
ENJOY YOUR READING GUYS 🍁🍁
Dino baru selesai meeting dengan salah satu kliennya, Dino mendapat kepercayaan untuk menghandle beberapa anak perusahaan Bian yang berada di Indonesia khususnya di bidang perhotelan seperti hotel dan resort yang berada di dua puluh provinsi di Indonesia, sedangkan sepupu Bian menghandle anak perusahaan di bidang otomotif, gas bumi dan tambang yang berada di pulau Kalimantan, Sumatera dan juga di provinsi bagian timur Indonesia.
Dino berjalan ke ruangannya di ikuti oleh sekertaris nya, Dino membuka pintu ruangannya dan berjalan masuk lalu duduk di kursi nya.
"Lia, tolong kamu periksa proposal yang tadi Mr Stewart berikan, periksa apa sesuai dengan presentasi yang tadi di berikan" Dino memberikan tugas kepada sekertaris nya.
"Baik Sir" Lia sang sekertaris segera berjalan keluar dari ruangan Dirutnya dan kembali ke mejanya yang berada tepat di depan ruangan boss nya, dan Lia langsung memulai tugasnya yang baru saja dia terima untuk mengecek proposal dari perusahaan Mr Stewart yang bergerak di bidang furniture yang mengajukan diri sebagai penyuplai untuk semua hotel dan resort milik dari Big boss mereka yang belum pernah dia ketemu tapi photo nya ada di ruangan Dirutnya dan juga di ruang meeting, seorang bule yang katanya tinggal di America.
__ADS_1
xxxxxx
Dino merenggangkan tubuhnya yang berada di atas kursi, Dino melihat ke arlojinya sudah mendekati jam makan siang, Dino bangun dari tempat duduknya tapi sebelum meninggalkan kursi nya Dino memandang ke arah bingkai photo yang ada di atas meja kerjanya, Photo seorang perempuan yang sudah dia lukai hatinya yang ternyata masih memiliki hatinya seratus persen, walau sudah tiga tahun berlalu belum ada perempuan yang bisa menggantikan posisi Rika di hatinya, ya, photo perempuan yang ada di atas meja kerjanya adalah photo Rika selain photo keluarga nya, Dino mengambil bingkai photo tersebut.
"Kapan aku bisa menemukan mu? aku ingin menebus semua kesalahan ku dan memperbaiki segalanya" Dino berujar lirih sambil mengelus wajah Rika yang ada di dalam photo tersebut. Dino meletakkan kembali bingkai photo tersebut kembali ke tempatnya, lalu Dino melanjutkan langkahnya menuju pintu ruangannya dan keluar dari ruangan nya, Dino menghentikan langkahnya saat berada di depan meja sekertaris nya.
"Baik Sir" Lia menganggukan kepalanya, dan memandangi punggung atasan nya itu yang terus menjauh, dan tidak sedikit karyawati di perusahaan tersebut yang menggilai Dirut mereka itu, kadang banyak karyawati yang sengaja memakai rok kerja yang sedikit sexy berharap di lirik oleh Dino apa lagi mereka mendengar gosip kalau Dirut mereka itu belum memiliki pasangan bahkan di negaranya.
"Hei... daripada kalian ilerin ngeliatin boss kita mending pada makan siang sana" Lia menegur semua perempuan yang ada di ruangan tersebut yang masih memandang ke arah boss mereka padahal yang di liati juga sudah menghilang wujudnya, walau Lia tidak menampik kalau dia juga tertarik dengan boss nya itu, tapi melihat sikap boss nya yang selalu biasa dan bahkan bisa di bilang dingin dengan perempuan manapun yang pernah bertemu atau menjalin kerja sama dengan perusahaan, Lia pun jadi tidak berani berharap bisa menarik perhatian boss nya itu, atau mungkin juga boss nya itu tidak suka perempuan dan mempunyai kekasih pria di negaranya, kan tidak ada yang tau, sudah tidak heran kalau banyak pengusaha bule yang menjalin hubungan dengan sesamanya.
__ADS_1
Lia dan semua karyawan yang ada segera beranjak untuk mengisi perut mereka, entah itu ke kantin gedung ini, karna gedung ini sendiri memiliki sepuluh lantai dan ada tiga kantin di dalamnya, dan dengan waktu istirahat yang cuma satu jam banyak karyawan yang memilih untuk makan di kantin dengan alasan agar masih punya waktu untuk bersantai, apalagi kantor mereka berada di lantai sembilan jadi lumayan memakan waktu kalau harus memilih makan di luar kantor, kecuali mereka sudah sangat bosan dengan menu kantin barulah mereka mencari makanan di luar kantor.
Kalau di tanya kenapa kantor mereka berada di sebuah gedung dari apa yang dia dengar, Big boss mereka sengaja membuat kantor terpisah dari hotel dan resort agar focus untuk mengurus semua hotel dan resort yang ada di pulau Bali ini, sedangkan di hotel dan resort di pegang oleh seorang manager, sedangkan boss nya hanya melakukan pengecekan untuk menerima laporan dari para manager tersebut.
BERSAMBUNG
maaf pendek, karna takutnya ga nyambung dengan cerita berikutnya jadi saya bakal up secepatnya untuk up berikutnya 🙏🙏
LIKE YA SELESAI BACA, HARAP MAKLUMI KALAU UPNYA GA TIAP HARI, KALIAN JUGA BISA BACA CERITA LAIN THANKS GUYS 🙏🙏🙏
__ADS_1