PENGORBANAN YANG TERSIA-SIA

PENGORBANAN YANG TERSIA-SIA
BAGIAN 30


__ADS_3

HAPPY READING GUYS 🍁🍁🍁🍁


Jesslyn, Tyara, Michelle dan Gita pergi hang out ke salah satu mall terelite di jakarta selatan, karna mereka masih pelajar SMA jadi belum boleh masuk cafe (dalam tanda kutip guys) kalau cafe biasa mereka sering tapi suasananya bikin gabut makanya mereka memutuskan ke mall karna lebih banyak pilihan, mereka berjalan mengitari mall tersebut sambil bercanda sesekali.


"Jess, loe rencana mau kuliah dimana?" Tyara pengen tau rencana sahabatnya itu setelah mereka lulus sekolah nanti.


Jesslyn terIihat berpikir mendengar pertanyaan sahabat nya.


"Kalau gue sich belum ada kepikiran mau kuliah dimana tapi mommy maunya gue kuliah antara di Amrik, Aussie, or Korea paling dekat tapi gue belum mutusin mau kemana, kalau kalian pada kuliah dimana?" Jesslyn balik bertanya.


"Kalau gue pengen nya kita bisa kuliah bareng, biar ga gabut, karna kalau sendiri di tempat baru kan orangnya baru semua" Tyara mengatakan apa yang menjadi rencananya.


"Tapi kalau gue pengennya kuliah di Amrik sich" Michelle dengan pilihan nya.


"Kalau gue pengennya kuliah di Paris or London" Gita pun mengatakan pilihan nya.


"Will see lah guys" Jesslyn kembali melihat-lihat ke toko-toko yang ada di dalam mall tersebut.


Di sisi lain Mall tersebut terlihat tiga cowo tampan sedang berjalan yang juga melihat-lihat ke toko-toko yang sekiranya menarik perhatian mereka.


"Jerr, loe jadi kuliah di luar? kalau jadi gue mau bareng ama loe?" Keenan memang sangat ingin bisa kuliah bareng dengan sahabat nya itu, karna bisa di bilang mereka selalu bersama sejak mereka di sekolah dasar walau sampe di SMP mereka berbeda kelas tapi mereka tetap bersahabat, apalagi jurusan mereka sama-sama ingin mengambil jurusan bisnis, bahkan Keenan sering menemani Jerry saat Jerry sedang mengurus perusahaan yang menjadi tanggungjawab sahabatnya itu.


"Belum pasti bro, liat nanti ajalah masih lama" Jerry menjawab sambil melihat sepatu olahraga yang di pajang di depan sebuah toko khusus peralatan olahraga.


"Guy's guys, liat dach di sebelah sana" Bobby tiba-tiba mencolek bahu Keenan karna memang Keenan yang berada di sebelahnya.


"Apaan sich?" Keenan melihat ke arah yang di tujuk Bobby, sementara Jerry masih asyik melihat-lihat sepatu yang terpajang.


"Itu Keen, itu kan cewe-cewe yang minggu lalu ketemu di Starbucks" Bobby menunjuk ke arah empat orang cewe yang sedang menikmati ice cream di tangan mereka, mendengar apa yang di katakan Bobby, Jerry langsung melihat ke arah yang di tunjuk Bobby dan memang terlihat empat cewe yang salah satunya sedang dia kepoin IGnya.

__ADS_1


"Kita samperin yuk" Tanpa menunggu persetujuan Keenan dan Jerry Bobby langsung berjalan ke arah empat cewe yang sedang mereka lihat, Jerry dan Keenan pun langsung mengikuti sahabat mereka itu dari belakang.


"Hai girls" Bobby langsung menyapa keempat cewe yang ada di depan mereka yang tak lain adalah Jesslyn and the gank.


Jesslyn dan yang lainnya melihat ke arah cowo-cowo yang tau-tau nongol di depan mereka dan Jesslyn ingat kalau mereka cowo-cowo yang minggu lalu mereka ketemu di Starbucks.


"Hai" Michelle membalas sapaan cowo di depan mereka yang tak lain adalah Bobby karna Bobby yang lebih sampe di depan Jesslyn and the gank.


"Kalian ngapain?" Bobby kembali bertanya karna memang Bobby menyukai salah satu dari keempat cewe di depannya.


"Yang loe liat?!" Kali ini Gita yang ngejawab dengan sedikit jutek.


"Udah tau nanya?" Gita tetap jutek.


"Maksud gue, gimana kalau kita gabung aja? biar rame gitu, gimana bro?" Bobby melihat ke arah dua sohibnya.


"Gue terserah aja kalau mereka mau" Keenan ga keberatan, sementara Jerry hanya tersenyum ke arah Jesslyn yang terlihat cuek dengan kehadiran ketiga cowo tersebut.


"Gimana? kalian maukan gabung ama kita? biar nambah temen" Bobby masih belum nyerah dengan niatnya.


"Oke" Michelle akhirnya menerima ajakan cowo di depannya, merekapun akhirnya berjalan sama-sama menyusuri mall tersebut sambil berbincang ringan.


"Kita makan yuk, udah sore ini" Bobby memegang perutnya yang mulai terasa lapar.


Michelle dan saling pandang satu sama lain.


"Ayolah, kebetulan perut gue jual udah lapar" Michelle mewakili teman-temannya.


"Enaknya kita makan di mana?" Bobby terlihat seperti juru bicara untuk Jerycho dan Keenan.

__ADS_1


"Gimana kalau kita makan di restoran Korea aja" Michelle memberikan usulan.


"Boleh tu, gue juga suka makanan Korea" Bobby melihat ke arah Jerycho dan Keenan dan keduanya menganggukan kepala mereka, akhir nya mereka pergi ke restoran Korea yang berada tidak jauh dari tempat mereka dan mereka mengambil meja yang sedikit panjang karna jumlah mereka yang banyak, seorang waiter datang ke meja mereka dan memberikan buku menu kepada mereka, lalu merekapun memilih menu yang mereka inginkan, setelah menyebutkan pesanan mereka masing-masing waiter itu pun pergi meninggalkan meja tersebut.


Jesslyn kebetulan duduk berhadapan dengan Jerycho dan itu membuat Jerycho senang karna dari tadi mereka hanya berbicara satu dua kata.


"Aku mau follow IG kamu, ntar follback ya" Jerry berkata dengan suara pelan.


"Kenapa gue harus follback?" Jesslyn terlihat asyik dengan smartphone nya sambil menunggu pesanan mereka datang.


"Ya karna aku mau kenal kamu lebih jauh" Jerry berkata dengan yakin.


"Kalau mau follow ya follow aja ga usah ngarapin di follback" Jesslyn menjawab tanpa melihat sama sekali ke arah Jerycho, tapi entah kenapa justru membuat Jerry makin penasaran sama cewe yang ada di depannya.


"Kamu kelas berapa? apa udah mau lulus?" Jerry mengalihkan pertanyaan nya.


"Kenapa memangnya?" Jesslyn tidak langsung menjawab.


"Pengen tau aja, mau tau kita sama-sama udah mau lulus, karna aku udah kelas duabelas" Jerry menginfokan.


"Bukannya loe udah liat IG gue, pasti tau dong gue kelas berapa" Jesslyn masih tidak menjawab pertanyaan Jerry, karna menurut Jesslyn pertanyaan cowo di depannya ini terlihat modus banget, karna Jesslyn menulis kan di byonya kalau dia baru kelas sebelas dan banyak kegiatan sekolah yang dia share di IG nya.


Jerry tersenyum kecil mendengar perkataan Jesslyn yang ketus walau nadanya pelan, dia memang udah tau kalau Jesslyn satu tingkat di bawahnya tapi dia pengen aja kalau Jesslyn yang ngomong dia kelas sebelas.


"Aku belum liat banyak postingan kamu, jadi aku ga tau kamu kelas berapa" Jerry terpaksa berbohong, ya berbohong demi kebaikan gpp dong hehehe.


"Gue kelas sebelas! puas!" Jesslyn langsung sibuk dengan pesanan yang sudah berjejer rapi di atas meja dan waiter yang mengantar pesanan mereka memberikan bill pembayaran dan Jerry segera memberikan blackcart nya kepada waiter tersebut, dan merekapun mulai asyik dengan makanan yang hampir delapan puluh persen adalah daging.


BERSAMBUNG

__ADS_1


kalau kalian suka ceritanya kalian bisa like


__ADS_2