
ENJOY YOUR READING GUYS πΏπΏπΏπΏπΏ
Marsha mengajak Anya ke cafe dan menitipkan kedua adik Anya kepada Peter sebagai yang bertanggung jawab di Mansion orangtua nya untuk menjaga Micca dan Rio agar tidak terjadi hal tidak di inginkan, karna menurut Marsha sangat aneh kalau mereka hanya berdiam diri di Mansion , sudah seperti mommy nya yang berumur hampir enampuluh tahun, Anya tadinya ingin menolak ajakan Marsha karna merasa tidak enak harus meninggalkan adik-adiknya di rumah orang lain tanpa diri nya. tapi Marsha meyakinkan kalau hal itu tidak masalah karna ada Peter yang akan menjaga Micca juga Rio, karna Marsha terus memaksa dan meyakinkan nya akhirnya Anya setuju untuk ikut dan kini keduanya sudah sampe di cafe mewah kalangan jet set yang ada di new york, Marsha bisa membawa Anya karna Alex sedang ada pertemuan bisnis dengan para pengusaha dan juga mengurus tentang dukungan untuk gubernur new york yang sekarang untuk kembali mencalonkan diri sendiri sebagai peserta di pemilihan gubernur yang di adakan beberapa bulan lagi, Marsha mendandani Anya menjadi sangat cantik dengan balutan dress berwarna hitam dengan rambut yang di gerai Anya terlihat sangat cantik apalagi dengan satu set perhiasan yang dia paksa Anya untuk memakainya membuat penampilan Anya menjadi sangat perfect, Marsha bertemu banyak teman-temannya karna sebagai bisnis women membuat Marsha harus banyak mengenal orang karna itulah yang membuat perusahaan seseorang jadi di kenal banyak orang,Cafe ini ini memiliki beberap a lantai dan Marsha mengajak Anya untuk naik ke lantai tiga dengan menggunakan lift dan saat pintu lift terbuka terlihat suasana casino yang sangat rame manusianya, hampir setiap meja di penuhi banyak orang, Anya yang melihat suasana seperti ini merasa aneh kenapa Marsha mengajaknya ke tempat ini.
"Marsha, kita kenapa ke sini?" Anya mencari tau.
"Inilah cara orang kaya di new york menghabiskan duit mereka, walau rajin beramal tetap saja duit mereka tidak habis-habis, seperti Alex, dia selalu beramal jutaan bahkan puluhan juta dollar tapi uangnya tidak pernah berkurang malah bertambah banyak, dan sekarang kita akan mencoba perutungan tanganmu di tempat ini" Marsha berjalan ke arah tempat penukaran uang, Marsha mengeluarkan cek dari dalam tas kecilnya dan memberikan kepada petugas yang ada di dalam ruangan dan tidak berapa lama Marsha mendapatkan koin-koin dengan nilai seratus ribu dollar sesuai dengan angka yang tertulis di kertas cek yang tadi dia berikan, Marsha mengajak Anya ke permainan lempar dadu atau craps, Marsha dan Anya berdiri di antara pemain lain karna memang permainan ini di lakukan dengan berdiri.
"Anda pasang kecil atau besar Nona?" Tanya dealer yang melihat Marsha dan Anya belum memilih angka yang ingin mereka pasang.
"Menurut mu kita pasang kecil atau besarnya?" Marsha bertanya pada Anya.
"Apa nya yang besar atau kecil?" Anya tidak mengerti maksud dari pertanyaan Marsha
__ADS_1
"Kau lihat angka-angka yang ada di meja itu kan? kamu pilih aku harus pilih angka besar atau kecil atau angka besar?" Marsha menjelaskan cara permainan yang ada di depan mereka.
Anya melihat ke angka-angka yang ada di meja.
"Kecil" Anya menyebutkan angka pilihannya.
Marsha meletakan taruhannya di angka kecil dengan nilai duapuluh ribu dollar dan taruhan Marsha sempat membuat deale rmelihat ke arah kedua wanita tersebut, dan beberapa pemain lain pun mulai meletakan taruhan mereka dan banyak yang meletakan taruhan mereka di angka besar, setalah semua meletakan taruhan mereka, dealer mulai mengocok tiga buah dadu yang ada di dalam tangannya lalu melemparkan nya di tengah meja yang mempunyai dinding agar dadunya tidak jatuh ke lantai dan permainan tetap sah walau dadu membentur dinding meja yang berbentuk oval. dadu menggelinding cepat dan berhenti dengan menunjukan angka angka kecil dan otomatis Marsha menang dan mendapatkan hadaiah dengan jumlah yang sama dengan taruhannya, Marsha ingin melanjutkan taruhannya dan kembali melihat ke Anya.
"Berapa?" Marsha menanyakan hal yang sama.
"Kecil" Anya berkata dengan suara mantap walau terdengar pelan, Marsha kembali meletakan taruhan nya di angka kecil dengan total empat puluh ribu dollar, dealer kembali melemparkan dadu di tangannya ke meja dan dadu kembali berhenti di angka kecil dan membuat Marsha berteriak girang karna sekarang koinya menjadi delapan puluh ribu dollar dan Marsha kembali memasang semua koinya dan mengikuti pilihan Anya yang lagi-lagi memilih angka kecil dan lagi-lagi dadu berhenti di angka kecil, Marsha kembali memasang taruhan nya bahkan menambah kan sisa koinnya yang berjumlah tiga puluh ribu, hingga total menjadi seratus sembilan puluh ribu dollar.
"Besar" Kali ini Anya menyebutkan angka berbeda, dealer mulai terlihat gerah karna malam ini seperti nya mejanya akan kebobolan kalau ini benar lagi, dealer melemparkan dadu dan berdoa agar yang keluar adalah angka kecil tapi ternyata Dewi fortuna sedang berpihak kepada Marsha karna yang keluar adalah angka besar, total koin Marsha menjadi tiga ratus delapan puluh ribu dollar.
__ADS_1
"Anya ini terakhir" Marsha kembali memasang semua koinnya.
"Kamu yakin mau memasang semua? kalau kalah gimana?" Anya menghitung taruhan Marsha jika di rupiahkan nilainya lima setengah milliar.
"Kalau kalah aku hanya kehilangan lima puluh ribu" Ujar Marsha dengan santai.
"Ok lah, kecil" Anya memejamkan matanya tidak berani melihat dadu yang sudah di lemparkan, suasana hening dan tiba-tiba terdengar teriak Marsha dan tertawa senang karna lagi-lagi pilihan Anya benar, Marsha menang lagi dan membawa hampir enam ratus ribu dollar dalam waktu kurang dari satu jam.
****
sedikit info, untuk para sultan-sultan(borju) casino adalah hiburan untuk melepas penat mereka karna capek kerja, masalah taruhan, mereka ga berpikir angka, jangan cuma mobil, pesawat pun mereka jadikan taruhan, menang syukur kalah ga masalah, jadi sebenarnya gambling itu untuk para orang kaya yang melebihi uang, bahkan di negara Emirates arab pun, percaya ga percaya, orang-orang kayanya biasa dalam gambling, karna itu cuma hiburan buat mereka, buat kantongnya yang Pas Pas'an ga usah ikutan gambling, apalagi kalau selalu kalah , mending uangnya buat makan dan masadepan anak.
BERSAMBUNG
__ADS_1
like ya like, ini udah panjang banget, ada abang Danu tuch hadir lagi πππ