
ENJOY YOUR READING GUYS ππ
Rika dan Anya masih asyik dengan obrolan mereka baik tentang bisnis, kehidupan, anak-anak mereka dan yang ga bakalan ketinggalan pastinya tentang percintaan mereka.
"Loe sendiri gimana sama doi? dia di sibi atau sedang di L,A?" Rika bertanya pastinya tentang pasangan Anya yang baru setelah Anya memutuskan untuk mengakhiri hubungannya dengan Bian, bahkan hubungan Anya dengan kekasih barunya jauh lebih lama dari dia, hampir seumuran dengan si kembar.
"Sekarang dia lagi di LA, karna dia harus mengurus perusahaan orangtuanya yang suatu saat bakal menjadi tanggung jawab dia sepenuhnya, sekarang dia hanya membantu daddynya, jika daddynya sedang memenangkan banyak tender, dan juga dia maaih mengurus beberapa anak perusahaan milik Bian juga yang dari dulu sudah menjadi tanggung jawab dia" Anya menjelaskan tentang keberadaan kekasihnya.
"Kenapa Bian ga nyuruh istrinya aja buat ngurus beberapa perusahaannya? bukannya istrinya juga paham cara menjalankan perusahaan? dan bukannya dulu loe bilang Bian bakal ngurangi tanggung jawab doi loe?" Rika masih ingat dengan apa yang di katakan Anya saat mereka pertama kali bertemu Bali.
Anya sedikit menghela nafas, "Tadinya memang rencananya seperti itu, Bebeb gue cuma di kasih tanggung jawab perusahaan yang ada di Indonesia, tapi ternyata ada masalah yang mendadak terjadi, pengacara yang menjadi kepercayaan Bian atau lebih tepatnya pimpinan dari pengacara nya, menerima sogokan dari musuhnya sebesar 100 juta dollar agar Bian kalah atas kasus yang nilainya lebih dari 2Milliar dollar, akhirnya Bian harus mengganti firma hukum yang selama ini menghandle beberapa perusahaannya, dan meminta istrinya untuk mengepalai firma hukum tersebut agar bisa lebih mengontrol semua advocate yang bekerja pada perusahaannya, makanya istrinya batal untuk mengelolah perusahaan yang ada di L,A yang selama ini di handle bebeb gue" Anya menjelaskan lebih detail.
"Lalu rencana kalian ke depannya gimana? kapan kalian meresmikan hubungan kalian? bahkan kalian pacaran hampir tiga tahun?" Rika bertanya lagi.
__ADS_1
"Kalau dia maunya segera, tapi gue bilang nanti aja, nunggu kepastian dia bakal stay di mana, kalau di Bali, ya kita resmikan di Bali, kalau memang dia bakal stay in L,A ya mending di resmiin di sana aja, daripada di resmikan sekarang terus nyatanya dia lebih banyak di L,A kan gue malah jadi di tinggal terus ke L,A" Anya memyampaikan apa yang menjadi planning antara dia dan kekasihnya.
"Lama lagi dong?"
"Ga bisa di pastikan juga berapa lamanya, karna dia juga ga tau kapan Bian akan mendapatkan orang yang benar-benar bisa dia percaya untuk menghandle beberapa perusahaannya, karna gue sendiri udah minta ke Bian kurang dari dua tahun ke depan, udah jelas bebeb gue bakal stay di mana"
Rika hanya menganggukan kepalanya mendengar perjelasan sahabatnya itu, buat dia selalu yang terbaik untuk sahabatnya itu, karna sahabatnya itu juga berhak bahagia dengan pilihannya, dan juga sahabatnya itu sudah mengorbankan masa mudanya dengan mengurus kedua adiknya, bahkan rela bekerja sebagai pemandu karaoke yang selalu di pandang sebelah mata oleh orang lain.
"Kayaknya gue langsung ke Apartment aja, nich kayaknya si kembar udah pada ngantuk" Anya menunjuk ke arah si kembar yang sudah tertidur di tangan pengaauh mereka.
"Ya udah, gue ikut dech, kita lanjut obrolannya di apartment loe aja" Rika merapikan putranya yang sedang bermain di kursi booster nya.
Anya pun meminta kepada para pengasuh anak-anak nya untuk merapikan si kembar agar mereka bisa segera pergi.
__ADS_1
xxxxxxxxxxxx
Rika baru saja sampe di rumahnya dan dia mendengar sepertinya ibunya sedang berbicara dengan seseorang, karna penasaran Rika mempercepat langkahnya untuk segera melihat siapa yang sedang berbicara dengan ibunya, dan saat Rika sudah sampe di ruang keluarga Rika melihat ibunya sedang berbicara dengan Bryan dengan Zheon di pangkuannya, hari ini Zheon memang tidak ikut ke cafe karna sedang tidak enak badan, karna ga mau putranya semakin sakit Rika memutuskan untuk tidak membiarkan putranya datang ke cafe. Zheon yang sedang berada di pangkuan Bryan saat mendengar suara langkah Mommynya langsung memandang ke arah Rika dan saat melihat benar itu Mommynya Zheon langsung minta turun dari pangkuan Bryan dan berjalan cepat mengejar Mommynya, Rika yang melihat putranya yang berjalan ke arah nya langsung mempercepat langkahnya untuk menangkap putranya agar tidak sampe terjatuh, dan benar saja, Zheon langsung melompat ke pelukan Mommynya dan untung nya Rika cepat menangkap tubuh putranya dan menggendong nya.
"Hai baby, kangen sama mommy?" Rika menciumi wajah Zheon yang pastinya membuat Zheon tertawa geli karna Mommynya menciuminya tanpa henti.
"Hai Honey" Bryan bangun dari tempat duduknya dan menyapa kekasihnya dan memberikan kecupan kecil di pipi Rika.
"Hai babe?" Rika mengusap lengan Bryan dan keduanya berjalan kembali ke sofa dimana si mamah duduk sambil menonton sinetron favouritnya.
BERSAMBUNG
selesai baca like ya guys, jangan lupa baca juga cerita MENIKAHI CALON SUAMI kakakku, thanks buat kalianπππ
__ADS_1