
" Honey, aku sangat mencintaimu." ucap Denisa sambil menatap wajah tampan suaminya dengan penuh cinta.
" Aku juga sayang, sangat sangat sangat dan sangat mencintaimu." ucap Max sambil membelai pipi Denisa.
" Aduh jadi pengen ketemu kekasihku." ucap seseorang
" Iya nih, kamu tega ya sama kita berdua." ucap temannya.
Denisa memalingkan wajahnya ke laptop dan melihat dua pria tampan sedang tersenyum padanya. Wajah Denisa memerah seketika menahan rasa malu dan langsung memalingkan wajahnya dan bersembunyi di dada Max.
Max, Baron dan Charli sedang video call di laptop tanpa sepengetahuan Denisa membuat Denisa malu terhadap rekan bisnisnya.
" Kenalkan ini istriku namanya Denisa." ucap Max memperkenalkan ke dua sahabatnya sambil tangan kirinya menahan tubuh istrinya agar tidak terjatuh dan tangan kanannya membelai rambut panjang Denisa.
" Hallo Denisa." sapa Baron dan Charli bersamaan sambil tersenyum melihat istri Max yang sangat cantik dan menggemaskan.
Denisa perlahan mengangkat kepalanya dan memalingkan wajahnya ke arah laptop dan memandang rekan bisnis suaminya.
" Hallo salam kenal semuanya." ucap Denisa sambil tersenyum malu.
" Perkenalkan aku Charli sahabat Ali." ucap Charli
" Kalau aku Baron, aku juga sahabat Ali." ucap Baron
Denisa memalingkan wajahnya ke Max meminta penjelasan. Max hanya memberi kode dan istrinya pun mengerti kemudian memalingkan wajahnya kembali ke dua pria tampan itu.
" Tuan Charli dan Tuan Baron aku pikir rekan bisnis ternyata dua sahabat yang sering diceritakan oleh suamiku." ucap Denisa dengan nada lembut
" Panggil aku Charli saja sama seperti aku memanggil suamimu. Aku memang rekan bisnis dan juga sekaligus bersahabat." ucap Charli ramah.
" Aku juga sama panggil saja Baron. Sama seperti Charli kami bertiga bersahabat" ucap Baron ramah
Denisa hanya menganggukan kepala tanda mengerti dan tersenyum.
" Denisa kamu sangat cantik pantesan suamimu tidak bisa berpaling." ucap Charli meledek Max.
" Betul kata Charli, kamu sangat cantik beruntung banget sahabatku mendapatkanmu." ucap Baron memuji istri Max.
Max menatap tajam ke arah ke dua sahabatnya tapi ke dua sahabatnya malah tersenyum menahan tawa.
" Aku juga beruntung mendapatkan suamiku yang sangat tampan." puji Denisa sambil membelai rahang suaminya dengan lembut.
Max tersenyum dan mengecup bibir istrinya yang sudah menjadi candunya. Tiba - tiba perut Denisa berbunyi membuat Denisa malu dan memalingkan wajahnya ke dada suaminya. Membuat ke dua sahabat Max tersenyum melihat Denisa wanita cantik dan menggemaskan.
" Sayangku lapar ya? Baron dan Charli kami makan dulu ya?" ucap Max
" Tidak pesan makanan dulu?" tanya Baron dan Charli serempak.
" Tidak, kebetulan istriku sudah masak." ucap Max.
" Enaknya bisa merasakan masakan istri, jadi ingin cepat menikah." ucap Charli
" Iya nih aku tidak sabar nunggu besok. Kalian berdua datang ya di pesta pernikahan kami berdua." ucap Baron
Denisa memalingkan wajahnya ke arah dua sahabatnya.
" Baron akan menikah dengan Charli? Masa cowo nikah sama cowo? Honey ke dua sahabatmu itu..." tanya Denisa terkejut dan tidak melanjutkan kata - katanya karena merasa menjijikkan.
ctak
__ADS_1
aduh
Max menyetil kening istrinya kemudian membelai kening istrinya sambil meniup. Sedangkan Charli dan Baron menatap mereka berdua dengan tatapan horror.
" Sayang mereka normal, mereka menikah dengan perempuan asli tapi nikahnya bareng bersama pasangan mereka masing - masing." ucap Max menjelaskan
Denisa memalingkan wajahnya ke dua sahabat suaminya dan menampilkan senyum pepsodent dan mengangkat dua jari telunjuk dan jari tengah.
" Maaf aku tidak tahu." ucap Denisa dengan tatapan bersalah.
" Tidak apa - apa santai saja." ucap mereka serempak.
" Sayang cuci tangan dulu ya, aku ingin mengobrol dengan ke dua sahabatku." ucap Max.
Denisa memalingkan wajahnya kembali ke arah suaminya.
" Baik honey sekalian aku siapkan makanannya." ucap Denisa dengan nada lembut
" Selesai makan kita main lagi ya satu ronde." bisik istrinya dengan senyuman nakal.
cup
Denisa mengecup bibir suaminya yang sudah menjadi candunya. Denisa berdiri dari pangkuan Max menuju ke wastafel untuk cuci tangan sedangkan Max hanya bengong melihat perubahan istrinya yang mesumnya minta ampun.
Selama pernikahan mereka Denisa tidak pernah sekalipun meminta, hanya Max yang sangat mesum dengan istrinya setiap hari meminta jatah dan Denisa hanya memberikan jatah 2 kali tidak boleh lebih dan Max hanya bisa pasrah menerima permintaan Denisa tapi sudah dua minggu lebih Denisa meminta terus dan sering menggoda Max hingga Max tidak tahan untuk tidak menerkamnya. Max tentu saja sangat senang dengan perubahan istrinya hanya saja secepat itukah Denisa berubah.
" Ali, ada apa?" panggil Baron
hening
" Hei, Ali kenapa bengong memangnya istrimu membisiki apa?" tanya Charli kepo
hening
" Hei jangan teriak kupingku bisa budeg kalau kalian berdua berteriak." ucal Max dengan nada kesal.
" Dari tadi kita itu manggil pelan dan tanya tapi kamunya diam, ada apa?" tanya ulang Charli kepo
" Istriku meminta habis makan nanti main satu ronde lagi." Ucap Max tanpa sadar
" Kenapa bengong kan enak istrimu minta duluan, kalau aku jadi kamu aku sih mau saja." ucap Baron
" Betul apa kata Baron sudah kamu cepat makan, terus melakukan enak - enak." ucap Charli memerintah.
" Masalah kenapa aku bengong adalah semalam istriku meminta 4 ronde, tadi pagi minta lagi 2 ronde dan sekarang habis makan minta 1 ronde lagi." ucap Max masih belum tersandar
" What!!!" pekik Baron dan Charli bersamaan
Max hanya menepuk jidatnya karena baru tersadar membicarakan tentang hubungan rumah tangganya terlebih betapa mesumnya sang istri. Max hanya menutup wajahnya dengan ke dua tangannya.
" Hebat istrimu, mudah - mudahan nanti istriku juga begitu." ucap Baron
" Ya benar aku senang banget punya istri kayak Ali. Mudah - mudahan istriku juga begitu." ucap Charli.
Max membuka ke dua tangannya dan menatap ke dua sahabatnya.
" Aku jujur senang banget istriku seperti ini." ucap Max
" Memangnya dulu tidak?" tanya Charli kepo.
__ADS_1
" Dulu tidak sama sekali malah aku yang setiap hari sering merayu dan meminta jatah dan akhirnya istriku setuju dengan syarat 2 ronde. Aku terima padahal kurang. Pernah pas aku lagi pengen banget sedangkan istriku lagi tidur, aku nakal pura - pura tidur terus memberikan titik sensitif eh istriku mendesah dan akhirnya kami main olah raga malam." ucap Max jujur
" Oh ya kalian belum tahukan nama lengkapku?" tanya Max sambil berusaha mengalihkan perhatian.
" Iya benar, jujur kami berdua mencari datamu tapi sulit." ucap Baron jujur
" Aku tahu kalian dulu sering mencari indetitasku tapi sulitkan?" ucap Max
" Iya benar." jawab mereka serempak
" Seharusnya nama sahabat saling jujur dan terbuka. Maafkan kami yang mencoba mencari identitasmu.." sambung Baron dengan penuh penyesalan karena tidak jujur terhadap Max
" Sudah lupakan, baiklah aku akan jujur nama lengkapku Max Alionso. Istriku dan juga keluarga istriku memanggilku dengan sebutan Max. Nama Ali di ambil dari tiga huruf dari depan Alionso." ucap Max
Baron dan Charli saling menatap kini terbongkar rahasia Max yang selama disembunyikan oleh Max.
.
.
.
.
xxxxx
Hallo, mampir ke karyaku yang lain ya :
Gadis Culun dan Ceo Lumpuh.
Cinta Satu malam Bersama Mafia
Cinta Satu Malam Bersama Mafia sension 2
Cinta Pertama Psychopath
Cinta Pertama Mafia.
Perjalanan Cinta Sang Psychopath
Dan
Mohon dukungan dan Berikan : 😍😍😘😘🤩🤩😊😊😉😉
Komentar 😍
Like 😍
vote 😍
tip 😍
Agar Author tetap semangat dalam menulis novel ini. Terima kasih banyak buat pembaca yang masih setia membaca novelku.😁😚😚😍😍😘😘 juga yang telah memberikan komentar, like, vote dan tipnya.
Salam Author
__ADS_1
Yayuk Triatmaja
xxxxxx