
" Sekarang menyesal bukan? sama seperti Max menyesali karena menuduh istrinya selingkuh. Baron tatap mata mommy, percayalah sama mommy kalau Amora wanita baik- baik, mommy sangat mengenalnya luar dan dalam. Begitupula dengan Mira. Jika Amora dan Mira selamat meminta maaflah dan hilangkan jiwa Psychopath kalian berdua." ucap mommy Laras sambil air matanya keluar menatap sendu ke mereka berdua.
" Aku akan sama seperti Max jika Amora pergi maka aku akan menyusulnya." ucap Baron
Sedangkan Charli terdiam karena Charli belum mengetahui kebenarannya.
" Kamu berdoalah memohon ampunan dan berjanji untuk menghilangkan jiwa Psychopath kalian berdua. Menyiksa dan membunuh adalah perbuatan buruk. Jika ada gadis atau wanita yang mengusikmu cukup tangkap dan penjarakan jangan menyiksanya apa lagi membunuhnya. Jika takdir kalian bersatu dengan Amora dan Mira berjanjilah untuk saling mempercayai. Jika ada orang mengirimkan foto ataupun video jangan libatkan emosi karena emosi akan merugikan kalian berdua seperti saat ini. Tanyakan ke istri kalian benar atau tidak foto atau video tersebut. Kalian bisa melihat tatapan mata istrinya bohong atau tidak." ucap mommy Laras dengan nada lembut
Ke dua pria tampan itu hanya terdiam mendengar ucapan mommy Laras.
" Amora dan Mira sudah tahu kalau kekasihnya Baron dan Charli adalah Psychopath ketika melihat rekaman cctv dari Denisa. Denisa, Amora dan Mira sangat takut melihat kekejaman kalian tapi mommy mengatakan mereka lewat video call apakah Putriku Denisa, Amora dan Mira mencintai kalian dan di jawab iya tapi takut ketika melihat kekejaman kalian. Mommy bertanya lagi bagaimana sikap Max, Baron dan Charli kata mereka kalian bertiga sangat mencintai mereka, sangat sayang dan sangat perhatian." sambung mommy Laras
" Mommy bilang tanyakan hati masing - masing apakah mau lanjut atau ingin mengubah kalian untuk berhenti menjadi Psychopath tapi dengan resiko akan kehilangan nyawanya." sambung mommy Laras lagi
" Apa jawaban mereka mom? pasti mereka mundur ketika kami ternyata sangat kejam." ucap Baron merasa yakin
" Pasti mereka akan pergi dari kehidupan kami." ucap Charli merasa yakin juga.
" Awalnya Denisa mengatakan jika dirinya akan melanjutkan pernikahannya dan memohon pada mommy jika seandainya dirinya mati di tangan Max keluarga jangan membalas dendam cukup memberikan nasehat agar berhenti menjadi seorang Psychopath. Tidak berapa lama Amora dan Mira mengatakan hal yang sama mereka akan tetap menikah dengan kalian." jawab mommy Laras.
deg
Ke dua jantung mereka berdetak dengan kencang mendengar ucapan mommy Laras. Baron merasa hatinya sakit karena melukai hati kekasihnya.
" Maaf mommy aku ingin menunggu Amora." jawab Baron
" Silahkan pergilah dan minta maaflah." ucap Mommy Laras.
" Baik mom." jawab Baron singkat.
Baron pun berdiri dan membalikkan badannya menuju ke luar menuju ke ugd untuk menunggu kabar kekasihnya.
" Sekarang untuk Charli kamu pasti hapal bentuk tubuh calon istrimu bukan?" tanya mommy Laras
" Iya betul." jawab Charli singkat
" Di video itu tidak terlihat jam berapa dia melakukan dan kenapa bisa masuk dan keluar perusahaan dengan mudah apakah cctv perusahaan dan data perusahaan milik Baron bisa di retas?" tanya mommy Laras
" Tentu tidak bisa." jawab Charli tegas dan yakin.
" Baik mommy akan buktikan." ucap mommy Laras
Mommy Laras mengutak atik laptopnya setelah setengah jam mommy Laras menghentikan pekerjaannya.
1
2
3
4
5
__ADS_1
6
7
8
9
10
Mommy Laras menghitung hal itu membuat Charli terkejut dan bingung. Tidak berapa lama ponsel milik Charli berdering.
" Angkatlah ada kejutan untukmu." perintah mommy Laras
Charli yang penasaran langsung mengambil ponselnya di balik jasnya dan melihat ada panggilan dari kantor. Charli menggeser tombol berwarna hijau.
" Hallo." panggil Charli
" Maaf tuan ada yang menyobatase data perusahaan." ucap orang kepercayaannya dengan nada takut.
Charli menatap mommy Laras dan mommy Laras hanya tersenyum meledek.
" Siapa pelakunya?" tanya Charli penasaran.
" Maaf tuan saya tidak tahu." jawab orang kepercayaannya.
" Pokoknya bagaimana caranya data perusahaan harus aman." ucap Charli dengan nada tegas.
tut tut tut tut tut
" Bisa bukan?" tanya mommy Laras sambil meledek Charli
" Mommy balikin datanya orang kantor panik." mohon Charli untuk yang pertama kalinya memohon terlebih seorang wanita paruh baya.
Mommy Laras hanya diam tapi jarinya mengutak atik laptopnya dan tidak berapa lama mommy Laras menghentikan pekerjaannya.
1
2
3
4
5
6
7
8
9
__ADS_1
10
Mommy Laras menghitung kembali dan tidak berapa lama ponsel milik Charli berdering kembali.
" Hallo." panggil Charli
" Maaf tuan ada data perusahaan sudah kembali normal." ucap orang kepercayaannya.
" Ok." jawab Charli singkat
tut tut tut tut tut
" Bagaimana Charli?" tanya mommy Laras
" Bagaimana bisa?" tanya Charli terkejut
" Bisa saja, perusahaan Max dan perusahaan milik anak - anakku suamiku aman. Orang sulit untuk menyobatase dan meretas cctv." ucap mommy Laras
" Apakah hanya mommy saja?" tanya Charli penasaran
" Tidak semua ke 7 anakku termasuk Max semua bisa it." ucap mommy Laras
" Apakah mommy mau membantuku?" tanya Charli
" Tentu saja mommy akan membantu." ucap mommy Laras
Mommy Laras mulai mengutak atik laptopnya setelah agak lama barulah mommy Laras menghentikannya.
" Sekarang sudah lumayan kuat besok kalau boleh datang ke kantormu mommy akan merperkuat sistem keamanan kantor." ucap mommy Laras.
" Berapa yang harus kami bayar?" tanya Baron
" Aish mommy bukan mata duitan, mommy senang membantu orang lain asalkan jangan merugikan orang lain. Kamu juga bisa minta bantuan ke anak - anak mommy." jawab mommy Laras
" Charli tidak semua wanita itu pengkhianat ataupun matre masih ada yang tulus mencintai. Sekarang mommy akan meretas cctc perusahaan milik Baron agar kamu percaya sama Mira." sambung mommy Laras.
Charli hanya terdiam mendengar ucapan mommy Laras dan menunggu kelanjutannya.
" Rekaman cctv perusahaan milik Baron mommy ambil yang penting - penting.
xxxx Rekaman CCTV Perusahaan Baron xxxx
Tampak seorang pria yang bekerja sebagai office boy berdiri di pojok yang sepi memperhatikan ruangan Charli sambil berpura - pura mengepel lantai. Tidak berapa lama Charli keluar bersama kekasihnya Mira. Mereka berpelukan dan kepala Mira disandarkan ke dada Charli. Charli membelai rambut Mira dengan lembut.
Charli dan Mira masuk ke dalam lift khusus hingga pintu lift tertutup. Offoce boy itupun menghentikan kegiatannya dan mengambil ponselnya di balik sakunya, office boy itu menghubungi seseorang.
" Hallo tuan saya ada berita bagus." ucap office boy
" Berita apa?" tanya pria di sebrang
" Tuan Charli tadi keluar dari ruangannya berpelukan dan membelai rambutnya dengan seorang gadis sepertinya mereka pasangan kekasih. Kita bisa menghancurkan tuan Charli dengan menfitnah kekasihnya." ucap office boy
" Bukannya tuan Charli seorang casanova dia terbiasa melakulan itu terhadap setiap wanita." ucap pria di sebrang.
__ADS_1