My Ex Secretary

My Ex Secretary
Bab 185 : Mengurus Hal-hal Aneh (4)


__ADS_3

Leon yang telah pergi ke menuju tempat kekasihnya berada. Dengan cepat memerintahkan kepada seluruh bawahan yang ikut dengannya untuk menyelesaikan semua tugas yang ia berikan kepadanya dan meminta mereka untuk memasang hal yang memang harus dipasang dengan berhati-hati.


Agar tidak ada yang curiga maupun mengetahui keberadaan bayangannya saat ini. Sehingga bawahan Leon yang mendengarnya dengan cepat pergi meninggalkan tempat Leon dan juga lengan kanan dan kirinya berada.


Dimana kini ketiga orang itu telah mengubah pakaian mereka sesuai dengan topeng manusia yang mereka gunakan untuk menyamarkan diri mereka masing-masing. Yaitu seorang penatua, anak dan juga cucu semata wayangnya.


Yang kini telah menginjakkan umurnya genap 17 tahun. Dimana masa pemberontakan terlihat langsung dari wajah yang ditampilkan anak remaja itu dan topeng itulah yang menutupi umur penggunanya.


Sehingga pengguna yang dengan jelas-jelas merupakan suami dari Ela tersebut terlihat seperti seorang remaja muda. Dan tidak terlihat sedikitpun bahwa orang itu telah memiliki 2 ekor di belakang punggungnya saat ini (2 anak).


Karena proporsi tubuhnya yang sempurna tidak ada yang menyadari kekurangan dari penyamaran yang dilakukan oleh Max. 


Tidak berbeda jauh dengan max yang merupakan tangan kiri Leon, V (saya lupa namanya kalau ingat nanti saya tulis ulang) yang merupakan tangan kanan dan merupakan tokoh penting sering menemami Leon kemanpun ia berada.


Kini telah menutupi seluruh wajahnya dengan topeng manusia. Sehingga kini umurnya yang seharusnya berada di umur 30 tahunan berubah menjadi umur 40 tahunan. Dengan kerutan wajah di bagian alis dan juga dahinya.


Membuat wajah tegas yang sering berdiri di samping untuk menemani leon dalam berurusan dengan segala hal tentang urusannya kini berubah menjadi sosok paruh baya yang menampilkan sosok tua dan letihnya.


Bahkan bukan hanya mereka berdua saja, Leon yang merupakan orang terpenting dalam berurusan masalah kali ini juga mengubah wajahnya dengan sedemikian rupa.


Dimana wajah tampan dan juga dingin itu kini berubah menjadi sosok lelaki paruh baya yang lebih tua dibandingkan topeng yang digunakan oleh tangan kanan beserta tangan kirinya. 


Topeng yang ia gunakan sangat tua, sampai saking tua nya umur dari pemilik topeng itu Leon harus duduk di atas kursi roda dan membiarkan anak buahnya mendorong kursi rodanya ke dalam.


Sehingga wajah dengan penampilan tua itu menampilkan rasa lelah di dalam umurnya dan sebuah penyakit yang seolah-olah telah terukir didalam tulangnya. Terutama saat tangan yang dingin kini telah berubah menjadi semakin pucat.

__ADS_1


Membuat orang-orang yang melihatnya akan berpikir bahwa ia akan mati dalam detik itu juga. Tanpa pengawasan dari orang-orang terdekatnya dan juga sekelilingnya.


“Uhuk-uhuk, cepat dorong kursi pak tua itu ke depan sana. Pak tua merasa melihat seorang kenalan di sana, uhuk-uhuk.” Perintah Leon tanpa rasa malu sedikitpun dan memainkan peran yang ia miliki dengan sangat baik. Dan tak lupa menambah suara batuk dari penyakit mematikannya.



Membuat V dan juga Max yang berdiri di samping maupun belakang Len mau tidak mau ikut berakting dan mengikuti perintah atasannya yang saat ini menggubah panggilannya menjadi seorang lelaki tua.


“Sebentar ayah, aku akan meminta anakku untuk memesan tiket yang ada di counter terlebih dahulu. Jika tidak kita tidak akan bisa masuk ke dalam.” Jawab V yang mengikuti gaya tuannya yaitu sebagai seorang menantu dan juga anak yang berbudi luhur.


“Kalau begitu cepatlah, apa kalian ingin membiarkan pak tua ini menunggu kalian lebih lama lagi?!” Dingin Leon yang tentu saja melihat keberadaan Luna, terutama penyamaran itu tidak bisa merubah body cantik yang dimiliki wanitanya.


Membuat V dan Max yang tidak menahu alasan kenapa Leon begitu ketus kepada mereka, mau tidak mau saling memandang diri mereka berdua. Sambil mencari jawaban apa yang diinginkan tuannya sebenarnya.


Leon yang mendengar penjelasan dari Max mau tidak mau menngeluarkan suara dengusannya kembali dan mencoba mendorong kursi rodanya ke depan untuk menyusul wanitanya.


Tapi tepat di saat Leon ingin pergi ke tempat Luna, ia menghentikan gerakan memutar kursi rodanya. Saat melihat dari kejauhan sana ada sebuah bayangan seorang makhluk hidup.


Yang jelas-jelas mencoba mengurangi rasa keberadaannya dengan bersembunyi di balik pepohonan yang tak jauh dari lokasi tempat restoran berada. Dengan Luna yang sedang duduk di dekat jendela samping pintu makan.


Membuat Leon yang melihatnya dengan cepat menghentikan geralammua dan mencoba melihat apa yang ingin dilakukan oleh pria itu. Terutama saat pria itu yang telah menatap Luna selama beberapa menit.


Tidak lama kemudian pergi meninggalkan tempat persembunyiannya dan pergi menuju ke suatu tempat. Sehingga Leon yang melihat aksi itu dengan cepat meminta bawaannya untuk mendorongnya ke tepi sungai buatan yang ada di seberang saja.


“Dorong aku ke tempat itu.” Ucap Leon sambil menunjuk tempat ketinggian yang merupakan tempat aliran sungai berada. 

__ADS_1


Membuat L dan juga Max yang melihat gerakan tuannya selama ini dengan cepat mendorong kursi roda tuannya menuju lokasi yang telah ditunjukkan oleh tuannya. Dimana lokasi itu merupakan lokasi tepat aliran sungai melaju dari sebuah ketinggian yang ada di sana.


Sehingga mereka bertiga dengan cepat berpindah tempat dan menyembunyikan diri mereka di balik bebatuan yang ada di tempat itu. Dimana tepat saat mereka bertiga bersembunyi di balik bebatuan yang ada di sana.


Mereka melihat kedua orang yang mereka cukup kenal berada di sana yaitu di dekat kandang kawanan serigala di tempatkan. Sehingga mereka yang melihat kondisi tersebut, menyadari bahwa orang-orang itulah yang telah mengirim masalah kepada atasannya.


“Aku tau orang itu, jika tidak salah orang itulah yang telah datang berkali-kali dan menanyai karyawan yang ada di bawah perusahaan milik tuan.” Ucap V yang sangat familiar dengan wajah orang tersebut.


Terutama orang tersebutlah yang sangat sulit untuk diselidiki dan juga diselesaikan oleh mereka. Tidak hanya V saja, Max yang berdiri di samping mereka juga menyadari bahwa orang itulah yang selama ini mengganggu radar milik mereka.


Sehingga kelompok mereka sering kesulitan dalam melacak seseorang dan harus memindahkan radar super besar itu ke suatu tempat. Sebelum mengganti radar itu dengan radar berukuran kecil.


“Orang itu juga lah yang telah menghancurkan beberapa radar yang kita miliki, tuan. Walaupun tidak ada korban jiwa di tempat kita, itu tetap tidak menutupi kerugian yang tuan dapatkan saat ini.” Gumam Max saat mengetahui bahwa orang itu berada di dekatnya saat ini.


Leon yang telah mendengarkan penjelasan dan juga gumaman kedua anak buahnya merasa bahwa sudah waktunya untuk memulai rencana yang ia miliki. Dan menyelesaikan orang itu dengan cepat.


Terutama saat mengetahui bahwa orang yang telah mengirim mata-mata ke wanitanya tidak lain dan tidak bukan ialah orang itu. Yaitu . . .


“Rieyu.’’



🔫 Jangan lupa berikan like, komen, vote dan juga TIP sebagai bentuk dukungan kalian kepada author.


🔫Sekian terimakasih, and Sayonara~

__ADS_1


__ADS_2