PENGORBANAN YANG TERSIA-SIA

PENGORBANAN YANG TERSIA-SIA
BAGIAN 50


__ADS_3

ENJOY YOUR READING GUYS 🍁🍁


Yana dan Jesslyn sudah kembali dari liburan mereka di Hawaii dan mereka sudah berada di rumah mereka karna baru tiba dari airport yang di jemput oleh supir mereka Pak Slamet, Jesslyn menjatuhkan tubuhnya di atas sofa Mommynya sudah naik ke lantai dua sementara koper-koper mereka di bawa oleh para asisten rumah tangga.


'Adek, bersih-bersih dulu sebelum istirahat" Yana membalikan tubuhnya ke arah Jesslyn sebelum melanjutkan langkahnya untuk naik ke kamarnya.


"Iya Mom" Jesslyn beranjak dari tempatnya dan berjalan mengikuti mommynya naik ke lantai dua rumah mereka.


****


Jesslyn berjalan ke ruang keluarga dan mendapatkan mommynya sedang asyik menonton televisi, Jesslyn merebahkan tubuhnya dan menjadi kan paha mommynya sebagai bantal, Yana tersenyum melihat putrinya yang kumat sifat manjanya, Yana mengelus rambut putri semata wayangnya itu.


"Mom" Jesslyn memanggil mommynya dan melihat dari atas kepalanya.


",Kenapa sayang?" Yana kbali focus dengan acara yang dia tonton tapi tetap mendengarkan apa yang di katakan oleh putrinya.


"Mommy sadar ga kalau Om Bram itu suka sama mommy" Jesslyn mengungkap kan apa yang menjadi pemikiran nya selama mereka bersama di Hawaii satu minggu lebih.


Yana cukup kehilangan focus saat mendengar apa yang di katakan oleh putrinya itu, karna hal itu tidak pernah terpikirkan olehnya sama sekali dengan kedekatan antara dia dan Bram.


",Kok adek bisa ngomong kayak gitu?" Yana masih ingin mendengar pernyataan putrinya lebih lanjut.


"Karna adek bisa ngeliat dan ngerasain selama Om Bram barengan sama kita, Om Bram itu selalu melakukan apapun yang kita ingin lakukan dan membuat semuanya menjadi sesuatu yang lebih woow, kan ga mungkin kalau Om Bram ngelakuin itu karna sekedar nganggap mommy sebagai temannya" Jesslyn benar-benar menjabarkan apa yang menjadi perhatian nya selama seminggu ini.


Yana terdiam mendengar penjelasan putrinya itu dan dia cukup surprise dengan apa yang menjadi penjelasan putrinya karna memang dia tidak pernah berpikiran terlalu jauh atau berlebihan dengan semua yang di lakukan Bram untuk dirinya dan juga Jesslyn.


"Mom Adek ke kamar ya udah ngantuk" Jesslyn bangun dari posisinya lalu mencium pipi mommy nya.


"Night mom"


"Night baby" Yana juga mencium pipi putrinya itu dan memandang tubuh Jesslyn hingga naik ke tangga menuju lantai dua.


****


Jesslyn sudah berada di dalam kamarnya dan pandangan nya jatuh pada layar smartphone nya yang menyala, Jesslyn berjalan ke arah smartphone nya dan mengambilnya, dia melihat ada chat masuk ke wA nya, Jesslyn membuka layar smartphone nya dan membuka aplikasi wAnya untuk melihat siapa yang mengechatnya apa gank squad nya atau Daddynya dan setelah di lihat ternyata itu dari Jerycho.


Jerry


Hai Jess, lagi apa?"


Jesslyn membaca chat yang di kirim Jerry untuknya, setelah berpikir sesaat Jesslyn mulai mengetik di layar smartphone nya.


Jess


Hai Jerr"


dan tidak perlu menunggu waktu lama chat yang Jesslyn kirim langsung berbalas.


Jerry


Aku baik, kamu masih di Hawaii?"


Jess

__ADS_1


Dari siang udah sampe Jakarta"


Jerry


Aku ganggu waktu istirahat kamu ga? kamu kan baru sampe"


Jess


Udah kok istirahat nya, cuma emang masih sedikit ngantuk"


Jerry


Ya udah, kamu istirahat aja, ngobrolnya kita sambung besok"


Jess


Ya udah kalau gitu aku tidur dulu ya"


Jerry


Ok Jess, night"


Jess


night"


Jesslyn menutup chat mereka lalu merebahkan tubuhnya di atas kasur king size nya dan tak lama Jesslyn sudah masuki dunia mimpinya.


****


"Hallo mas" Yana menyapa.


"Hallo Yan, maaf apa saya ganggu waktu istirahat kamu? kamukan baru sampe soalnya" Terdengar suara baritone Bram di speaker telpon.


"Ga pa-pa mas, tadi udah sempat istirahat kok sebentar" Yana tersenyum kecil walau Bram tidak bisa melihat itu.


"Jesslyn udah tidur?" Bram menanyakan keberadaan Jesslyn.


"Baru naik ke kamar, ngantuk katanya" Yana menjawab sambil merapikan kertas-kertas yang ada di dekatnya.


"Besok kamu ngantor?" Bram lagi-lagi bertanya.


"Iya, besok saya langsung ngantor karnakan udah di tinggal lama, banyak berkas yang harus di tanda tangani" Yana memijit pelipismya karna mulai merasakan kantuk di matanya dan menguap tanpa suara agar tidak terdengar ke kuping Bram.


"Ya sudah kalau gitu kamu istirahat, biar besok kamu segar bangunnya" Bram menyuruh Yana untuk beristirahat.


"Ya udah mas ya, makasih ya udah repot-repot nelpon" Yana kembali tersenyum.


"Ga masalah Yan, ya udah ya night" Bram mengucapkan selamat tidur.


"Night" Yana mengakhiri pembicaraan mereka, Yana mengambil remote TV lalu mematikan televisinya, Yana mengambil berkas-berkas yang tadi dia periksa lalu bangun dari duduknya dan berjalan menuju tangga untuk naik ke kamarnya.


****

__ADS_1


Jesslyn sampe di sekolahnya dengan mobil barunya hadiah karna mendapat nilai yang bagus dan masuk tiga besar di kelasnya, Jesslyn yang turun dari mobil mewahnya tanpa supir membuat Jesslyn menjadi perhatian semua murid-murid yang ada di sekolah, bukan karna Jesslyn nya tapi karna Jesslyn yang membawa mobil sendiri dan mobil yang di bawa Jesslyn juga mobil sport keluar terbaru, Jesslyn keluar dari dalam mobil nya setelah memarkirkan mobilnya di antara mobil lainnya dan ternyata gank squad nya juga kebetulan baru pada keluar dari mobil mereka, Tyara bersama dengan Gita karna rumah mereka yang berdekatan dan MichelleI yang juga membawa mobil sendiri.


"Weeee ada yang bawa mobil baru nich!" Tyara, Michelle dan Gita mendekati Jesslyn.


"Ini hadiah dari Opa gue" Jesslyn berjalan mendekati ketiga sahabatnya itu.


"Cus lah ke kelas, udah mau masuk nich" Jesslyn berjalan menyusuri koridor sekolah mereka menuju tangga untuk naik ke lantai dua dimana kelas mereka berada, sekolah Jesslyn yang terdiri dari empat lantai dengan tiga gedung karna kelas sepuluh hingga kelas duabelas berada di gedung yang berbeda, dan Jesslyn bersama tiga sahabatnya yang baru naik ke kelas duabelas berada di gedung yang khusus untuk kelas duabelas dan saat mereka masih kelas sebelas merekapun berada di gedung yang ada di depan gedung mereka saat ini.


"Guy's, kita di kelas berapa ya?" Gita mempertanyakan keberadaan kelas mereka.


"Loe tu ya, bukannya udah di kasih tau kita di kelas uang yang mana" Michelle yang selalu sewot saat Gita kumat lemotnya.


"Namanya juga lupa, ya kan Jess" Gita merapat ke arah Jesslyn mencari pembelaan.


"Udah sich ga usah ribut, kita di kelas IPA A1 Git" Tyara melerai kedua sahabatnya itu, sementara Jesslyn hanya terlihat cuek dengan Michelle yang emang jarang akur kalau udah deketan dengan Gita.


****


Bell istirahat berbunyi membuat semua murid-murid keluar bergegas dari dalam kelas untuk memyerbu kantin tentunya begitu pun dengan Jesslyn dan gank squad nya, mereka langsung menuju kantin yang berada di bagian samping lantai tersebut karna memamg setiap lantai memiliki kantin sendiri-sendiri karna jumlah murid di juga sangat banyak jadi tidak akan sanggup jika hanya ada satu atau dua kantin tapi murid-murid bebas mereka mau ke kantin mana selagi mereka tidak capek naik turun tangga mereka bebas mau nongkrong di kantin yang mana.


Jesslyn dan yang lain sudah mendapatkan menu yang ingin mereka makan karna memang menu yang ada lumayan lengkap, mereka sudah berada di salah satu meja dan siap menikmati makanan yang sudah mereka letakan di atas meja, Tyara terlihat asyik dengan smartphone nya


"Asyik banget sich? emang lagi chat sama siapa?" Michelle mencoba ngelongok ke arah layar smartphone Tyara, tapi Tyara langsung menutupi layar smartphone nya dengan tangannya.


"Pelit banget! loe punya pacar di belakang kita ya?" Michelle memicingkan matanya ke arah Tyara.


"Siapa yang pacaran! orang cuma chat'an doang! emang kalau chat'an udah pasti pacaran" Tyara balik sewot ke Michelle.


"Pada ngeributin apaan sich?" Jesslyn langsung jadi penengah bagi kedua sahabatnya itu.


"Ra, emang loe lagi chat apa siapa?" Jesslyn balik bertanya ke arah Tyara.


"Ama si Keenan, dia ngajakin kita semua ketemuan karna dia juga sama teman-temannya" Tyara menjelaskan isi dari chat nya.


"Bukannya mereka udah pada lulus ya?" Jesslyn bertanya lagi.


"Iya, makanya mereka punya banyak waktu buat ngajak kita ketemuan" Tyara menjawab seadanya.


"Emang ngajak ketemuan dimana?" Jesslyn.


"Katanya di Senayan city aja biar ga terlalu jauh" Tyara memberitaukan tempat yang menjadi lokasi.


"Ya udah ntar pulang sekolah kita ke sana, lagian juga ini hari pertama pasti pulangnya lebih cepat" Jesslyn mengingatkan para sahabat nya itu tentang kebiasaan di sekolah mereka jika di hari pertama sekolah.


"Loe udah bilang kalau kita pulang cepat hari ini?"


"Iya gue belum bilang, udahlah nanti aja pas kita pulang" Tyara melanjutkan makannya begitupun dengan Gita yang sedari tadi hanya mendengarkan tanpa berbicara sama sekali, karna kalau udah urusan makan Gita pasti yang paling focus dengan makanannya.


**BERSAMBUNG


like guys setelah membaca, jangan lupa baca juga cerita MENIKAHI CALON SUAMI KAKAKKU


makasih buat support kalian 🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2