
ENJOY YOUR READING GUYS 🌿🌿🌿🌿🌿🌿
Dino sedang berada di landasan pesawat karna harus menjemput anak dan Ibu Bossnya, karna si Bossnya sedang ada pertemuan dengan rekan bisnisnya di Bali jadi Dino yang mendapat tugas untuk menjemput kedatangan keluarga Bossnya itu, Sebuah pesawat dengan bendara America dan BA, singkatan dari nama putri Bossnya , Bianca Alexandria, Bossnya memang memiliki beberapa pesawat pribadi, cek list kendaraan pribadi seorang Bian Alexander, tiga kapal persiar untuk bisnis, dua pesawat pribadi yang juga di sewakan, dua helicopter, empat speedboat, enam jetski, dua Lamborghini, dua Audy , satu limosin mercedes, satu jeep, tiga Harley Davidson, dua Rolls-Royce, dan semuanya dengan kaca anti peluru, dan semuanya berada di new york dan California, kalau di Jakarta, cuma dua mobil, dan satu speedboat, untuk refreshing.
Pesawat super besar itu sudah berhenti dengan sempurna dan terlihat pintu pesawat di buka dari dalam dan terlihat sebuah tangga ukuran sedang sudah di siapkan untuk penumpang yang akan turun, terlihat seorang gadis remaja berusia duabelas tahun keluar dari dalam pesawat dan menuruni tangga, dan ada seorang wanita lagi yang keluar dari dalam pesawat tapi bukan Ibu dari Bossnya, seorang wanita berusia dua puluhlima tahunan, Dino segera menyambut Nona mudanya itu dan sedikit surprise dengan wanita yang satunya.
(guys percakapan sebenarnya memakai bahasa inggris, karna dua wanita yang baru datang ini sama sekali tidak bisa bahasa Indonesia, kalau Bianca mungkin bisa tapi hanya beberapa kata, tidak selancar Daddynya yang memang campuran Indonesia, kalau Bianca asli bule, karna Mommy nya asli America, jadi, Bian ama almh istrinya bicara hanya memakai bahasa inggris, sedangkan Bian bicara pake Indonesia itu sama Mommynya, sedangkan Bianca lebih suka bicara pake Bahasa inggris sama grandma nya, jadi biar kalian ga ribet ngartiinnya di tulis pake Bahasa Indonesia aja ya, karna author nya males ngulang perkataan yang sama walaupun dalam bahasa yang berbeda)
"Selamat siang Nona Bianca, maaf daddy nona tidak bisa jemput karna ada pertemuan dengan teman bisnisnya di Bali" Ujar Dino memberitaukan alasan ketidakhadiran Bossnya.
"Yes I no" Ujar Bianca yang langsung berjalan menuju mobil.
"Nona Kim, anda ikut juga ke sini? apa master tau tentang kedatangan anda?" Tanya Dino sekedar berbasa basi dengan wanita yang bernama Kimberly.
"I want make to surprise for Alex, don't tell him about me know" Ujar Kimberly.
Dino hanya diam tidak menjawab perkataan Kimberly, wanita yang sudah merasa seperti Nyonyah besar jika datang ke Kantor Bossnya di new york.
"Silakan Nona" Dino mempersilakan Kimberly untuk ke mobil yang sudah ada Bianca di dalamnya, Bianca memang anak yang mandiri dan tidak sombong walau tetap manja, Dino masuk ke dalam mobil dan duduk di belakang stir, sedangkan Bianca duduk di samping Dino dan Kimberly di kursi belakang.
__ADS_1
"Uncle kita ke Mansion Daddy kan?" Tanya Bianca tentang tujuan mereka.
"Of course Nona, atau nona mau ke hotel saja?" Dino iseng menawarkan untuk ke hotel.
"No" Jawab Bianca singkat Dan kembali focus dengan smartphone nya, mobil yang di kendarai Dino terus melaju menerobos jalan raya yang hari ini tidak terlalu macet karna hari sedang mendung juga jadi mungkin orang-orang pada malas keluar rumah, mobil tersebut memasuki area perumahan mewah dimana mansion Bian berada, dan setelah beberapa kilo meter mobil tersebut memasuki gerbang rumah super megah dengan cat berwarna putih dan cream, mobil berhenti di depan pintu utama dan Bianca langsung keluar dari dalam mobil sedangkan Kim merasa dirinya seperti Nyonyah besar yang harus di bukakan pintu.
Kimberly keluar dari dalam mobil dan memandang mansion Bian yang begitu besar, walau tidak sebesar di new york tapi lumayan besar.
BERSAMBUNG
selesai baca langsung like ya, gratis kok, sekaligus biar bikin author nya semakin semangat buat upDino membawa dua koper besar yang dia keluarkan dari dalam bagasi mobilnya dan menariknya masuk ke dalam mansion megah itu dan mereka langsung di sambut oleh pengurus rumah yang sudah di beritau tentang kedatangan anak dari majikannya, karna ini adalah kali pertama anak majikannya datang ke rumah ini dia harus hati-hati karna belum mengenal sifat dan tabiat anak dari majikannya itu.
(once again guys, pembicaraan antara Bianca dan Kimberly dengan orang - orang di sekitar mereka itu memakai bahasa inggris ya, dengan siapapun, tapi author bikinya pake bahasa Indonesia aja, biar simple)
"Panggil saya Nyonyah karna saya calon istri Tuan kalian" Kimberly dengan yakinnya menyatakan diri sebagai calon Nyonyah buat majikan mereka.
Pengurus rumah tangga itu melihat ke arah Dino seakan mencari kebenaran atas apa yang di katakan perempuan yang baru kali ini dia temui selama sepuluh tahun mengurus Mansion ini dia tidak pernah melihat majikan nya membawa perempuan manapun ke Mansion ini selain Almh istri majikannya yang sudah meninggal tujuh tahun lalu, Dino yang mendapat tatapan seperti itu hanya mengangkat bahunya karna dia sendiri ga tau siapa yang akan di jadikan istri oleh Bossnya, memang jika di new york Kimberly selalu mengaku sebagai kekasih bahkan calon istri Bossnya, bahkan Kimberly dengan bebasnya keluar masuk di rumah Bossnya, baik yang di new york, California dan juga di kantor, Mungkin karna Bossnya tidak pernah menegur soal itu jadi Kimberly merasa klaim dia sabagai calon Nyonyah Alexander benar adanya, apalagi hubungan Bossnya dan Daddynya Kimberly sangat dekat.
"Pak sofyan tolong antar Nona muda dan nona Kimberly ke kamar mereka dan siapkan makanan buat mereka, Nona Bianca, Nona Kim, saya harus kembali ke kantor karna master tidak ada di tempat, apapun yang nona berdua butuhkan, Nona berdua bisa mengatakan kepada Pak Sofyan , karna beliau yang bertanggung jawab di rumah ini" Dino pamit kembali ke kantor dan sekaligus memperkenalkan Pak Sofyan kepada Bianca dan Kimberly.
__ADS_1
"Uncle, Daddy kembali kapan?" Tanya Bianca yang sedari tadi hanya diam dan memperhatikan sekeliling rumah Daddynya, dan dia melihat photo Daddy, Mommy dan dirinya yang masih kecil dalam figuran besar, photo yang sama seperti yang ada di rumah mereka di new york dan California.
"Master akan kembali petang ini Nona, karna temannya juga akan kembali ke America sore ini" Ujar Dino tentang jadwal kepulangan Bossnya, baiklah saya permisi, Pak Sofyan ingat yang tadi saya katakan" Dino melihat ke arah Pak Sofyan dan Pak Sofyan menganggukan kepalanya tanda mengerti , Dino pun segera melangkah keluar dari Mansion tersebut dan berjalan ke mobilnya yang terparkir di depan pintu utama.
xxxxxxxxxxxxx
Dino kembali berada di airport untuk menjemput Bossnya yang baru kembali dari dari Bali dengan pesawat bisnis, ya karna hanya ke Bali yang jaraknya tidak sampe dua jam jadi Bian sengaja naik pesawat komersil, karna terlalu berlebihan kalau harus naik pesawat pribadi nya, Pesawat yang di tunggu sudah landing, tinggal menunggu Bossnya itu keluar dari pintu kedatangan, setelah menunggu beberapa menit terlihat seorang lelaki tinggi tegap kulit putih rambut brown choklat, mata berwarna emerald, ya siapa lagi kalau bukan Bian Alexander, Bian keluar dari pintu kedatangan dan langsung mendekati Dino yang sudah menunggunya, Dino segera membukakan pintu mobil untuk Bossnya itu lalu setelah mereka berada di dalam mobil Dino segera melajukan mobilnya meninggalkan airport.
"Dino, kita ke kantor dulu ada yang harus saya kerja kan" Bian mengatakan tujuannya sebelum Dino melajukan mobilnya pulang ke Mansionnya.
"Baik Master, o iya Master, nona Bianca sudah datang, tapi ada nona Kimberly bersamanya" Dino menyanpaikan tentang kedatangan Bianca dan Kimberly.
"Yes I no, Mommy saya sudah menghubungi saya dan bilang kalau dia tiba-tiba tidak enak badan, tapi untuk membatalkan keberangkatan ke sini ga tega, alasan ya Bianca sudah sangat ingin ketemu saya, jadi daripada Bianca berangkat sendiri Mommy saya meminta Kimberly untuk menemani Bianca, saya tau itu hanya alasan Ibu saya, dan tadi juga Ayahnya menitipkan putrinya itu selama di sini, sudahlah biarkan saja, selama dia tidak membuat onar tidak ada yang perlu di khawatir kan" Ujar Bian sambil terlihat sibuk dengan smartphone nya, Bian sedang mengabarkan pada Anya kalau dirinya sudah sampe di Jakarta dan meminta Anya untuk menunggu di apartment.
"Tapi Mater, nona Kimberly mengatakan pada pekerja di Mansion kalau dia adalah calon Nyonyah mereka" Dino menyanpaikan apa yang tadi di katakan Kimberly pada Pak Sofyan.
"Perempuan itu masih saja dengan ambisinya,, inilah akibat kalau Ibu saya terlalu memberikan dia harapan, sudahlah hal itu nanti pasti akan berlalu dengan sendiri nya, karna saya tidak pernah memberikan hadapan apapun padanya" Ujar Bian lagi.
Mobil yang di kendarai Dino terus melaju menuju gedung perusahaan Bossnya berada.
__ADS_1
BERSAMBUNG
selesai baca langsung like ya, gratis kok, sekaligus biar bikin author nya semakin semangat buat up,