
ENJOY YOUR READING GUYS 🌿🌿🌿🌿🌿
Bian baru selesai membersihkan tubuhnya dan memakai pakaian santainya, Bian mengambil smartphone nya bermaksud untuk mengecek pekerjaannya, tapi di melihat ada notif dari Marsha, Bian merasa heran ngapain hrus lewat pesan, padahal jarak kamar mereka hanya beberapa meter, (apa ada hal penting yang mau di katakan Marsha, sampe Marsha harus mengatakan lewat pesan?) batin Bian, karna penasaran dia segera membuka pesan yang di kirimkan sepupu nya itu.
"Lex ke lantai tiga sekarang, swimming pool" Marsha.
Hanya itu pesan yang di kirimkan Marsha, Bian semakin penasaran dengan maksud Marsha meminta nya bertemu secara pribadi, Bian segera naik ke lantai tiga dengan menggunakan tangga, padahal tadinya dia bermaksud untuk menemui wanitanya yang sudah seharian tidak bertemu dengan nya, Bian melirik ke arah kamar Anya, mungkin setelah berbicara dengan Marsha dia akan langsung menemui Anya, Bian mempercepat langkah nya menuju lantai tiga dan berjalan menuju kolam renang, Bian melihat Marsha sudah berada di sana dan terlihat seperti sedang berpikir atau sedang melamun.
"Marsha, ada apa kau memintaku ke sini?" Bian langsung bertanya karna rasa penasaran yang dia rasakan.
Marsha memandang wajah Alex dan menarik nafas panjang.
"Lex, Anya di culik" Marsha langsung tude point dan berkata dengan lancar setelah menarik nafas panjang.
Bian mengerutkan keningnya mendengar perkataan Marsha dan dia merasa kalau dia salah dengar.
"Kamu bilang apa tadi?" Bian ingin mendengar sekali lagi apa yang barusan di katakan Marsha.
"Anya tidak ikut pulang bersama ku" Marsha menegaskan apa yang dia katakan.
"How can?! what wrong?! Bian sangat terkejut mendengar perkataan Marsha.
"Aku juga ga ngerti, awalnya Anya minta ijin untuk pergi ke toilet tapi setelah menunggu sekian lama bahkan hingga satu jam Anya tidak juga kembali dari toilet, lalu aku mencarinya ke toilet tapi aku tidak menemukan keberadaan nya, dan aku menanyakan kepada semua karyawan di sana tapi mereka menjawab tidak ada yang melihat Anya, dan orang-orang yang ada di toilet pun tidak ada yang melihat Anya, aku bahkan bertanya dan mencari hingga ke menara Eiffel tapi aku tetap tidak menemukan Anya dan tidak ada yang melihatnya, lalu Angelle berkata kemungkinan Anya di culik, tapi apa alasannya apa sampe Anya di culik, dia bukan anak raja atau orang penting yang bisa membuat kaya orang yang sudah menculik nya" Marsha menceritakan semuanya dengan setenang mungkin karna dia ga mau membuat suasana menjadi panik jika dia terlihat panik.
__ADS_1
Bian mengepalkan tangannya mendengar semua cerita Marsha.
"Kenapa kau baru mengatakannya sekarang?! kenapa tidak langsung tude point saat kau mengirimkan pesan!" Bian meninggikan suaranya.
"Kalau aku langsung bicara lewat pesan, apa kau akan bisa berpikir dengan tenang?! apa tidak akan langsung teriak! membuat isi satu rumah ini panik dan bingung!" Marsha balik meninggikan suaranya.
Bian meremas tangannya dengan kuat, emosinya memuncak dan menyesalkan kenapa dia tidak menyuruh orang-orang nya untuk menjaga Anya dari jauh seperti yang dia lakukan di Indonesia, Bian mengambil smartphone nya dan menghubungi orang kepercayaan nya.
"Dino ke ruang kerja saya sekarang!" Bian langsung menutup telponnya dan berjalan ke ruang kerjanya yang berada di lantai satu melalui lift dan Marsha mengikuti langkah Bian dari belakang.
****
Bian, Marsha dan Dino sudah berada di dalam ruang kerja Bian dengan aura yang sangat mencekam, mata Bian terlihat merah karna menahan kemarahannya, Dino yang melihat kemarahan di wajah boss nya itu merasa heran apa yang menyebabkan Bossnya marah, bukannya dia dan Bossnya baru pulang senang -senang karna mendapatkan ikan besar-besar saat mereka mancing dari pagi sampe sore.
"Dino!" Bian menatap Dino.
"Siapa musuh kita yang tau soal Anya?" Bian bertanya dengan nada suara datar.
"Sepertinya tidak ada Mr, karna nona tidak pernah mau ikut setiap Mr mengajak nona dalam acara penting apapun" Dino menjawab sesuai fakta yang ada.
"Apa di negara ini ada yang tau tentang kedatangan saya dan yang lain?" Lagi-lagi Bian bertanya untuk menemukan segala kemungkinan yang ada.
"Sepertinya tidak juga Mr, karna tidak ada kunjungan bisnis dalam perjalanan in" Lagi-lagi Dino menjawab apa adanya.
__ADS_1
"Kau siapkan kepulangan keluarga ku, katakan saja ada urusan yang mendesak, jadi mereka harus pulang lebih dulu" Bian akhirnya mengambil keputusan.
"Lex, anak-anak baru liburan sehari, kasian nanti mereka kecewa kalau harus kembali sekarang, apalagi Bianca, dia pasti akan sangat kecewa karna ini adalah kado ulang tahunnya" Marsha memberikan pendapat nya.
Bian hampir melupakan kalau liburan ini adalah keinginan putrinya,
"Dino kau perintahkan semua penjaga di sini untuk lebih waspada, kalau perlu tambah beberapa personil, saya tidak mau kecolongan untuk yang kesekian kalinya, dan besok pagi-pagi kita ke Paris, kita harus menemukan keberadaan Anya" Bian akhirnya mengambil keputusan finalnya.
"Baik Mr, semua akan di lakukan dengan baik" Dino membungkukan badannya sedikit lalu berjalan meninggalkan ruangan kerja Bossnya itu.
"Aku tidak akan pernah memaafkan orang yang sudah melakukan ini!" Bian mengepalkan kedua tangannya, dia membuka laci kerjanya dan mengambil senjatanya dan mengambil wadah peluru yang sudah terisi penuh dan memasukan di bagian bawah gagang hingga terdengar suara seperti kuncian, Marsha tidak kaget dengan apa yang di lakukan Alex, karna sebagai keluarga mafia terkenal di America memegang senjata api dan bermain dengan senjata api pun bukan hal yang aneh.
"Lex, aku kembali ke kamar, besok kita berangkat jam berapa?" Marsha bertanya dengan serius.
"Apa kau akan ikut?" Bian menatap sepupunya itu.
"Tentu aku akan ikut, karna aku yang bertanggung jawab atas hilangnya Anya" Marsha meyakinkan kalau dirinya siap dengan aksi mereka besok.
#JUST INFO#
Ada yang bertanya kenapa di list saya ada cerita tentang lesbian, saya akan jawab dengan detail karna jika saya hanya menjawab sekedar nya itu sifatnya akan menyesatkan, karna banyak orang yang tersesat karna pikiran mereka akibat dari info yang mereka dapat hanya sekedar nya.
kenapa di list saya ada cerita tentang lesbian, karna buat saya semua hubungan sama, ga ada yang berbeda, karna hubungan antara dua perempuan pun di dasari dengan cinta, banyak cerita yang menyesapkan orang-orang tentang dunia lesbian, padahal mereka tidak pernah berada di dalam dunia itu hanya mendengar dan membaca berita jelek yang di lakukan oleh orang yang tidak mengerti dengan dunia itu, orang selalu berkata kalau hubungan sejenis itu bla bla bla bla, dan selalu memandang jijik, tapiiii untuk seorang pelakor untuk seorang penzinah asal beda kelamin orang-orang selalu masa bodoh bahkan berteman baik dengan oknum tersebut, padahal hubungan di antara perempuan pun mereka memakai hati bukan asal suka dan hanya main nafsu, orang-orang selalu berkata hubungan satu jenis tidak normal letak ga normalnya dimana?? padahal Allah berfirman Aku ciptakan pasangan untuk kalian dari jenis kalian, yang artinya Allah menciptakan pasangan manusia dari manusia tanpa menyebutkan kelamin nya, kalau manusia berhubungan dengan hewan atau anak kecil itu baru tidak normal, bahkan hawa pun melahirkan 41 anak, yang empat puluh kembar yang satu tunggal dengan jenis kelamin perempuan, saat habil dan qabil bertengkar dan habil mati lalu qabil melarikan diri maka ada tiga perempuan yang tidak memiliki pasangan beda kelamin, bahkan Allah membuat siti Maryam Hamil tanpa di sentuh lelaki hingga lahirnya nabi ISA A,S ,itu artinya tanpa di sentuh pria pun jika Allah berkendak perempuan bisa Hamil, buat saya cinta itu universal, dia tidak bisa memilih mau datang dan jatuh pada siapa, dan selama cinta itu tidak menyakiti dan merugikan siapapun maka itu sah dan normal, kalau orang berkata itu akan menyakiti orangtuanya, maaf2 ya, banyak orangtua terutama di Indonesia khusunya yang salah mengartikan hak atas anak mereka, ana k itu bukan milik siapapun anak itu milik dirinya sendiri dan hanya titipan TUHAN, setiap manusia adalah milik dirinya sendiri dan hanya tuhan yang berhak atas diri manusia makanya manusia mati atas kehendak tuhan bukan kehendak manusia itu sendiri atau kehendak orangtuanya, bicara soal durhaka atau membuat orangtua sedih, lagi-lagi orang Indonesia Salah kaprah dengan kata durhaka dan berbakti anak pada orangtua, durhaka anak bukan karna tidak menuruti perkataan orangtua nya tapi di saat anak-anak itu menyia-nyiakan orangtuanya, membiarkan orangtuanya kelaparan, tidak ada balas budi antara orangtua dan anak, karna jasa orangtua itu akan di ganti oleh TUHAN, kalau di tanya apa ada orangtua menanggung dosa, Jawaban bisa, bisa tidak, ( kenapa? ) karna saat anak itu berumur sebelum aqil balik, anak itu menyakiti temannya bahkan sampe melukai temannya maka dosa dari perbuatan anak itu di tanggug oleh orangtua nya, tapi jika anak itu baik-baik saja hingga aqil balik maka tidak ada dosa anak yang di tanggung oleh orangtua, yang di maksud aqil balik adalah( anak laki-laki yang berubah pita suaranya, atau anak perempuan yang sudah datang bulan) apa ada dosa orangtua kepada anak? (ADA) lho kok bisa?? Iya bisa, di saat orangtua memaksakan kehendaknya kepada anak2nya itu sudah dosa, dengan alasan. balas budi dan sebagai nya banyak orangtua yang mengabaikan hak anak sebagai manusia, banyak perempuan lesbian yang menikah dengan lelaki karna paksaan dari orangtua karna alasan nama baik keluarga dan sebagai nya, tapi orangtua tidak sadar kalau anak perempuan nya bakal selingkuh dari suaminya karna tidak ada cinta di hati perempuan itu untuk suaminya, akhirnya si anak perempuan berdosa karna selingkuh dari suaminya dan orangtua si perempuan pun medapat dosa double karna penyebab si anak perempuan selingkuh dari suaminya karna tidak ada cinta untuk si suami, kalau bicara balas budi, orangtua lupa, yang namanya anak tidak pernah minta di lahirkan, tidak bisa memilih lahir sebagai siapa, kalau ada bertanya soal surat luht di alquran, kisah nabi luht itu memang kisah kaum yang berdosa, karna semua dosa ada di sana, Judi, mabuk, selingkuh, dan tidak percaya tuhan , buat saya dosa itu adalah urusan seorang hamba dengan tuhannya, ga ada yang bisa ikut campur menentukan dosa seseorang, Alla h saja berfirman AHLI ibadah dan AHLI agama bisa menjadi penghuni NERAKA JAHANAM karna LISANNYA, (ucapannya) jadi kenapa kita harus sibuk mengurus dosa orang lain padahal kita aja ga tau nasip kita di akhirat seperti apa, kenapa kita merasa seperti tuhan yang berhak mengatakan seseorang berdosa atau tidak, padahal TUHAN tidak memberikan hak itu kepada manusia manapun, bahkan rasullullah pun berkata, jika ada umat Muslim yang menyakiti oranglain bukan karna membela diri maka Muslim itu bukan umatku (pengikut) lalu alasan apa yang membuat kita berhak menghakimi orang lain, bahkan di akhirat nanti pun semua manusia sibuk membela dirinya sendiri tidak akan ingat mengurus orang lain masuk surga atau neraka, so buat saya cinta itu tidak ada yang Salah selama tidak ada pemaksaan yang di lakukan, dan manusia tidak normal adalah jika manusia itu tidak mengahargai pasangan nya dengan berselingkuh , atau melakukan *** dengan hewan, atau dengan anak di bawah umur. intinya jangan pernah menjadi TUHAN untuk manusia lain, karna dosa urusan individu antara hamba dan penciptanya, selain Nabi dan rasul, tidak ada satu manusia pun yang mendapatkan garansi akan langsung masuk surga setelah mati, karna tidak ada satu manusia pun yang luput dari dosa walau hanya sebesar biji kurma.
__ADS_1
BERSAMBUNG
like dong readers yang budiman hehehe