PENGORBANAN YANG TERSIA-SIA

PENGORBANAN YANG TERSIA-SIA
CHAPTER 055


__ADS_3

ENJOY YOUR READING GUYS 🌿🌿🌿🌿🌿🌿


Bian yang sedang focus menyetir mobil terlihat santai, sementara Bianca sedang asyik chat dengan teman-temannya entah apa yang di obrolin, Bian ga pernah melarang Bianca untuk bergaul dengan siapapun baik lelaki juga perempuan, yang penting teman-teman Bianca tidak membawa pengaruh buruk bagi Bianca maka Bian tidak akan memprotect siapa-siapa yang menjadi teman putrinya itu, sementara Kimberly yang duduk di kursi belakang terlihat sedang memikirkan hal-hal yang tadi dia lihat di restoran selama hampir dua jam dan menurut dia memang ada yang tidak di katakan Bian kepada dia juga Bianca dan pastinya keluarga Bian yang ada di America, karna, kalau Bian cerita pasti mommy nya Bian akan mengatakan pada dia.


"Lex, sepertinya kamu sangat dekat dengan kedua anak kecil tadi? apa kamu sangat akrab dengan kakaknya sampe dengan adik-adik nya pun kamu sangat dekat?" Kimberly akhirnya menanyakan apa yang menjadi pertanyaan nya, karna sangat penting buat dia tau apa hubungan Alex dengan perempuan bernama Anya itu.


"Ya.... lumayan, karna setiap aku ada meeting dengan client di restoran itu mereka selalu ada di sana, karna Bianca jauh dariku jadi mereka selalu mengingat kan ku pada Bianca" Bian mencoba memberikan alasan yang masuk di akal, karna dia sangat tau Kimberly bukan tipe perempuan yang dengan mudah percaya begitu saja dengan apa yang dia dengar, walau dia tidak punya hubungan apa-apa dengan Kimberly dia harus membuat suasana harus tetap kondusif, bukan juga karna dia takut dengan ayah Kimberly yang seorang pejabat penting di kota tempat dia tinggal di America, dia hanya ingin semua berjalan tenang karna dia masih harus focus dengan bisnisnya jadi dia tidak ingin di ganggu dengan masalah lainnya.


Kimberly masih memandangi Bian yang sedang menyetir mobil, dia tau Alex tidak berkata yang sebenarnya dan dia akan mencari tau sendiri saat hari ulang tahun Bianca nanti.


xxxxxxxxxxxxx

__ADS_1


Sementara di tempat karaoke dimana dulu Anya bekerja terlihat mantan management Anya sedang berbicara dengan seorang pria yang sepertinya bukan orang Indonesia karna mereka menggunakan bahasa inggris dalam berbicara.


"Saya akan bayar berapapun asal karyawan Tuan yang bernama Anya mau menemani saya berkaraoke" Ujar pria dengan bahasa inggris yang berbau logat Japan.


"Maaf Tuan, ini bukan masalah uang Tuan, karyawan kami yang bernama Anya sudah sangat lama resign dan kami juga tidak tau sekarang dia bekerja dimana" Manager tersebut mencoba menjelaskan untuk kesekian kali bahwa Anya sudah tidak berada di perusahaan mereka.


Pria Japan itu terlihat sangat kesal mendapatkan kabar kalau wanita yang dia inginkan sudah tidak ada di sini, kalau bukan karna masalah perusahaan pasti dia tidak akan pergi dari Indonesia beberapa bulan lalu sebelum mendapatkan gadis itu, sekarang dia harus mencari kemana gadis itu! dia selalu memikirkan gadis itu selama dia berada di negaranya, dia benar-benar ingin memiliki gadis itu bukan hanya untuk satu atau dua malam tapi dia ingin memiliki gadis itu untuk selamanya, Pria Japan itu memberikan isyarat pada lelaki yang ada di sampingnya untuk pergi dari situ , karna tidak ada gunanya dia berada di sana jika wanita yang dia inginkan tidak berada di tempat itu lagi, dan lelaki yang ada di samping pria Japan itu mengerti dengan lose yang di berikan padanya.


"Baiklah Tuan, Tuan silakan menyelesaikan nya di bagian kasir" Manager tersebut langsung tude point tanpa basa basi lagi.


Pria Japan yang bernama Ichiro itu berjalan meninggalkan kamar tersebut tanpa berkata apapun lagi, mungkin karna hatinya yang sedang tidak enak jadi tidak memperdulikan sekelilingnya dan manager tempat tersebut hanya bisa menggelengkan kepalanya, karna masih banyak tamu-tamu yang menanyakan keberadaan Anya dan Rica, tapi dia bisa jawab apa, karna bukan kapasitas dia untuk memberikan info tentang karyawan nya walau sudah resign sekalipun, karna kalau ada kejadian buruk yang terjadi bisa-bisa malah menyeret namanya ke dalam masalah.

__ADS_1


Pria Japan yang sudah berada di dalam mobilnya terlihat memijit-mijit dahinya karna sibuk memikirkan dimana dia harus mencari gadis bernama Anya itu, karna Jakarta bukan kota yang kecilnya yang bisa dengan mudah.


"Maaf Tuan apa kita langsung ke hotel?" Pria yang tadi berbisik pada pihak manager tempat karaoke tersebut.


"Kita pergi ke club di tempat biasa" Ichiro minta di antarkan ke temat lain, daripada dia kembali ke hotel, dia pasti akan terus memikirkan gadis itu dan itu benar-benar membuat darahnya menjadi panas karna dia sudah menunggu untuk bisa bertemu dengan gadis yang sudah dia yakini bisa dia dapatkan untuk dia jadikan ratu di istananya di Japan sana.


lelaki tersebut menganggukan kepalanya tanda mengerti dan segera melajukan mobilnya menuju ke jalan yang mengarah ke arah tempat yang di maksud Ichiro berada.


BERSAMBUNG


LIKE YA GUYS SETELAH KALIAN SELESAI BAVA

__ADS_1


__ADS_2