My Ex Secretary

My Ex Secretary
Bab 53 : Sandera


__ADS_3

Pertandingan sudah selesai tepat di angka 10.00 pm {jam sepuluh malam}. Dengan kemenangan diraih oleh Klan Ular dan dibawahnya terdapat klan Singa. Kedua klan itu hanya memiliki selisih satu bendera saja. Tetapi di dunia mereka jika itu hanya barang kecil ataupun cuma sesuatu yang memiliki jumlah Satu maka hal tersebutlah yang sangat penting dan beharga.


Seperti sekarang Luna harus berhadapan dengan matan Ketua mafia yang paling ganas. Seorang laki-laki tua tetapi memiliki tubuh kokoh dan memiliki nama inisial H. Luna sedang melakukan transaksi untuk hadiah yang dia dapatkan.


Sebuah mobil tank, beberapa senjata dari pasar gelap yang masih belum diperlihatkan kepada tamu-tamu {yang artinya diambil secara ilegal}. Namanya juga dunia mafia mengambil secara ilegal bukanlah hal yang sulit bagi mereka. Dimana yang mengambilnya adalah mantan ketua Mafia terganas dan selalu memenangkan pertandingan.


Selain kedua hadiah yang Luna sebutkan terdapat kendaraan mogok chenowoth.



Mobil ini mungkin memiliki bentuk yang paling unik. Sekilas modelnya sangat mirip dengan kendaraan untuk off road . Namun dilihat dari posisi duduk-nya juga senapan mesin di atas, jelas sekali mobil ini bukan untuk bersenang-senang. Kendaraan yang memiliki orang yang nama mogok chenowoth ini memiliki keunggulan dalam tabrak lari.


Walau begitu konsepnya memang mengusung kendaraan off road sedangkan ia bisa dioperasikan di daerah mana pun termasuk genangan sungai. Dalam operasi militer sungguhan Chenowoth sering diangkut dan dijatuhkan dari helikopter atau pesawat-pesawat. Inilah yang membuat mobil ini sangat mahal dan beharga.


Tapi jangan pertanyakan kepada Luna bagaimana Mantan Mafia tua yang ada dihadapannya ini mendapatkan nya. Tentu saja barang itu di dapat secara tidak resmi. Namun itulah yang menjadi daya tarik dari barang-barang yang didapatkan dari pertandingan ini.


Barang tidak resmi bila dijual di tempat yang tidak resmi juga{ilegal} maka harga yang akan didapatkan pasti membuat dunia jungkir balik. Harga yang fantastis dalam sekali penjualan mampu memberikan mereka uang bila menjual mobil mogok chenowoth. Tapi tidak untuk Luna, dia tidak akan membiarkan kendaraan yang dia dapatkan menghilang seketika.


Kendaraan yang mampu membantunya di dalam hutan. Hutan yang merupakan tempat dimana rute jalan tidak mungkin mulus dan rata. Penuh lika-liku tetapi menjadi tempat yang paling terbaik untuk melakukan aksi mereka.


Luna akhirnya berjabat tangan untuk memberikan penerimaan hadiah. Setelah dia menyelesaikan tugasnya maka akan dilanjutkan oleh beberapa klan yang ada dibawahnya. Mereka mendapatkan hadiah namun tidak sebanyak pemenang pertandingan. Uang, kendaraan, senjata atau yang lainnya. Sesuatu yang tidak resmi namun membuat orang yang mendapatkan nya merasa senang.


"Ketua maaf bendera saya diambil" ucap anggota Luna sambil menunduk sedikit.

__ADS_1


"Tidak apa-apa ini juga sudah berlalu bukan? dan juga bawa 3 kendaraan yang kita dapatkan ke wilayah milik kita berada" perintah Luna dan melemparkan kunci-kunci kendaraan. Dia lelah dan ingin pulang secepatnya. Apalagi sekarang sudah jam 10.00 pm pasti kedua anaknya begadang lagi menunggu kepulangan nya. Luna menghela nafas pelan dan dikejutkan oleh suara panggilan dari bawahannya. Dengan mata yang malas Luna menatap mata anak buahnya.


"Ketua ada yang ingin saya katakan kepada anda" bisik anggota yang dikalahkan oleh tim lawan. Membuat bendera yang diikat di tangganya diambil.


"Katakan secara singkat" ucap Luna memperbolehkan.


"Berhati-hatilah ketua, sepertinya ketua klan singa tertarik kepada anda dan juga dia sudah mulai mendekat" bisik bawahan tersebut dan menatap ke arah belakang. Luna menoleh ke arah belakang. Di sana laki-laki tinggi dengan pakaian hitam dan ditemani oleh tetesan darah Krueng mendekat ke arahnya.



Tidak perlu Luna harus tanya siapa orang itu, dari lambang yang ada di tangan milik laki-laki tersebut terlihat jelas dia berasal dari klan Singa. Yang berarti laki-laki yang sedang berjalan ke arahnya adalah anak buah klan Singa atau ketua klannya langsung. Namun saat Luna menoleh ke arah lain, di atas panggung masih berproses kepada klan Singa yang menerima hadiahnya.


Di saat Luna mencoba untuk tidak mempedulikan semuanya. Suara tegas menyapa dirinya sambil menyodorkan kertas bewarna coklat tua.


Pergi dengan cepat seperti seekor singa yang menatap musuhnya dari kejauhan. Luna membuka kertas yang dia dapat, tulisan dengan tinta hitam dan sebuah tanda tangan singkat namun jelas pengirim surat ini adalah Leonex Martin. Dia masih mengingat jelas tanda tangan singkat yang dimiliki laki-laki itu.


Bekerja sebagai sekretaris nya menghabiskan waktunya bertahun-tahun untuk mempelajari bahkan mempahami dari hal-hal kecil hingga besar. Membuat Luna terbiasa melihat tulisan atasannya namun itu dulu sebelum kejadian itu terjadi.


Mata Luna melotot tidak percaya dan menatap tajam ke arah panggung. Yang dimana prosedur milik Klan Singa sudah selesai di lanjutkan oleh Klan Ular. Tatapan tajam Luna menatap ke arah ketua klan singa yang berjalan dengan gagahnya.


Di saat mata mereka bertemu dekat walau tersembunyi dalam topeng. Senyuman yang ada di wajah Leon tidak mungkin Luna tidak lihat. Senyuman yang menggodanya dan mencoba mengulurkan seutas benang merah ke arahnya.


"Sial, apa yang dia inginkan?" kasar Luna. Dimana di kertas itu bertuliskan sebuah pesan untuknya.

__ADS_1


'Aku menyukai anak bawahmu, dia menjadi sandera yang bagus di dalam basecamp milikku. Apa aku harus memberikan dia makanan?'


Pesan yang memiliki arti dia menangkap anak bawahnya dan menjadikan Sandera di basecamp khusus klan Singa yang dia juga tidak tau tempat itu berada di mana. Jelasnya basecamp itu masih ada di negara London. Dan jangan lupakan kata-kata memberikan makanan yang artinya adalah racun.


Dunia gelap tidak mungkin sebaik itu memaknai isi tulisan. Karena di setiap tulisan orang-orang yang memiliki kekuasaan di dunia mafia ini. Tidak ada cara normal ataupun bijak dalam melakukan keadilan.


"Ketua apa anda pulang ke basecamp atau ke mansion anda?" tanya Edwin.


"Tidak aku harus menyelesaikan masalah terlebih dahulu" dingin Luna. Kelelahannya menghilang seketika di saat dia membaca isi kertas tersebut.


"Maksud ketua?" tanya Edwin.


"Bawahan yang kita perintahkan untuk menyusup menjadi sandera di klan singa" jelas Luna. Matanya masih menatap kepergian klan singa menggunakan mobil hitam. Aku tidak akan membiarkan anak buah yang merupakan seorang jenius hilang seketika. Mencari jarum di tumpukan jerami itu sulit, seperti bawahannya sulit untuk dicari kepintaran dan kelicikan mereka dalam melakukan hal-hal yang tidak bermoral.


"Kalau begitu saya ikut" tegas Edwin. Dengan posisi siap, Deruan nafas tenang dan stabil tanpa ketakutan walau wajahnya tertutupi oleh topeng miliknya sendiri.


"Baiklah, kalau begitu katakan pada mereka untuk menjaga basecamp dan pulang terlebih dahulu" Perintah Luna yang langsung dikerjakan oleh Edwin.


"Baik ketua" Edwin dengan cepat pergi dan menjalankan tugas dari ketuanya. Luna melangkahkan kakinya menjauh dari arena labirin dimana ada pesta minum-minum. Dia harus menyelesaikan masalahnya dengan Leon walau kedepannya mereka akan mulai bekerja sama sebagai Rekan bisnis.


"Apa yang kau inginkan Leon!" dingin Luna.


__ADS_1


🔫 Permintaan maaf dari author karena lama update... sorry ya review nya agak lama T_T buat yang setia makasih. foto buat visualnya lagi dicari jadi sabar dulu ya ^^


__ADS_2