
Pagi harinya seperti biasa keluarga besar Alvonso berkumpul di meja makan untuk sarapan pagi dan seperti biasanya setiap makan tidak ada yang berbicara.
Selesai makan mereka berkumpul di ruang keluarga. Orang dewasa berkumpul dan duduk di ruang keluarga sedangkan anak - anak bermain dengan para sepupunya dengan di temani 10 baby sister mengingat anak Alvonso ada 2, Alvian 2 dan Alviana ada 6 anak.
" Debby, nanti jadi ke rumah Leo?" tanya mommy Laras
" Jadi mom."jawab Debby
" Angelina jam berapa datangnya?" tanya daddy Alvonso
" Sebentar lagi datang dad." jawab Debby
" Dokumen kepemilikan masih kamu simpan?" tanya mommy Laras
" Masih mom, rencana hari ini mau ngasih ke Leo karena kemarin dokumen Leo ketinggalan di kamar Debby." ucap Debby menjelaskan.
" Mommy rasa lebih baik kamu simpan dan kamu berikan ketika Leo menanyakan nya." ucap mommy Laras.
" Baik mom." jawab Debby tanpa komentar
Tidak berapa lama ponsel milik Debby bergetar. Debby melihat ponselnya dan ternyata Angelina. Debby menggeser ke tombol berwarna hijau dan Debby serta Angelina mengobrol sebentar setelah selesai ponselpun di simpan kembali ke dalam tas.
" Wih ponsel baru." ledek Alvian
" Ponselnya dibeliin tahu." ucap Debby
" Wih mantap banget." ucap Dennisa
" Siapa yang beliin?" tanya Dennis
" Kak Leo." jawab Debby sambil tersenyum
" Ponselmu yang lama mana?" tanya Alviana
" Kok beli baru? banyak duit ya" goda Dennis usil karena mereka semuanya sudah tahu tapi senang saja menggoda Debby.
" Di banting, karena orangnya cemburu." ucap Alvonso
" Ih kakak kurang seru tahu, Kitakan sedang menggoda Debby." protes Dennisa
" Iya nih kak Alvonso rese." omel Alviana
" Iya benar." jawab Alvian dan Dennis bersamaan
" Aish kakak di keroyok sama ke empat saudaraku." ucap Alvonso sambil pura - pura cemberut.
" Kok semuanya tahu?" tanya Debby sambil senyum pepsodent
Mereka semua tertawa termasuk Alvonso dan Debby. Mommy Laras dan daddy Alvonso hanya tersenyum hati mereka sangat senang karena semua anaknya rukun dan tidak ada yang bertengkar.
Tidak berapa lama pintu di ketuk sebanyak tiga kali kemudian pintu itupun terbuka tampak Angelina membuka pintu sambil tersenyum menatap mereka satu persatu.
" Angelina ayo duduk." ucap mommy Laras
" Baik mom." Jawab Angelina
__ADS_1
" Angelina ini jam khusus untukmu jika kamu mengalami bahaya tekan tombol seperti ini dan kami akan datang langsung menolongmu." ucap mommy Laras memberikan jam tangan ke Angelina.
" Baik mom terima kasih." Jawab Angelina sambil menerima jam kemudian melepaskan jam yang tadi di pakainya kemudian mengganti jam pemberian mommy Laras.
" Debby dan Angelina, kalian berdua pergi ke mansion milik Alex. Jika kalian hampir sampai tekan tanda tombol yang berada di jam itu." ucap mommy Laras.
Debby dan Angelina hanya diam karena ingin mendengar kelanjutannya.
" Dalam 10 menit mommy akan menelepon Debby dan mengatakan kalau Inge pergi dari hotel ini secara diam-diam dan setelah meretas cctv ternyata Inge di culik. Kami berharap kamu Debby dan Angelina pura - pura terkejut dan panik." ucap mommy Laras
" Sebelum 10 menit kalian berdua harus sudah bertemu dengan Leo dan Alex karena ketika mommy kalian menghubungi Debby otomatis mereka berdua pasti mendengar percakapan mommy dan Debby. Lakukan dengan baik dan jangan gugup." sambung mommy Laras
" Kalian tenang saja Alvonso, Alvian, Arlan, Harlan dan Dennis akan menyamar jadi ketika kalian butuh bantuan tekan tombol darurat otomatis mereka berlima akan datang tepat waktu karena jarak mereka berlima tidak begitu jauh dari mansion milik Alex." sambung mommy Laras lagi.
" Menyamar sebagai apa mom?" tanya Angelina dan Debby penasaran.
" Alvonso menyamar menjadi pemulung, Alvian menyamar menjadi pengemis buta, Arlan menyamar menjadi pengemis lumpuh, Harlan menyamar menjadi penjual rokok dan Dennis menyamar menjadi orang gila." ucap Daddy Alvonso sambil menahan tawa.
Sontak semua menertawakan ke lima pria tampan tersebut membuat ke lima pria tampan tersebut menatap tajam ke arah mereka yang menertawakan.
" Daddy masa kami pria tampan menyamar seperti itu?" protes Alvonso
" Iya dad, Alvian tidak setuju, apa kata istriku?" protes Alvian
" Aku juga dad tidak setuju." protes Dennis
Sedangkan Harlan dan Arlan hanya mengusap wajahnya dengan kasar mau marah tidak enak karena mertuanya dan bisa - bisa dipecat jadi menantunya.
" Sekarang gini kalian berlima tampil apa adanya yang ada mereka curiga karena mommy dan Max mencoba meretas cctv ternyata banyak mata - mata yang menyebar jadi dengan cara seperti ini yang bisa dilakukannya." ucap Daddy Alvonso beralasan.
" Iya dad kenapa mereka tidak berjaga-jaga di mansion saja?" tanya Alvian
" Iya mereka menyebar di luar mansion untuk mengetahui apakah ada yang memata - matai mansion milik Alex karena itulah Daddy meminta kalian berlima untuk menyamar." ucap daddy Alvonso menjawab pertanyaan anaknya Alvonso.
" Mommy dan Max mencoba tapi sistem keamanannya sangat kuat mommy dan Max mendapatkan serangan balik ketika ingin meretas identitas mereka dan juga meretas cctv mansion milik Alex." sambung mommy Laras menjawab pertanyaan anaknya Alvian.
" Serangan apa mom?" tanya mereka serempak kecuali daddy Alvonso, Dennisa dan Max karena mereka sudah tahu jawabannya.
" Serangan virus yang membuat laptop Max rusak. Mommy dan Max berusaha memperbaiki setelah seharian baru laptopnya bisa diperbaiki." ucap mommy Laras
" Apa???" tanya mereka serempak
" Alex apa Leo mom yang melakukannya?" tanya Alvonso penasaran
" Bukan?" jawab mommy Laras.
" Lalu siapa mom?" tanya Debby
" Louis Vuitton Abner." ucap Max
" Louis Vuitton Abner? siapa dia?" tanya Alvian
" Kakaknya Leo, kekasih kak Debby." jawab Dennisa yang menjawab pertanyaan kak Alvian.
" Bukannya kakaknya Leo bernama Alex?" tanya Debby bingung
__ADS_1
" Iya benar, tapi Alex anak pertama, anak ke dua bernama Louis dan yang ke tiga baru Leo." jawab Max
" Tapi nama kekasihku Leonard Ferguson dan nama panggilannya Leo." ucap Debby
" Sebenarnya nama panjangnya Leonard Ferguson Abner." Jawab Max gantian menjawab pertanyaan Debby.
" Mereka tiga bersaudara yang pertama Alexander Graham Abner nama panggilannya Alex, yang ke dua bernama Louis Vuitton Abner nama panggilannya Louis dan yang ke tiga Leonard Ferguson Abner nama panggilannya Leo. Mereka tidak memakai nama Abner karena bisa ketahuan identitas mereka." jawab Max
" Pantas saja kami cari identitas mereka susah ditemukan." ucap Alvonso, Alvian, Alviana, Debby dan Dennis jawabnya serempak.
" Ya, benar karena Louis ternyata sangat pintar dalam bidang IT karena itulah agak sulit mencari identitas nya. Mungkin kalau tidak ada Max, mommy juga kesulitan mencari identitas mereka." ucap Mommy Laras.
" Mommy juga hebat kok, jadi kita bisa meretas identitas mereka dan juga meretas cctv mansion milik Alex walau laptop Max kadang suka error." jawab Max
Mommy Laras hanya tersenyum, kini sudah terungkap identitas tiga bersaudara yang selama ini keluarga besar Alvonso cari.
xxxxx
Hallo, mampir ke karyaku yang lain ya :
Gadis Culun dan Ceo Lumpuh.
Cinta Satu malam Bersama Mafia
Cinta Satu Malam Bersama Mafia Sension 2
Cinta Pertama Psychopath
Cinta Pertama Mafia.
Perjalanan Cinta Sang Psychopath
Perjalanan Cinta 3 Pria Psychopath
Dan
Mohon dukungan dan Berikan : 😍😍😘😘🤩🤩😊😊😉😉
Komentar 😍
Like 😍
vote 😍
tip 😍
Agar Author tetap semangat dalam menulis novel ini. Terima kasih banyak buat pembaca yang masih setia membaca novelku.😁😚😚😍😍😘😘 juga yang telah memberikan komentar, like, vote dan tipnya.
Salam Author
Yayuk Triatmaja
__ADS_1
xxxxxx