Luna yang akan membalas mereka berkali-kali lipat lebih banyak dan membuat orang-orang tersebut lebih memilih hidup di neraka kegelapan.



🔫Maaf terlambat ketiduran saya nya dan lupa nulis bab Ini... Silahkan komen dan like ya ^^

__ADS_1


__ADS_2