
Kamera mulai menyorot setiap gerakan pemain film yang bertugas. Dari gerakan mengangkat cangkir teh dan tatapan tajam milik para pemain. Semuanya adalah tim profesional yang sudah memproduksi film-film ternama dan di mainkan oleh aktris atau aktor ternama pula.
Hingga semua hal yang mereka lakukan harus berhenti karena tamu yang tidak terduga. Pemilik Star Entertainment yaitu CHO terkenal dengan sikap karismatik miliknya yang selalu ditampilkan kepada bawahannya. Tetapi memiliki sikap yang sangat-sangat penakut dalam menghadapi orang-orang yang lebih kuat darinya seperti Leonex Martin yang bisa memainkan semua hal dari balik layar sebaik mungkin.
"Baiklah semuanya segera berkumpul ada yang ingin diberitahukan oleh direktur utama kita" perintah Sutradara sebagai pemimpin film.
Dari para pemain, juru kamera dan staf-staf lainnya yang membantu. Mereka semua berkumpul menjadi satu untuk mendengarkan apa yang di sampaikan oleh pemimpin mereka.
"Seperti yang kalian tau kita kekurangan sponsor untuk beberapa film yang kita mainkan karena kejadian tertentu" ucap CHO mengawali pembicaraan pentingnya. Kalimatnya mengisyaratkan bahwa sponsor mereka yang sangat berdampak yaitu Martin Company sudah menarik kontraknya dikarenakan hubungan pertunangan yang akan dibatalkan. Dan masalah media yang bisa saja membuat kerugian untuk perusahaan milik Martin Company.
Dimana kebenaran nya semua hal yang dilakukan oleh Leon dan alasan yang diberikannya hanyalah kerugian kecil untuknya. Tetapi Leon tidak menginginkan keluarga luxury mendapatkan keuntungan darinya dan merasa di kasihani oleh Leon sendiri.
"Jadi benar seperti itu..."
"Ah masalah Lina bukan.."
"Ternyata benar ya gosip itu.."
"Sepertinya aku harus mengakhiri pertemanan ku dengannya..."
__ADS_1
Bisikan-bisikan dari orang-orang membuat tempat yang sepi tadi ribut. Suara sirene menenggelamkan suara mereka kembali dan membiarkan CHO menjelaskan perkataan nya kembali. Dirinya juga tau ini membuat kerugian yang besar untuknya yang dimana di kontrak miliknya dengan Martin Company tertulis angka 35% yang cukup membuat nya rugi besar.
35% angka yang sulit dia dapatkan dan jika bukan koneksi milik Lina Luxury dan statusnya mungkin dia tidak bisa mendapatkan kontrak bernilai S. Dan sekarang membuat kerugian untuk beberapa film dan hal lainnya karena perbuatan yang dilakukan oleh bawahannya sendiri.
"Karena itulah kita sudah mendapatkan sponsor baru" sombong CHO membuat gemuruh keterkejutan dari orang-orang yang ada di sana. Seperti yang lainnya CHO juga terkejut saat dia mendapat sebuah telpon dari Nypole Enterprise di saat dirinya juga sedang kekurangan sponsor.
Nama perusahaan hiburan miliknya memang sudah dikenal oleh banyak orang dan menghasilkan benih-benih yang sangat unggul. Tetapi semua hasil yang sudah di perjuangkan akan menghilang atau bisa disebut bangkrut karena Martin Company menarik semua kontraknya.
Keuntungan yang besar dan harus diganti dengan kerugian besar juga membuat Star Entertainment harus membayar denda hampir 3 milliar lebih dan itu baru kontrak pertama belum yang kainnya dan termasuk bunga yang tertulis di setiap kontrak yang bisa dipastikan jika Nypole Enterprise tidak menelpon nya mungkin perusahaan hiburan yang sudah menduduki peringkat pertama di jajaran dunia hiburan harus gulung tikar dalam sehari saja.
CHO bisa mempercayai tanggung jawab ini kepada Sisca Made. Walaupun Sisca Made merupakan teman dekat dari Lina Luxury tetapi dia tau aktris yang satu ini tidak akan mengecewakan nya. Apalagi Sisca tidak pernah memberikan kerugian yang besar untuk perusahaan miliknya dan selalu memberikan keuntungan nya. Dengan namanya yang selalu masuk majalah dan menghiasi layar kaca semua orang.
Namanya juga tidak kalah terkenal dengan Lina Luxury yang merupakan model berparas cantik, berbodi sexy dengan Sisca yang berparas polos nan manis dan berwajah seperti malaikat yang sedang bersantai diantara awan-awan yang lembut.
"Untuk itulah saya akan memperkenalkan sponsor utama kita yaitu Nypole Enterprise dengan CEO utama Luna Nypole!" teriak CHO bersemangat dan mempersilahkan Luna kedepan memperkenalkan dirinya sendiri.
Semua tatapan orang-orang menatapnya, menatap perempuan misterius yang menyembunyikan penampilan nya dengan kaca mata hitam miliknya. Dengan langkah kaki yang anggun dan wibawanya membuat orang-orang yang ada di sana terpesona dengan orang yang ada dihadapan mereka.
__ADS_1
Gerakannya yang lembut melepas kacamata hitam yang menggantung di hidung nya. Memperlihatkan mata hitam pekat miliknya, wajahnya yang putih tanpa luka seperti bayi yang baru lahir. Mulus dan penuh cahaya bahkan bisa mengalahkan para model-model ternama di dunia. Hingga semua orang di sana hanya bisa menelan Saliva milik mereka saat melihat senyuman yang manis dan aura keanggunan milik Luna.
"Nama saya Luna Nypole dan saya akan mensponsori beberapa film diantaranya film yang sedang di mainkan kalian, jadi salam kenal semuanya" ucap Luna memperkenalkan diri nya dan memberikan senyuman nya yang manis.Tangannya dengan lembut membiarkan jari telunjuk nya mengitari ujung telinganya, menyelipkan rambut panjang yang diberinya.
"Uwaaa Salam kenal, Nona!!!" teriak mereka semua bersemangat saat melihat sponsor yang mereka pikir akan sangat mengerikan seperti sponsor-sponsor yang lainnya, atau juga seorang sponsor yang akan. memerintahkan mereka dengan hal-hal yang aneh.
Tetapi ini berbeda mereka melihat sebuah peri cantik dan manis. Bagaikan seorang peri yang sedang mencari info sari dari buah-buahan dan bunga-bunga yang ada. Manis dan harus seperti itulah penampilan yang mereka lihat dari sponsor utama mereka.
"Baik-baik hentikan suara teriakan kalian lalu kembali bekerja. Sedangkan Sisca kamu ikut saya ke ruangan istirahat" perintah CHO tegas dan langsung dijalankan oleh semua orang. Meninggalkan seorang perempuan yang berdiri sendirian dan mendekat ke arah mereka.
"Ada perlu apa ya, pak?" tanya Sisca polos sambil menunjuk ke arahnya. Wajahnya yang polos dan tanpa dosa, memperlihatkan kebingungan semata tetapi berbeda dengan mata miliknya. Luna mengetahui tatapan mata itu, tatapan mata yang mengartikan sebuah keegoisan dan ketamakan diri sendiri.
Tatapan yang merupakan cerminan hati yang sesungguhnya dari seseorang tersebut. Wajahnya mampu memanipulasi semua yang ditatap oleh lawannya tetapi tidak dengan tatapannya yang sudah kotor dari dulu.
'Sepertinya Lina lebih mahir dalam tatapan daripada dirimu Sisca' ucap Luna dalam hatinya. Satu orang yang akan dia tarik kembali ke dalam jurang yang sudah dia buat paling dalam. Tanpa memiliki ujung yang akan membuat Sisca Made akan merasakan seperti hal yang sedang dirasakan oleh Lina sekarang atau lebih.
'Target, lock on' smirk Luna.
__ADS_1
🔫 Luna Kamu adalah perempuan buang hebat dan aku ingin seperti mu (⋋▂⋌) dan jangan lupa like nya ya hohoho