PENGORBANAN YANG TERSIA-SIA

PENGORBANAN YANG TERSIA-SIA
CHAPTER 091


__ADS_3

ENJOY YOUR READING GUYS 🌿🌿🌿🌿🌿


"Done" Marsha berhenti main di meja craps dan menerima koin dengan jumlah yang sangat banyak.


"Kita ke meja poker yuk, permainan kartu lebih seru" Marsha menarik Anya ke meja poker yang masih menyisakan beberapa kursi kosong, Marsha duduk di temanin Anya di dekatnya, dan permainan pun berlangsung, kartu mulai di bagikan dan Marsha meminta Anya yang menerima kartu karna menurut Marsha tangan Anya membawa hoki, Anya yang mengerti cara bermain poker karna dia juga suka bermain secara online tapi tidak ada taruhan apapun, tapi kali ini ada banyak uang yang di percaya kan kepadanya, Anya mengambil kartu dan melihat kartu yang dia dapat ada empat kartu dengan angka yang berurusan dan dia hanya butuh satu angkat untuk menang, salah satu pemain menambah taruhan senilai lima puluh ribu dollar Anya melihat ke arah Marsha, Marsha yang susah melihat kartu Anya menganggukan kepalanya dan melemparkan koin senilai lima puluh ribu dollar, dealer membagikan kartu terakhir untuk para pemain, Anya mengambil kartunya dan ternyata angkanya sesuai yang dia mau, salah seorang pemain kembali menambah taruhan senilai seratus ribu dollar dan Marsha dengan berani mendorong semua sisa koinnya, Anya terkejut melihat keberanian Marsha, bagi orang-orang tertentu bisa berpikir kalau kartu Anya beneran bagus atau hanya nekad untuk menggertak pemain lain menjadi mundur, ada beberapa yang meletakan kartu mereka yang artinya mereka tidak lanjut main dan tersisa tiga pemain termaksuk Anya, kini taruhan di meja di total ada sekitar dua juta dollar, di rupiahkan sekitar tigapuluh milliar.


"Baik nona-nona dan tuan, silakan buka kartu kalian" Dealer meminta ketiga pemain yang terdiri dari Anya, satu perempuan dengan rambut pirang dan seorang pria paruh baya, mereka membuka kartu mereka semua, perempuan berambut pirang memiliki kartu straight dan tersenyum senang karna kartunya lebih baik dari pria paruh baya yang hanya memiliki kartu Three of a Kind, dan pria paruh baya itu sedikit kesal karna kalah banyak, Anya yang belum membuka kartunya menghela nafas panjang melihat kartu perempuan di sampingnya.


"Nona, please open tu your card" dealer kembali meminta Anya membuka kartunya, Anya membuka kartunya dengan perlahan dan saat kartunya terbuka ternyata juga straight tapi straight nya lebih besar dari milik si perempuan dengan rambut pirang, Marsha tertawa senang karna menang lagi bahkan baru satu putaran, bukan nilainya yang membuat Marsha senang, uang dua juta dollar bukan apa-apa buat dia, tapi dia senang karna Marsha memang tidak suka di kalahkan, ternyata kehadiran Marsha dan Anya sudah di perhatikan oleh sepasang mata yang merasa seperti mengenal wajah yang ada di samping Marsha, setelah yakin dengan apa yang di lihatnya pemilik nata itu yang ternyata seorang lelaki berjalan mendekati Marsha.

__ADS_1


"Waaaa seperti nya ada yang lagi hoki nich" Pria itu langsung berbicara di samping Marsha, Marsha yang mendengar ada suara di sampingnya melihat ke atas dan merasa surprise melihat wajah yang ada di dekatnya.


"Danu.. apa kabar, kau sedang main juga?" Tanya Marsha yang menjawab sapaan Danu, sementara Anya melanjutkan permainan nya dan tidak memperdulikan kehadiran pria yang sedang berbicara dengan Marsha.


"Ya, main kecil lah, hanya menang dua kali, sepertinya kau sedang hoki" Danu melihat koin yang menumpuk di meja Marsha dan Anya.


"Seriously" Danu tidak percaya dengan apa yang di katakan Marsha.


"Apa kau pernah melihat ku berbohong" Marsha memperlihatkan wajah seriusnya, Marsha melihat ke arah Anya saat merasa gaunnya di tarik pelan, Marsha melihat ke arah kartu yang di perlihatkan Anya padanya, Danu juga tertegun dengan kartu milik Anya.

__ADS_1


Marsha terlihat berpikir dan melihat ke arah meja, ternyata taruhannya lumayan banyak, Marsha meletakan koin senilai satu juta, karna kalau dia lepas semua takutnya pemain lain akan langsung mundur, melihat nilai taruhan ada dua orang yang mundur, seorang pria muda melemparkan kunci mobil dengan logo banteng yang berarti itu adalah kunci mobil Lamborghini terbaru, Marsha pun mendorong sisa koinnya dan melepas kalung berlian nya dan pemain lain pun meletakan barang berharga mereka agar sesuai dengan nilai taruhan, Danu yang melihat nilai taruhan hanya tersenyum karna jumlah segitu sudah sangat biasa bagi para pengusaha di dunia, setelah selesai meletakan taruhan, satu persatu pemain membuka kartu mereka, ada yang kartunya Full House, ada yang four of kind, bahkan ada dua orang yang memiliki Full House, Anya dengan senyum lebar membuka kartunya yang ternyata kartu yang sangat susah di dapat , kartu Anya adalah Royal Flush, kartu dengan nilai besar dengan satu gambar yaitu gambar hati, me l ihat kartu perempuan dengan wajah Asia yang menjadi lawan mereka semua pemain hanya geleng-geleng kepala melihat keberutungan secara beruntun, dan taruhan yang paling besar di meja itu mungkin adalah kunci mobil Lamborghini Veneno Roadster, karna harganya yang selangit, Marsha pun memutuskan untuk berhenti bermain karna dia sudah membawa puluhan juta dollar malam ini, sedangkan Danu yang melihat Anya seperti memang membawa keberutungan dan membuat dia benar-benar ingin memiliki gadis itu, setelah mendapatkan nomer telpon dari semua pemilik barang berharga untuk mengambil sertificat dari barang-barang tersebut Marsha dan permisi dari meja tersebut, dan Marsha memberikan cek lima puluh ribu dollar kepada dealer yang memimpin permainan ini. dan Marsha menyuruh asistennya untuk mengurus penukaran koin-koin nya, juga barang-barang berharga yang menjadi taruhan mereka tadi, Danu mengajak Marsha dan Anya untuk turun ke lantai satu dimana cafe berada.


****


sedikit info, untuk para sultan-sultan(borju) casino adalah hiburan untuk melepas penat mereka karna capek kerja, masalah taruhan, mereka ga berpikir angka, jangan cuma mobil, pesawat pun mereka jadikan taruhan, menang syukur kalah ga masalah, jadi sebenarnya gambling itu untuk para orang kaya yang melebihi uang, bahkan di negara Emirates arab pun, percaya ga percaya, orang-orang kayanya biasa dalam gambling, karna itu cuma hiburan buat mereka, buat kantongnya yang Pas Pas'an ga usah ikutan gambling, apalagi kalau selalu kalah , mending uangnya buat makan dan masadepan anak.


BERSAMBUNG


like guys selesai baca

__ADS_1


__ADS_2