Perjalanan Cinta Sang Psychopath

Perjalanan Cinta Sang Psychopath
Pilihan Sulit


__ADS_3

Ruangan Max dan Denisa


Max duduk di kursi sebelah Denisa memegang tangannya dan mengecup punggung tangan istrinya.


" Sayang segeralah sadar, aku sangat merindukanmu." ucap Max lirih


Karena lelah Max tertidur dengan kepalanya bersandar di tangan Denisa. Perlahan Denisa membuka matanya dan menatap wajah suaminya.


( " Honey maafkan aku, aku terpaksa melakukan ini agar honey sadar dan tidak menyakitiku lagi dan orang lain. Kita hampir saja kehilangan anak kita kalau aku tidak meminum obat pemberian paman Kennath. Tentu honey akan menyiksaku habis - habissan." ucap Denisa dalam hati ).


xxxx Flashback On xxxx


Waktu menunjukkan jam 3.25 menjelang sore, Denisa masih mengutak atik laptopnya hingga tidak terasa 3 jam lamanya karena kejadian itu sudah sangat lama akhirnya ketemu. Ketika hendak memperlihatkan ke sahabatnya Amora ponsel milik Denisa berdering.


" Mira, tolong angkatin ponselku donk." pinta Denisa


" Ok. Jawab Mira


Mira pun mengambil tas Denisa dan mengambil ponselnya. Melihat layar ponsel Denisa ada panggilan Mommy Sayang Calling.


" Denisa, mommymu telephone." ucap Mira


" Tolong angkatin donk? aku mau memperlihatkan rekaman cctv ke Mira." pinta Denisa


" Ok." Jawab Mira singkat.


Mira pun berdiri dan berjalan agak menjauh dari Denisa dan Mira agar bisa mendengar dengan jelas, Mira menggeser tombol warna hijau setelah itu ponsel milik Denisa ditempelkan ke telinga Mira.


" Hallo mommy." sapa Mira


" Mira ya? Denisa mana Mira?" tanya mommy Laras


" Lagi memperlihatkan rekaman cctv keberadaan saudara kembar Amora mom." jawab Mira menjelaskan.


" Panggilkan Denisa, sayang? mommy ingin bicara penting." pinta mommy Laras.


Mira pun memberikan ponselnya ke Denisa dan Denisa menerima ponsel mommy Laras setelah mengetahui kalau mommynya mau bicara penting.


" Hallo mom, ada apa?" tanya Denisa sambil mengoffkan rekaman cctv tersebut.


" Denisa, Amora dan Mira kalian bertiga di jebak oleh orang dan nyawa kalian dalam bahaya" ucap mommy Laras langsung tanpa basa basi.


" Apa!!" teriak Denisa terkejut membuat ke dua sahabatnya terkejut mendengar teriakan Denisa.


tut tut tut


Mommy Laras mematikan ponselnya sepihak membuat Denisa bingung dan mencoba menghubungi mommynya tapi tidak aktif. Tidak berapa lama ada orang yang membuka pintu ruangan vvip. Mommy Laras dan dan daddy Alvonso masuk ke dalam dan duduk dengan mereka sedangkan dokter Kennath mengunci pintu agar orang lain tidak ada yang masuk terlebih ruangan itu kedap suara.


" Mommy, daddy, paman Kennath?" panggil Denisa terkejut.


Mereka bertiga bergantian mencium punggung tangan mommy Laras, daddy Alvonso dan paman Kennath. Mereka bertiga duduk sambil memandang Denisa, Amora dan Mira.


" Maaf kedatangan mommy mendadak karena ada hal yang sangat penting yang akan kami sampaikan, kalian diam dan dengarkan cerita mommy." ucap mommy Laras

__ADS_1


" Max, Baron dan Charli mempunyai musuh yang sama dan musuh itu tahu kelemahan Max, Baron dan Charli yaitu dengan cara mengirim foto dan video kalian bertiga kalau kalian selingkuh dengan pria lain. Max, Baron dan Charli pasti akan percaya dengan kiriman foto dan video itu dan pasti orang yang kalian cintai akan menyiksa dan membunuh kalian. Jika itu terjadi maka musuh itu sangat senang karena Max, Baron dan Charli pasti akan sangat menyesal setelah mengetahui kebenarannya." ucap Mommy Laras


Deg


deg


deg


Denisa, Amora dan Mira jantungnya berdetak kencang mendengar ucapan mommy Laras.


" Max, Baron dan Charli adalah seorang psycophat. Apakah kalian siap malam nanti menerima siksaan yang menyakitkan bahkan bisa saja kematian atau berhenti sampai di sini meninggalkan mereka yang pasti akan mencari kalian." Ucap mommy Laras.


" Aku akan pergi, karena aku tidak mau di siksa apalagi sampai aku mati di tangan Charli." ucap Mira hingga tanpa sadar air matanya keluar.


" Aku juga akan pergi mommy." jawab Denisa air matanya ikut keluar


" Sama aku juga akan pergi." ucap Amora. Begitu pula dengan Amora air matanya ikut keluar.


Amora dan Mira sangat shock mendengar kalau calon suaminya seorang psycophat karena itu Amora dan Mira berencana pergi meninggalkannya sedangkan Denisa ingin melanjutkan pernikahan karena Denisa sangat mencintai suaminya tapi karena ada anak akhirnya Denisa menghindar sampai kemarahan Max berkurang. Mommy Laras menghembuskan nafasnya dengan kasar.


" Kalau itu keputusan kalian, kalian ikut kami. Mommy akan mengganti rekaman cctv ini dengan rekaman lain hingga tidak ada yang curiga." ucap mommy Laras


" Apa yang terjadi jika kami pergi mom?" tanya Denisa penasaran.


" Di lihat sifat mereka adalah psycophat maka bisa saja jika kalian pergi maka Max akan mencarimu Denisa, kalau sulit ditemukan maka kemungkinan besar Max akan meretas restoran ini dan meminta mereka untuk mengatakannya jika tidak memuaskannya maka semua pengunjung ini akan dibunuh oleh Max, Baron dan Charli karena Mira dan Amora bersamamu di restoran ini." ucap mommy Laras


" Bukan itu saja semua penghuni mansion Mira akan di siksa dan di bunuh oleh Charli sedangkan Baron menyiksa dan membunuh semua penghuni apartemen Amora." ucap mommy Laras sambil mengusap wajahnya.


deg


deg


deg


" Mommy ada bukti rekaman cctv kalau kami tidak salah?" tanya Denisa


" Punya dan mommy sudah mengirim video ke mereka tapi tidak terbaca dan mommy menghubungi merekapun ponselnya tidak aktif kemungkinan lowbat. Jadi bagaimana apa lanjut atau stop di sini?" tanya ulang mommy Laras.


" Mommy dan daddy aku tidak jadi pergi meninggalkan Max, karena Denisa tidak sanggup melihat orang mati gara - gara Denisa hanya mementingkan diri sendiri. Denisa akan pulang, biarlah Denisa menjalani takdir ini bersama anak kami yang belum lahir." ucap Denisa sampai air matanya keluar.


" Kamu hamil Denisa?" tanya mommy Laras dan daddy Alvonso serempak.


" Iya dad, mom." jawab Denisa


" Kennath apakah kamu sudah siapkan obat supaya mereka tidak sadar sebelum mereka bertiga Max, Baron dan Charli datang?" tanya mommy Laras.


" Sudah, aku juga menyiapkan obat yang aman buat janin. Aku berjaga - jaga siapa tahu Denisa hamil." ucap dokter Kennath


Dokter Kennath membuka tasnya dan mengeluarkan 3 tablet yang di kemas terpisah ke mommy Laras dan mommy Laras menerima 3 tablet dari tangan dokter Kennath.


" Maksud mommy apa?" tanya ke tiga wanita tersebut serempak


" Maksud mommy, setelah kalian pulang dari sini minumlah obat ini. Obat ini akan bekerja setelah setengah jam lebih dan kalian langsung tidak sadarkan diri dan nafas kalian akan berhenti selama 1 jam setelah itu mereka pasti akan ketakutan dan membawa kalian ke rumah sakit. Paman Kennath dan beberapa dokter sudah siap dan akan menunggu kalian di rumah sakit untuk melakukan pertolongan jika ada siksaan." ucap mommy Laras sambil memberikan tiga tablet ke Denisa, Amora dan Mira.

__ADS_1


Denisa, Amora dan Mira menerima obat pemberian mommy Laras dan menganggukkan kepala sebagai tanda mengerti.


" Sekarang kalian pulang sekarang karena sebentar lagi pasangan kalian masing - masing akan pulang." ucap mommy Laras.


" Baik mom." jawab mereka serempak


" Oh iya satu lagi sampai di rumah kalian bertiga selesai mandi langsung video call tentang keinginan kalian agar pasangannya menyadari kesalahannya atau apa? yang penting buat mereka menyesali karena menyiksa kalian anggap saja pesan terakhir kalian buat mereka. Kalian kan pintar berakting." ucap mommy Laras.


" Baik mom." jawab mereka serempak.


Merekapun berpamitan kini tinggal mommy Laras, daddy Alvonso dan dokter Kennath. Mommy Laras langsung menghapus rekaman cctv dan membuat rekaman baru kalau sepeninggal Denisa dan ke dua sahabatnya ruangan restoran vvip ini kosong.


.


.


.


xxxxx


Hallo, mampir ke karyaku yang lain ya :



Gadis Culun dan Ceo Lumpuh.


Cinta Satu malam Bersama Mafia


Cinta Satu Malam Bersama Mafia sension 2


Cinta Pertama Psychopath


Cinta Pertama Mafia.


Perjalanan Cinta Sang Psychopath



Dan


Mohon dukungan dan Berikan : 😍😍😘😘🤩🤩😊😊😉😉


Komentar 😍


Like 😍


vote 😍


tip 😍


Agar Author tetap semangat dalam menulis novel ini. Terima kasih banyak buat pembaca yang masih setia membaca novelku.😁😚😚😍😍😘😘 juga yang telah memberikan komentar, like, vote dan tipnya.


Salam Author

__ADS_1


Yayuk Triatmaja


xxxxxx


__ADS_2