Perjalanan Cinta Sang Psychopath

Perjalanan Cinta Sang Psychopath
Penyerangan Mansion Charli


__ADS_3

Di Tempat Yang Berbeda di mansion milik Charli. Sepeninggal Charli, Mira berbaring di ranjang yang empuk. Karena merasa bosan Mira meraba mencari kursi roda setelah ketemu Mira berusaha turun dengan menarik kakinya dengan bantuan tangannya.


Mira berusaha tanpa meminta bantuan pelayan, setelah berhasil duduk di kursi roda, Mira istirahat sebentar bertepatan pintu kamarnya terbuka.


" Siapa?" tanya Mira


" Saya kekasih Charli dan saya di suruh membunuhmu." ucap wanita itu sambil berjalan ke arah Mira.


" Kekasih? suamiku memintamu untuk membunuhku?" tanya Mira terkejut


" Iya benar, sekarang bersiaplah menerima kematianmu." ucap wanita itu.


Mira terdiam hatinya terasa sakit ketika mendengar ucapan wanita itu.


brak


akhhh


Wanita itu mendorong kursi roda dengan kencang hingga menabrak dinding kemudian kursi roda itu pun terjatuh ke arah samping. Darah keluar dari kepala dan hidung Mira.


bruk


akhhh


" Suamiku tidak mungkin memintamu untuk membunuhku." ucap Mira lirih sambil menahan rasa sakit di tubuhnya.


" Kekasihku mengatakan kalau istrinya buta, lumpuh dan hilang ingatan membuatnya bosan mengurus mu seperti mengurus bayi." ucap wanita itu


" Bohong.... itu bohong.." teriak Mira tidak percaya.


" Kamu punya otak tidak hah!!! mana ada pria setampan Charli menyukai orang lumpuh, buta dan hilang ingatan hah!!!" bentak wanita itu sambil menarik rambut Mira dengan kencang.


" Akhhh sakit.." teriak Mira


Kepala Mira dibenturkan berulang kali tanpa punya rasa iba hingga membuat Mira tidak sadarkan diri. Wanita itu melihat Mira pingsan membuatnya menghentikan membenturkan kepala Mira.


" Matilah kamu Mira." ucap wanita itu dengan tersenyum devil sambil menguatkan pisau lipat yang disembunyikan di dalam pakaiannya.


Wanita itu ingin menusuk dada Mira yang berada tepat di jantung Mira tapi seseorang menahan tangannya. Seseorang itu memutar tangan wanita itu membuatnya berteriak.


" Akhhh... sakit... siapa kamu?" teriak wanita itu.


" Aku Debby, dasar wanita gila!! beraninya sama wanita yang tidak berdaya." ucap Debby


xxxxxxx


Ketika Alvian, Arlan dan Debby datang ke mansion melihat banyak musuh menyerang bertepatan kedatangan anak buah Alvian dan Arlan.


Alvian, Arlan dan Debby beserta anak buahnya membantu penghuni mansion yang sudah hampir saja kalah.


" Debby naik ke atas Mira dalam bahaya." perintah Alvian


" Baik kak." jawab Debby

__ADS_1


Debby menaiki anak tangga dengan cepat hingga sampailah Debby di lantai 2. Debby mencari kamar Charli dan melihat ada kamar yang sudah terbuka lebar dan terdengar suara gaduh.


Debby berjalan dengan cepat menuju ke kamar itu sampai di kamar itu Debby membulatkan matanya melihat wanita itu sedang membentur benturkan kepala Mira hingga pingsan.


Debby berjalan dengan cepat ketika melihat wanita itu ingin membunuh Mira dengan menggunakan pisau lipatnya.


xxxxxxx


Duag


Debby menendang wajah wanita itu membuat wajahnya lebam dan mulutnya mengeluarkan darah segar. Debby masih menggengam tangan wanita itu dengan menggunakan tangan kanannya dengan cara mencengkeram nya dengan kuat sehingga pisau itupun terjatuh.


bugh


duag


duag


Debby memukul dan menendang wanita itu berulang kali, wanita itu tidak bisa bela diri sedangkan Debby bisa hal itulah Debby bisa mengalahkan wanita itu dengan mudah.


" Siapa yang menyuruhmu!!!" bentak Debby sambil mencengkram kerah baju wanita itu.


" Tidak ada?" jawab wanita itu


" Kenapa menyerang Mira?" tanya Debby


" Karena aku menyukai tuan Charli karena itulah aku ingin membunuhnya." ucap wanita itu


" Memang aku gila, tergila - gila sama tuan Charli." ucap wanita itu.


Debby menarik kedua tangan wanita itu untuk di bawa keluar bertepatan kedatangan seorang pria dengan membawa sebuah pistol.


" Siapa kamu?" tanya Debby


" Aku akan membawa wanita itu tapi sebelumnya kalian harus mati karena kalian sudah melihat wajahku." ucap pria itu sambil menodongkan pistol ke arah mereka berdua.


dor


akhhhh


Wanita itu mari seketika karena tertembak di keningnya. Debby langsung mendorong tubuh dengan sekuat tenaga ke arah pria itu.


duag


Debby langsung menendang pistol yang di genggam pria itu dari arah samping ketika pria itu mendorong mayat wanita yang di tembak olehnya membuat pistolnya terlepas dari tangannya.


" Kurang ajar." ucap pria itu


Pria itupun menyerang Debby dan Debby berusaha menghindar dan menyerang balik. Pria itu ternyata bisa bela diri membuat Debby hampir kalah.


Duagh


Seorang pria memukul tengkuk pria yang sedang memukul Debby.

__ADS_1


" Kakak." panggil Debby


Pria itu adalah Alvian, Alvian mendapatkan informasi dari adiknya Dennisa kalau Debby melawan seorang pria dan kewalahan menghadapi musuhnya.


Alvian hanya tersenyum kemudian menarik pria itu ke bawah sedangkan Debby pergi kembali ke kamar untuk membawa Mira dengan menggunakan kursi roda. Baru saja mau diangkat ke kursi roda seorang pria datang dengan aura ingin membunuh Debby.


" Apa yang kamu lakukan dengan istriku hah!!" bentak pria itu.


Debby membalikkan badannya ke arah pria itu sambil menahan tubuh Mira yang lumayan berat maklum sama - sama perempuan.


" Kak Charli? aku Debby anaknya mommy Laras dan Daddy Alvonso. Aku datang bersama kak Alvian dan kak Arlan." ucap Debby menjelaskan.


Charli memejamkan matanya sebentar kemudian membuka matanya. Charli mengambil Mira dari tangan Debby kemudian menggendongnya.


" Maaf aku tidak tahu." ucap Charli merasa tidak enak karena tadi dirinya membentak Debby.


" Tidak apa - apa santai saja. Kita bawa Amora ke rumah sakit." ucap Debby


Charli hanya tersenyum sebentar kemudian membalikkan badannya menuju keluar kamarnya diikuti oleh Debby. Di luar kamar Debby melihat ada sebuah pistol tergelatak dan Debby mengambilnya. Charli melirik sekilas ada rasa curiga kalau Debby sebenarnya musuhnya. Debby yang mengerti arti lirikkan Charli langsung mengatakan agar Charli tidak curiga dengannya.


" Buat jaga - jaga jika ada musuh datang." ucap Debby


Debby tidak sengaja melihat seorang pria ingin menembak Charli.


dor


Pria itupun mati seketika tertembak oleh Charli, ternyata tanpa sepengetahuan Debby ketika Debby mengambil pistol di lantai Charli juga mengambil pistol di kantong jasnya. Charli melirik ke arah Debby dan melihat Debby mengarahkan pistol ke arah lain dan Charli langsung melihat arah lirikan Debby ke arah pria yang ingin menembak dirinya. Charli pun langsung menembak kening pria itu.


Charli melanjutkan langkahnya menuruni anak tangga sambil menggendong Mira ala bridal style.


Sampai di lantai bawah banyak mayat yang tergeletak di lantai dan melihat Alvian kakaknya dan juga Arlan. Begitu pula dengan Alvian dan Arlan melihat Debby dan Charli.


" Debby kamu antar Charli ke rumah sakit." perintah Alvian


" Baik kak, kak Charli mana kunci mobilnya?" tanya Debby


" Ada di kantong jas paling kiri ." ucap Charli


Debbypun memasukkan tangannya ke arah kantong dan mengambil kunci mobil dan tanpa sepengetahuan mereka seseorang memotret tangan Debby yang memasukkan ke kantong jas seorang pria dari jarak jauh.


" Ayo kak aku antar ke rumah sakit." ucap Debby sambil berjalan dengan santai.


" Memang kamu bisa mengendarai mobil dengan cepat?" ledek Charli


" Adikku Debby sangat jago dalam soal kebut - kebuttan, makanya mommy melarang Debby membawa kendaraan." ucap Alvian


" Kemarin aku bawa kak." ucap Debby


" Ya karena kamu pakai acara ngambek makanya diijinin sama mommy." ledek Alvian


" Jalan sekarang atau besok? ngobrol melulu." omel Charli


" Maaf." ucap Alvian dan Debby serempak

__ADS_1


__ADS_2