
ENJOY YOUR READING GUYS🌿🌿🌿🌿🌿
Bian baru kembali ke kantornya setelah selesai mengikuti meeting dengan Adijaya Group yang menjadi perpanjangan tangan dari sebuah perusahaan perusahaan besar di Europa yang bergerak dalam bidang baja juga Almunium, Bian sangat mengharapkan memenangkan tender besar ini karna kontrak yang akan terjalin tidaklah main-main sekitar sepuluh tahun ke depan dan itu akan menghasilkan uang hinggal milliaran Dollar, tapi Bian harus siap jika bakal kalah karna dia terhitung banyak saingan dalam tender besar ini dan Bian tau akan banyak kecurangan-kecurangan yang akan terjadi, akan banyak tangan bermain di bawah meja atau di meja jamuan makan tapi Bian paling menghindari hal-hal seperti itu walau tidak di pungkiri godaan-godaan seperti itu pasti selalu ada apalagi jika tender yang ingin di dapat nilainya sudah Trilliunan seperti sekarang ini, dan tidak terasa sudah dua minggu berlalu dan setiap hari dia masih saja kepikiran tentang Anya, gadis yang menemaninya di karaoke saat itu, alangkah senang nya jika menghilangkan penat ini dengan memandang wajah gadis itu, itulah yang terbersit di pikiran Bian, Bian melihat Arlojinya sudah jam tujuh malam, dan ini sudah masuk jam kerja gadis itu, jangan-jangan dia sudah dapat tamu, besok sajalah, Bian memutuskan untuk datang lagi besok agar tidak kecewa, Bian mengangkat telpon kantor dan menekan nomer line Dino Asistennya, Dino yang sedang asyik bertelpon ria dengan seseorang langsung menutup telponnya untuk menjawab panggilan Bossnya.
"Iya Master?" Dino langsung siap siaga dengan tugas yang akan si Boss berikan.
"Kamu pesan tempat di tempat karaoke kemarin buat besok, dan sekalian kamu bilang saya mau gadis yang namanya Anya yang nemenin saya" Ujar Bian memberi perintah.
"Baik Master" Dino spontan menganggukan kepalanya, padahal Boss nya pun tidak melihat dia mengangguk atau tidak tapi itulah sikap seorang bawahan yang baik, selalu bersikap spontan.
Bian meletakan kembali gagang telpon ke tampatnya, lalu menjatuhkan tubuhnya di atas kursi kebesarannya dan tanpa sadar seulas senyum terbit menghiasi bibir Bian, entah kenapa dia merasa sudah tidak sabar ingin segera bertemu dengan Anya, gadis yang sudah menggangu beberapa hari nya ini.
****
Sementara di tempat Anya bekerja Anya dan dua orang temannya sedang mendapatkan klien orang Jepang yang berjumlah dua orang dan kedua orang Jepang itu di bawa oleh lelaki Indonesia yang kemungkinan adalah Mitra dari orang Indonesia tersebut, Anya di minta menyanyikan lagu Jepang masa kini karna pria Jepang itu masih lumayan muda umurnya di kisaran 30an, Anya menuruti apa yang menjadi permintaan tamunya walau tidak begitu fasih berbahasa Jepang tapi Anya cukup lancar dalam menyanyikan lagu berbahasa Jepang.
hitorikiri demo
heiki to koboreochita tsuyogari
futari no mabushi sugita hi ga
konna ni kanashii
hitori de ikirareru nara
dareka wo aishitari shinai kara
anata no kaori anata no hanashi kata
ima mo karadajuu ni ai no kakera ga nokotteru yo
watashi no negai watashi no negai wa tada
dou ka anata mo dokoka de naite imasu you ni
itsumo atarashii ippo wa
omokute sabishii
moshi umarekawattemo
__ADS_1
mou ichido anata ni deaitai
manatsu no hizashi mafuyu no shiroi yuki
meguru kisetsujuu ni ai no kakera ga maiochite
shiawase na no ni dokoka de sabishii no wa
anata yori mo ookina watashi no ai no sei
kagi wa anata ga motta mama
utau imi wo nakushita kanaria
kurai torikago no naka de
anata no kaori anata no hanashi kata
ima mo karadajuu ni ai no kakera ga nokotteru yo
watashi no negai watashi no negai wa tada
Unlasting world
The course of love
From everything think of you…
Anya menyelesaikan nyanyiannya dan mendapatkan tepuk tangan dari si orang Jepang yang sangat takjub dengan cara Anya bernyanyi orang Jepang itu terlihat memegang ujung paha Anya yang seidkit terlihat karna memang seragam di karaoke ini sedikit sexy baik baju ataupun roknya, mungkin maksud si pemilik tempat ingin memyenangkan mata para tamu mereka, dan memang gaji di karaoke terbilang cukup besar sekitar 5jt perbulannya plus uang transport sebesar 100ribu perharinya, Anya langsung memyingkarkan tangan si orang Jepang itu dari pahanya
"Maaf Tuan tolong tangannya jangan seperti itu" Anya menggeser duduk nya sedikit menjauh. tadinya mau pake Bahasa Inggris tapi takut banyak yang ga paham, jadi di Indonesia kan saja.
Lelaki Jepang itu sedikit tersinggung dengan sikap Anya karna di negaranya hal seperti itu adalah hal biasa.
"Kenapa dia seperti itu, bukannya gadis di tempat seperti ini adalah gadis oiran" Tanya Pria itu dalam bahasa Jepang.
"Bukan Tuan, di tempat mereka hanya menemani dalam bernyanyi, seperti geisha di Jepang, mereka hanya penghibur bukan PSK" si pria lokal menjelaskan"
"Tapi apa mereka bisa di booking jika di luar tempat ini?" Tanya Pria Jepang itu lagi dalam bahasa Jepang.
"Setau saya, itu menjadi urusan pribadi antara si perempuan dan si tamu dan tempat ini tidak akan ikur campur dan bertanggung jawab jika terjadi hal-hal yang merugikan kedua belah pihak" si lelaki lokal kembali menjelaskan tentang info yang dia dapat dari manager tempat ini saat pertama dia ke sini dan berkeinginan untuk cek in tapi di tolak sang manager dan menjelaskan peraturan yang ada, (pembicaraan antara si lelaki Indonesia dan si pria Jepang itu mamakai bahasa Jepang ya guys).
__ADS_1
Si lelaki Jepang mendekati Anya dan berbicara dalam bahasa Inggris.
"Kamu mau menemani saya di luar tempat ini? sepulang kamu kerja" Tanya si pria Jepang itu.
"Sorry Tuan saya tidak bisa melakukan nya dan bukan itu pekerjaan saya" Anya menolak dengan suara pelan menjawab bisikan si pria Jepang itu.
Si pria Jepang terlihat mengeras rahangnya mendengar penolakan gadis di sampingnya ini, selama ini tidak satu perempuan pun yang pernah menolaknya bahkan dari dia kecil selalu perempuan yang mendekati nya baru kali ini ada yang menolaknya.
"Saya akan kasih kamu 500ribu Dollar untuk satu malam" Pria Jepang itu sengaja menawarkan uang dengan nominal besar karna memang uang 500ribu Dollar bukan uang sedikit, jika di tukar dengan rupiah yang berkisar 14,150 maka ada lebih dari 7M yang akan di dapatkan Anya jika menerima ajakan pria Jepang itu.
"Terima kasih atas tawarannya Tuan, tapi maaf, sekali lagi saya tidak bisa" Anya tetap menolak walau dia tau dengan uang segitu dia bisa memulai masa depannya dan juga kedua adiknya, tapi dia tidak ingin berbohong jika adiknya sampe menanyakan dari mana uang yang dia dapat untuk modal.
Pria Jepang itu sedikit mulai memerah wajahnya mendengar uang sebesar itu di tolak tanpa berpikir, bahkan biasanya hanya dengan 5ribu Dollar dia bisa mendapatkan gadis Virgin sedangkan gadis di depannya ini virgin atau tidakpun dia tidak tau, tapi dia memang tertarik dengan diri gadis ini wajah yang sexy dan body yang hampir mendekati sempurna dan dia belum pernah mendapatkan gadis seperti ini.
"Saya bulatkan 1jt Dollar, saya akan langsung transfer biar kamu yakin kalau takut saya berbohong" Pria Jepang itu memaikan tawarannya dengan uang fantastis karna 1jt Dollar itu kurang lebih 15M.
Anya sedikit terkejut mendengar uang 1jt Dollar, tapi dia ga akan goyah, mungkin dia akan di bilang munafik atau naif menolak uang sebanyak itu hanya untuk menjaga keperawanannya, bukan hanya masalah keperawanan, tapi untuk tidur dengan lelaki yang tidak dia cintai dan tidak memiliki hubungan yang jelas, itu bukan hal yang di impikannya.
"Maaf Tuan, sekali saya ga bisa, bukan masalah uang tapi saya memang tidak ingin melakukannya" Anya tetap menolak.
Pria Jepang itu sudah sangat emosi mendengar penolakan gadis di sampingnya ini untuk yang ke sekian kali.
"Saya mau pergi sekarang, saya pastikan kita akan bertemu lagi, dan saya pasti akan miliki kamu apapun caranya!" Ujar Pria Jepang itu dengan suara penuh penekanan lalu pria itu berdiri dari tempatnya dan mengeluarkan segepok uang dari dalam saku celananya dan melemparkannya ke pangkuan Anya dan karna ruangan yang lumayan gelap mambuat Anya tidak bisa melihat berapa uang jatuh di pangkuannya, Anya langsung uang itu ke dalam saku jaket yang selalu dia bawa, karna kalau keluar dari karaoke tersebut Anya selalu memakai jaket untuk menutupi seragam nya yang sexy.
Dua pria lain pun memberikan tips kepada dua gafis lain dengan segepok uang bewarna biru itu terlihat karna posisi kedua gadis itu sangat dengan kayar televisi yang besar dan keduanya sangat senang mendapatkan rejeki nomplok, lalu ketiga laki-laki itu keluar dari kamar tersebut dan berjalan keluar meninggalkan Anya dan kedua temannya.
"Gila banget kita hari ini dapat lima juta" Ujar teman Anya sambil berkipas-kipas dengan uang yang mereka dapat.
"Gue bisa beli baju yang udah lama gie incer, harganya hampir dua juta, sayang kalau beli pake gaji kita, untungnya kita malam ini dapat tamu import yang royal, biasanya juga paling ngasih cuma sejuta, itu juga udah grepek-grepek" Ujar cewe yang satunya lagi.
"Nya loe duit segitu buat beli apa?" Tanya si cewe ke Anya yang dari tadi sibuk dengan ice coffee nya. yang belum habis.
"Gue tabung buat sekolah adik gue" Ujar Anya simple, ya lumayan lah 5jt buat nambah-nambah isi saldo tabunganya.
"sepertinya kita bakal dapat tamu lagi nich baru jam 10" Ujar teman Anya setelah melihat arlojinya.
"Yuk keluar Yuk, ntar si Boss manyun kalau kita kelamaan di sini" si cewe yang sedikit ngerumpiin manager mereka yang kadang suka bawel ga jelas, mereka mengambil apa yang bisa mereka makan di ruang tunggu, karna apapun yang sudah ada di meja itu sudah di hitung oleh pihak cafe dan restoran dan pastinya sudah di bayar oleh si klien yang memakai kamar tersebut.
BERSAMBUNG
segini dulu ya, mudah-mudahan bisa up lagi, tapi mau up cerita yang lain juga, jangan lupa vote dan like ya,
__ADS_1