Perjalanan Cinta Sang Psychopath

Perjalanan Cinta Sang Psychopath
Pertemuan Pertama Alex Dengan Inge


__ADS_3

Wanita itu mendorong tubuh Inge membuat wanita itu yang terluka.


" Breng**k ucap Inge kesal.


duag


duag


Inge dengan sangat lincah menghindar dan memukul pria sangar itu tanpa memberi kesempatan ke pria sangar itu untuk menghindar dari serangan Inge hingga tidak berapa lama pria sangar itupun pingsan tidak sadarkan diri.


Inge melihat sopir bosnya dan pria itu masih bertarung karena musuhnya lumayan banyak.


" Pak Jono bantu nyonya itu, nyonya itu sedang terluka tertusuk pisau dan bawa ke rumah sakit, biar aku bantu pria ini." ucap Inge sambil membantu Jono menendang para pria sangar yang menyerang Jono.


" Baik nona." jawab Jono


Jono pun pergi meninggalkan mereka berdua yang sedang bertarung untuk membawa wanita itu ke rumah sakit.


Inge sambil menggendong bayi yang sedang menatapnya dengan tatapan yang menggemaskan seakan memberikan semangat ke Inge.


Inge dengan lincah menghindar dan memukul aset para pria berharga agar cepat selesai bertarung. Para pria sangar yang mendapatkan tendangan yang mematikan membuat mereka jatuh berlutut menahan rasa sakit teramat sangat.


Pria yang di tolongnya tersenyum melihat aksi Inge yang melawan musuh-musuh nya. Tidak berapa lama merekapun menang. Pria itu mengambil ponselnya di saku jasnya kemudian menghubungi seseorang.


" Nona terima kasih sudah menolongku dan juga bayiku." ucap pria itu sambil tersenyum.


deg


deg


Inge tersenyum sambil menatap pria itu, jantung Inge berdetak kencang karena melihat pria yang sangat tampan turun dari surga.


" Sama - sama tuan dan maafkan istri tuan terluka akibat tertusuk pisau penjahat itu." ucap Inge menjelaskan.


" Dia bukan istriku, dia hanya baby sitter dan aku belum pernah menikah." ucap pria tampan itu.


" Maaf lalu anak ini? apa.." ucap Inge dengan nada menggantung.


ctak


" Aduh sakit." ucap Inge sambil mengusap keningnya yang di sentil oleh pria tampan itu.


" Maaf, aku menyelamatkan bayi ini karena bayi ini akan di buang di sungai oleh paman dan bibinya. Sejak saat itu aku mengasuhnya dan menganggapnya sebagai anakku. Sini biar aku gendong." pinta pria tampan itu.


" Baiklah." jawab Inge singkat sambil menyerahkan bayi itu ke tangan pria tampan itu dengan nada kecewa karena Inge belum rela melepaskan bayi mungil itu.


Oooeeeeee


Bayi itupun menangis dengan kencang membuat Inge mengambil bayi itu dan menggendong bayi itu agar berhenti menangis. Sentuhan ke dua tangan ketika tidak sengaja mengambil bayi itu membuat Pria tampan itu dan Inge jantungnya berdetak sangat kencang.


" Kok sayang menangis?" tanya Inge


Bayi itupun langsung tersenyum melihat wajah Inge sedangkan pria tampan itu terkejut karena bayi itu jarang tersenyum.


" Siapa nama nona?" tanya pria tampan itu


" Panggil saja Inge, kalau tuan?" tanya Inge


" Panggil saja Alex karena aku bukan majikanmu " ucap Alex


" Tidak sopan kalau panggil Alex bagaimana kalau aku memangilnya dengan sebutan kak Alex?" tanya Inge


" Boleh silahkan saja " ucap Alex yang merasa tidak keberatan.

__ADS_1


Alex membuka dompetnya dan mengeluarkan 10 lembar kertas.


" Karena kamu sudah menolong kami ini terimalah hadiah dariku." ucap Alex sambil menyerahkan lembaran uang ke arah Inge


" Tidak terima kasih, maaf aku menolaknya karena aku menolong kak Alex dengan tulus." ucap Inge sambil tersenyum


deg


deg


Alex merasa senang baru kali ini melihat seorang wanita yang tidak matre.


" Aku merasa tidak enak karena Inge telah membantu kami." ucap Alex


" Bagaimana kalau mengantarku pulang karena sepertinya di jalan ini jarang ada taksi." ucap Inge


" Baik dengan senang hati mari aku antar pulang." jawab Alex


Mereka pun masuk ke dalam mobil, Alex duduk di kursi pengemudi sedangkan Inge duduk di samping Alex sambil menggendong bayi mungil yang menggemaskan. Berulang kali Inge mengecup pipi tembem nya hingga bayi itu tertawa karena geli. Alex melirik sekilas hatinya sangat senang bisa bertemu dengan wanita yang sangat berbeda yang biasa ditemuinya selama ini.


Tidak terasa merekapun sudah sampai di mansion milik Baron. Alex menatap mansion Baron kemudian menatap Inge.


" Ini mansion milikmu?" tanya Alex


" Bukan, saya bekerja di mansion ini." ucap Inge jujur.


" Sebagai apa?" tanya Alex


" Sebagai pelayan. Apakah kak Alex malu berteman denganku?" tanya Inge.


" Tidak kenapa mesti malu." jawab Alex santai.


" Oh iya bayinya." ucap Inge sambil menyerahkan bayinya ke Alex


" Kenapa kok sama daddy menangis biasanya tidak menangis." ucap Alex sambil membelai pipi bayi itu.


Bayi itu hanya tersenyum sambil menatap Alex.


" Aduh senyumnya bikin Tante jadi gemas." ucap Inge sambil tersenyum dan membelai pipinya yang chubby.


" Coba kasih lagi ke aku." pinta Alex penasaran.


" Baik." jawab Inge


Inge pun memberikan bayi itu ke Alex tapi lagi-lagi bayi itupun menangis membuat Inge tidak tega. Inge mengambil kembali bayi mungil itu dari tangan Alex dan bayi itupun langsung terdiam.


" Begini aja deh kak Alex kita ke rumah kak Alex nanti dari sana aku pulang naik taksi." ucap Inge


" Jadi repotin kamu lagi." ucap Alex


" Tidak apa kak Alex, apalagi kak Alex akan repot menggendong bayi sambil mengendarai mobil." ucap Inge


" Benar juga sich. Maaf ya ngerepotin?" ucap Alex


" Tidak santai saja." ucap Inge


Alex pun memutar arah dan melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang.


" Kak Alex siapa nama bayinya?" tanya Inge


" Namanya Alexa Keyla Abner." ucap Alex


" Namanya cantik, secantik orangnya." puji Inge

__ADS_1


Alex hanya tersenyum mendengar pujian Inge.


" Siapa yang memberikan namanya?" tanya Inge


" Aku yang memberikan namanya." ucap Alex


Inge hanya tersenyum menatap wajah tampan Alex. Hingga tidak terasa merekapun sudah sampai di mansion milik Alex bertepatan dengan kedatangan Leo adik kandungnya.


" Wih pasangan suami istri sudah datang." goda Leo


Alex hanya menatap tajam ke arah Leo sedangkan Leo sama sekali tidak takut dengan kakaknya.


" Hallo kakak ipar." sapa Leo sambil tangannya di arahkan ke Inge


" Kakak ipar." ucap Inge ulang sambil membalas uluran tangan Leo


.


.


.


xxxxx


Hallo, mampir ke karyaku yang lain ya :



Gadis Culun dan Ceo Lumpuh.


Cinta Satu malam Bersama Mafia


Cinta Satu Malam Bersama Mafia Sension 2


Cinta Pertama Psychopath


Cinta Pertama Mafia.


Perjalanan Cinta Sang Psychopath


Perjalanan Cinta 3 Pria Psychopath



Dan


Mohon dukungan dan Berikan : 😍😍😘😘🤩🤩😊😊😉😉


Komentar 😍


Like 😍


vote 😍


tip 😍


Agar Author tetap semangat dalam menulis novel ini. Terima kasih banyak buat pembaca yang masih setia membaca novelku.😁😚😚😍😍😘😘 juga yang telah memberikan komentar, like, vote dan tipnya.


Salam Author


Yayuk Triatmaja


xxxxxx

__ADS_1


__ADS_2