PENGORBANAN YANG TERSIA-SIA

PENGORBANAN YANG TERSIA-SIA
CHAPTER 034


__ADS_3

ENJOY YOUR READING GUYS 🌿🌿🌿🌿🌿🌿


BERSAMBUNG Dino sudah berada di club tempat biasa dia nongkrong, biasanya dia sering nemenin Bossnya tapi sejak Bossnya sudah punya Nona Anya Bossnya sudah jarang ngajakin ke club, Dino memesan whisky yang biasa dia minum, Dino meneguk minumannya hingga habis setenah dari isinya, Dino memandang perempuan -perempuan yang sibuk menggoda lelaki yang ada di tempat itu ga perduli berapa usia para lelaki itu, sebenarnya ga ada yang salah dengan pemandangan yang di lihatnya karna di setiap negara hal seperti itu pasti ada, prostitusi pasti ada, baik secara teroeganisir ataupun yang bersifat pribadi , tapi karna dia sedang kesal perempuan yang sudah menjadi wanitanya masih sibuk bersama pria lain, seorang gadis muda datang mendekati Dino dengan baju yang memperlihatkan belahan dada yang sangat terbuka bahkan setengah dari bukitnya sangat terlihat.


"Hai mister, how are you?" sapa perempuan yang di perkirakan usianya masih duapuluhan.


"What is wrong?" Dino memandang perempuan muda yang sudah duduk si sisinya tanpa meminta ijinnya.


"May I accompany you tonight?" perempuan itu berbahasa inggris dengan sangat lancar, dan sambil meraba paha Dino hingga mendekati dimana Cobranya berada dan membuat si Cobranya bereaksi, selain efek alkohol juga tangan si perempuan yang sepertinya sudah sangat pengalaman dalam memancing syawat lelaki.

__ADS_1


Dino memandangi wajah si perempuan yang begitu cantik dengan dandanan yang tidak terlalu menor, dan Dino memandang ke arah tangan si perempuan yang sudah berada di dekat cobranya, perempuan itu mengambil gelas minuman Dino dan meminum habis sisa minuman yang ada di dalam gelas, bahkan perempuan semakin berani dengan mengelus wajah Dino yang sedikit di tumbuhi bulu-bulu halus, Dino yang sudah mulai terangsang dengan apa yang di lakukan perempuan muda itu menarik perempuan itu ke tubuhnya dan langsung menyambar bibir si perempuan dan m3lum*tnya, perempuan itu dengan senang hati membalas apa yang di lakukan Dino karna berhasil menaklukan bule tampan, perempuan itu meraba cobra milik Dino membuat Dino menggigit bib1r perempuan itu, mereka cukup lama melakukan itu dan tidak perduli dengan sekeliling mereka, Dino yang sudah benar-benar on menarik perempuan itu menuju kamar VIP di club tersebut, Dino mendorong tubuh gadis yang dia tidak tau namanya ke atas sofa yang empuk dan langsung menind ihnya, Dino kembali mencium bib1r perempuan muda itu dan Mel*m*tnya dan mendorong masuk lid*hnya ke ronggah mulut perempuan itu dan lid*h mereka saling membelit dan bergantian saling menghisap, aroma wangi mint dari mulut Dino membuat si perempuan makin bergairah, tangan si perempuan mulai merayap ke arah cobra milik Dino dan mengelus nya membuat si cobra langsung terasa keras walau masih berada di dalam CD Dino, Dino dengan cekatan melepas semua pakaian di tubuhnya juga di tubuh si perempuan dan hanya meninggalkan pakaian dalam saja, Dino langsung mencumbu dada mulus si perempuan sambil tangannya merayap ke bagian dua bukit di sana, Dino meremas keduanya dan jarinya bermain di puncaknya, membuat si perempuan mengerang dan meremas rambut Dino, Dino melahap bukit tersebut dengan mulutnya dan berlaku seperti bayi besar, Dino juga memainkan lidahnya di kedua bukit tersebut membuat si perempuan menekan kepala Dino membuat bukit yang ada masuk lebih dalam ke mulut Dino, perempuan itu merem a s si cobra yang sudah bangun dengan sempurna karna sudah terlepas dari sarangnya, perempuan itu menggesekan si cobra ke bagian tubuhnya, Dino meraba bagian dalam tubuh si perempuan yang ternyata sudah sangat basah, dan jari Dino masuk dengan mulus ke dalam tubuh perempuan itu.


"Sweety punyamu basah sekali dan masih sempit" Ujar Dino yang sudah memasukan dua jarinya ke dalam.


"Punya kamu masukin ya, aku sangat menginginkannya" Ujar si perempuan yang terus memegang si cobra dengan tangannya.


"Sabar sweety, jangan buru-buru, saya akan buat kamu terbang ke langit ke tujuh" Dino kembali melahap bukit si perempuan dan memainkan yang satunya dengan tangannya yang masih bebas, Dino merasakan setiap inchi tubuh si perempuan hingga dia sampai di mana jarinya berada, Dino langsung bermain di sana dengan lid*h dan jarinya membuat si perempuan seperti ikan tanpa air yang terus menekan kepala dan meremas rambut Dino dengan suara yang tak berhenti keluar dari mulut nya, setelah puas foreplay Dino dengan satu dorongan memasukan Cobranya ke dalam kandangnya dan membiarkan nya sejenak tanpa pergerakan, sementara si perempuan mulai menggerakan panggulnya saat merasakan ada sesuatu yang besar masuk ke dalam tubuhnya, sementara Dino kembali bermain di daerah bukit yang tidak terlalu besar tapi sangat membuat nya puas bermain di sana, pelan tapi pasti Dino mulai menarik dan mendorong cobranya secara perlahan tapi itu justru membuat si perempuan ga sabar, si perempuan ikut mengerakan tubuhnya mengikuti gerakan Dino.


Dino pun menaikan ritme gerakan nya menjadi cepat dan cepat.

__ADS_1


"Faster faster..." si perempuan terus merancau dan Dino pun semakin cepat, tapi tiba-tiba Dino mengangkat tubuh si perempuan dan membuat nya menjadi duduk di pangkuan nya, dan mereka saling mengerakan tubuh mereka dengan gerakan yang sama, Dino sangat pandas membuat Cobranya tidak cepat mengeluarkan bisanya, dan itu membuat si perempuan semakin bergerak liar dan cepat, bahkan kini si perempuan sudah duduk di tubuh Dino dan meletakan tangan Dino di kedua bukit yang ada, Dino pun dengan senang memainkan bukit tersebut dan memainkan puncak Bukit tersebut yang membuat si perempuan bergerak semakin liar dengan cobra di dalam tubuhnya.


"Mister ini snagat nikmat, baru kali ini aku merasakan sesuatu yang besar seperti ini" perempuan itu terus meracau, tiba-tiba Dino membalikan posisi mereka dengan perempuan itu kembali di bawah, dan Dino langsung bergerak cepat dan cepat membuat hawa di ruangan itu semakin panas dengan keringat di tubuh mereka, Dino merasakan Cobranya sudah sangat keras di dalam sana dan dengan dorongan-dorongan yang kuat cobra Dino menyremburkan bisanya di dalam sana, Dino tidak khawatir bisa Cobranya nyembur di dalam karna perempuan kelas kakap begini mereka pasti memakai alat pengaman agar tidak sampe hamil, karna Dino snagat tidak suka jika harus menarik paksa keluar Cobranya saat akan mengeluarkan bisanya, itu sangat tidak enak, mereka sama-sama terdiam dengan tenaga yang lumayan terkuras karna olah raga yang mereka lakukan, dan olah raga tersebut bahkan berlanjut hingga empat ronde dengan mereka melakukan banyak gaya dalam olah raga yang mereka lakukan, dan mereka tidak perduli dengan music yang awalnya terdengar sayup-sayup kini mulai tidak terdengar, sepertinya club sudah tutup, tapi biasanya ruang VIP tetap ada yang memakai walau ckubnya terlihat tutup dari luar.


Dino sepertinya meluapkan rasa emosi nya atas Rica dengan bergulat bersama perempuan yang dia temui dan dia tidak kecewa karna servis si perempuan sangat memuaskan bahkan masih belum tepat walau mereka sudah melakukan hingga empat ronde, sangat berbeda dengan Rica yang langsung pulas setelah selesai di ronde ke tiga .


(Si bule, pake banding-bandingin, loe pikir tu perempuan kuat karna apa? Tu perempuan make kokai makanya kuat tempur, kalau normal dua ronde juga tepar hahaha secara Tu cobra jenis king, kebayang ga gedenya kalau lagi marah)


BERSAMBUNG

__ADS_1


jangan lupa subscribe cannel lisa beby bagi kalian yang mau dengar novel tanpa harus membacanya.


selesai baca langsung like ya, gratis kok, sekaligus biar bikin author nya semakin semangat buat up,


__ADS_2