Perjalanan Cinta Sang Psychopath

Perjalanan Cinta Sang Psychopath
Pernikahan Alex dan Leo 3


__ADS_3

" Baiklah, terserah honey." ucap Inge pasrah


Alex yang mendapatkan lampu hijau langsung melepaskan semua pakaiannya hingga polos begitu pula dengan Inge setelah ke duanya polos tanpa sehelai benangpun Alex menggendong Inge dan di bawa ke dalam kamar mandi.


Alex menurunkan Inge di bawah shower dengan menghadap ke tembok sedangkan Alex berada di belakang Inge. Alex memberi pemanasan terlebih dahulu setelah di rasa cukup Alex memasukkan keris saktinya ke lubang goa milik istrinya yang sangat di sukai oleh Alex.


jleb


" Akhhh... honey... enak honey... terus..." ucap Inge sambil mendesah nikmat.


Alex yang mendengar ******* Inge membuat langsung semangat hingga keduanya mengeluarkan suara ******* hingga keluarlah lahar milik Alex.


" Sayang kita mandi bersama setelah itu kita lanjutkan lagi di ranjang." bisik Alex


" Aku sangat lelah honey." ucap Inge


" Dua kali atau tiga kali lagi sayang setelah itu kita istirahat." ucap Alex sambil menatap wajah Inge dengan penuh damba.


" Baiklah." Jawab Inge pasrah karena tidak tega melihat wajah Alex.


Selesai mandi Alex men lap tubuh Inge dengan menggunakan handuk hingga kering setelah selesai barulah tubuh bagian bawahnya di bungkus dengan handuk bekas Inge.


Alex menggendong Inge ala bridal style menuju ke ranjangnya dan merekapun melanjutkan kegiatan olahraga malamnya hingga dua ronde barulah mereka berhenti karena Alex tidak tega melihat Inge sudah tertidur pulas karena kelelahan sedangkan Alex masih belum puas.


" Hmmm... padahal aku masih ingin nambah lagi tapi kasihan istriku sepertinya sangat lelah besok saja dilanjutkan. Setidaknya adik kecilku bisa aku gunakan lagi karena kepalaku sangat pusing jika memikirkan adik kecilku yang tidak bisa berfungsi." ucap Alex sambil memeluk tubuh istrinya kemudian menyelimuti tubuh mereka yang polos tanpa sehelai benangpun.


xxxxxxx


Malam berganti pagi perlahan Debby membuka matanya dan kepalanya yang bersandar di dada suaminya di angkat ke atas untuk melihat suaminya Leo yang masih setia memejamkan matanya. Tangan kanan Debby di angkat dan diarahkan ke wajah Leo.


" Seperti mimpi rasanya menikah dengan pria yang sangat tampan seperti kak Leo. Aku harap suamiku setia padaku seperti aku yang selalu setia sama suamiku sampai ajal memisahkan kami. I Love You my husband." ucap Karen sambil meraba wajah Leo dari kening, pipi, mata, hidung dan bibir.


" I Love You too my wife." ucap Leo sambil membuka matanya dan menahan tangan kanan Debby.


" Maaf honey, aku telah menganggu tidur honey." ucap Debby dengan wajah merasa bersalah.


" Tidak apa - apa sayang, sayang lagi ya?" pinta Leo sambil membuang selimutnya secara asal dan menin**h tubuh Debby dan kini Alex berada di atas tubuh Debby.


" Punyaku masih perih honey." jawab Debby dengan wajah memerah menahan malu.


" Aku mainnya pelan - pelan sayang." bisik Leo dengan tatapan penuh damba.


" Baiklah tapi sekali saja ya? aku juga masih sangat lelah." ucap Debby

__ADS_1


" Ok. Sekali saja." ucap Leo


Leopun memberikan pemanasan terlebih dahulu setelah di rasa cukup adik kecilnya dimasukkan ke dalam goa yang paling gelap gulita sambil masuk dan keluar secara berulang-ulang hingga goa tersebut di semprot oleh adik kecilnya. Setelah puas Leo menarik adik kecilnya dan memindahkan tubuhnya ke arah samping kemudian memeluk Debby.


cup


" Terima kasih sayang, ternyata enak banget ya." ucap Leo sambil mengecup bibir Debby.


Debby hanya tersenyum dan membalas pelukan suaminya.


" Honey, badanku lengket, aku mau mandi dulu ya?" pinta Debby sambil melepaskan pelukannya dan menatap wajah tampan suaminya.


" Kita mandi bersama ya?" bisik Leo


" Tidak honey nanti kamu menerkamku lagi, aku sangat lelah honey." rengek Debby.


Leo tersenyum melihat tingkah istrinya yang menggemaskan.


" Baiklah." Jawab Leo sambil membelai rambut Debby.


Debby bangun dari ranjangnya sambil menahan perih bagian privasinya. Baru saja ke dua kakinya diturunkan Debby hanya diam tidak melanjutkan untuk berdiri.


" Kenapa tidak jalan sayang?" tanya Leo sambil melihat punggung mulus Debby.


Leo yang tidak tega melihat wajah memelas Debby langsung terbangun dan langsung menggendong Debby ala bridal style.


" Honey kenapa di gendong dan tubuh kita polos tanpa sehelai benangpun." ucap Debby sambil menutup wajahnya yang memerah menahan malu.


" Aku tidak tega sayang melihat wajahmu yang memelas seperti itu. Kalau mengenai malu buat apa malu kitakan sudah menikah dan sudah melihat masing - masing tubuh kita." ucap Leo


Leo berjalan masuk ke dalam kamar mandi dan perlahan menurunkan tubuh Debby dan di dudukkan di closet kemudian Leo menyalakan air ke dalam bathtub hingga penuh kemudian memberikan aroma lavender kesukaan Debby.


Leo menggendong kembali Debby kemudian kaki Leo masuk ke dalam bathtub, mereka mandi bersama selama setengah jam lebih.


Kini mereka sudah selesai mandi dan berpakaian dengan memakai pakaian santai.


" Honey, kita kumpul di ruang makan keluarga." ucap Debby


" Ok." jawab Leo


Merekapun keluar dari kamar pengantin dan berjalan ke arah pintu lift.


Ting

__ADS_1


Pintu lift terbuka mereka keluar dan masuk ke dalam ruangan meja makan dan di sana sudah berkumpul.


" Wah... wah pengantin baru lama sekali kita menunggu kalian." goda saudara - saudaranya secara serempak.


Debby dan Leo hanya tersenyum malu.


" Bagaimana Leo malam pertamanya sukses tidak?" tanya Alvonso dengan nada usil.


" Sukses donk kak." ucap Leo sambil tersenyum dan menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


" Kalau Alex jangan di tanya pasti sukses." goda Alvian


Alex dan Inge hanya tersenyum malu mendapatkan godaan Alvian.


" Sudah... sudah jangan menggoda Alex dan Leo kita makan sekarang saja." ucap mommy Laras.


" Iya benar kata mommy seperti kalian saja tidak pernah menikah dan merasakan malam pertama." sambung Daddy Alvonso.


" Dennis belum pernah merasakan malam pertama lho dad." ucap Arlan.


" Dennis kapan kamu menikah?" goda Harlan


" Dennis banyak memilih." ucap Alvonso


" Dennis jomblo." celetuk Alvian.


" Aishhh... kakak - kakakku yang pada rese.. sebentar lagi Dennis akan memperkenalkan calon Dennis. Dennis sudah tidak jomblo lagi lho." protes Dennis.


Semua tertawa melihat Dennis yang sedang protes.


" Akhirnya adikku laku juga." goda Alviana


" Aish kak Alviana rese, ajukan sangat tampan banyak yang cewe suka sama Dennis tapi Dennis belum ada yang masuk ke hati dan beberapa hari aku sudah kenal dan ingin memperkenalkan ke kalian semuanya." ucap Dennis.


" Mommy dan Daddy menunggu siapa gadis yang bisa menaklukan hati anakku." ucap mommy Laras.


" Anak kita mommy." protes daddy Alvonso


" Iya anak kita. Sekarang kita makan yuk." ajak mommy Laras.


" Ok." Jawab mereka serempak.


Seperti biasa Daddy Alvonso yang memimpin doa selesai berdoa mereka makan bersama dalam diam tanpa ada yang bicara.

__ADS_1


__ADS_2