PENGORBANAN YANG TERSIA-SIA

PENGORBANAN YANG TERSIA-SIA
CHAPTER 118


__ADS_3

ENJOY YOUR READING GUYS 🌿🌿🌿🌿🌿


Anya sangat senang karna sudah tiba kembali ke jakarta, bukan dia ga suka tinggal di luar negeri, tapi kalau bukan tinggal di rumah sendiri tetap aja tidak akan nyaman, Anya baru sampe di Apartment tempat tinggal kedua adiknya (Micca dan Rio) , Rio terlihat sangat senang karna sudah berada di kamarnya sendiri dan dengan semua mainan nya, mainan Rio sedikit beda dari anak seumuran yang biasanya main Bola, game di Hp, tapi mainan Rio adalah laptop nya, kalau dulu Rio selalu meminjam laptop kakaknya saat dia akan bermain tapi sekarang dia udah punya laptop sendiri hadiah dari Mr Bian, atau yang dia panggil dengan sebutan kak Bian, Rio ternyata mempunyai IQ jauh di atas rata-rata dia bisa belajar memakai komputer atau laptop sejak dia berusia empat tahun dan Rio juga sangat suka membaca dan yang menjadi bacaannya selalu yang berkaitan dengan dunia komputer dan sejenisnya, dan saat ini Rio bahkan bisa membobol beberapa data penting beberapa perusahaan bakan dia bisa rekening sebuah bank, mu ngkin kalau Rio adalah anak remaja yang suka menghabiskan uang dengan hal ga penting pasti Rio bisa memindahkan uang dengan jumlah besar dari sebuah bank, karna tidak ada satu bank pun di dunia yang tau dengan detail jumlah uang di dalam rekeningnya, jadi kalau kehilangan uang sampe puluhan milliar para bankir itu tidak tau, karna uang yang ada di dalam rekening sebuah bank itu jumlahnya bisa puluhan Trilliun beserta komanya, Anya yang berada di kamar Micca baru selesai membersihkan dirinya dan sudah mengganti pakaiannya dengan yang lebih simple dan sampai, dia melihat kalau adik perempuan nya itu semakin menggila dengan game yang ada di smartphone nya.


"Micca, jangan main game terus, siapkan buku-buku kamu, besok kan kamu sana Rio harus sekolah, ingatkan kalau kakak bakalan sedih kalau kalian males belajar dan tandanya juga kamu ga ngehargai kerja keras kakak untuk sekolah kalian" Anya merasa harus sering-sering mengingatkan kedua adiknya itu karna mereka semakin besar dan semakin dewasa dimana mereka mulai egois karna lebih mementing kan kesenangan mereka daripada sekolah mereka, mendengar perkataan kakaknya Micca langsung menghentikan permainan nya dan segera berjalan ke meja belajarnya dan mulai memilih beberapa buku yang akan menjadi di bawanya ke sekolah, setelah yakin semuanya beres dan tidak ada yang terlupa Micca kembali berjalan menuju ranjangnya dan berbaring di samping kakak nya itu, hari ini Anya menginap di apart adik-adiknya karna sejak dia bebas dari penculik Bian tidak pernah berhenti untuk meminta jatah bercintanya bahkan di siang hari dan itu membuat tubuhnya benar-benar lelah, makanya sekarang dia memilih untuk ber sama kedua adiknya bahkan untuk beberapa hari ke depan, soal alasan bisa di cari.


****


Anya sudah kembali berada di kampusnya karna tahun ini adalah tahun terakhir dia mengikuti kuliah dan tahun depan dia mulai sibuk dengan skripsinya, untungnya dia sudah mulai berbisnis dan sudah mengenal orang-orang bisnis walau hanya beberapa orang setidaknya dia tidak sulit mencari nasum untuk bahan skripsinya, Anya baru keluar dari perspus dan berniat untuk ke kantin, di tengah jalan Anya mendengar ada yang memanggil namanya lalu Anya melihat ke arah suara dan ternyata Sandra yang memanggil nya dan sedang berjalan ke arah nya.


"Hai" Sapa Anya ke Sandra sambil bercipika cipiki, begitupun dengan Sandra dengan senyum manisnya dan mereka melanjutkan langkah mereka menuju kantin.


"Kapan pulang dari new york?" Sandra memandang ke arah Anya sekilas.


"Nyampe kemarin sore makanya sekarang bisa kuliah.


"Bagaimana hubungan mu dengan Alex?" Sandra memang sudah tau hubungan Anya dengan Bian Alexander yang tak lain adalah sepupu nya, karna mommy Alex sepupuan dengan mommy nya.


"Ya seperti itu" Anya menjawab sekedar nya karna dia memang tidak tau harus menjawab seperti apa, awalnya Anya juga kaget saat tau Sandra adalah sepupu Bian, mereka bertemu saat Anya datang ke acara pertunangan Sandra dan Sandra juga tau hubungan yang terjalin antara dirinya dan Bian tapi Sandra tidak mempermasalahkan nya karna buat Sandra itu adalah hak azazi setiap orang mau seperti apa selama tidak merugikan siapapun.


"Apa kamu ga mau membuat hubungan kalian menjadi serius? kalau aku lihat sepertinya Alex mencintai mu" Sandra sekedar ingin tau.


"Aku tau itu tapi aku ga ada perasaan apa-apa, terlepas dari hubungan yang kami lakukan selama ini, bahkan dari awal aku bertemu dia tidak ada rasa ingin bersamanya seperti cewe-cewe lakukan saat mereka bertemu bule tampan apalagi super tajir" Anya hanya berusaha jujur dengan perasaan nya.

__ADS_1


"Terus mau sampe kapan kalian akan menjalani hubungan kalian.


"Kalau dari aku sepertinya tidak lama lagi, karna Micca dan Rio sudah mulai serius menganggap aku dan Bian pacaran, aku ga mau menjadi contoh buruk buat mereka saat mereka mengerti segalanya.


"Kamu mau mengakhiri hubungan kalian?" Sandra menatap serius ke arah Anya.


Anya mengangkat bahunya, karna dia belum bisa memastikan apa yang harus dia lakukan terkait hubungan nya dengan Bian.


"Bagaimana sikap orangtua Alex ke kamu selama di sana?" Sandra menlajukan pertanyaan nya.


"Baik, mereka baik dan tidak membahas aku siapanya Bian, tapi mereka pasti tau" Anya tersenyum kecil.


"Bagaimana kalau Alex mulai mencintai mu? apa kamu ga mau memberi kesempatan untuk kalian menjalin hubungan yang serius?" Sandra mengatakan segala kemungkinan yang bisa saja terjadi.


"San, walau kita ga akrab tapi kamu taukan aku seperti apa, aku ga bisa memaksakan hatiku untuk mencintai orang lain, atau menjalani suatu hubungan serius hanya karna orang itu mencintai diriku, mungkin banyak orang yang mengatakan di cintai lebih baik dalam suatu hubungan, tapi buatku hal itu tidak berlaku, aku benar-benar ingin menjalankan hubungan dimana aku dan pasangan ku sama-sama saling mencintai, karna menikah itu bukan hanya untuk satu orang tapi untuk dua orang, ok lah misalnya aku mencoba menjalani hubungan hanya karna Bian mencintai ku dan kami menikah, menurut kamu akan berapa lama Bian bisa bertahan dengan pernikahan yang hanya satu sisi cinta di dalam nya, apa ada yang bisa menjamin bahwa Bian tidak akan meninggalkan ku yang tidak pernah mencintai nya?" Anya memberikan satu pertanyaan yang sudah pasti tidak bisa di jawab oleh Sandra apalagi memberikan garansi.


"So? apa umur pernikahan hanya cukup satu atau dua tahun?" Anya balik bertanya.


"Hahaha...." Sandra tiba-tiba tertawa sangat geli dan itu membuat Anya merasa aneh.


"Apa yang lucu?" Anya mengerutkan keningnya.


"You know? baru kamu satu-satunya perempuan yang tidak jatuh cinta dengan sepupu ku itu, padahal kalian selalu bercinta setiap hari, apalagi dengan dengan kekayaan Alex yang unlimited itu" Sandra menghapus airmata yang keluar di ujung matanya akibat tertawanya tadi.

__ADS_1


"Kalau soal materi aku juga ga munafik San, dan itulah yang Ku dapatkan dari hubungan ku selama ini dengan Bian" Anya berkata apa ada nya.


"Apa kau tidak ingin menjadikan harta unlimited seorang Alex menjadi milikmu dan keturunan mu kelak?" Sandra masih mencoba untuk menggoyahkan pendirian temannya itu.


"No!" Anya berkata cukup tegas, mereka melanjutkan obrolan mereka sambil menikmati makan siang mereka.


BERSAMBUNG


**Yakin Any ga bakal jatuh cinta ama Bian? : Author


Ya Thor, jangan macem-macem dech: Anya


Siapa yang macem-macem? cuma satu macem Any : Author


Cinta yang di paksakan ga baik Thor. :Anya


Ga cemburu kalau ada cewe lain dekat ama Bian? : Author


Siapa? Author ya? hahaha emang Bian mau? :Anya


πŸ˜’πŸ˜’πŸ˜’πŸ˜’ kamu ga liat Author sexy kayak gini? sepuluh model Bian Author bisa dapat! : Author


Iya Thor iya, percaya 😏😏😏 :Anya

__ADS_1


like ya buat yang suka dengan ceria ini.


yang mau baca cerita yang selalu up bisa baca SUAMI JELEK KU, semoga suka dengan ceritanya


__ADS_2