Perjalanan Cinta Sang Psychopath

Perjalanan Cinta Sang Psychopath
Max dan Denisa


__ADS_3

Kediaman Mansion Max dan Denisa


Selesai mandi dan berpakaian, Denisa menghubungi ke dua sahabatnya lewat video call. Mereka melakukan apa yang tadi diperintahkan oleh mommy Laras. Selesai menghubungi ke dua sahabatnya Denisa membuka tasnya mengambil tablet pemberian dari paman Kennath dan meminumnya.


Denisa menghembuskan nafasnya perlahan sambil menunggu kedatangan suaminya Max. 20 menit kemudian Max datang.


Ceritanya ada di bab sebelumnya tentang penyiksaan Denisa yang hanya sebentar saja karena Denisa sudah minum obat.


xxxx Flashback Off xxxx


Denisa ingin sekali membelai wajah tampan suaminya tapi dirinya tidak ingin sandiwaranya terbongkar.


( " Honey aku ingin rasanya memeluk dan menciummu apa ini karena anak kita sangat merindukanmu." ucap Denisa dalam hati tidak terasa air matanya keluar ).


Max perlahan membuka matanya bertepatan Denisa menutup matanya.


" Sayang kamu nangis?" tanya Max sambil mengusap ke dua air mata Denisa menggunakan ke dua tangannya.


" Sayang, segeralah sadar aku sangat merindukanmu." ucap Max


cup


Max berdiri dan mengecup kening Denisa.


" I Love You." bisik Max


" Sayang, maafkan aku, aku berjanji untuk lebih mempercayaimu." ucap Max tanpa sadar air matanya keluar dan membasahi pipi Denisa.


Perlahan Denisa membuka matanya karena dirinya tidak tega melihat Max menangis.


" Honey." panggil Denisa sambil menatap wajah suaminya.


" Sayang, kamu sudah sadar?" ucap Max senang sambil memeluk istrinya dengan erat.


" Honey, sesak." ucap Denisa sambil memukul perlahan suaminya.


" Maaf sayang, aku sangat senang sayangku sudah sadar." ucap Max sambil mengendurkan pelukan dan menatap wajah istrinya yang tersenyum padanya dengan wajah yang masih pucat.


"Maafkan aku sayang, maafkan aku. Sayangku boleh menghukumku atau menyakitiku tapi aku mohon jangan tinggalkan aku, aku tidak sanggup kehilanganmu." ucap Max


" Sudahlah honey lupakanlah yang penting kuminta padamu jika ada sesuatu katakanlah padaku atau selidiki lebih dulu benar atau tidak berita itu. Kita harus saling percaya honey karena pernikahan itu harus dilandasi saling percaya. Aku juga tidak mungkin mengkhianatimu karena aku sangat sangat dan sangat mencintaimu." ucap Denisa tulus.


Max menatap mata Denisa dan tidak ada kebohongan di sana.


" Honey." panggil Denisa


" Hmm... ada apa sayang?" tanya Max sambil mengusap wajah istrinya.


" Aku haus." ucap Denisa sambil tersenyum


Max pun mengambil gelas yang sudah ada sedotan dan diberikan ke Denisa. Setelah selesai minum Max mengembalikan gelas ke meja yang dekat dengan ranjang Denisa.


" Honey, kita dipercayai Tuhan untuk memiliki anak lagi." ucap Denisa tersenyum bahagia.


Tangan kanan Denisa memegang tangan Max dan diarahkan ke perutnya. Max mengusap perut Denisa dan mengusapnya.

__ADS_1


" Anak daddy maafkan daddy ya?" ucap Max sedih dengan mata sudah memerah menahan air matanya tidak keluar.


" Tidak apa - apa daddy, yang penting sekarang daddy menjaga mommy dan aku. Daddy pasti bisa menahan emosi." ucap Denisa menirukan anak kecil.


" Daddy janji untuk lebih mempercayai mommy dan belajar untuk menahan emosi." ucap Max tersenyum dan mengecup perut Denisa.


" Terima kasih daddy, aku dan mommy sangat sayang sama daddy." ucap Denisa menirukan anak kecil lagi.


" Daddy juga sayang kalian." ucap Max tersenyum bahagia.


Denisa tersenyum mendengar ucapan Max, Max pun ikut tersenyum.


" Sayang apakah ada yang sakit?" tanya Max


" Tidak ada, honey mandi ya?"pinta Denisa


" Aku bau ya?" ucap Max sambil mengendus ke dua ketiaknya.


" Maaf honey, iya bau aku sangat mual." ucap Denisa sambil menutup hidungnya.


Max berdiri dan mengambil ponselnya kemudian mengetik sesuatu setelah selesai Max masuk ke dalam kamar mandi. Setelah 20 menit Max keluar dari kamar mandi hanya menggunakan handuk yang menutupi bagian bawahnya.


Denisa menatap badan kekar suaminya dan tersenyum.


" Honey bolehkah aku meminta sesuatu?" tanya Denisa.


" Boleh, meminta apa sayang?" tanya Max


" Berbaringlah di sampingku." pinta Denisa


" Sayang apa yang kamu lakukan?" tanya Max dengan nada mulai berat dan nafas mulai memburu.


"Hanya meraba leher sampai perut secara berulang. Memangnya kenapa honey?" tanya Denisa tanpa dosa.


Denisa tahu kalau suaminya sedang bergairah tapi entah kenapa dirinya ingin melakukannya apakah karena keinginan bayinya.


" Tapi sayang, apa yang sayang lakukan membuat adik kecilku menjadi tegang?" protes Max dengan nada makin berat.


"Maaf honey, sepertinya anak kita pengen melakukan ini. Sekarang sudah honey, aku sangat lapar." ucap Denisa tanpa punya rasa salah melihat Max tersiksa karena hasratnya ingin dituntaskan.


Max menghembuskan nafasnya perlahan dan turun dari ranjang kemudian masuk ke dalam kamar mandi. Akhirnya Max mandi lagi dan bermain solo dengan menggunakan sabun mandi.


" Kalau tidak mengingat istriku lagi sakit sudah kuterkam tadi." ucap Max


Setelah setengah jam Max sudah keluar dengan rambut masih basah dan Denisa menatapnya tanpa kedip melihat wajah tampan suaminya.


" Honey." panggil Denisa


" Kalau di suruh temani tidur di ranjang aku tidak mau?" ucap Max karena dirinya tidak ingin mandi untuk yang ke tiga kalinya.


" Aish siapa bilang aku meminta honey temani aku tidur." ucap Denisa


" Terus ada apa memanggilku?" tanya Max sambil memakai kemeja di depan Denisa


" Hmmm...honey, aku ingin tahu kabar ke dua sahabatku Amora dan Mira." ucap Denisa

__ADS_1


" Amora dan Mira? siapa mereka sayang?" tanya Max


" Mereka adalah calon istri ke dua sahabatmu Baron dan Charli." ucap Denisa


Max terdiam hanya memandang Denisa saja.


" Honey, aku tahu pasti ke dua sahabatku berada di rumah sakit ini atau di rumah sakit lain dan sedang di rawat karena ke dua sahabatmu pasti menyiksa ke dua sahabatku." ucap Denisa.


.


.


.


.


.


xxxxx


Hallo, mampir ke karyaku yang lain ya :



Gadis Culun dan Ceo Lumpuh.


Cinta Satu malam Bersama Mafia


Cinta Satu Malam Bersama Mafia sension 2


Cinta Pertama Psychopath


Cinta Pertama Mafia.


Perjalanan Cinta Sang Psychopath



Dan


Mohon dukungan dan Berikan : 😍😍😘😘🤩🤩😊😊😉😉


Komentar 😍


Like 😍


vote 😍


tip 😍


Agar Author tetap semangat dalam menulis novel ini. Terima kasih banyak buat pembaca yang masih setia membaca novelku.😁😚😚😍😍😘😘 juga yang telah memberikan komentar, like, vote dan tipnya.


Salam Author


Yayuk Triatmaja

__ADS_1


xxxxxx


__ADS_2