PENGORBANAN YANG TERSIA-SIA

PENGORBANAN YANG TERSIA-SIA
CHAPTER 066


__ADS_3

ENJOY YOUR READING GUYS 🌿🌿🌿🌿🌿


Sebelum saya melanjutkan ceritanya saya mau info sedikit boleh ya 😁😁😁😁 tapi tidak berniat menggurui karna saya bukan guru atau merasa paling tau, tapi... tuhan mewajibkan manusia untuk membagi ilmu yang mereka punya agar ilmu itu tidak menjadi sia-sia dan hilang saat manusia masuk ke liang lahadnya.


Saya bingung kalau ada penulis yang mengatakan kalau dia menulis hanya untuk iseng dan menghilangkan kegabutannya tanpa merasa dia tidak bertanggung jawab dengan apa yang dia tulis, padahal apapun yang kita lakukan semua ada tanggungjawab nya baik itu perbuatan sebesar biji kurma atau ucapan satu dua kata, saya akan kasih dua contoh pertama tulisan saya, saya membuat tulisan tentang hubungan di luar pernikahan yang pastinya terlarang dalam agama, tapi semua yang saya tulis itu real terjadi tidak ada unsur saya mengajarkan karna itu pilihan mau ngejalani atau tidak dan tidak ada pihak yang di rugikan, contoh kedua, saya membuat cerita tentang lesbian dan menurut orang2 itu di larang dalam agama karna berpatok pada kisah nabi luht, oke saya iyain tapi tidak mengamini karna hubungan ini ada dan banyak di dunia dan sekali lagi ini pun pilihan dan tidak di paksakan karna ada hati yang bermain di dalamnya bukan sekedar nafsu, (manusia kalau ga punya nafsu, yang ada di dunia ini cuma hewan da n tumbuhan) lalu ada penulis yang membuat cerita tentang orangtua yang mendukung anaknya pisah dengan suaminya dan mendukung anaknya bersama pria lain, si penulis tidak berpikir apa yang dia tulis itu bisa di contoh oleh yang baca, dan ada pihak yang di rugikan yaitu anak perempuan si orangtua dan si pihak laki-laki yang terzolimi harga dirinya sebagai suami dan kepala keluarga, saat orangtua melepas anak perempuan nya kepada laki-laki maka hilang lah hak si orangtua kepada diri si anak (untuk mengatur hidup si anak perempuan) hak si orangtua hanya hubungan sebagai orangtua biologis, sedangkan untuk kehidupan dunia dan akhirat si anak perempuan itu udah seratus persen hak suami, suami bahkan berhak melarang istrinya bertemu orangtuanya jika suami menganggap orangtua istrinya membawa pengaruh buruk untuk rumah tangga mereka, karna surga istri adalah suaminya bukan lagi orangtuanya dan saat ada orangtua yang menyuruh anaknya bercerai dari suaminya hanya karna merasa tidak cocok bukan k a rna si suami melakukan kekerasan fisik atau psikis dan si anak mengikuti maka itu dosa besar dan durhaka kepada suami, walaupun nantinya bercerai tetap dosa kepada si mantan suami akan dia pertanggung jawabkan di akhirat, dan jangan kaget kalau nanti di akhirat antara anak dan orangtua akan saling melempar kesalahan, si orangtua berkata (diakan punya otak dan bisa berpikir mana baik dan tidak untuk dia ikuti, dan si anak pun akan berkata, sayakan mengikuti omongan dia sebagai orangtua saya jadi bukan salah saya dong kenapa saya kena dosanya juga) makanya biar adil tuhan menghukum keduanya karna dalam Islam tidak ada istilah menanggung dosa orang lain sekalipun itu antara anak dan orangtua, banyak yang salah kaprah dengan kata durhaka kepada orang tua, tapi banyak yang ga sadar sudah durhaka kepada suami dan mantan suami karna ngikuti perkataan orangtua, intinya jangan membuat cerita yang kita masih abu-abu tentang hukumnya, selama ada pihak yang di rugikan secara pribadi maka kita y an g menulis cerita dan cerita itu di jadikan contoh oleh pihak lain, maka kita akan mendapatkan dosa sebagai penyebab adanya kejadian yang merugikan orang lain secara pribadi, makanya saya membuat cerita lebih kepada kejadian umum, yang tidak akan merugikan orang lain secara pribadi.


oke kita lanjut cerita nya


HAPPY READING GUYS 🍁🍁🍁

__ADS_1


Matahari sudah bergerak naik membuat hari terlihat begitu cerah, Bian dan Dino sudah bersiap dengan beberapa anak buahnya untuk berangkat menuju Jimbaran, sebenarnya jarak dari nusa dua ke Jimbaran tidak terlalu jauh jika di luar jam kerja, tapi karna ini masih hari kerja jadi banyak kemacetan dimana -mana karna nusa dua berada di pusat Kota, begitupun dengan Jimbaran jadi waktu yang akan mereka tempuh bisa di atas satu jam'an jika macet dimana-mana, di depan rumah Bian terlihat tiga buah mobil, dua mobil fortuner berwarna hitam dan satu mobil sport mercedes yang juga berwarna hitam sudah ready untuk di gunakan, semua anak buah Bian masuk ke dalam dua mobil fortuner sedangkan Bian dan Dino masuk ke dalam mobil sport mercedes, ketiga mobil tersebut mulai bergerak dan melaju meninggalkan rumah mewah bergaya eropa milik Bian, Bian sengaja memilih bergerak pagi hari karna mereka tidak tau kapan pemilik pesawat pribadi tersebut membawa Anya pergi dari Bali, dan Bian juga mendapat laporan ka l au ada kegiatan di pesawat pribadi dengan berdera Japan itu, seperti pengecekan mesin yang biasa di lakukan pemilik pesawat jika ingin memakai pesawat, tentunya pemeriksaan itu di lakukan oleh petugas bagian mesin yang juga selalu ikut kemanapun pesawat itu pergi. mendengar laporan itu Bian merasa harus segera bergerak sebelum dia terlambat.


Sementara di Villa dimana Ichiro membawa Anya terlihat mereka juga bersiap, karna jarak Villa dan airport yang tidak begitu jauh Ichiro merasa tidak perlu teburu-buru, Ichiro terlihat membawa sarapan pagi untuk Anya yang dia masak sendiri, Ichiro membuka pintu kamar di mana Anya berada, Ichiro melangkah masuk ke dalam kamar dan menutup kembali pintu kamar tersebut, terlihat Anya yang semakin kesal dengan keegoisan pria Japan di depannya ini yang ingin memiliki dirinya dengan cara licik seperti ini, (ya menculik dirinya dan ingin membawanya ke luar negeri tanpa persetujuaannya adalah cara licik ), dan Anya paling ga respect dengan pria yang tidak mau berusaha dengan cara wajar untuk mendapatkan dirinya dan juga hatinya.


Ichiro duduk di depan Anya dan meletakan piring yang berisi sandwich buatannya, tadinya Ichiro ingin membuatkan makanan Japan tapi dia takut Anya tidak terbiasa sarapan dengan makanan Japan, jadi dia membuatkan makanan yang terbilang cukup simple.


"Sayang, kamu sarapan ya, sebelum kita berangkat ke Japan" Ichiro meminta Anya untuk sarapan.


Ichiro hanya tersenyum kecil mendengar nada protes dari perkataan Anya.

__ADS_1


"Setelah sampai di Japan kita akan segera menikah, jadi saya membiasakan diri memanggil kamu dengan sebutan sayang" Ichiro berkata dengan sangat percaya diri.


"Saya tidak mau ikut dengan Tuan ke negara Tuan!" Anya dengan tegas menolak apa yang di katakan pria Japan itu.


"Kenapa? Kamu tenang saja saya juga akan membawa kedua adik kamu karna mereka akan segera menjadi adik saya, saya minta alamat rumah kamu agar orang saya bisa menjemput mereka" Ichiro meminta Anya untuk memberikan alamat rumah nya.


"Saya tidak mau ikut dengan Tuan dan saya tidak akan memberikan alamat rumah saya!" Anya menolak tegas permintaan Ichiro.


"Baiklah, tapi saya pasti akan menemukan mereka, sekarang kamu makan sarapan kamu, beberapa jam lagi kita akan segera berangkat" Ichiro tidak memperdulikan kemarahan yang di tunjukan Anya kepada dirinya, karna dia yakin semua akan berubah setelah mereka memikah., Ichiro melangkah dan keluar dari kamar tersebut meninggalkan Anya dengan sarapan yang dia buat.

__ADS_1


BERSAMBUNG


like like guy's....


__ADS_2