PENGORBANAN YANG TERSIA-SIA

PENGORBANAN YANG TERSIA-SIA
BAGIAN 48


__ADS_3

ENJOY YOUR READING GUYS 🍁🍁


Akhirnya Yana selesai juga dengan tugasnya dalam menyelesaikan masalah yang ada di resort nya tersebut dalam waktu yang lebih cepat hingga dia bisa segera menemani Jesslyn untuk menikmati liburan mereka selama di Hawaii, walau putrinya merasa nyaman selama di temanin Bram tapi alangkah lebih baik jika dia yang menemani putrinya dan tidak lagi merepotkan Bram. Yana menyelesaikan meeting nya dengan manager dan para staff yang bertanggung jawab di resort tersebut.


"thank you for today's meeting, I hope there will be no more problems like this in the future, and I hope the service to guests can be improved more, it must be adjusted to the price we give them and I hope Mr Smith can carry out all the points I made said earlier, once again I say thank you, this meeting I'm done" Yana menutup meeting dan membubarkan nya dan semua peserta meeting membungkukan tubuh mereka saat meninggalkan ruang rapat karna Yana masih berada di kursinya, Yana masih memeriksa beberapa laporan yang dia terima sebelum dia meninggalkan ruang meeting tersebut.


Yana berjalan menuju kamarnya, apalagi dia mendapat kabar kalau putrinya sudah pulang dari jalan-jalan, Yana sampe di depan pintu kamarnya, Yana membuka pintu kamar tersebut dengan akses kartu yang dia miliki, Yana mendengar ada suara TV yang sedang menyala, berarti benar kalau putrinya sudah berada di dalam kamar, Yana pun berjalan masuk ke dalam kamar dan langsung menuju ruang TV yang juga merangkap sebagai ruang tamu dan Yana mendapatkan putrinya sedang tiduran di atas sofa sambil menonton televisi, Yana pun berjalan mendekati putrinya itu.


"Sayang" Yana sedikit membungkukan badannya dan mencium kening putrinya itu.


"Mom" Jesslyn balas mencium pipi mommy nya itu.


"Om Bram nya udah lama pulang?" Yana menanyakan keberadaan Bram.


"Iya, Om Bram langsung pulang, cuma ngantar adek sampe depan kamar" Jesslyn menerangkan.


"Besok adek udah bisa pergi sama mommy" Yana memberikan kabar yang menurut nya akan membuat putrinya senang.


"Serius mom??" Jesslyn langsung duduk dari tidurnya.


"Iya, karna kerjaan mommy udah selesai jadi mommy bisa menemani adek buat jalan-jalan" Yana meyakinkan putrinya itu kalau yang di katakan nya adalah benar.


"Asiiikkk... jadi adek ga perlu lagi di temenin ama orang lain" Jesslyn terlihat sangat happy.


"Emang adek ga suka di temenin ama Om Bram?" Yana sedikit merasa heran dengan perkataan putrinya itu.


"Bukan gitu mom, di temenin ama Om Bram enak karna Om Bram juga orangnya asik enak di ajak ngobrol, tapi kan tetap aja Om Bram itu orang lain mom bukan keluarga kita" Jesslyn memberikan penjelasan maksud dari perkataan nya.


Yana tidak membantah apa yang di katakan Jesslyn karna apa yang di katakan Jesslyn sama sekali tidak salah.


"Ya udah nanti mommy akan ngomong sama Om Bram kalau mulai besok adek liburannya sama mommy" Yana menuruti keinginan putrinya itu.


****


Cuaca pagi yang cerah dan sejuk membuat Jesslyn sangat senang dan bersemangat untuk melewatkan liburan hari ini bersama mommy tercintanya pastinya, mereka sudah bersiap dengan pakaian santai dan sudah bersiap untuk pergi ke salah satu destinasi wisata dan rencananya dia dan mommynya mau pergi ke zoo nya Hawaii yang datang ke sana bukan hanya anak-anak yang datang ke zoo tersebut banyak orang dewasa yang datang selain bersama anak-anak ada juga orang dewasa yang datang sendiri atau bersama teman-temannya.


"Sayang kamu udah siap? ayo berangkat" Yana sudah berada di balik kemudi dan sedang menunggu Jesslyn yang masih berada di luar mobil.

__ADS_1


"Iya mom" Jesslyn langsung masuk ke dalam mobil dan duduk di samping mommy nya, Yana segera menyalahkan mesin mobilnya dan setelah beberapa detik mobil mewah tersebut bergerak melaju meninggalkan tempatnya.


Yana dan juga Jesslyn sudah berada di dalam zoo yang bisa di bilang salah satu yang terbesar di Hawaii karna memang koleksi hewannya yang sangat banyak dan juga complete, Jesslyn terlihat sangat bersemangat karna banyak hewan yang bisa dia lihat tanpa harus datang ke negaranya nya langsung, seperti panda, koala, beruan kutub, panda merah dan masih banyak lagi binatang yang bisa dia lihat di zoo tersebut. mereka terus berkeliling.


"Mom boleh di bawa pulang satu ga koala atau pandanya?" Jesslyn terlihat sangat gemas dengan anak panda yang sedang asyik bergumul dengan saudaranya.


"Kamu ini ada-ada aja, kalaupun boleh gimana caranya? adek tau biaya karantina hewan yang di bawa dari luar negeri? itu bisa buat nyambung anak yatim atau beli kambing buat qurban sebanyak satu truck" Yana menjelaskan secara garis besar bahwa membawa hewan dari luar negeri itu ga gampang.


"Hmm padahal adek pengen banget mom bisa punya hewan piaraan biar berasa punya adik gitu mom" Jesslyn masih memandangi panda dan koala yang kandangnya bersebelahan.


"Hahaha, kamu ini masa panda mau kamu jadiin adek, udah ntar pulang ke jakarta kita ke pet shop adek pilih apa yang mau adek piara, asal jangan beruang kutub aja yang adek piara" Yana memberikan solusi atas keinginan putrinya itu.


"Serius mom??" Jesslyn sangat senang mendengar tawaran yang di berikan oleh mommynya itu.


"Iya sayang" Yana mengelus pucuk kepala putri semata wayangnya itu.


"Mom, itu kayak Om Bram" Jesslyn menunjuk ke arah lelaki dewasa yang berjarak kira-kira sepuluh meter dari mereka yang terlihat sedang berbicara dengan seorang pria bule.


****


"Mom, itu kayak Om Bram" Jesslyn menunjuk ke arah lelaki dewasa yang berjarak kira-kira sepuluh meter dari mereka yang terlihat sedang berbicara dengan seorang pria bule.


"See you tomorrow Mr Peter" Bram menjabat tangan Mr Peter.


"Ok Mr Bramantya, I'm waiting tomorrow in my office to realize our cooperation" Peter menyambut jabatan tangan dari Bram lalu melangkah meninggalkan Bram karna Bram beralasan masih ingin melihat-lihat koleksi hewan yang ada di dalam zoo ini.


Setelah Peter menjauh Bram langsung berjalan ke arah dimana Yana dan Jesslyn yang sudah berpindah posisi berada sedikit jauh dari tempat semula tapi Bram masih bisa melihat keberadaan keduanya.


"Hallo Jesslyn, hai Yan" Bram langsung menyapa keduanya.


Yana dan Jesslyn yang sedang melihat segerombolan harimau putih langsung memalingkan wajah mereka ke arah datangnya suara yang mereka kenal.


"Hai Mas" Yana tersenyum membalas sapaan Bram


"Hallo Om" Jesslyn pun balik menyapa Bram yang beberapa hari kemarin selalu bersamanya.


"Jadi hari ini Jesslyn pengen ke sini? atau mommynya yang pengen ke sini?" Bram sedikit berbasa basi.

__ADS_1


"Jesslyn Om yang pengen ke sini, kan sayang kalau ga datang ke sini, karna koleksi hewannya beda banget sama yang ada di ragunan atau di taman safari" Jesslyn menjawab pertanyaan Bram.


"Om kok ada di sini juga?" Jesslyn jadi kepo juga dengan keberadaan Bram di tempat ini.


"Owh, tadi Om ketemu rekan bisnis Om, Om mau ada kerja sama dengan teman Om itu" Bram berkata apa adanya karna sangat ga mungkin kalau dia menjawab seperti menjawab kepada anak SD yang bisa di kasih jawaban sekenanya.


"Yang bule tadi?" Jesslyn bertanya lagi.


"Iya bener" Bram tersenyum lebar.


Mereka akhirnya jalan bertiga menikmati pemandangan yang ada di zoo tersebut dengan mendatangi banyak kandang hewan dari yang jinak sampe yang sangat buas, Jesslyn melihat jam tangannya dan tak terasa sudah menunjukan jam makan siang.


"Mom, adek lapar" Jesslyn berbisik ke kuping mommynya, Yana yang mendengar bisikan putrinya itu langsung melihat jam tangannya dan memang sudah masuk jam makan siang.


"Mas, kita mau makan siang, mas mau ikut?" Yana menawarkan Bram untuk ikut makan siang bersama mereka karna sangat tidak sopan jika dia pergi meninggalkan Bram begitu saja.


"Owh iya ya udah waktunya makan siang, ya udah kalau gitu ke restoran aja tapi adanya di luar zoo ini, karna restoran tidak ada di dalam zoo alasannya untuk menjaga kebersihan zoo, tapi restoran nya tidak terlalu jauh, kita hanya keluar dari zoo restorannya hanya berjarak limapuluh meter" Bram memberitaukan tentang letak restoran di dekat zoo tersebut, ketiganya pun berjalan meninggalkan zoo tersebut untuk mengisi perut mereka.


***


Mereka sudah berada di restoran yang masih satu kawasan dengan zoo yang tadi mereka datangi hanya tempatnya yang terpisah, bahan untuk aquarium di zoo ini pun tempatnya berbeda, Mereka sudah mendapatkan pesanan mereka dan bersiap untuk menikmati makanan yang mereka pesan dengan hidangkan western dan juga asia yang menjadi favourite mereka masing-masing.


"Habis ini kita jadi ke aquarium kan mom?" Jesslyn mengingatkan planning mereka selanjutnya.


"Iya sayang, sekarang habiskan dulu makanan adek" Yana memasukan potongan daging ke dalam mulutnya.


"Oya mas, emang ada bisnis apa di zoo ini?" Yana tau kalau zoo tersebut adalah zoo milik swasta jadi sangat mungkin untuk berbisnis di bidang ini.


"Perusahaan yang mengelolah zoo ini ingin memperluas zoo ini dan menambah beberapa species hewan lagi dan semua itu butuh dana yang lumayan besar, saya masih memeriksa keuangan dan harga saham zoo ini kalau semuanya bagus saya akan menanamkan modal bahkan saya akan membuat sedikit wahana permainan jika kemungkinan" Bram mengatakan tujuannya datang ke zoo hari ini.


"Bagus sich mas kalau memang ga ada masalah dalam perusahaan yang mengelolah zoo ini, karna prospect tempat wisata seperti ini selalu berjalan dengan baik dan peminatnya bukan hanya dari kalangan anak-anak apalagi kalau ada wahana permainan di dalamnya pasti akan menambah pengunjung yang datang, ya semoga bisnisnya bisa berjalan dan ga ada masalah" Yana tersenyum ke arah Bram.


"Terima kasih atas support dan doanya" Bram merasa senang karna Yana mendukung bisnis yang akan dia lakukan bersama perusahaan yang mengelolah zoo tersebut, sementara Jesslyn hanya mendengarkan pembicaraan antara mommy nya dan juga Bram tanpa ingin ikut nimbrung dan terus melanjutkan menikmati makanan nya.


BERSAMBUNG


selesai baca like ya guys

__ADS_1


guys baca juga cerita MENIKAHI CALON SUAMI KAKAKKU, up tiap hari, di jamin seru


__ADS_2