PENGORBANAN YANG TERSIA-SIA

PENGORBANAN YANG TERSIA-SIA
CHAPTER 042


__ADS_3

ENJOY YOUR READING GUYS 🌿🌿🌿🌿🌿


Pembicara antara Anya dan Bian tentang kedatangan anak dan Mommy nya masih terus berlanjut karna Anya ingin mengetahui tentang keluarga pria yang saat ini sedang menjalani hubungan dengan dirinya, bukan berhayal menjadi Nyonyah Bian Alexander, tapi bagaimanapun pasti nanti dia akan bertemu dengan keluarga dari Bian, saat mereka sedang asyik berbicara, pintu di ketuk dari luar.


"Masuk" Ujar Bian


Pintu di buka dan terlihat Dino melangkah masuk dan tersenyum ke arah Anya dan langsung duduk di depan keduanya, lalu meletakan file yang dia bawa di atas meja di depan Bian.


"Master laporan keuangan pembangunan resort di Bali, sampai saat ini semua masih aman Master, belum ada kecurangan di bagian manapun" Dino memberikan laporan.


Bian memeriksa file yang di berikan Dino.


"Bagaimana pencarian mu perihal gadis itu? apa kau sudah menemukannya?" Tanya Bian tentang usaha Dino mencari keberadaan Rica.


Dino melirik ke arah Anya yang terlihat biasa aja saat mendengar Bian menyinggung masalah Rica, dia masih ga yakin kalau Anya tidak mengetahui keberadaan Rica dimana.


Flashback on


Tiga hari berlalu sejak Rica berhenti dari perkerjaannya, setelah berbicara dengan Anya tentang penjualan apartment nya Rica pun malam siang itu juga berangkat ke Bandung tepatnya ke daerah Lembang dimana rumah orangtuanya berada, sementara Dino yang mengikuti saran Bossnya untuk meminta maaf dan memperbaiki segalanya juga meminta Rica untuk menjelaskan hal sebenarnya kenapa Rica bisa bersama lelaki lain di restoran tersebut sepulang dari mengantarkan Bossnya Dino langsung menuju mobilnya sendiri yang terparkir tidak jauh dari mobil Bossnya, Dino memandang sesaat ke arah mobil yang kemarin di kembalikan Rica padanya, ya mobil yang khusus dia belikan untuk Rica seminggu setelah mereka resmi bersama, Dino masuk ke dalam mobilnya dan langsung menggas mobil nya meninggalkan baseman apartment nya menuju apartment Rica yang sudah seminggu tidak dia datangi, Dino mengambil smartphone nya lalu mencari nama Rica di layar smartphone nya, Dino melakukan panggilan tapi segera dia batalkan, Dino si buk dengan telpon atau tidak, akhirnya Dino memberanikan dirinya untuk menelpon tapi nomer yang di hubungi tidak tersambung, hanya suara operator yang terdengar mengatakan kalau nomer yang di tuju berada di luar jangkauan, Dino mencoba beberapa kali dan hasilnya tetap sama, nomer Rica tidak akfit.


"Apa dia sengaja menghindariku?" Tanya Dino pada dirinya sendiri.


"Semoga dia ada di apartment nya" Dino masih berbicara sendiri. Dino menambah kecepatan mobilnya karna jalanan tidak terlalu macet, setelah berkutat di jalanan cukup lama, akhirnya Dino sampe juga di gedung apartment tempat Rica tinggal, Dino segera turun dari mobil nya dan berjalan masuk ke dalam gedung, Dino berjalan ke arah lift entah kenapa hatinya terasa tidak enak tapi dia sendiri apa penyebab rasa tidak enak itu, Dino masuk ke dalam lift dan menekan tombol menuju lantai dimana apartment Rica berada dan dia merasa liftnya berjalan begitu lama, setelah lama menunggu akhirnya lift tersebut berhenti juga di lantai yang dia tuju, Dino segera keluar dan berjalan menuju apartment Rica, Dino berhenti di depan pintu apartment Rica, Dino sedikit ragu untuk menekan bell, setelah menarik nafas panjang dan menenangkan hatinya Dino mengulurkan tangannya dan menekan bell, Dino terus menekan bell tapi tidak ada tanda-tanda kalau pintu di depannya akan di buka, Dino merogoh kantongnya mengambil kunci apartment yang pernah Rica berikan padanya Dino memasukan kunci tersebut ke dalam lubang kunci lalu memutar nya, lalu Dino memutar gagang pintu dan pintu itu pun terbuka, Dino melangkah masuk ke dalam apartment tersebut dan dia sangat terkejut saat melihat semua perabotan di tutupi dengan kain hitam, Dino melangkah ke kamar tidur Rica dan pintu kamarpun tidak dalam keadaan terkunci dan kamar itu terlihat kosong, Dino bergegas ke arah lemari pakaian dan langsung membukanya, Dino sangat terkejut melihat lemari yang sudah kosong tanpa ada sehelai pakaian pun di sana, Dino segera keluar dari dalam apartment tersebut dan berjalan cepat menuju lift, untungnya ada lift yang langsung terbuka membuat Dino langsung masuk ke dalam lift dan menekan tombol lantai dasar, sambil menunggu lift yang meluncur ke bawah Dino kembali mencoba menghubungi nomer Rica tapi hasilnya masih sama seperti tadi nomer Rica tidak aktif.


"Apa dia sudah mengganti nomernya? apa itu berarti dia memang sengaja tidak ingin ada komsumsi lagi di antara mereka" Dino berkata sendiri, Begitu lift berhenti Dino langsung menuju kantor manager pengelolah apartment itu setelah bertanya pada security letak kantor manager, Dino sampe di depan ruangan yang bertuliskan manager pemasaran, Dino mengetuk pintu ruangan tersebut yang langsung di sambut oleh seorang lelaki yang seusia dengannya.


(Anggap aja pembicaraan nya dalam bahasa inggris ya guys, capek nulis dua kali hehe)

__ADS_1


"Selamat sore Mister, silakan masuk, apa bisa saya bantu" Pria itu mempersilakan Pria bule di depannya masuk ke ruangannya.


"Tuan saya mau Tanya tentang penghuni Apartment lantai 17 nomer kamar 0276?" Tanya Dino yang bertanya dengan memakai bahasa Indonesia.


"Maaf atas nama siapa ya?" Tanya manager itu yang akhirnya memakai bahasa Indonesia juga setelah tau pria bule di depannya bisa berbahasa Indonesia.


"Rica, Rica Amalia" Dino menyebutkan nama lengkap Rica.


Manager itu terlihat berpikir sambil memandang ke wajah pria bule di depannya ini.


"Owh Mbak Rica, ada apa ya?" Tanya manager itu lagi.


"Tadi saya ke apartment nya tapi saat saya masuk saya melihat semua barang di tutupi dengan kain hitam dan lemari pakaian juga kosong, memangnya Ricanya kemana ya?" Dino menanyakan keberadaan Rica.


"Owh itu, memang benar Mister, apartment itu sudah kosong karna apartment nya sudah laku dan Mbak Rica nya sudah pindah kemarin" Ujar manager itu.


"Maaf Tuan secepat itu apartment nya sudah terjual?" Tanya Dino yang sedikit tidak percaya.


"Bukan dalam hitungan hari Mister, apartment Mbak Rica sudah di masukan dalam daftar jual hampir satu bulan ini dan sudah di beli orang sejak seminggu lalu, dan Mbak Rica di beri waktu untuk pindah sampe dua hari lalu, tapi Mbak Rica baru keluar kemarin" Ujar manager tersebut yang mengikuti apa di pesankan Rica kepadanya untuk berkata seperti itu jika ada orang yang mencari keberadaan nya.


Dino ingat dia pernah mengatakan pada Rica untuk menjual atau menyewakan apartment nya setelah Rica tinggal bersamanya, jadi apa yang di katakan manager ini tidak ada yang salah.


"Apa Tuan tau kemana Rica pindah?" Tanya Dino yang sangat ingin tau keberadaan Rica saat ini.


"Maaf Mister, kami tidak pernah berhubungan atau menanyakan kemana penghuni dari apartment kami ini pindah, karna tidak ada keharusan untuk meninggalkan alamat mereka yang baru, kecuali memang mereka yang menitipkan alamat baru mereka" Ujar manager itu kali ini apa ada nya.


"Apa Tuan tau nomer baru Rica?" Dino masih belum putus asa.

__ADS_1


"Nomer baru apa Mister?" Tanya manager itu juga mendapatkan pesan dari Rica untuk tidak memberikan nomer barunya kepada siapapun.


"Maksud saya nomer telpon Rica yang baru" Ujar Dino lagi.


"Maaf Mister, saya tidak tau kalau Mbak Rica mengganti nomer telponnya, karna saya hampir tidak pernah berbicara lewat telpon dengan beliau" Ujar manager itu dengan sangat meyakinkan.


Dino benar-benar merasa kehilangan jejak Rica, karna tidak ada satu pentujukpun yang dia dapat, andai dia datang lebih cepat dan tidak menundanya pasti dia masih bisa bertemu dengan Rica.


BERSAMBUNG


Dino: Thor tega banget ama saya.


Author: Diihhh tega apaan?


Dino: Itu Ricanya di buat hilang ga ada jejakπŸ˜₯πŸ˜₯πŸ˜₯


Author: Terus masalah buat loe??


Dino: Masalah lah Thor, kan saya jadi susah nyarinya 😈😈😈


Author: Yeeeee usaha dong! kalau emang loe cinta buntiin πŸ‘ΏπŸ‘ΏπŸ‘ΏπŸ‘ΏπŸ‘Ώ


Dino: Biar pun saya usaha kayak apa kalau Author nya ga mau ya ga bakal ketemu 😠😠😠


Author: Nach tu loe tempe 😝😝😝😝😝


Dino: 😀😀😀😀😀

__ADS_1


selesai baca langsung like ya, gratis kok, sekaligus biar bikin author nya semakin semangat buat up,


__ADS_2