PENGORBANAN YANG TERSIA-SIA

PENGORBANAN YANG TERSIA-SIA
CHAPTER 074


__ADS_3

ENJOY YOUR READING GUYS 🌿🌿🌿🌿🌿


Marsha sedang berdua dengan Dino di area kolam renang, karna Bian sudah masuk kamar dengan Anya jadi tinggallah mereka berdua di dalam Mansion mewah Bian. di temanin gelas yang berisi wine mereka berdua duduk di kursi santai yang ada di pinggir kolam renang sambil memandang ke arah kolam renang.


"Dino, sudah berapa lama mereka bersama?" Marsha memulai pembicaraan di antara mereka.



"Beberapa bulan Nona" Dino menjawab apa adanya.



"Bagaimana keluarga perempuan itu? apa mereka tidak keberatan anaknya mempunyai hubungan seperti itu? karna yang saya dengar dari mommy kalau di negara ini hubungan seperti itu sangat di tentang" Marsha kembali bertanya.



"Nona Anya tidak memiliki orangtua Nona, dia hanya bertiga dengan kedua adiknya" Dino kembali menjawab apa yang dia tau.



"Owh... jadi dia ngejalani hubungan ini demi kedua adikny?" Marsha mencoba mengambil opini sendiri.



"Bukan begitu nona, sebelum dengan Master, Nona Anya sudah bekerja dengan penghasilan yang cukup lumayan, dan Nona Anya juga memiliki rumah sendiri, kalau menurut pemikiran saya, Nona Anya menerima dan ngejalani hubungan ini sejak Nona Anya mengalami penculikan oleh teman kampusnya sendiri" Dino sedikit membantah opini sepupu Bossnya itu.



"Penculikan?? maksudnya penculikan bagaimana? so.. hubungan nya dengan Alex apa?" Marsha jadi semakin tertarik dengan cerita Dino tentang awal hubungan kakak sepupu nya dan perempuan yang sekarang berada di kamar kakak sepupu nya itu.

__ADS_1



"Jadi Master memang sudah lama meminta Nona Anya untuk bersama beliau, tapi nona Anya menolaknya bahkan dengan semua tawaran yang do berikan Master kepadanya, lalu master meminta saya untuk menempatkan salah satu anak buah saya untuk menjaga nona Anya dari jarak jauh karna master ingin tau apa nona Anya bersama pria lain sehingga menolak beliau dan juga semua fasilitas yang beliau tawarkan, sampe suatu malam, Nona Anya di culik saat dia pulang dari bekerja oleh lelaki yang menjadi teman kampusnya yang menyukai Nona Anya tapi sepertinya di tolak makanya menculik nona Anya dan berniat memiliki nya dengan cara paksa, lalu anak buah saya melapor kalau Nona Anya di culik dan di bawa ke apartment lelaki itu, dan master mengajak saya untuk menyelamatkan Nona Anya dari penculikan itu, kami berhasil menyelamatkan Nona Anya tapi ternyata lelaki yang menculiknya sudah memasukan obat perangsang dengan dosis lumayan tinggi, mungkin lelaki itu tidak ingin di bilang memperkosa Nona Anya dan terhindar dari jerat hukum jika Nona Anya melaporkan dirinya, karna dengan obat perangsang pasti dengan sendirinya Nona Anya yang minta untuk di setubuhi, dan setelah menyelamatkan Nona Anya, master membawa nona Anya ke Apartment dan setelah malam penculikan itu nona Anya sudah bersama master" Dino menjelaskan sedetail mungkin apa yang dia ketahui.



"Jadi menurut mu, Perempuan itu menerima Alex, karna Alex sudah menidurinya karna efek dari obat perangsang itu?" Marsha memperjelas perkataan Dino.



"Kemungkinan seperti itu Nona, karna sebelum ada kejadian itu, Nona Anya sama sekali tidak memperdulikan apapun yang master katakan"



"Mereka bertemu dimana? Dan tadi kau bilang perempuan itu masih kuliah? apa dia sedang magang di perusahaan Alex?" Marsha meneguk wine miliknya sambil menunggu jawaban Dino.




"Lalu dimana mereka bertemu?" Marsha jadi semakin ingin tau tentang perempuan yang sudah bisa membuat Alex kembali seperti dulu, karna setelah kematian istrinya, Alex sama sekali tidak pernah melihat serius kepada wanita manapun, kalaupun ada yang dia bawa ke ranjang itu hanya sekedar hubungan semalam dan tidak pernah berlanjut, ( karna mana ada pria dewasa yang sanggup tidak bercinta selama bertahun-tahun), bahkan semua perempuan anak dari teman orangtua mereka tidak ada yang tanggapi serius oleh Alex, baru perempuan bernama Anya ini yang bisa membuat Alex menginginkan satu hubungan dengan status, walau status itu hanya sebagai sugar baby dan sugar daddy, dia bisa menebak nama hubungan Alex dan perempuan itu karna Alex yang sama sekali tidak cerita soal perempuan itu, justru Kimberly lah yang membawa kabar kalau ada perempuan muda di dekat Alex, dan memang hubungan dengan status sugar baby dan sugar daddy memang sedang menjadi trend di negara mereka, sebenarnya hubungan seperti itu sudah ada lama tapi dengan istil a h yang berbeda, dan sekarang istilah nya terdengar lebih keren daripada hanya di sebut sebagai seorang simpanan.



"Master bertemu dengan Nona Anya di sebuah karaoke dan di sanalah Nona Anya bekerja" Dino menyebutkan tempat dimana Bossnya bertemu dengan Anya.



"Owh seorang perempuan panggilan" Lagi-lagi Marsha dengan opininya.

__ADS_1



"Bukan nona, karaoke tempat nona Anya bekerja tidak seperti itu, di sana di larang melakukan hal yang tidak baik, karna di sana benar-benar hanya tempat untuk berkaraoke, memang pemandunya perempuan-perempuan muda semua, tapi pemilik tempat tersebut tidak mengijinkan ada perbuatan asusila di tempat tersebut, memang ada beberapa perempuan di sana yang sepertinya memang sengaja bekerja di sana untuk mencari pria kaya, dan melakukan hubungan lain di luar jam kerja, tadinya juga Master berpikir seperti itu dan mengajak Nona Anya untuk menemani beliau beberapa hari dengan bayaran mahal , tapi Nona Anya tidak menggubrisnya bahkan master berbicara pada manager tempat tersebut, dan managernya mengatakan kalau sudah banyak lelaki hidung belang yang menginginkan Nona Anya, tapi manager nya tidak bisa ikut campur, karna hubungan seperti itu tidak ada dalam bisnis miliknya, kalau Anya mau itu hak Anya, tapi tidak boleh di lakukan di jam kerja" Dino kembali menjelaskan dengan gamblang agar Nona mud a nya itu tidak salah paham kepada Anya, menyanpaikan beritau yang salah kepada Tuan dan Nyonyah besar di America sana, dan dia juga yakin kalau Nona mudanya ini pasti mendapat tugas dari orangtua Bossnya untuk mencari tau tentang siapa Anya, lagipula dia juga berharap kalau Anya bisa menjadi Nyonyah muda di keluarga Bossnya, dan saat membicarakan tentang awal pertemuan Bossnya dengan Anya membuat dia kembali teringat pada Rica, karna dia juga bertemu di tempat yang sama, entah dimana perempuan itu sekarang, seperti benar-benar sudah di telan bumi, karna segala usahanya gagal untuk bisa menemukan perempuan yang masih dia cintai.



Marsha terdiam mendengar penjelasan Dino tentang perempuan bernama Anya itu, memang sich, kalau di lihat dari wajahnya sama sekali tidak memperlihatkan kalau dia perempuan genit atau yang suka mencari perhatian, bahkan dia melihat Anya terlihat cuek dengan Alex, dan selalu menghindari jika Alex ingin bersikap mesra di depan dia dan Dino, kalau memang perempuan itu perempuan dengan hati yang baik, ga masalah kalau memang nantinya benar-benar menjadi kakak iparnya.


"Apa saja yang sudah di berikan Alex kepadanya? atau dia ada meminta apa kepada Alex? karna dari yang aku dengar, dia memiliki restoran berlantai tiga atau empat gitu, apa benar?"



"Itu benar nona, karna master melarang Nona Anya untuk tetap bekerja, Nona Anya menolak karna dia tidak mau beegantung seratus persen kepada master, akhirnya master menawarkan Nona Anya mau punya usaha apa, agar tidak perlu tetap bekerja di karaoke itu terus, karna master tidak ingin ada lelaki lain yang menginginkan Nona Anya, Nona Anya mengatakan dia hanya bisa memasak dan memang ingin memiliki restoran walaupun cuma restoran kecil, sambil menunggu dia lulus kuliah dan bisa bekerja sebagai sekertaris, mendengar itu master memutuskan untuk membeli satu tempat yang tidak perlu memikirkan untuk bayar sewa setiap bulan atau setiap tahun, dan memberi modal Nona Anya untuk membuka restoran dan cafe, dan karna kegigihan Nona Anya dan memang karna masakannya juga enak restorannya cepat berkembang, master sudah menawarkan untuk membuka cabang di tempat lain, tapi Nona Anya menolak, dia bilang hasil dari satu restoran itu saja udah cukup, lagipula dia harus tetap focus pada kuliahnya yang ting gal tiga semester lagi"Dino berkata apa adanya dan tidak menutupi apapun.



"Kalau rumah atau mobil? so daerah mana? dan mobil merek apa di berikan Alex untuk perempuan itu?" Marsha tidak mau tanggung-tanggung dalam bertanya.



"Untuk rumah tidak ada Nona, kalau mobil memang ada, tapi hanya mobil biasa yang harganya jika pakai dollar tidak sampe limapuluh ribu dollar, bahkan Nona Anya masih memakai motor setiap berangkat kuliah, Master ada memberikan apartment untuk tempat tinggal kedua adik Nona Anya, itupun karna master ingin nona Anya selalu bersama beliau setiap malam, Nona Anya tidak setuju karna tidak mau adiknya menjadi bahan omongan warga di tempat tinggalnya karna dirinya yang tiba-tiba jadi jarang pulang, bahkan Nona Anya berniat membatalkan hubungan mereka jika harus mengorbankan perasaan kedua adiknya, makanya master memberikan solusi untuk adik Nona Anya tinggal di apartment agar tidak menjadi bahan omongan orang" Lagi-lagi Dino harus menjelaskan dengan detail.



Marsha sedikit tidak percaya kalau di jaman mellenial seperti sekarang masih ada perempuan yang tidak matre, apalagi dengan pria seperti kakaknya yang dollarnya bisa di bilang tanpa limits, seperti nya dia harus membuktikan semua yang di katakan Dino selama dia berada di Jakarta, Marsha kembali meneguk wine nya hingga tandas karna memang hanya tersisa sedikit di dalam gelasnya.


BERSAMBUNG


like and share guys

__ADS_1


__ADS_2