
Yana terlihat berjalan menuju lift dan sesekali tersenyum membalas sapaan para karyawannya yang bertemu dengannya di lobby gedung, Yana melangkah masuk ke dalam lift yang baru saja terbuka dan menekan tombol nomer 27 dimana ruangannya berada, Setelah beberapa saat lift berhenti tepat di lantai 27 dan terbuka secara otomatis, Yana melangkah keluar lift menuju ruangannya dan meminta sekertarisnya masuk ke dalam ruangannya.
Yana meletakan tas kerjanya dan mendudukan pantatnya di kursi kebesarannya.
Serly meletakan file file yang ada di tangannya di depan Boss nya itu.
"APA jadwal hari ini Ser?" Tanya Yana sembari melihat file file yang di berikan Serly dan menanda tangani nya.
"Jam sepuluh Ibu Ada metting dengan Pak Tommy dan beliau minta mettingnya di luar kantor karna Asisten beliau mengatakan kalau Pak Tommy akan berangkat ke Canada jadi membatalkan untuk metting di Kantor kita, lalu jam empat Ibu harus ketemu dengan Komisaris dan para pemegang saham untuk membahas keuangan perusahaan tahun ini bu" Serly menjelas jadwal Bossnya itu hari ini.
"Kalau gitu minta Pak sahid untuk menyiapkan laporan keuangan tahun ini dan ikut dengan saya metting jam empat sore nanti" Yana memberi intruksi pada sekertarisnya itu.
"Baik Bu, saya permisi Bu" Serly melangkah menuju pintu dan keluar dari ruangan Yana.
__ADS_1
Yana yang masih serius dengan kerjaannya di kejutkan dengan bunyi ponselnya yang berada tidak jauh dari jangkauannya, Yana mengambil ponselnya dan melihat siapa yg menelpon, terlihat nama Gisel di layar ponselnya, Yana pun langsung menjawab panggilan tersebut.
"Hallo Sel" Sapa Yana.
"Yan, loe Ada acara ga ntar Malam?" terdengar suara Gisel di seberang sana.
"Jam berapa? soalnya Aku ada metting jam empat dan ga tau selesai jam berapa" Yana memberitaukan kegiatannya pada sahabatnya itu.
"Memangnya ada apa sich, kayaknya penting banget" Yana tersenyum kecil, karna dia tau sifat sahabatnya itu, walau ga ada hal penting tapi kalau udah ngajakin ketemu kayak mau ada rapat penting.
"Kangen aja Yan, kita kan udah seminggu ga ketemu" Suara Gisel terdengar sedikit kesal.
Yana tetawa kecil dan bisa membayangkan pasti saat ini bibir sahabatnya itu sedang monyong.
__ADS_1
Yana: Ok dech kita ketemu jam tujuh" Yana mengabulkan permintaan sahabatnya itu.
"Ok Yan, bye" Gisel menutup panggilannya.
Yana hanya bisa tersenyum kecil dan menggeleng-gelengkan kepalanya mengingat tingkah sahabatnya itu yang pernah berubah sejak SMP, ya mereka bersahabat ada empat orang, sejak mereka SMP, dua orang lagi sedang berada di luar negeri mengikuti para suami mereka yang berkebangsaan asing, sedangkan Gisel baru bercerai tiga Bulan lalu karna suaminya ketauan berselingkuh dengan sekertarisnya sendiri, dan Gisel masih males membuka hatinya untuk pria lain, alasannya masih enjoy sendiri dan menikmati uang orangtuanya yang jumlahnya bisa membeli satu negara kecil (kalau ada yang jual hahaha).
Yana mencari nomer putrinya dan menelfon putri kesayangannya itu, tak lama menunggu terdengar suara menjawab panggilan telfon Yana.
"Adek, nanti pulang sekolah adek langsung ke kantor Mommy ya, nanti biar supir Kantor yang jemput adek, bye adek, love you" Yana menutup panggilannya, Lalu kembali melanjutkan pekerjaanya, sebelum berangkat metting menemui clien penting perusahaannya sebelum jam makan siang.
Bersambung
TINGGAL KAN JEJAK KALIAN DENGAN LIKE AND KOMEN JUGA VOTENYA 🙏🙏🙏🙏
__ADS_1