
" Mommy sudah tahu orangnya? siapa saja orang- orang nya mom?" tanya Debby penasaran.
" Musuh Max, Baron dan Charli adalah sekumpulan orang - orang yang sakit hati karena orang yang disayangi adalah korban mereka bertiga. Mereka bersatu padu mengumpulkan uang untuk membalas sakit hati mereka karena orang yang disayanginya meninggal dalam keadaan sangat tragis diperk**a beramai-ramai kemudian disiksa secara brutal hingga mati mengenaskan." ucap mommy Laras sambil air matanya keluar.
Debby terkejut dan matanya membulat sempurna dan Debbypun ikut menangis ketika mendengar penjelasan mommy Laras begitu pula dengan Alviana sedangkan para pria hanya bisa menutup wajahnya secara kasar karena baru mengetahui sifat Max, Baron dan Charli yang bisa dibilang sangat sadis dan tidak mempunyai rasa empati sedikit pun.
" Dennisa bagaimana mom? kasihan Dennisa kalau Max sampai melakukan itu juga pada Dennisa juga Amora serta Mira." ucap Debby memikirkan adik kesayangannya dan juga ke dua sahabat adiknya.
" Justru karena ada adikmu juga Amora dan Mira kini mereka bertiga mulai berubah kecuali kalau istri kesayangannya dilukai." ucap mommy Laras
" Karena itu mommy mengajak mereka untuk tinggal di mansion kita agar mommy dan Daddy bisa mengontrol mereka dan mommy juga melepaskan musuh - musuhnya?" tebak Debby
" Iya benar mommy dan Daddy mengajak Max, Baron dan Charli tinggal bersama kita agar bisa mengontrol emosi mereka. Mommy juga melepaskan musuh - musuhnya tapi ternyata mereka masih dendam." ucap mommy Laras sambil menghembuskan nafasnya perlahan.
" Oh ya mom, orang yang memata - matai Max dan Dennisa bagaimana?" tanya Debby.
" Semua sudah di tangkap termasuk dalang dari orang - orang yang ingin membunuh Max, Baron dan Charli dan kita juga sudah mengambil racun ketika mereka ingin meminumnya." ucap mommy Laras.
" Besok pagi Alvonso, Alvian dan Dennis dan Harlan datang untuk menjemput mereka berdua dan tinggal di hotel ini agar
keselamatan Dennisa terjamin karena siapa tahu ada musuh baru datang. Oh iya Debby besok kamu tidak ada kegiatan kan?" tanya mommy Laras
" Tidak ada mom? memangnya kenapa mom?" tanya Debby
" Besok bisa tidak ikut meating menggantikan Max? nanti kamu di temani Alviana." ucap mommy Laras
" Bisa mom. Lalu mommy di hotel sama siapa kalau pada pergi semua?" tanya Debby
" Ada Daddy dan Arlan, Kelly dan Amelia juga Liani.
" Bagaimana kalau kita semua pulang ke Indonesia dan memulai hidup baru." usul Debby.
" Kita tidak bisa pergi begitu saja, mommy dan Daddy akan bicara dengan mereka secara baik - baik." ucap mommy Laras
" Sebentar lagi Max akan mengirim lewat email dan kamu pelajari dokumen nya." sambung mommy Laras.
" Baik mom." jawab Debby
" Kalian semua silahkan istirahat." ucap mommy Laras.
" Baik mom." jawab mereka serempak
Mereka semua keluar dan masuk ke kamar hotel masing-masing untuk menemui keluarga kecil mereka.
xxxxx
Di Tempat Berbeda
" Apa tempat Charli juga gagal?" tanya seorang pria di sebrang
" Benar tuan muda." ucap salah satu anak buah kepercayaannya.
" Breng**k semua gagal, kenapa semua rencana ku susun semuanya bisa gagal?" tanya tuan muda dengan nada kesal karena semua rencana yang di susun matang semuanya gagal.
" Karena keluarga Alvonso tuan muda mereka membantunya." jawab salah satu anak buahnya.
" Apa mereka lagi? bagaimana bisa mereka tahu?" tanya tuan muda
__ADS_1
" Iya tuan muda, mereka lagi yang melakukannya. Kami kurang tahu tuan muda kenapa mereka bisa tahu sepertinya mereka juga bisa meretas cctv dan data perusahaan tuan muda sehingga mereka tahu gerak gerik kita." ucap salah satu anak buahnya
" Apa maksudmu?" tanya tuan muda dengan nada geram.
" Semua orang yang bersekutu dengan kita sudah berhasil di tangkap semuanya dan di tawan di sebuah mansion." ucap salah satu anak buahnya.
" Apa?? apakah mereka meminum obat yang kuberikan?" tanya tuan muda mulai gugup
" Semua obat sudah berhasil di sita oleh keluarga Alvonso." ucap salah satu anak buahnya.
" Si*l. Sekarang ubah rencana C besok ada meating semoga saja Max datang dan kita bisa menculik istrinya. Oh ya kamu sudah bisa meretas keluarga Alvonso?" tanya tuan muda
" Tadi sudah hampir berhasil tapi ketika kami ingin menyimpan data tiba - tiba data kami terserang virus dan semua data kami hilang berikut data yang kami simpan." ucap salah satu anak buahnya.
" Akhhh.... " teriak tuan muda.
Tut Tut Tut Tut
Tuan muda memutuskan komunikasi nya secara sepihak karena ponselnya langsung di banting.
" Si*l... si*l semua rencana ku gagal semua. Max, Baron dan Charli kalian telah membunuh daddyku aku akan membalas dendam terhadap kalian." ucap tuan muda dengan gigi gemeletuk menahan kesal.
" Kakak, sudahlah lupakan balas dendam." ucap adiknya tiba - tiba datang
" Tidak, kata paman dan bibi daddy kita di siksa secara sadis dan setelah di siksa daddy kita di bunuh dan mommy jadi gila gara - gara kehilangan daddy." ucap kakaknya.
" Apakah kakak yakin kalau mereka pelakunya?" tanya adiknya.
" Yakin, karena paman dan bibi memberikan bukti-bukti kejahatan mereka. Kenapa kamu tidak percaya? sejak kecil paman dan bibi yang mengasuh kita sedangkan mommy kita masuk ke rumah sakit jiwa. Untunglah kakak bekerja keras sehingga menjadi kaya sehingga mommy kita bisa diobati dan sudah mulai sembuh." ucap kakaknya
" Iya benar tapi.." ucapan adiknya terpotong oleh kakaknya.
" Bertemu dengan kekasihku kak?" ucap adiknya
" Kekasih sejak kapan? ingat ya dik wanita itu semua sama. Kamu tidak ingat kakak mempunyai kekasih dan kakak akan menikah dengannya tapi apa? kakak di hina oleh keluarganya karena kakak miskin hal itu membuat kakak marah dan membunuh mereka semua." ucap kakaknya.
" Tapi tidak semua wanita sama kak." ucap adiknya.
" Semua sama, kakak juga mempunyai kekasih tapi kakak akan mempermainkan gadis itu agar dia merasakan apa yang kurasakan saat ini." ucap kakaknya
" Tidak tahulah kak, kalau memang ternyata dia wanita seperti itu aku juga akan menyiksanya. Oh iya kak, mommy sekarang di mana? aku mencari di kamarnya kok tidak ada?" tanya adiknya
" Lagi di kamar kakak sedang di terapi oleh dokter." ucap kakaknya
" Kalau begitu aku mau ke kamar kakak, aku mau melihat mommy." ucap adiknya.
" Masuklah." jawab kakaknya.
Adiknya berjalan ke arah kamar kakaknya.
ceklek
Adiknya melihat mommynya sedang berbaring sedangkan dokter sudah selesai periksanya.
" Bagaimana keadaan mommy dok?" tanya adiknya
" Sudah semakin banyak perkembangan yang penting sering ditemani jangan membuatnya sedih." ucap dokter itu
__ADS_1
" Baik dok. Terima kasih." Jawab adiknya
" Iya sama - sama, saya permisi dulu." pamit dokter itu.
" Mommy apa kabar?" tanya adiknya
" Baik sayang, kamu dari mana?" tanya mommynya
" Habis ketemu kekasih mom." jawab adiknya
" Kamu jangan mempermainkan wanita karena mommy juga wanita. Jangan melakukan hubungan suami istri sebelum kalian menikah." ucap mommy bijak.
" Mommy semua wanita itu sama, hanya mommy saja yang baik." ucap kakaknya tiba - tiba datang.
" Mommy tahu waktu itu kamu sangat kecewa tapikan tidak semua wanita itu semua sama." ucap mommy
Baik mommy." jawab kakaknya.
Kakaknya tidak berani membantah karena tidak ingin mommynya sedih. Diapun memang tidak pernah melakukan hubungan suami istri karena pesan dari mommynya hanya saja waktu itu nyaris melakukannya.
xxxxx
Hallo, mampir ke karyaku yang lain ya :
Gadis Culun dan Ceo Lumpuh.
Cinta Satu malam Bersama Mafia
Cinta Satu Malam Bersama Mafia Sension 2
Cinta Pertama Psychopath
Cinta Pertama Mafia.
Perjalanan Cinta Sang Psychopath
Dan
Mohon dukungan dan Berikan : 😍😍😘😘🤩🤩😊😊😉😉
Komentar 😍
Like 😍
vote 😍
tip 😍
Agar Author tetap semangat dalam menulis novel ini. Terima kasih banyak buat pembaca yang masih setia membaca novelku.😁😚😚😍😍😘😘 juga yang telah memberikan komentar, like, vote dan tipnya.
Salam Author
Yayuk Triatmaja
__ADS_1
xxxxxx