PENGORBANAN YANG TERSIA-SIA

PENGORBANAN YANG TERSIA-SIA
CHAPTER 137


__ADS_3

ENJOY YOUR READING GUYS 🍁🍁


Rika sangat tidak percaya dengan apa yang tadi dia lihat, sesuatu yang tidak ingin dia lihat atau temui lagi seumur hidup nya, tapi mungkin takdir sudah menggariskan semuanya memang harus terjadi dan mungkin sudah waktunya dia untuk menghadapi apapun yang akan terjadi ke depannya nanti.


FLASHBACK ON


Rika merapikan file pembukuan cafe-cafe nya yang baru selesai dia periksa, Rika merenggangkan kedua tangannya melemaskan otot-otot lengan dan juga pinggangnya, setelah nya Rika bangun dari kursi nya lalu berjalan ke kamar yang khusus dia buat untuk dirinya atau Zheon jika sedang ingin tidur, Rika membuka pintu kamar dan berjalan mendekat ke tempat tidur untuk melihat Zheon yang sudah tertidur lebih dari satu jam yang lalu, Rika mengelus kepala putra nya dan merapikan alis Zheon yang berwarna brown dan tebal, Rika mencium pipi Zheon beberapa kali dan tersenyum saat melihat putranya itu merasa tertanggu.


Zheon menggeliat dari tidurnya saat merasa tidurnya terganggu dan Zheon memutar tubuhnya yang tadi nya tidur telentang sekarang memiringkan tubuhnya.


Rika melihat ke arlojinya dan sudah pukul satu siang kurang, Rika sangat ingin makan makanan sunda, karna di cafenya hanya menyediakan menu western dan makanan khas Bali, jadi dia harus mencari ke restoran lain, walau di salah satu cabang cafenya ada menu sunda tapi itu berada di tempat yang lumayan jauh, sedangkan dia udah lumayan lapar, Rika mengangkat Zheon dari atas tempat tidur lalu menggendong putra nya itu lalu berjalan keluar dari dalam kamar tersebut dan mengunci pintu kamar tersebut, Rika memang tidak ingin ada yang masuk ke kamar tidurnya itu dia lebih memilih merapikan sendiri, karna karyawan CS di sini tentunya beda dengan maid di rumah.


Rika mengambil tas nya yang berada di atas meja kerjanya lalu berjalan menuju pintu ruangannya dan keluar dari ruangan nya, Rika berjalan mendekati seorang pria yang tak lain adalah manager di cafe nya ini.

__ADS_1


"Bli, saya mau makan siang di luar, tolong para tamu di layani dengan baik" Pesan Rika ke pria tersebut.


"Baik Bu, " Manager tersebut menganggukan kepalanya.


Rika berjalan menuju pintu depan cafe , tapi saat akan melewati meja ketiga pandangan Rika terbentur pada satu sosok yang duduk di meja terdepan yang menghadap ke laut, Rika sangat terkejut saat mengenali wajah orang yang dia lihat, Rika segera putar balik dan berjalan menuju pintu belakang sebelum orang itu melihat dirinya, dia ga pernah ingin bertemu dengan orang itu lagi, Rika terus berjalan menuju parkiran mobil dan tidak melihat ke arah belakang untuk menghindari sesuatu yang tidak dia inginkan.dan setelah berada di dalam mobilnya Rika langsung menggas mesin mobilnya meninggalkan parkiran.


FLASHBACK OFF


Rika ikut jongkok bersama putra nya dan melihat Zheon yang sedang asyik mengambil siput atau kerang yang dia temukan dan melemparkan nya kembyke depan.


"Mommy i found this?" Zheon menunjukkan kerang kecil yang ada di tangannya.


"Wow you great baby, you want to take it home?" Rika mengambil kerang yang di tujukan Zheon.

__ADS_1


"No, I already have Bobby, Bonny and Bubu" Zheon menyebutkan nama hewan peliharaan nya, Bobby adalah seekor ikan, Bonny adalah seekor kucing dan bubu adalah seekor anjing.


"Owh ok" Rika tersenyum melihat kepintaran putra nya, dia sangat bahagia karna bisa merawat dan menjaga putra nya dengan baik walau mungkin dia belum sempurna sebagai seorang ibu karna tidak bisa dua puluh empat jam bersama putranya tapi selalu memberikan sebanyak mungkin waktu yang dia punya.


"Baby you not hungry?" Rika menawarkan putra nya untuk makan, karna Zheon sangat susah makan kalau dia belum makan, hanya sedikit makanan yang di makan jika membeli putra nya itu makan jika belum lapar, tapi jika putra nya itu makan saat lapar Zheon bisa makan banyak.


"Yes mommy, I'm hungry" Zheon menganggukan kepalanya.


"Ok, we go eat now" Rika membersihkan tangan Zheon yang penuh dengan pasir dan mencucinya dengan air bersih yang sengaja dia bawa, karna Zheon sangat suka bermain dengan apapun yang ada di dekatnya terutama dengan pasir, Dia tidak pernah melarang putra nya itu untuk bermain apapun selama itu tidak berbahaya, dan dia juga selalu mengingatkan mamahnya untuk mencuci tangan Zheon setelah selesai bermain dengan apapun, dia tidak melarang karna dia ga mau putra nya menjadi buta akan sesuatu, dia ingin saraf motorik Zheon berkembang dengan baik sempurna agar saat putra nya itu besar dan dewasa bisa menjadi manusia yang memiliki wawasan yang luas.


Rika menggendong Zheon dan berjalan meninggalkan pantai untuk mencari makanan yang mereka inginkan.


BERSAMBUNG

__ADS_1


like jika kalian suka dengan jalan ceritanya, sabar ya kalau upnya suka lama 🙏🙏🙏


__ADS_2