PENGORBANAN YANG TERSIA-SIA

PENGORBANAN YANG TERSIA-SIA
CHAPTER 040


__ADS_3

ENJOY YOUR READING GUYS 🌿🌿🌿🌿


Waktu berjalan sangat cepat, tiga bulan sudah Anya dan Bian berhubungan dan hubungan mereka juga tidak mulus-mulus begitu saja, ada saja perdebatan mereka tentang hal-hal yang mereka jalani, tapi rasa sabar dan saling mengalah mungkin itu kuncinya, Anya yang berzodiak Sagittarius adalah tipe orang yang marah langsung saat itu juga di ungkapkan tapi setelah done dan tidak akan mengungkit hal itu lagi, Bian yang berzodiak Aries, saat marah lebih memilih diam, bukan memendam tapi Bian lebih memilih diam karna tidak mau berdebat dalam keadaan emosi, Bian lebih suka berbicara setelah hatinya tenang walau terkadang butuh lebh satu hari untuk kembali membuat Bian berbicara jika sudah memilih diam saat sedang marah.


Anya yang sudah tidak bekerja mencari kesibukan dengan membuka restoran nusantara plus cafe, jadi restoran terdiri dari dua lantai, karna Anya yang suka memasak jadi dia lebih memilih usaha itu, tapi tetap ada koki handal yang membantu Anya di bagian dapur, dan karna Bian yang memiliki sifat cemburu yang besar walau tidak pernah memperlihatkan nya Anya memilih koki yang sudah berkeluarga dan hampir semua pengawalnya adalah perempuan, laki-laki nya hanya di bagian untuk angkat-angkat itupun tetap di pilih yang sudah menikah, dan Anya hanya datang sekedar membawakan bumbu yang sudah dia racik sendiri, sedangkan untuk urusan desert Anya memakai jasa orang lain yang mempunyai bakat membuat desert tapi tidak punya modal untuk membuka usaha sendiri, dan hasilnya sangat lumayan sejak buka satu bulan lalu, dari stok bahan yang di beli selalu habis lebih dari sembilan puluh persen , dan karna Anya pergi bolak-balik kesana kemari terpaksa Anya menerima mobil yang di tawarkan Bian, tapi memberik a n syarat tidak mau mobil mewah Anya memilih mobil harganya tidak kurang dari 1M dan Anya memilih menyetir sendiri dan belum mau memakai supir, karna merasa belum perlu.


xxxxxxxxxxxxx


Anya yang sedang menyetir mobil mendadak merasa kebelet ingin ke toilet, mau berhenti di jalan dia tidak melihat ada pom bensin untuk dia bisa berhenti, akhirnya Anya melanjutkan perjalanan nya menuju apartment Bian yang jaraknya sudah tidak terlalu jauh, kurang dari sepuluh menit Anya sampe di apartment Bian, Anya buru-buru turun dari mobil nya dan setengah berlari menuju lift dan untung nya ada lift yang langsung terbuka hingga Anya bisa langsung masuk ke lift dan menuju lantai paling atas dimana apartment Bian berada, Anya kembali setengah berlari menuju pintu apartment dan langsung menekan password untuk membuka pintu dan setelah pintu terbuka Anya berlari menuju kamar di lanai atas dan langsung masuk ke kamar mandi yang pintunya sudah terbuka, Anya membuka jeansnya dan langsung duduk di atas closet untuk buang air kecil, Anya merasa lega saat hajadnya sudah terpenuhi, Anya berdiri dari duduknya dan menaikan CDnya tapi pada saat Anya mau menaikan jeansnya dia di kejutkan dengan pin tu tempat mandi yang di buka dari dalam dan melihat Bian keluar dengan tubuh tanpa sehelai benang dan dalam keadaan basah, Bian juga sedikit terkejut melihat Anya yang berada di kamar mandi, ya karna kaca tempat shower kedap suara jadi tidak terdengar jika ada orang di luar atau mendengar suara air yang jatuh ke lantai sebagai tanda kalau ada orang yang sedang mandi, apalagi kacanya di pakaikan wallpaper jadi menutupi keberadaan orang yang ada di dalamnya, Anya yang sudah sering melihat tubuh Bian masih lumayan kaget saat melihat Bian dengan polos begini, apalagi saat melihat sesuatu yang besar di sana membuat Anya langsung menutup matanya, karna ini adalah pertama kali dia melihat bagian itu secara langsung, sementara Bian yang melihat paha mulus Anya merasa jaguar nya langsung bangun dan membuat nya menelan salivanya, walau sudah sering melihat dan menyentuh tubuh Anya tapi Jaguar tetap cepat bereaksi saat melihat tubuh mulus Anya, apalagi bagian yang tertutup kain segitiga, karna A n ya memakai t-shirt tanpa lengan dan berada di atas pusar jadi bagian segitiga itu sangat jelas terlihat, dan itu yang membuat si Jaguar terbangun dari tidurnya.


"A aku keluar duluan" Ujar Anya masih dengan menutup matanya dengan tangannya dan menghindari untuk melihat bagian penting yang tidak tertutup apa-apa, karna itu membuat jantung nya berdetak lebih cepat dan gairahnya sedikit terpancing, Anya berjalan menuju pintu kamar mandi tapi tangannya langsung do tarik Bian hingga membuat tubuh Anya langsung nempel ke tubuh polos Bian dan Bian pun langsung mencium bib1r Anya dan melum*tnya, dan Anya pun tidak bisa menolak apa yang di lakukan Bian, Anya membalas ciuman dan ******n Bian, dan lid*h merekapun sudah saling membelit di dalam sana, Bian melepas jaket yang di pakai Anya dan merobek t-shirt yang di pakai Anya karna tidak ingin melepaskan ciuman mereka, Bian menarik Anya ke bawah shower dan menyalahkan kembali shower membuat mereka berdua basah di bawah guyuran shower, jeans dan cd Anya pun sudah terlepas membuat si Jaguar menempel tepat di depan lembah yang tertutup rerumputan liar, Anya merasakan sensasi yang berbeda saat si Jaguar bersen tuham dengan miliknya, sementara bibir Bian sudah berpindah ke dada dan mengexplorenya, Bian meraup bukit besar di depannya membuat Anya meremas rambut Bian, dan saat Bian menyesap dan memainkan lid*hnya di sana, Anya mulai meracau ga jelas, dia menekan kepala Bian agar lebih dalam memasuki bukit yang ada, dan dengan senang hati Bian melakukan itu, Bian seperti bayi besar yang sedang menikmati asi Ibunya secara bergantian, tapi apa yang di lakukan Bian membuat Anya semakin gila, apalagi si Jaguar semakin menekan lembahnya seakan mencari jalan masuk, bentuk jaguar yang besar membuat Anya merasa lembahnya semakin basah, Jari Bian pun sudah berada di lembahnya dan bermain di sana dengan menjelajahi bagian pinggir nya, Bian merayap turun mengabsen seriap senti tubuh Anya yang bentuknya sangat sempurna, ramping tapi berisi, itu yang membuat Bian selalu ingin dan ingin lagi, Bian sudah berada di depan lembah tersebut dan Bian langsung menyesap lembah itu dan meng*l*mnya dengan dengan sediki t keras membuat Anya menekan tubuhnya dan kepala Bian secara bersamaan, Bian memasukan lid*hnya ke dalam lembah tersebut dan bermain di dalam sana sementara tangan nya terus meremas Bukit di atas sana, Anya merasa tubuhnya bergetar hebat dengan permainan Bian kali ini, Bian yang berada di bawah membuat kerja sama antara jari dan lidahnya dalam mengexplore lembah yang ada.


"Bian Bian please do it! I want it please! " Anya semakin menekan kepala Bian dan mendorong tubuhnya, membuat gerakan naik turun di antara mereka, Bian merayap naik ke atas dan kembali mencium bib1r Anya.

__ADS_1


"Honey can I put my jaguars in? " Ujar Bian meminta ijin di sela-sela mencumbu Anya.


"Jaguar?" Anya sedikit heran dengan kata yang di sebutkan Bian.


Bian mengambil tangan Anya dan mengarahkan ke jaguar nya yang sudah berdiri kokoh, Anya sedikit nervous saat memegang jaguar yang besar itu.


"This is my Jaguar, and know you mind" Ujar Bian sambil terus bermain di bukit di depan nya.


"Can I do babe?" Bian kembali bertanya seraya menekan jaguarnya yang masih berada di genggaman Anya, Anya menggigit bibir nya saat kepala jaguar menempel di pintu lembah.


Anya yang sudah onnya di level tertinggi apalagi jari Bian terus bermain di pintu lembahnya dan itu menuntut sesuatu yang lebih, Anya menganggukan kepalanya pelan dan langsung mengarahkan jaguar Bian ke kandangnya, Bian pun mendorong jaguarnya untuk masuk ke dalam sana tapi ternyata pintunya masih sedikit sempit untuk ukuran Jaguar yang besar itu, Bian terus memberikan hentakan dan dorongan agar jaguar bisa masuk ke dalam, Anya menggigit bahu Bian saat merasakan si Jaguar masuk ke dalam lembahnya, dan Bian mulai mendorong dengan perlahan dan mulai sedikit cepat, Anya mengikuti gerakan Bian.


"Faster Bian Faster!!" Anya menuntut gerakan yang lebih cepat dan Bian pun menuruti apa yang di inginkan Anya, dengan gerakan yang semakin cepat, di bawah guruyuran shower mereka melakukan segala gaya olahraga mereka, bahkan dengan posisi masih menyatu Bian membawa Anya ke ranjang mereka dan merebahkan Anya dan di sana dan kembali memacu tubuh Anya, walau sudah dua kali keluar tapi si Jaguar masih belum tidur dan bertahan di dalam sana, Bian merasakan jaguarnya sangat terjepit di dalam sana hingga enggan untuk mengakhiri semua, di saat lelah nya hilang Bian kembali memacu tubuh Anya dan bermain di kedua bukit yang tidak pernah membuat nya bosan, Anya mendorong tubuh Bian ke bawah dan sekarang posisi menjadi tebalik, Anya yang berada di atas, dan Anya langsung Bergerak dengan cepat sambil meremas dan meraba tubuh six pack Bian dan Bian menyukai apa yang di lakukan Anya, gerakan Anya sangat sexy dengan pemandangan bukit yang tegak Indah di pandang, dengan ujungnya yang mengoda, Bian menyentuh ujung tersebut da n memainkan nya dan itu membuat Anya semakin bergerak cepat dan cepat hingga mereka merasa tegang dan Anya menekan tubuhnya kuat dan mengerang keras, begitupun dengan Bian yang tidak menyangkah Anya bisa memimpin dengan baik dalam olah raga ini, karna selama ini walau sering melakukan gerakan seperti ini selalu kembali dia yang memimpin hingga akhir, Anya merebahkan tubuhnya di samping Bian dan memeluk tubuh kekar itu, Bian menarik selimut dan menutupi tubuh mereka sampe pinggang dan membiarkan bagian atas tetap terbuka, karna tubuh bagian depan Anya menempel pada tubuhnya jadi hanya punggung Anya yang terlihat .

__ADS_1


BERSAMBUNG


Author: puas loe kan Bi udah bisa masukin jaguar loe ke kandangnya??


Bian: Makasih author yang baik dan tidak sombong.


Author: Kata siapa gue ga sombong? sotoy loe bule.


Bian: Ya udah jangan ngambek juga kali, ntar saya suruh readers nya kasih like yang banyak ya, sekarang mau tidur dulu, Anya nya capek.


Author: Mau gue tambahin ga rondenya??😎😎😎


Bian: Mau dong mauuuuuu😳😳😳😳

__ADS_1


Author:. Uuuu mau loe!!! dasar bule mesum gila horny 😝😝😝😝😝


selesai baca langsung seperti ya, gratis kok, sekaligus biar bikin penulisnya semakin semangat ,


__ADS_2