
ENJOY YOUR READING GUYS πΏπΏπΏπΏπΏπΏ
HAPPY READING GUYS πππ
Bian sudah kembali berada di dalam kamar tidurnya dan dia melihat kalau Anya masih berada di dalam kamar mandi, Bian membuka jas dan juga kemejanya hingga memperlihatkan tubuh kekarnya dengan bulu-bulu berwarna brown choklat yang memenuhi tubuhnya, Bian belum sempat mencukurnya karna kerjaanya yang selalu menumpuk selama beberapa minggu ini, hingga dia selalu menunda merapikan bulu-bulu di bagian depan tubuhnya itu, Bian mengambil kaos oblong dan langsung memakai nya, dan sekarang Bian hanya memakai kaos oblong dan kolor pendek juga boxer di bagian dalamnya, Bian mendengar suara pintu di buka , dan dia melihat Anya keluar cuma mamakai handuk yang melilit di dadanya tapi bagian pahanya yang mulus tetap terexplore dan itu langsung membuat Jaguar Bian terbangun dari tidurnya, Anya yang tidak ada maksud untuk menggoda Bian berjalan menuju lemari pakaian bermaksud mencari pakaian Bian yang bisa dia pakai , karna sudah di pastikan tidak ada baju perempuan di rumah ini, kalaupun ada itu baju ma id di rumah ini dan Bian ga akan mengijinkan dia memakai nya, sedangkan bajunya tidak mungkin dia pakai lagi, karna sudah berhari-hari, namun saat dia melewati Bian yang berdiri di dekat ranjang dia merasakan tangan Bian menarik tubuhnya yang langsung masuk ke dalam dekapan Bian dan Bian pun langsung mencium bib1r Anya dan melum*tnya, dan Anya pun tidak bisa menolak apa yang di lakukan Bian, Anya membalas ciuman dan ******n Bian, dan lid*h merekapun sudah saling membelit di dalam sana, Bian melepas handuk yang melilit tubuh Anya dan langsung memperlihatkan utuh tubuh indah Anya, dan tanpa melepaskan ciuman mereka, Bian menarik Anya ke atas ranjang super size dan ciuman Bian sudah berpindah ke dada mulus Anya, Bian meraup bukit besar di depannya membuat Anya meremas rambut Bian, dan saat Bian menyesap dan memainkan lid*hnya di sana, Anya mulai meracau ga jelas, dia menekan kepala Bian agar lebih dalam memasuki bukit yang ada, dan dengan senang hati Bian melakukan itu, Bian seperti b ayi besar yang sedang menikmati asi Ibunya secara bergantian, tapi apa yang di lakukan Bian membuat Anya semakin gila, apalagi si Jaguar semakin menekan lembahnya seakan mencari jalan masuk, bentuk jaguar yang besar membuat Anya merasa lembahnya semakin basah, Jari Bian pun sudah berada di lembahnya dan bermain di sana dengan menjelajahi bagian pinggir nya, Bian merayap turun mengabsen seriap senti tubuh Anya yang bentuknya sangat sempurna, ramping tapi berisi, itu yang membuat Bian selalu ingin dan ingin lagi, Bian sudah berada di depan lembah tersebut dan Bian langsung menyesap lembah itu dan meng*l*mnya dengan dengan sedikit keras membuat Anya menekan tubuhnya dan kepala Bian secara bersamaan, Bian memasukan lid*hnya ke dalam lembah tersebut dan bermain di dalam sana sementara tangan nya terus meremas Bukit di atas sana, Anya merasa tubuhnya bergetar hebat dengan permainan Bian kali ini, Bian yang berada di bawah membuat kerja sama antara jari dan lidahnya dalam mengexplore lembah y ang ada.
__ADS_1
sementara jari Bian sudah bermain di dalam lembah yang sudah sangat basah, Bian memompa jarinya membuat ******* Anya memenuhi kamar mereka.
"Bi do'it know" Racau Anya yang terus menekan kepala Bian dengan tangan yang meraup rambut Bian dengan kuat.
"Bian Bian please do it! I want it please! " Anya semakin menekan kepala Bian dan mendorong tubuhnya, membuat gerakan naik turun di antara mereka, Bian merayap naik ke atas dan kembali mencium bib1r Anya.
__ADS_1
"Faster Bian Faster!!" Anya menuntut gerakan yang lebih cepat dan Bian pun menuruti apa yang di inginkan Anya, dengan gerakan yang semakin cepat dan Bian bisa merasakan kalau Anya sudah mengeluarkan laharnya tapi Bian belum merasa puas dan terus bergerak cepat dan dia merasakan kalau jaguarnya pun sudah memuntahkan isinya tapi jaguarnya masih ingin lanjut, walau sudah dua kali keluar tapi si Jaguar masih belum tidur dan bertahan di dalam sana, Bian merasakan jaguarnya sangat terjepit di dalam sana hingga enggan untuk mengakhiri semua, di saat lelah nya hilang Bian kembali memacu tubuh Anya dan bermain di kedua bukit yang tidak pernah membuat nya bosan, Anya mendorong tubuh Bian ke bawah dan sekarang posisi menjadi tebalik, Anya yang berada di atas, dan Anya langsung Bergerak dengan cepat sambil meremas dan meraba tubuh six pack Bian dan Bian menyukai apa yang di lakukan Anya, gerakan Anya sangat sexy dengan pemandangan bukit yang tegak Indah di pandang, dengan ujungnya yang mengoda, Bian menyentuh ujung ters ebut dan memainkan nya dan itu membuat Anya semakin bergerak cepat dan cepat hingga mereka merasa tegang dan Anya menekan tubuhnya kuat dan mengerang keras, begitupun dengan Bian yang tidak menyangkah Anya bisa memimpin dengan baik dalam olah raga ini, Anya terus bergerak dengan cepat dalam memompah tubuhnya , apalagi Bian terus bermain dengan bukit indah di depannya, Bian bahkan kembali menyesap ujung bukit itu secara bergantian, membuat Anya semakin memuncak gairahnya, Anya terus bergerak cepat sampe tubuh mereka sama menegang dan saling menekan saat lahar mereka keluar bersamaan di dalam tubuh Anya, Anya membaringkan tubuhnya di samping Bian dan memeluk tubuh kekar itu, Bian menarik selimut dan menutupi tubuh mereka sampe pinggang dan membiarkan bagian atas tetap terbuka, karna tubuh bagian depan Anya menempel pada tubuhnya jadi hanya punggung Anya yang terlihat, tapi itu tidak menjadi akhir permainan mereka, saat lelah mereka hilang mereka melanjutkan ke ronde kedua dan beriku tn ya, karna Bian benar-benar seperti kehausan yang tidak merasa cukup hanya dengan satu dua gelas air, bahkan Bian membuat Anya klimaxs dengan permainan lid*hnya di dalam lembahnya yang membuat lahar Anya memenuhi ronggah mulut Bian dan Bian menikmati itu, dari sore hingga menjelang subuh mereka habiskan di dalam kamar dengan olah raga panas mereka yang benar-benar menghabiskan tenaga mereka.
BERSAMBUNG
like ya like, ini udah panjang banget, ada abang Danu tuch hadir lagi πππ
__ADS_1