
" Tuan kenapa mansion ini ada dua kenapa tidak dijadikan satu?" tanya manager keuangan
" Nanti kamu akan tahu, Ikuti saya." ucap Max
Manager keuangan mengikuti Max tanpa curiga hingga Max membuka pintu.
Kriettt
" Masuklah." ucap Max sambil berdiri di samping pintu agar manager keuangan masuk ke dalam.
Tanpa curiga manager keuangan masuk ke dalam baru beberapa langkah berjalan.
duak
akh
Max memukul tengkuk manager keuangan hingga manager itu pingsan. Max menarik kedua kaki menuju kursi kemudian tubuh manager keuangan di dudukkan kemudian kedua tangan dan kaki diikat dengan kencang.
Max mengambil ember yang berisi air kemudian diarahkan ke manager keuangan tersebut.
byur
Manager keuangan otomatis terbangun dan gelagapan. Manager keuangan membuka matanya dan berusaha bangun tapi tidak bisa dikarenakan ke dua tangan dan kakinya diikat. Manager keuangan menatap sekeliling ruangan dan melihat Max sedang berjalan ke arahnya sambil membawa cambuk.
" Tuan, kenapa ke dua tangan dan ke dua kakiki di ikat?" tanya manager keuangan
" Karena aku tahu kamu korupsi keuangan." ucap Max santai
ctas
akh
ctas
akh
Tanpa menunggu jawaban Max mencambuk tubuh manager keuangan hingga darah segar keluar dari tubuh manager keuangan kemudian Max melempar asal cambuk tersebut dan mengambil pisau lipat yang berada di saku belakang celana panjang.
jleb
akh
jleb
akh
Max menusuk perut dan leher manager keuangan.
" Tuan, aku mohon berhenti sakit?" rintih manager keuangan.
" Aku tidak akan berhenti karena tidak ada ampunan buat orang yang telah berkhianat." ucap Max sambil tersenyum devil.
jleb
akh
jleb
akh
Max mencongkel ke dua mata manager keuangan hingga ke dua mata menggelinding di lantai.
" Terimalah kematianmu pengkhianat." ucap Max sarkas
jleb
akh
__ADS_1
Max menusuk tepat ke arah jantung manager keuangan membuatnya mati dengan cara mengenaskan. Max menarik jasad manager keuangan ke halaman belakang.
Max mengambil cangkul kemudian pergi ke halaman belakang yang sangat luas. Max mencangkul tanah untuk membuat lubang seperti kuburan setelah di rasa cukup, Max melempar dengan kasar jasad manager keuangan kemudian menutupnya.
" Tugasku sudah selesai, sekarang aku mandi agar mommy dan daddy tidak mencurigaiku." ucap Max pada dirinya sendiri.
Kini Max sudah mandi dan mengganti pakaian baru sedangkan pakaian yang terkena bercak darah di bakar di tong sampah. Max mengendarai mobil menuju ke mansion milik daddy Alvonso dan mommy Laras.
xxxx
3 Hari Kemudian
3 hari terdengar desas desus kantor kalau manager keuangan menghilang tanpa kabar sampai berita itu terdengar oleh daddy Alvonso.
" Sayang, ada apa?" tanya mommy Laras karena melihat suaminya setelah menerima telephone wajahnya agak berubah seperti ada sesuatu yang dipikirkan.
" Manager keuangan di mana Max bekerja sudah 3 hari menghilang tanpa kabar biasanya dia orang paling rajin dalam bekerja." ucap daddy Alvonso
" Coba tanyakan ke max." usul mommy Laras
" Max sekarang dimana?" tanya daddy Alvonso
" Di kamarnya, kita ke sana saja sayang, aku juga penasaran." ucap mommy Laras.
" Ok." jawab daddy Alvonso singkat.
Daddy Alvonso dan mommy Laras berjalan menuju ke kamar Max.
tok
tok
tok
ceklek
" Ada apa mom, dad." tanya Max
" Boleh kami bicara sebentar?" tanya mommy Laras
" Boleh mom." jawab Max sambil membuka lebar pintu kamarnya.
Mommy Laras dan daddy Alvonso masuk ke dalam kamar Max dan duduk di sofa.
" Max, daddy ingin bertanya kenapa manager keuangan tiga hari tidak ada kabar beritanya." tanya daddy Alvonso tanpa basa basi.
deg
Detak jantung Max berdetak kencang, Max bingung mau menjawab apa. Max hanya diam sambil menundukkan wajahnya.
( " Aku tidak mungkin cerita kalau aku yang membunuh manager keuangan, tapi apa yang mesti aku katakan ke daddy Alvonso." ucap Max bingung ).
" Max, apa yang kamu lakukan ke manager keuangan?" tanya mommy Laras sambil menggenggam tangan Max
" Dia mengundurkan diri dad, mom." ucal Max berbohong
" Benarkah Max, kenapa dia tidak memberitahukan kalau mengundurkan diri ke daddy?" tanya daddy Alvonso
Max hanya terdiam karena Max yakin sepandai - pandainya Max menyimpan kebohongan akan ketahuan oleh daddy Alvonso dan mommy Laras.
" Max, jujurlah sama mommy karena kamu tahu Max kalau mommy bisa meretas cctv dan bisa tahu apa yang kamu lakukan." ucap mommy Laras dengan sedikit ancaman.
bruk
Max berlutut dihadapan mommy Laras dan daddy Alvonso.
" Mommy dan daddy, maafkan Max karena Max telah membunuh manager keuangan karena terbukti kalau dirinya korupsi." ucap Max
__ADS_1
Mommy Laras dan daddy Alvonso hanya bisa menghela nafas secara kasar. Mommy Laras menarik tangan Max agar Max berdiri.
" Max, kenapa kamu lakukan itu?" ucap mommy Laras menatap Max dengan sendu sambil menggenggam tangan Max.
" Mommy dan daddy, Max paling benci pengkhiatan dan kata - kata kasar. Jika ada yang mengatakan itu maka jiwa psychopath Max akan keluar. Max berusaha untuk belajar meredam emosi tapi sangat sulit untuk melakukannya." ucap Max
" Kamu pasti bisa Max, mommy dan daddy yakin jiwa psychopathmu pasti bisa hilang." ucap mommy Laras
" Max akan usahakan mom." ucap Max pasrah
" Benar kata mommy pasti kamu bisa Max. Daddy sangat yakin kamu bisa mengatasi emosi yang meledak sehingga tidak terjadi pembunuhan" ucap daddy Alvonso
Max hanya diam membuat mommy Laras dan daddy Alvonso memeluk Max dengan penuh cinta.
" Mommy dan daddy sudah menganggapmu sebagai anak kandung dan juga kami sangat sayang padamu Max. Mommy dan daddy berharap kamu bisa berubah." ucap mommy Laras.
" Baik mommy dan daddy." jawab Max sambil membalas pelukan mommy Laras dan daddy Alvonso.
" Sekarang kamu istirahatlah." ucap mommy Laras sambil melepaskan pelukan Max begitu pula dengan daddy Alvonso
" Baik mom." ucap Max sambil melepaskan pelukannya.
Daddy Alvonso dan mommy Laras keluar dari kamar Max. Sejak saat itu mommy Laras dan daddy Alvonso selalu memantau Max hal itu membuat Max sangat berhati - hati mengambil tindakan.
Max belum sepenuhnya bisa menghilangkan jiwa psycopath. Max seperti daddy Zain jika ada orang yang berkata kasar maka jiwa psycopath keluar. Waktu Arlan berkata kasar karena mengenai pembunuhan yang dilakukan dirinya yaitu membunuh ibunya Harlan Sutrimelza Hermawan sebenarnya jiwa psycopath Max sudah keluar ingin menyiksa Arlan tapi karena kedua kakaknya Alvonso dan Alvian serta mommy Laras membuat emosi Max berangsur berkurang.
xxxx FLASH BACK OFF xxxx
xxxxx
Hallo, mampir ke karyaku yang lain ya :
Gadis Culun dan Ceo Lumpuh.
Cinta Satu malam Bersama Mafia
Cinta Satu Malam Bersama Mafia sension 2
Cinta Pertama Psychopath
Cinta Pertama Mafia.
Perjalanan Cinta Sang Psychopath
Dan
Mohon dukungan dan Berikan : 😍😍😘😘🤩🤩😊😊😉😉
Komentar 😍
Like 😍
vote 😍
tip 😍
Agar Author tetap semangat dalam menulis novel ini. Terima kasih banyak buat pembaca yang masih setia membaca novelku.😁😚😚😍😍😘😘 juga yang telah memberikan komentar, like, vote dan tipnya.
Salam Author
Yayuk Triatmaja
xxxxxx
__ADS_1