
ENJOY YOUR READING GUYS
Pemandangan malam yang sangat indah dengan langit yang terang katna pantulan cahaya rembulan menemani Rika dan Bryan yang sedang duduk di teras Apartemen, keduanya masih betah dengan kesunyian yang ada di antara mereka, belum ada yang membuka suara. setelah Rika menjelaskan sedikit.
Bryan mengusap punggung Rika dengan lembut dan menarik Rika ke dalam pelukannya, dia ingin memberi kekuatan dan kenyamanan, Rika membalas pelukan Bryan dengan erat, dia merasa beruntung memiliki Bryan dalam hidupnya, walau saat pertama dia bertemu Bryan ada enggan untuk kembali dekat dengan laki-laki, tapi Bryan tidak pernah mundur dengan penolakan yang dia berikan dan membuktikan kalau dirinya serius dengan kedekatan mereka dan menerima apa adanya dia tanpa perduli sehitam apa masa lalunya.
"Boleh aku tau dia orang mana?" Tanya Bryan sambil masih memeluk kekasih nya itu.
"Dia orang Amerika, tapi Amerika nya mana aku ga tau" Rika menjawab seadanya.
"Kamu ga usah pikirkan tentang dia kalau itu hanya membuka luka lama kamu, kalau pun nanti kalian di takdirkan harus bertemu, kita akan hadapi berdua, aku ga akan biarin kamu menghadapi masalah ini sendiri" Bryan berujar dengan lembut, Bryan melepas pelukan mereka dan menangkup wajah Rika dengan kedua tangannya.
"Kamu jangan takut kalau aku bakal berpikir aneh-aneh tentang kamu, aku percaya sama kamu dan apapun yang menjadi keputusan kamu, dari awal kita bersama aku udah bilang ke kamu kebahagiaan kamu itu yang utama buat aku* Bryan berkata dengan senyum di wajahnya dan Bryan mencium kening kekasih nya itu dan kembali memeluk tubuh Rika, Rika hanya bisa membalas pelukan Bryan tanpa sepatah kata untuk menjawab perkataan kekasih nya itu, dia sungguh merasa sangat beruntung atas percintaan nya kali ini.
__ADS_1
Bryan melepas pelukan mereka dan menangkup wajah Rika dengan kedua tangannya.
"Lalu apa alasan kamu menceritakan semua ini sekarang? karna aku juga sudah tidak memikirkan tentang laki-laki itu, buat ku Zheon adalah putra ku, anak pertama ku, bahkan dia sudah memakai namaku di belakang namanya "
"Aku ga mau suatu saat kamu salah sangkah misalnya tanpa aku bisa hindari aku bertemu dengan laki-laki itu, kaena tiga hari lalu entah dia melihat ku atau tidak dan itu juga yang jadi alasan aku untuk tidak datang ke cafe tapi aku tidak mungkin terus kerja dari rumah karna banyak hal yang harus di kerjakan langsung di cafe" Rika kembali berkata.
Bryan hanya diam mendengar perkataan Rika dan dia sangat paham dengan semua yang di maksud Rika atas apa yang di katakan.
"Memang kamu ga perlu menghindar dan mengorbankan semua keras kamu, kalau perlu pake supir pribadi merangkap bodyguard biar bisa jaga kamu kalau ada hal yang tidak di inginkan terjadi" Bryan memberikan support sekaligus solusi untuk kekasih nya itu.
"Gimana hon? kamu mau? kalau kamu mau, aku akan suruh salah satu pekerja aku untuk menjadi supir plus bodyguard kamu, karna dia juga menguasai bela diri dengan sangat baik" Bryan menawarkan kepada kekasih nya itu.
"Kalau itu menurut kamu itu yang terbaik aku ikut aja" Akhirnya Rika menerima saran dari Bryan, karna dia masih ingat kalau Dino itu tipe orang yang selalu mengikuti apa yang benar menurut dirinya.
__ADS_1
"Ya udah kalau gitu besok aku bakal suruh pekerja aku ke rumah kamu sebelum kamu berangkat ke cafe" Bryan sangat senang karna Rika menerima saran nya.
"Jangan besok babe" Rika langsung mencegah.
"Why?" Bryan merasa heran dengan penolakan Rika.
"Besok aku belum ke cafe, masih dua hari lagi, aku masih mau menenangkan diri aku" Rika memberikan alasannya.
"Ok, kamu kabarin kapan kamu ke cafe, aku akan langsung tugasi pekerja aku buat jagain kamu" Bryan tersenyum sambil mengelus tangan Rika yang ada di genggaman nya.
"Thanks babe, kamu selalu ada buat aku dan Zheon, thanks udah terima kondisi aku yang sangat kurang sebagai perempuan " Rika menyandarkan kepalanya di dada bidang Bryan.
"Ssstt.. kamu jangan pernah lagi ngomong gitu, kamu itu adalah malaikat buat aku, justru aku yang lucky bisa bertemu kamu dan di terima sama kamu sebagai pendamping hidup kamu dan juga menjadi Daddy buat zheon" Bryan mengelus lembut surai rambut kekasih nya itu dan mencium. pucuk kepala Rika.
__ADS_1
Keduanya makin mengeratkan pelukan mereka dan juga mengeratkan cinta mereka satu sama lain, dan saling berdoa agar hubungan mereka baik-baik saja seterusnya, walau tidak ada hubungan yang baik-baik aja pasti akan ada cobaan yang datang.
BERSAMBUNG, MAAF KALAU UPNYA ****LAMA**** KARNA SAYA LAGI BERDUKA.