
ENJOY YOUR READING GUYS 🌿🌿🌿🌿🌿
Anya keluar dari dalam kelasnya dan berjalan menuju kantin, sampai di kantin Anya sedikit heran melihat teman-temannya khususnya anak kampus sibuk pada kasak kusuk berkelompok entah membicarakan apa, Anya melihat cuma Sandra yang duduk sendiri dan sedang tidak bergosip karna memang Sandra kurang suka membicarakan hal yang tidak penting, apalagi cuma mengkepoin sesama anak kampus, walau di kampus ini banyak anak-anak yang status financial nya selevel dengan Sandra tapi Sandra terlihat biasa aja untuk bergaul dengan mereka dan alasan itulah yang membuat Anya bisa akrab dengan Sandra, karna Sandra jauh dari kesan tukang gosip.
"Loe kemarin bolos kemana?" Tanya Sandra saat Anya sudah duduk di depan nya.
Anya tidak langsung menjawab, dia memanggil pelayan kantin dan memesan makanan kesukaan nya complete dengan es Cappuccino nya.
"Kemarin gue ada urusan penting yang harus di selesaikan jadi ya terpaksa, untungnya tadi Pak Eman tidak mempermasalahkan hal itu" Ujar Anya sambil menikmati cemilan ringan yang memang sengaja di sediakan oleh Ibu kantin.
"San, itu pada kenapa sich? pada kepoin apa sampe pada gerombolan gitu?" Anya akhirnya kepo juga dengan keadaan yang ada di sekitar mereka.
"Emang loe ga tau?" Sandra malah balik nanya.
"Tau soal? lagian kalau gue tau ngapain gue nanya" Anya memasukan sepotong cemilan ke dalam mulut nya.
"Tadi anak cewe dari kelasnya si Arya bilang kalau si Arya keluar dari kampus kita dan pindah keluar negeri dan herannya si Dani sama si Barjo juga ikut keluar, makanya pada ngerasa aneh dan super kepo gitu" Sandra menyanpaikan apa yang dia dengar.
Anya terdiam mendengar penjelasan Sandra tentang rame-rame yang sedang terjadi, karna memang dia tidak pernah menanyakan tentang apa yang di lakukan Bian kepada Arya dan gengnya karna dia tidak mau membahas hal yang takutnya akan membuat dia trauma.
__ADS_1
"Tapi ya Nya, gue juga ngerasa aneh karna udah semingguan ini si Arya sama gengnya ga pernah keliatan di kampus, padahal mau mereka datang kuliah atau sekedar tebar pesona doang mereka pasti datang, kan loe taulah si Arya ngerasa sebagai pemilik kampus ini cuma karna bokapnya jadi donatur tetap di sini" Ujar Sandra yang kekepoannya mulai keluar.
mendengar itu dan kalau di hitung-hitung harinya sama persis dengan hari kejadian Arya menculik dia, Anya semakin yakin pasti ada campur tangan Bian dengan keluar nya Arya dan gengnya dari kampus ini.
"Gimana San acara loe ama cowo loe sukses?" Anya sengaja mengalihkan pembicaraan mereka sambil menikmati pesanannya yang udah sampe di mejanya.
"Sukses, walau gue nervous juga pas cowo gue minta gue ke ortu gue, tapi acara resminya masih tiga bulan lagi selesai pengangkatan cowo gue sebagai CEO gantiin bokapnya yang harus ngejalani pengobatan di luar negeri" Ujar Sandra dengan detail.
"Jadi calon mertua loe sedang sakit?" Tanya Anya lagi.
"Ya gitu dech, makanya mereka mau gue ama cowo gue cepat nikah selagi bokapnya masih ada, katanya jaga-jaga aja takut ada apa-apa sama bokapnya, tadinya gue mau kita nikah setelah gue kerja dulu dua tahun, tapi karna bokapnya udah sering masuk rumah sakit, akhirnya di putuskan dua bulan setelah tunangan kita nikah. padahal kita lulus aja masih empat semester lagi" Ujar Sandra.
"Ada satu, dia ga suka kalau gue ngaret walau cuma lima menit hehehe" Sandra tertawa mengungkapkan satu kekurangan cowonya.
"Wajarlah San, namanya manusia, malaikat ama jin aja ga ada yang sempurna.
"Kata siapa malaikat ga sempurna?" Sandra menatap serius.
"Ya emang, malaikat kan ga punya nafsu, kalau malaikat punya nafsu ntar sibuk pacaran ama bidadari hahahaha" Anya sengaja tidak mau terlalu serius.
__ADS_1
Sandra ikut tertawa mendengar ucapan Anya yang emang ada benarnya juga, karna memang ga ada mahluk yang di ciptakan tuhan dengan sempurna.
sedikit info guys, kenapa orang kaya selalu dapat orang kaya, sebenarnya ga gitu juga, itu semua tergantung bagaimana usaha kita dalam mencari jodoh dan usaha untuk mendapatkan nya, contoh, ada teman saya, dia cuma anak biasa rumah pun masih ngontrak tapi karna beasiswa dia kuliah di universitas yang isinya 90% anak orang kaya, dan dia pede saat pacaran sama orang kaya, ga ada dia berpikir, gue orang miskin ga pantes sama orang kaya atau orangtua nya ga bakal nerima dia, itu semua cuma ada di sinetron, kalau dunia nyata, semua tergantung usaha kita, kalau kita pasrah ama hidup kita dan berpikir jodoh kita yang sama dengan kita, maka hal itulah yang akan terjadi, seperti nia ramadhanilah, walau dia artis tapi mamanya cuma pekerja biasa tapi nia percaya kalau jodoh dia tergantung dia pilih siapa dan usaha dia untuk bisa bersama, dan orangtua cowonya ga masalah dia cuma artis biasa dan dari keluarga biasa, dan jangan lupa cowo ama cewe bisa nikah tergantung keinginan berdua, kalau salah s atu nyerah dengan alasan ini itu, pasti cuma bilang bukan jodoh dan bukan takdir, TUHAN tidak pernah mengatur jodoh hambanya, karna kalau tuhan mengatur jodoh hambanya dan menetukan takdir jodoh hambanya kenapa juga orang nikah beda agama di larang? katanya jodoh takdir TUHAN,tuhan yang nentuin, berarti kalau orang nikah beda agama itu pun takdir TUHAN, manusia di bebaskan mau berbuat apapun dengan hidup mereka, entah itu melanggar hukum Islam atau hukum negara, karna tuhan sudah menyiapkan akhirat untuk manusia mempertanggung jawabkan pilihan mereka di dunia, apapun itu.
xxxxxxxxxxxxx
Sementara di sebuah rumah mewah terlihat Hartono sedang duduk berhadapan dengan anak sulungnya, siapa lagi kalau bukan Arya, anak yang membuatnya dalam masalah dan rugi besar.
Arya tidak berani menatap wajah Papanya yang terlihat sangat marah, bahkan Papanya sampe menampar nya beberapa kali terlihat dari tanda bekas jari di wajahnya, padahal selama ini Papanya tidak pernah main tangan.
"Dasar anak tidak tau diri! jadi selama ini kerja mu cuma mengumbar nafsu di luaran sana! kamu tau karna ulah mu Saya kehilangan uang puluhan milliard dan proyek trilliunan agar kau tidak masuk penjara yang bisa menghancurkan nama baik keluarga ini! apa kau tidak bisa mencari Jal*ng untuk memuaskan nafsu mu! sampe kau menculik wanita lelaki lain yang bisa menghancurkan usaha Ayahmu yang di rintis selama puluhan tahun!" Hartono meluapkan kemarahannya.
"Besok kau berangkat ke Taxas lanjutkan kuliah mu disana dan tidak ada penolakan! selesai kuliah kau harus nikahi Dini! tidak ada penolakan dan kau harus tinggal di Kalimantan karna pria yang kau culik wanitanya tidak mau melihat wajahmu di pulau jawa ini atau dia akan menghancurkan keluarga kita, dan ingat jangan kau dekati perempuan itu! dan ingat! kalau sampe kau melanggar satu saja maka kau akan hilang dari kartu keluarga saya dan siap-siap jadi gembel! setiap di minta membantu di perusahaan alasan sibuk kuliah! taunya sibuk mengumbar nafsu! ingat semua perkataan saya ini, karna saya tidak akan mengulanginya lagi!" Hartono langsung mengultimatum putra sulungnya itu, dan Arya hanya mendengarkan dan tidak berani membatah walau satu kata, walau di hatinya dia masih penasaran dengan tubuh Anya dan pria bule yang telah membuat nya seperti ini, ada rasa dendam juga di hatinya, tapi dia juga takut jika Papanya benar-benar melakukan apa yang di katakan barusan.
BERSAMBUNG
like guys
BERSAMBUNG
__ADS_1
selesai baca langsung like ya, gratis kok, sekaligus biar bikin author nya semakin semangat buat up,