
" Denisa coba kamu cari informasi tentang adik kembarku?" pinta Amora
" Siapa namanya?" Tanya Denisa
" Amora." jawab Amora
" Kok namanya sama seperti namamu? nama panjangnya saudara kembarmu?" tanya Denisa
" Aliani Amora Smith." ucap Amora
" Kalau kamu Aliana Amora Smith, kok panggilannya sama kenapa panggilannya tidak Aliana dan Aliani?" tanya Denisa bingung
" Iya, nanti kalau kita ketemu adikmu jadi bingung dua - duanya nengok semua." ucap Mira
" Ya benar." ucap Denisa
" Sebelum orang tuaku meninggal sempat berbicara kalau aku mempunyai seorang adik. Adikku ikut paman dan bibi, kami terpaksa terpisah karena bibi adik kandung dari ibuku tidak bisa mempunyai anak. Paman dan bibi memohon pada ibuku untuk meminta anaknya Ibuku merasa tidak tega dengan bibi dan terpaksa memberikan adikku dengan syarat memanggilnya namanya sama yaitu Amora agar kelak bisa bertemu kembali. Ibuku juga menyebutkan nama lengkap adikku." ucap Amora menjelaskan ke dua sahabatnya.
" Sekalian mencari identitas Baron ya?" sambung Amora
" Aku juga ya cari identitas Charli." ucap Mira
" Tapi sepertinya lama deh soalnya banyak jadi sabar ya. Untung tadi aku meminta Alan bawa laptop." ucap Denisa sambil membuka laptop dan menyalakannya.
Ketika Denisa sedang sibuk ponsel Denisa berdering.
" Tolong ambil ponselku di tas sekalian tolong angkatin ponselnya." pinta Denisa sambil mengutak atik laptopnya.
" Ok. Jawab Amora singkat
Amora membuka tas Denisa dan mengambil ponsel milik Denisa dan melihat siapa yang menghubungi Denisa. Ternyata tertera Mommy Sayang Calling Amora mengangkat ponsel milik Denisa.
" Halllo mommy." panggil Amora ramah
" Ini siapa ya? Denisa mana?" tanya mommy Laras
" Amora mommy sahabatnya Denisa, apa mommy sudah lupa denganku?" tanya Amora
" Maafkan mommy, mommy lupa. Denisa kemana?" tanya mommy Laras dengan nada lembut.
" Sebentar mommy." jawab Amora.
" Denisa, mommy telephone." sambung Amora memberikan ponselnya ke Denisa.
" Hallo mommy." ucap Denisa
" Sedang apa sayang?" tanya mommy Laras
" Ini mi, Amora minta dicarikan adik kembarnya dan juga identitas kekasihnya serta Mira juga minta dicarikan identitas sahabatnya." ucap Denisa menjelaskan ke mommynya.
" Kenapa dulu Amora tidak meminta bantuan kita?" tanya mommy Laras.
" Dulu sempat amnesia dan tidak ingat masa lalunya, baru ingat ketika sudah mau lulus dan sayangnya Amora belum sempat menceritakan masalalunya." ucap Denisa menjelaskan ke mommy Laras.
__ADS_1
" Ohh begitu, ya udah kebetulan mommy dan Alviana lagi tidak ada kerjaan biar kami saja yang mencari. Kamu carilah keberadaan adik kembarnya dan berikan ponselnya ke Amora dan Mira." perintah momny Laras.
" Baik mom." jawab Denisa sambil memberikan ponselnya ke Amora.
Mommy Laras sangat kenal dengan ke dua sahabat anaknya Denisa begitu pula dengan ke dua sahabatnya. Mommy Laras yang baik sama semua orang dan mommy Laras bisa tahu mana orang yang tulus bersahabat baik dengan dirinya atau keluarganya atau orang yang tidak tulus terhadap keluarganya.
Mommy Laras melihat di mata ke dua sahabat anaknya kalau mereka tulus membuat Mommy Laras meminta mereka memanggil dirinya dengan sebutan mommy.
2 jam lamanya Denisa mengutak atik laptopnya dan berhasil bertepatan dengan mommynya mengirim 2 video rekaman ke email Denisa.
XXXX FLASH BACK OFF XXXX
" Max kamu sudah memperhatikan rekaman cctv laki - laki yang tadi sengaja menabrak Denisa dan juga ada seorang wanita lain yang memberikan nafas buatan ke pria itu apakah wajah pria itu sama seperti gambar yang dikirimkan oleh seseorang?" tanya mommy Laras sambil memandang Max dengan tajam
" Sama mom tapi ada juga foto mereka berada di ranjang." ucap Max
" Mana fotonya?" pinta mommy Laras sambil tangan kanannya terangkat ke arah Max.
Max pun memberikan ponselnya. Mommy Laras menerimanya dan mengirim foto - foto itu ke laptopnya dan menaruh ponsel Max di meja. Mommy Laras mengutak atik ponselnya setelah selesai mommy Laras menatap wajah putrinya Debby.
" Debby sayang, kamu jaga adikmu ya?" ucap mommy Laras dengan nada lembut.
" Baik mom." jawab Debby sambil berdiri meninggalkan mereka di ruang meating.
" Untuk Charli dan Baron berikan ponsel kalian." perintah mommy Laras
" Buat apa mom?" tanya mereka serempak
" Mommy tahu mereka pasti mengirim sesuatu foto atau video ke ponsel kalian dan membuat kalian salah paham sama seperti Max." ucap mommy Laras.
Akhirnya Baron dan Charli memberikan ponselnya ke mommy Laras.
" Alviana coba kamu cek dua ponsel ini, mommy yang akan menjelaskan ke mereka nanti karena sekarang mommy mau menjelaskan ke Max dulu." ucap mommy Laras sambil memberikan ponsel milik Baron dan Charli.
" Baik mom." jawab Alviana sambil menerima dua ponsel tersebut kemudian sama seperti yang dilakukan oleh mommy Laras.
" Alan kamu boleh keluar dan lanjutkan pekerjaanmu di kantor tapi tinggalkan bukti - bukti itu di meja." perintah mommy Laras.
" Baik nyonya." jawab Alan sambil berdiri meninggalkan mereka yang berada di meating.
" Kalian tahu kenapa menyuruh Alan dan putriku Debby?" tanya mommy Laras
" Karena mereka berdua jomblo." ucap Alviana sambil tersenyum.
" Betul sekali." ucap mommy Laras sambil tersenyum membalas senyuman putrinya.
" Apa hubungan mom? tanya ke tiga pria tampan itu dengan nada bingung.
" Hubungannya adalah karena gambar dan videonya khusus yang sudah menikah atau yang belum menikah tapi sudah pernah melakukannya termasuk Baron dan Charli, sedangkan Alan dan putriku belum. Awas saja kalau kalian merusak putriku aku kebiri punya kalian" ancam Mommy Laras sambil memandang tajam ke arah dua pria itu.
Sedangkan yang di tatap hanya menundukkan kepalanya dan menelan salivanya dengan kasar. Mereka berfikir kenapa wanita ini bisa tahu tentang mereka padahal mereka belum pernah bertemu.
" Kalian berdua pasti terkejut kenapa mommy bisa tahu semua padahal kita tidak pernah bertemu. Benar bukan?" tanya mommy Laras.
__ADS_1
" Benar mom." jawab mereka serempak
Mommy Laras hanya tersenyum sinis sambil menatap wajah mereka.
" Semua tentang masa lalu kalian berdua mommy sudah tahu semua termasuk apa yang kalian lakukan selama ini dan juga kamu Max." ucap mommy Laras dan tidak terasa air matanya keluar karena sedih memikirkan mereka bertiga terlebih Max seperti orang yang memerlukan bimbingan lebih dalam lagi.
deg
Jantung ketiga pria tampan itu berdetak sangat kencang mendengar ucapan mommy Laras terlebih melihat mommy Laras menangis membuat hati mereka terasa sakit.
.
.
.
.
xxxxx
Hallo, mampir ke karyaku yang lain ya :
Gadis Culun dan Ceo Lumpuh.
Cinta Satu malam Bersama Mafia
Cinta Satu Malam Bersama Mafia sension 2
Cinta Pertama Psychopath
Cinta Pertama Mafia.
Perjalanan Cinta Sang Psychopath
Dan
Mohon dukungan dan Berikan : 😍😍😘😘🤩🤩😊😊😉😉
Komentar 😍
Like 😍
vote 😍
tip 😍
Agar Author tetap semangat dalam menulis novel ini. Terima kasih banyak buat pembaca yang masih setia membaca novelku.😁😚😚😍😍😘😘 juga yang telah memberikan komentar, like, vote dan tipnya.
Salam Author
__ADS_1
Yayuk Triatmaja
xxxxxx