
ENJOY YOUR READING GUYS 🌿🌿🌿🌿🌿
Di dalam kamar tempat Anya di sekap terlihat Anya baru sadar dari pingsannya, Anya yang masih seperti orang linglung memperhatikan sekeliling nya dan dia merasa asing di tempatnya sekarang, Anya mencoba mengingat apa yang terjadi pada dirinya, terakhir yang dia ingat adalah dia baru selesai buang air kecil dan keluar dari dalam toilet dan tiba-tiba dia merasa semua langsung gelap dan dia ga ingat apapun lagi, Anya menguatkan tubuhnya untuk berdiri dan dia baru sadar kalau dia berada di atas tempat tidur, Anya langsung melihat ke arah pakaiannya dan dia bersyukur karna pakaian nya masih lengkap di tubuhnya, Anya memang bukan tipe orang yang gampang panik, mungkin karna harus mengurus dua adik sekaligus itu membuat Anya sudah terlatih untuk bersabar dan tidak gampang panik dalam situasi apapun, dan saat ini dia sadar kalau dirinya di culik tapi atas dasar apa ? dia bukan anak orang kaya, bukan orang penting juga, atau jangan-jangan dia di culik oleh kelompok perdagangan manusia, ya tuhan jangan sampe itu terjadi, Anya berjalan ke arah pintu dan mencoba menekan gagang pintu untuk membuka pintu kamar tersebut dan ternyata pintu itu di kunci, lalu Anya berjalan berjalan ke arah jendela yang tertutup rapat dan berharap jendela itu tidak ada teralisnya, jadi dia hanya perlu memecahkan kacanya untuk bisa kabur, dan saat sampe di depan jendela dia harus kecewa karna ternyata jendela itu memakai teralis, dia melihat ke arah luar dan yang dia lihat hanya halaman yang sangat luas dan tidak tampak ada manusia yang lewat di halaman tersebut, Anya ga ngerti karna sudah duakali mengalami penculikan, apa ini motipnya sama? ada pria yang suka dengan dia dan ingin membawanya ke luar negeri, jika iya, siapa? seingatnya dia ga pernah merasa ada tamu yang terobsesi pada dirinya, kalau kasus tuan Ichiro kemarin dia memang ingat tapi karna dia berpikir penolakan nya tidak akan bermasalah makanya dia melupakan nya, tapi setelah kejadian dengan tuan Ichiro dia mencoba mengingat apa ada tamu yang terlihat terobsesi dengan dirinya, tapi dia merasa tidak ada yang terobsesi berlebihan, lalu apa motif penculikan dirinya kali ini, saat Anya sedang berpikir tentang motif penculikan dirinya, terdengar suara kunci di putar dan terlihat pintu di buka dari luar, lima orang laki-laki bertampang bule berjalan masuk ke dalam kamar dan tersenyum smirk melihat tawanan mereka sudah sadar, Anya memepetkan tubuhnya ke jendela dan mencoba membuang rasa takutnya saat melihat lima pria dengan tattoo yang memenuhi tangan mereka.( jangan memandang jelek soal orang yang bertatto, karna tidak selalu tatto itu image nya jelek , contoh, chef Juna tattonya satu badan, tapi baiknya ga kira-kira, justru tatto itu adalnya dar i kasta ninggrat, pada jaman kerajaan-kerajaan romawi, jadi please jangan under estimed tentang tatto).
"Sorry Sir, ke kenapa kalian menculik saya? saya tidak mengenal kalian karna saya turis di negara ini" Anya langsung tude point menanyakan kenapa dirinya di culik.
"You so beautiful, mungkin kalau kau bukan target kami, bisa jadi aku atau salah satu dari kami akan menjadikan mu istri" Salah satu dari pria itu berujar dan tidak menjawab pertanyaan gadis di depan mereka.
"Sa saya akan memberikan semua uang saya asal kalian lepaskan saya" Anya mencoba untuk bernegosiasi dengan para penculiknya.
"Nona, kau tau kami mendapatkan bayaran berapa untuk membawa mu? kami mendapatkan duapuluh juta dollar, dan kau tau kalau kami menjual dirimu kami mendapatkan tambahaan sebesar lima juta dollar, jadi apa kau bisa memberikan saat ini juga uang sebesar tigapuluh juta dollar untuk membayar kebebasan mu?" Laki-laki yang sepertinya menjadi ketua dari keliama laki-laki yang ada di situ, karna dari tadi hanya dia yang selalu bicara.
Anya terdiam mendengar jumlah uang yang di sebutkan pria itu, karna dia sangat tau jumlah semua tabungannya jauh dari jumlah yang di sebutkan pria itu, karna dia tidak pernah meminta uang kepada Bian, kecuali tiba-tiba Bian mentransfer uang ke rekening nya.
__ADS_1
"Kalau kau tidak bisa, lebih baik kau diam dan tunggu saja nasibmu" Pria itu berjalan mendekati Anya,, pria itu memandang Anya dari ujung rambut sampe ujung kaki, pria itu mengelus wajah mulus Anya, tapi Anya langsung menepisnya dengan kasar dan menggeser posisinya agar sedikit menjauh dari pria yang sudah berani menyentuh nya.
"Kalau bukan karna kami mau menjualmu sudah di pastikan kami akan menikmati tubuh sexymu ini secara bergilir sebelum kau kami habisi atau kami jadian pelacur di tempat hiburan!" Pria itu tersenyum sinis sambil mengelus bibir gads di depannya paksa, sebenarnya dia sangat ingin sekedar menyicipi bagian atas tubuh perempuan ini,tapi karna mereka yang sudah mempunyai janji dengan pihak yang bersedia membeli perempuan ini dengan harga tinggi maka dia harus menjaga perempuan ini tanpa bekas pelecehan sedikitpun, karna pria itu takut kalau dia melakukan nya dia pasti akan melakukan hal lebih tidak hanya sekedar *** di bagian atas tubuh perempuan yang ada di depannya ini, Anya sedikit ngeri mendengar ucapan pria di depannya ini, dia juga tidak tau kemana dia akan di jual , Anya hanya teringat pada kedua adiknya, apa yang akan terjadi pada kedua adiknya jika dia tidak kembali, tapi dia bisa sedikit lega, seandainyapun dia mati dia sudah menitipkan kedua adiknya kepada Rica, ya dia pernah berpesan kepada Rica jika suatu saat Bu Tuti menghubungi nya itu berarti dia sudah tidak ada dan berharap Rica mau mengurus kedua adiknya dan semua usahanya, dia juga sudah berbicara k e pada pengacara yang dia tunjuk yang dulu membantu mengurus mengclaim asuransi kemantian Papanya.
"Makanlah makanan yang kami bawa" Pria itu melepas tangannya dari bibir Anya dan memberi isyarat kepada yang lain untuk keluar dari kamar tersebut, Anya memandang makanan yang di bawa oleh para pria itu, dia baru merasakan kalau perutnya sangat kosong, seperti dia sudah lama tidak mengisi perutnya, dia tidak tau apa kali ini Bian bisa menolongnya karna sepertinya orang yang menculiknya kali ini bukan pria-pria yang dulu menculiknya, dia seperti merasa kalau yang menculiknya kali ini adalah sekelompok mafia.
****
Dino masih terlihat serius di depan komputer nya, dia sudah mencari tau siapa yang menculik Anya dan dari kelompok mana, Pintu kamar dimana Dino berada di buka dari luar terlihat Bian dan Marsha berjalan masuk dan langsung mendekati Dino yang masih focus dengan komputer nya, melihat kedatangan kedua bossnya langsung berdiri dan membungkukan tubuhnya sebagai tanda hormatnya, Bian melihat ke arah layar komputer yang masih menyala.
Dino mematikan lampu ruangan dan mengarahkan proyektor yang udah dia siapkan dan mengarahkan nya ke tembok putih yang ada di depan untuk menampilkan gambar yang ada di dalam proyektor tersebut dan menampilkan photo-photo beberapa orang.
"Saya tidak mendapatkan nama-nama mereka boss tapi yang penting boss saya sudah mendapatkan pentujuk mereka dari kelompok mana" Dino mulai menjelaskan tentang gambar-gambar yang ada di depan, Bian dan Marsha mendengar kan dengan seksama apa-apa yang di katakan oleh Dino dengan wajah dinginnya dan aura yang menakutkan.
__ADS_1
"Mereka dari kelompok mana?" Bian langsung tude point, karna dia udah ga sabar untuk membolongi kepala orang-orang yang udah berani menyentuh wanita nya.
"Mr liat tattoo naga merah di leher mereka" Dino menunjuk tatto naga merah yang berada di bangian samping leher para pria yang ada di gambar tersebut, Bian memperhatikan dengan teliti dengan apa yang di katakan Dino dan iya dia melihat ada tattoo naga merah di leher para pria yang ada di gambar tersebut.
"Jangan bilang kalau mereka adalah orang-orang dari " Bian tidak melanjutkan ucapan nya tapi malah memenatap wajah Dino.
Dino menganggukan kepalanya.
"Benar Mr mereka dari kelompok red dragon" Dino membenarkam ucapkan Bossnya walau hanya tatapan mata.
"Persiapkan pertemuan dengan tuan Reno' Bian memberikan perintah yang tidak bisa di bantah, Marsha hanya meliat dan mendengar dan dia juga tau tentang red dragon, mafia asli Perancis yang hampir di ketahu oleh semua warga Perancis.
" Baik Mr" Dino segera mengambil smartphone nya dan terlihat menghubungi seseorang.
__ADS_1
BERSAMBUNG
like ya guys...