My Ex Secretary

My Ex Secretary
Bab 175 : Karung Penuh Misteri (2)


__ADS_3

Luna yang melihat tatapan kedua anaknya yang tidak pernah jauh dari karung yang ditendang oleh kakaknya. Dengan cepat mengetahui bahwa saat ini kedua anaknya sedang menahan pikiran berdua.


Terutama saat melihat karung itu mulai bergerak seperti seekor cacing tanah yang menggeliat di dalam tanah. Membuat Luna yang melihatnya, tersenyum licik dan berjalan mendekat ke arah kedua anaknya berada.


“Apa kalian tertarik dengan isi yang ada di dalamnya?” Tanya Luna menggoda.


Membuat kedua anak yang mendengarnya, dengan cepat menampilkan mata berkaca kaca mereka. Dan dengan penuh rasa harapan kedua anak itu berharap bisa mengetahui isi yang ada di dalam karung itu.


Bahkan jika mereka mencoba untuk menyembunyikannya, tetap saja mereka tidak bisa menghentikan perasaan mereka terhadap barang misterius itu dan berharap bisa melihat benda itu dengan mata mereka langsung.


Luna yang melihat tatapan kedua anaknya, membalikan pandangannya ke arah kakaknya dan berharap kakaknya bisa memberikan izin untuk kedua anaknya untuk melihat benda yang ada di dalamnya.


Sehingga Rangga yang selama ini berdiam diri sambil menghalau lemparan ayahnya, hanya bisa menganggukan kepalanya. Terutama saat menerima pandangan dari ibunya, membuat Rangga yang ingin melakukannya sendiri harus menyerah dengan mangsa yang baru saja ia dapatkan.


“Apa kalian melihatnya? Lakukan.”


Dengan suara yang ringan dan juga penuh dengan ketenangan, Luna mengabulkan permintaan anak-anaknya. Sehingga kedua anak yang menerima sinyal itu dengan cepat bangkit dari sofa dan berjalan ke arah benda tersebut berada.


Sambil memandang karung itu dengan rasa ingin tahu dan bahkan dengan tidak sabarnya, Laura yang melihat barang tersebut hampir tidak membukanya dengan cepat seperti paket mainan yang biasa ia terima. Yaitu Robek, potong dan dapatkan!


“Woah-woah, sabar nak. Ini bukan barang biasa saja, dan barang ini sulit didapatkan paham. Oleh karena itu, buka pelan-pelan dan jika kalian sudah membuka dan melihatnya kalian boleh melakukan apa saja dengan barang ini, tapi ingat harus bersama paman.” Ucap Rangga yang melihat bahwa keponakan kecilnya hampir mengeluarkan gunting dari saku celananya.


Seolah-olah barang yang ada di dalamnya hanya mainan yang tak bernyawa yang biasa ia dapatkan. Membuat Laura dan Navin yang mendengarnya mencoba berhati-hati dalam membuka ikatan karung itu.


Agar tidak merusak barang yang ada di dalamnya, terutama Laura yang tadinya ingin membongkar barang itu dengan menggantungnya harus lebih bersabar dari kakaknya.

__ADS_1


Dimana dengan ikatan terakhir yang mereka lepas, kedua anak itu memegang bukaan karung di masing-masing tangan. Mata yang saling menatap, perlahan-lahan membuka karung itu perlahan dan melangkahkan kaki mereka ke belakang.


Kaki berukuran kecil itu perlahan menarik karung hitam yang menyembunyikan barang yang ada di dalamnya. Agar tidak merusak barang yang ada di dalam nya, kedua orang itu bergerak dengan perlahan.


Sampai sebuah kaki mulus muncul di depan mata mereka, kedua anak kecil itu melemparkan karung hitam itu ke belakang dan berjalan mendekat ke arah barang yang mereka baru saja buka.


Dan dengan keempat mata yang berbeda namun berukuran kecil, kedua anak itu melihat seorang wanita cantik muncul di hadapan mereka. Tanpa luka sedikitpun dan bahkan hanya ada goresan di wajahnya yang sama sekali tidak menutupi kecantikan orang tersebut.



Membuat kedua anak yang melihatnya, terkejut dan terkesiap. Bahkan Luna yang berdiri tak jauh dari mereka juga merasakan rasa terkejut saat melihat bahwa barang yang disebut kakaknya adalah barang yang sangat cantik.


Saking bagusnya benda tersebut, tidak ada lecet maupun luka di barang tersebut. Dengan keheningan yang lama, kedua orang tua yang tadinya duduk di atas sofa mulai berdiri dan mendekatkan diri mereka ke barang yang telah dibongkar oleh cucu mereka.


“Nak, apa kau membawa calon menantumu ke rumah?” Ucap Franciska sambil melihat wanita cantik yang ada di hadapannya. Bahkan suaminya yang diam di samping juga menganggukkan kepalanya.


Membuat Rangga yang mendengarnya bingung dan berubah menjadi kesal. Terutama saat mendengar dari kedua orang tuanya tentang calon istrinya lagi dan lagi.


‘Apa mereka tidak bisa berhenti untuk menjodohkan ku? Dan gilanya lagi mana mau aku dengan manusia bertopeng itu!’ Frustasi Rangga di dalam hatinya.


Sambil menghembuskan nafas pelan, Rangga menyingkirkan karung hitam yang dilemparkan keponakannya di atas wajahnya dan berjalan mendekat ke arah wanita cantik itu.


Dimana sebelah tangannya saat ini sedang memegang air yang digunakan ibu nya untuk minum dan di tangan lainnya sebuah sarum tangan militer muncul. Membuat kedua tangan itu siap melakukan tugas yang diberikan oleh pikirannya.


Dengan langkah kaki yang tegas, Rangga yang telah mendekati barang tersebut menumpahkan isi air yang ada di dalam teko kaca milik ibunya dan membiarkan tubuh cantik itu disirami air manis itu.

__ADS_1


Dimana dengan cepat permukaan putih itu berubah menjadi permukaan coklat matang yang langsung muncul di hadapan semua orang.


Tidak hanya itu saja, Rangga yang telah menumpahkan air kini meletakkan teko itu diatas meja samping vas bunga dan memakai sarung tangan militer di tangannya yang lain.


Membuat kedua tangan kapalan itu ditutupi oleh sarung tangan berwarna hijau tua, dan mendekatkan tangannya menuju wajah wanita yang cantik itu dan tanpa banyak basa-basi.


Rangga yang telah mendekatkan tangannya di wajah wanita itu mulai mengitari wajahnya di setiap ujung sampai tangannya yang berukuran besar menemukan sebuah celah kecil.


Dan dengan suara robekan yang kuat, seolah kulit mengelupas. Semua orang di ruangan itu melihat perubahan menakjubkan terjadi di depan mata mereka. DImana wajah cantik itu kini berubah menjadi wajah yang buruk rupa.


Terutama saat masker wajah yang digunakan oleh orang itu dilepas oleh Rangga dengan kuat, menambah kengerian di wajah yang masih memiliki sisa lem di sekeliling wajahnya.


Dengan perubahn yang secepat kilat, orang-orang melihat perbedaan yang muncul di hadapan mereka. DImana si cantik rupawan kini berubah menjadi si buruk rupawan. Bahkan saking buruknya, membuat kedua anak yang berdiri di samping Ranga terkejut saat melihat perubah fantastis itu.


Bia dibilang kini, orang-orang yang berpikir bahwa rangga telah mengambil seorang wanita cantik untuk dirinya sendiri berubah seketika. Terutama saat melihat luka-luka yang mulai bermunculan di tubuh dan wajah wanita itu.


Membuat orang-orang yang melihatnya, dengan mudah menilai apa yang terjadi di sini.Sehingga bisa menciptakan kekuatan seperti itu.


“Ini sungguh menakjubkan.” Gumam seseorang di ruangan itu.



🔫 Jangan lupa berikan like, komen, vote dan juga TIP sebagai bentuk dukungan kalian kepada author.


🔫Sekian terimakasih, and Sayonara~

__ADS_1


__ADS_2