PENGORBANAN YANG TERSIA-SIA

PENGORBANAN YANG TERSIA-SIA
CHAPTER 002


__ADS_3

ENJOY YOUR READING GUYS🌿🌿🌿🌿🌿🌿


**Seorang perempuan berumur sekitar 35 berjalan masuk ke ruang ganti dimana Anya dan Rica berada dan saat melihat perempuan yang tak lain adalah pengawas di karaoke tersebut.


"Anya, Rica kalian ke kamar 9 ada dua tanubyabg minta kalian pandu" Ujar wanita tersebut.


Anya dan Rica saling pandang satu sama lain, sangat jarang dua orang pemandu karaoke berada dalam satu kamar jika tamunya hanya dua orang, tapi merek tidak penting juga untuk menanyakan hal tersebut, tigas mereka hanha menjalankan apa yang sudah menjadi tugas mereka.


"Baik mbak" Anya dan Rica menjawab kompak lalu setelah merapikan sedikit penampilan mereka keduanya berjalan keluar dari dalam ruangan tersebut, dan berjalan menuju ruangan yang tadi di katakan olah pengawas meteka, dan ruangan tersebut berada di lantai tiga, karna setiap lantai hanya berisikan empat kamar dan juga ada beberapa ruangan lain seperti ruangan billiard dan cafe kecil untuk memesan makanan atau minuman ringan, sedangkan untuk dapur berada di lantai paling bawah, kedua sudah berada di lantai tiga dan sedang berjalan menuju kamar nomer 9 yang berada di bagian ujung kamar.


"Nya, menurut loe klien kita udah tuwir apa masih muda?" Tanya Rica sembari mereka terus melangkah.


"Ga penting juga tua atau mudanya, karna kita juga ga bisa milih" Ujar Anya sambal tertawa kecil.


"Ya setidaknya kalau masih muda kan lumayan buat panfang-pandangan, kalau udah tua ya apes, dan loe tau sendiri kalau yang tua biasanya tangannya susah di kondisi selalu *****-*****" Ujar Rika dengan matanya yang memutar malas.


Anya tidak bisa menyalakan apa yang di katakan Rika, karna memang itulah realita di lapangan yang sering mereka hadapi, makanya harus benar-benar kuat Iman dan benar-benar bisa menjaga diri, karna banyak klien yang suka bertidak sembarangan dan mereka tidak bisa marah atau melaporkan hal tersebut kepada pengawas mereka karna selama tidak merugikan tempat mereka bekerja maka klien tidak akan mendapatkan teguran apalagi peringatan, jadi hanya diri mereka sendiri yang harus bisa menjaga diri mereka dan tidak ada larangan juga jika ada pemandu karaoke yang menerima ajakan klien untuk membuat janji di luar karna selalu ada keuntungan financial yang di dapat saat menerima ajakan dari klien untuk kencan di luar.


Anya dan Rica sudah sampai di depan pintu nomer sembilan dan mereka langsung membuka pintu kamar tersebut dan melangkah masuk ke dalam dan mereka melihat dua orang lelaki yang keduanya adalah wajah bule, entah blasteran atau tidak, dan keduanya sangat tampan tapi lebih tampan dan gagah lelaki yang memakai jas bewarna grey dengan mata berwarna biru cerah hidung dengan bentuk sempurna, mancung tapi tidak lancip, kulit putih tapi tidak pucat.


"Good afternoon sir, the two of us will guide the two of you as long as you sing karaoke" Anya menyapa kedua lelaki tersebut dengan mengunakan Bahasa Inggris, karna dengan jurusan yang dia ambil memang sangat mengandalkan Bahasa Inggris dan itu membuat Anya bisa mengunakan bahasa Inggris dengan baik.


Lelaki yang memakai jas bewarna grey tersenyum kecil mendengar sapaan dari gadis yang ada di depannya lalu memandang ke arah lelaki yang ada di sebelahnya.


"Dino, loe bisa cari ruangan sendiri dengan teman gadis ini, nikmati waktu loe selama empat jam ke depan, setelah itu loe kembali ke sini" Lelaki itu ternyata bisa berbicara dengan bahasa Indonesia dengan lumayan lancar dan tentunya dengan logat bulenya yang sangat kental, dan Lelaki itu menunjuk ke arah Rika yang berdiri di sampaing Anya.


"Baik Master, terima kasih atas waktu yang di berikan pada saya"Lelaki yang di panggil Dino itu beridri dari tempatnya dan berjalan ke arah Rica.


"Mari nona antar saya untuk membuka kamar lain" Dino membukakan pintu kamar tersebut untuk Rika, dan Rika memandang sesaat ke arah Anya dan Anya menganggukan kepalanya karna tidak ada justru akan menjadi keuntungan financial untuk pihak karaoke karna akan ada kamar lain yang di booking oleh tamu dari rombongan yang sama, Rika pun berjalan keluar dari kamar tersebut mengikuti Lelaki yang bernama Dino menginggalkan Anya berdua dengan Lelaki yang satu lagi yang sepertijya adalah atasan dari Dino, itu terlihat dari cara Dino memanggil Lelaki tersebut dengan sebutan Master dan juga dari cara Dino yang sedikit membungkukan badannya sebelum meninggalkan kamar yang sekarang hanya ada Anya dan Lelaki bule yang Anya belum tau siapa namanya.


****


Sekarang Anya hanya tinggal berdua di ruangan tersebut dan itu membuat suasana menjadi sedikit hening, Lelaki bule berada di sofa terlihat meneguk wine yang sudah dia peeab bersama dengan beberapa cemulan ringan untuk menemani mereka sepanjang 4 jam ke depan nanti.


"Maaf Tuan, anda mau menyanyukan lagu apa? Tanya Anya yang langsung memakai Bahasa Indonesia karna tau kalau bule di depannya paham bahasa Indonesia.


"Lagu apa aja, yang penting jangan menggangu telingan saya" Bule tersebut memberitaukan apa yang ingin dia dengar dan nyanyukan.


Melihat dari penampilan bule di sebelahnya Anya memperkirakan umur bule tersebut di kosaran 30an jadi pasti lagunya kisaran lagu 1990 dan lagu 2010, Anya memilih satu lagu yang menjadi favourite nya lagu daari girl band little mix secret love song


When you hold me in the street


And you kiss me on the dance floor


I wish that it could be like that


Why can't it be like that?


'Cause I'm yours

__ADS_1


We keep behind closed doors


Every time I see you, I die a little more


Stolen moments that we steal as the curtain falls


It'll never be enough


It's obvious you're meant for me


Every piece of you, it just fits perfectly


Every second, every thought, I'm in so deep


But I'll never show it on my face


But we know this


We got a love that is homeless


Why can't you hold me in the street?


Why can't I kiss you on the dance floor?


I wish that it could be like that


Why can't we be like that?


'Cause I'm yours


Like you do when you're with me? Does it feel the same?


Would you leave if I was ready to settle down


Or would you play it safe and stay?


..


Girl, you know this


We got a love that is hopeless


Why can't you hold me in the street?


Why can't I kiss you on the dance floor?


I wish that it could be like that


Why can't we be like that?

__ADS_1


'Cause I'm yours


And nobody knows I'm in love with someone's baby


I don't wanna hide us away


Tell the world about the love we're making


I'm living for that day


Someday


Why can't I hold you in the street?


Why can't I kiss you on the dance floor?


I wish that we could be like that


Why can't we be like that?


'Cause I'm yours, I'm yours


Oh, why can't you hold me in the street?


Why can't I kiss you on the dance floor?


I wish that it could be like that


Why can't it be like that?


'Cause I'm yours


Why can't I say that I'm in love?


I wanna shout it from the rooftop


I wish that it could be like that


Why can't we be like that?


'Cause I'm yours


Why can't we be like that?


Wish we could be like that


BERSAMBUNG**


like dan vote ya guys, kalau sempat saya up satu lagi nanti malam.

__ADS_1


__ADS_2