Perjalanan Cinta Sang Psychopath

Perjalanan Cinta Sang Psychopath
Penyerangan


__ADS_3

" Hallo tuan mereka dalam perjalanan menuju ke hotel xxxx karena hotel itu sedang di pakai oleh keluarga besar Alvonso selama 1 bulan jadi hotel itu sepi pengunjung." ucap seseorang pria di sebrang.


" Ikuti terus dan tangkap mereka di parkiran mobil." printah pria tampan itu.


" Baik tuan." ucap seseorang pria di sebrang.


tut tut tut tut


Pria tampan itu mematikan ponselnya secara sepihak.


" Alvonso dan Alvian bersiaplah menerima hadiah yang tidak kamu duga sama sekali." ucap pria tampan itu sambil tersenyum devil membuat siapa saja bergedik ngeri.


Pria tampan itu pergi meninggalkan parkiran mobil rumah sakit dengan mengendarai mobilnya dengan kecepatan standar.


xxxx


Denis mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi karena adiknya merasa sakit akibat terkena siraman kopi panas. Tidak terasa mereka sudah sampai di parkiran mobil.


Debby dan Denis matanya membulat sempurna melihat segerombolan pria melakukan penyerangan terhadap kakaknya Alviana dan kakak ipar dokter Amelia. Mereka berseragam hitam - hitam Debby dan Denis langsung keluar membantu mereka berdua. Bantuan Denis dan Debby sangat berarti hanya membutuhkan setengah jam lebih mereka kalah dan langsung melarikan diri meninggalkan mereka.


Denis ingin mengejarnya tapi Alviana dan dokter Amelia terluka membuat Debby melarang kakaknya. Denis akhirnya mengikuti permintaan adiknya dan membantu kakaknya Alviana ke dalam mobil sedangkan Debby membawa dokter Amelia untuk pergi ke rumah sakit.


skip


Kini mereka sudah berada di rumah sakit dan Alviana dan dokter Amelia sedang di rawat di rumah sakit.


" Alviana, apa yang terjadi? kenapa kalian berdua terluka?" tanya mommy Laras


" Kami pas turun dari mobil dihadang segerombolan pria tidak di kenal untunglah ada Denis dan Debby." ucap Alviana.


" Ya sudah kalian berdua istirahat di sini, dan kamu Debby kenapa bajumu kotor?" tanya mommy Laras


" Tadi ada pria tidak sengaja menabrak Debby sambil membawa kopi." ucap Debby


" Mommy tadi di mall beli baju buatmu ada di dalam mobil, kamu ganti saja pakaiannya." ucap mommy Laras


" Ok mom, Debby pergi dulu ambil bajunya." jawab Debby


" Oh iya kunci mobilnya?" sambung Debby sambil tangan kanannya meminta kunci mobil.


Daddy Alvonso yang usil memasukkan tangannya ke saku celananya dan memberikan uang koin ke Debby.


" Daddy kunci mobil bukan koin." ucap Debby


" Oh kunci mobil kirain minta duit." ucap daddy Alvonso


" Aish daddy senang banget godain Debby." ucap Debby


Daddy Alvonso tersenyum sambil memberikan kunci mobil ke Debby.


" Mommy sama Denis akan menemanimu." ucap Daddy Alvonso


" Kenapa dad?" tanya Debby bingung


" Jaga - jaga saja." jawab daddy Alvonso

__ADS_1


" Baik dad." jawab Debby


Mereka bertiga Mommy Laras, Denis dan Debby berjalan menuju ke garasi mobil.


Kini tinggal Daddy Alvonso, Alviana dan dokter Amelia.


" Daddy menunggu di depan karena adikmu Denisa dan ke dua sahabatnya tidak ada yang menunggu." ucap daddy Alvonso


" Memang Max, Baron dan Charli kemana dad?" tanya Alviana


" Belum kembali, mungkin dosanya banyak makanya doanya panjang mirip kereta api." ucap daddy Alvonso


" Daddy lucu juga ternyata." ucap Alviana


" Dari dulu kalian aja yang tidak tahu." ucap daddy Alvonso


Alviana hanya tersenyum dan daddy pun membalas senyuman putrinya. Tidak berapa lama daddy Alvonso pergi meninggalkan mereka berdua. Menunggu di ruang di luar icu tidak berapa lama ke tiga pria tampan itu datang dan duduk di samping daddy Alvonso.


" Daddy bagaimana pelakunya apakah masih hidup?" tanya Max


" Sudahlah Max jangan memikirkannya yang penting istrimu segera sadar." ucap daddy Alvonso.


" Aku hanya penasaran saja dad." ucap Max


Daddy Alvonso menghembuskan nafasnya perlahan. Mommy Laras meminta mereka dilepaskan." ucap Daddy Alvonso menjelaskan.


" Apa?? kenapa dad?" tanya ke tuga pria tampan.


" Mereka melakukan itu karena dendam dan mommy kalian menasehati mereka dan mommy memberikan kesempatan ke dua buat mereka. Seperti mommy memberikan kesempatan ke dua buat kalian." ucap daddy Alvonso menjelaskan


" Dulu sifat kalian sangat mirip denganku dan juga ke dua sahabatku siapa saja yang mengusik kami maka akan berakhir dengan kematian. Sampai kami dipertemukan 3 wanita yang bersahabat dan merubah kami menjadi pria yang lebih perduli terhadap orang lain. Pernikahanku dan ke dua sahabatku juga banyak lika - liku cemburu dan menyiksa wanita yang kami cintai tapi mereka selalu sabar dan berusaha agar saling percaya." ucap daddy Alvonso


" Kalian bisa lihat sendirikan aku dan istriku juga ke dua sahabatku sekarang saling percaya dan jarang bertengkar hebat. Bertengkar pernah tapi tidak sampai mengeluarkan kata - kata laknat yaitu perceraian karena kami sudah berjanji sehidup semati." sambung daddy Alvonso


Mereka berdua terdiam dan merenung perkataan daddy Alvonso.


" Kalau dipikir lucu juga, kalian 3 pria bersahabat sama seperti kami 3 bersahabat. Sama - sama arogant, tidak suka di usik dan jika melakukan kesalahan kecil saja pasti langsung mendapatkan hukuman kecil sampai hukuman besar yaitu kematian." sambung daddy Alvonso lagi.


" 3 wanita bersahabat belahan jiwa kalian cantik, pintar, baik hati, setia terhadap pasangan dan sangat perduli terhadap orang lain bahkan menerima jika kalian menyiksanya asalkan 3 wanita itu meminta agar kalian berhenti menyiksa orang lain sama seperti ke 3 sahabat istri kami." ucap daddy Alvonso


" Iya dad baru aku tersadar, kenapa kami bisa sama ya?" tanya Max baru menyadari


" Daddy tidak tahu mungkin hanya kebetulan saja." ucap daddy Alvonso.


" Maaf daddy, Max ingin bertemu dengan Denisa." ucap Max


" Kami juga dad." jawab Charli dan Baron bersamaan.


" Ok. Jagalah belahan jiwa kalian. Daddy ingin menemani putriku Alviana dan menantuku dokter Amelia di ruang perawatan." ucap daddy Alvonso.


" Kak Alviana dan kak Amel sakit apa dad?" tanya Max terkejut.


" Mereka berdua tiba - tiba di serang untunglah datang Denis dan Debby membantu jadi mereka kalah dan kabur." ucap daddy Alvonso


" Max akan membantu untuk menangkapnya." ucap Max

__ADS_1


" Kami juga akan membantu daddy." jawab Baron dan Charli bersamaan.


" Tidak usah kalian bertiga fokus dengan belahan jiwa kalian. Biar ini jadi urusan keluarga daddy." ucap daddy Alvonso.


" Baiklah dad, tapi jika butuh bantuan kami siap membantu." ucap ke tiga pria tampan tersebut.


" Ok." jawab daddy Alvonso singkat.


Ke tiga pria tampan pergi ke tempat masing - masing belahan jiwa mereka sedangkan daddy Alvonso ke ruang perawatan putri dan menantunya.


.


.


.


.


xxxxx


Hallo, mampir ke karyaku yang lain ya :



Gadis Culun dan Ceo Lumpuh.


Cinta Satu malam Bersama Mafia


Cinta Satu Malam Bersama Mafia sension 2


Cinta Pertama Psychopath


Cinta Pertama Mafia.


Perjalanan Cinta Sang Psychopath



Dan


Mohon dukungan dan Berikan : 😍😍😘😘🤩🤩😊😊😉😉


Komentar 😍


Like 😍


vote 😍


tip 😍


Agar Author tetap semangat dalam menulis novel ini. Terima kasih banyak buat pembaca yang masih setia membaca novelku.😁😚😚😍😍😘😘 juga yang telah memberikan komentar, like, vote dan tipnya.


Salam Author


Yayuk Triatmaja

__ADS_1


xxxxxx


__ADS_2