Perjalanan Cinta Sang Psychopath

Perjalanan Cinta Sang Psychopath
Rencana Jahat Alex


__ADS_3

Debby yang tahu menggenggam tangan Leo agar tidak terpancing emosi.


Ketika gadis itu ingin bicara bertepatan kedatangan pesanan makanan mereka dan Debby memesan makanan spaghetti bolognese. Selesai makan mereka istirahat sebentar menurunkan makanan yang berada di dalam perut mereka.


Debby seperti biasa merapikan piring - piring yang kotor serta gelas dan menaruhnya di tengah kemudiaan meja yang terkena ceceran makanan di ambil Debby menggunakan tissue kemudian ditaruhnya di piring yang kotor hingga mejanya bersih.


" Dulu kerja sebagai pelayan ya?" cibir kekasih Alex


" Tidak, kenapa?" tanya Debby dengan nada santai


" Karena pekerjaan yang kamu lakukan sangat menjijikkan." ucap kekasih Alex


" Pelayan restoran ini gajinya kecil kan tidak ada salahnya membantu mereka dengan membersihkan meja ini." ucap Debby dengan kata bijaknya.


" Cih sungguh menjijikkan." ucap kekasih Alex dengan nada ulang.


" Sayang, kapan kamu main ke apartemen ku?" tanya Leo mencoba mengalihkan pembicaraan karena dirinya sudah sangat kesal.


" Apartemen mu berantakan lagi ya?" tebak Debby


" Hehehehe... benar banget.. sekalian masakkin ya? masakannya kamu enak banget. Kemarin malam daging teriyakinya yang aku makan ennnnnnnnnak banget." puji Leo dengan memajangkan kalimat enak.


" Kapan - kapan deh aku ke apartemen honey soalnya besok aku ada jadwal kuliah nya agak padat." ucap Debby


" Baiklah, tapi beli bahan-bahan sekarang aja ya." ajak Leo


" Ok." Jawab Debby singkat sambil tersenyum.


Leo membalas senyuman Debby sambil membelai lembut rambut Debby sedangkan di hati terkecil Alex ada rasa iri terhadap adiknya yang sudah menemukan seorang gadis yang benar - benar tulus mencintainya. Tanpa sepengetahuan mereka Alex mengetik sesuatu ke Leo dan Leo yang ponselnya bergetar hanya menatap mata Alex. Merekapun memberi kode lewat tatapan mata dan Leopun hanya menganggukkan kepalanya tanda setuju.


" Sayang kita belanja sekarang ya? sebentar lagi mau sore." ucap Leo


" Ok." jawab Debby


Debby berdiri dan tangan kanannya di angkat untuk berpamitan dengan kekasihnya Alex tapi lagi - lagi kekasih Alex tidak menanggapi nya kemudian tangannya dialihkan ke tangan Alex. Alex membalas tangan Debby. Debby mengecup punggung tangan Alex membuat mereka bertiga terkejut.


" Kenapa kamu mengecup punggung kekasihku hah!!!" bentak kekasih Alex


" Di keluargaku diajarkan untuk menghargai orang yang lebih tua apalagi kak Alex adalah calon kakak iparku dan sudah sepantasnya aku menghormati kak Alex sebagai kakak. Apakah aku salah seorang adik menghormati kakaknya?" tanya Debby


Kekasih Alex terdiam dan merasa malu hatinya sangat panas ingin rasanya mempermalukan Debby.


" Kak Alex kami pamit dulu ya." ucap Leo sambil memberikan kunci mobilnya.


" Ok dek hati - hati." jawab kak Alex


" Terima kasih kak." jawab Leo dan Debby bersamaan.


" Oh iya nanti kalian naik apa?" tanya Alex


" Aku akan hubungi sopir untuk menjemput."ucap Leo


" Ok. Sekali lagi hati - hati." ucap Alex.


" Baik kak. Kakak juga hati - hati." jawab Debby.

__ADS_1


Debby dan Leo pergi meninggalkan mereka berdua sambil menuju ke arah kasir untuk membayar sekalian mengambilkan pesanan Debby untuk adiknya Dennisa. Selesai membayar Debby dan Leo berjalan ke arah supermarket membeli bahan - bahan yang dibutuhkan. Debby juga membeli bermacam-macam cemilan.


" Kamu suka cemilan?" tanya Leo


" Suka banget, honey suka?" tanya Debby


" Suka juga." jawab Leo


Mereka belanja hingga troli nya penuh selesai memilih barang mereka berdua pergi ke arah kasir. Leo membayar semua belanjaan nya termasuk belanjaan Debby yang berupa cemilan.


Leo mendorong troli sambil menghubungi sopirnya untuk menjemput mereka karena tadi menggunakan mobil kakaknya. Sambil menunggu di lobby mereka berdua asyik mengobrol hingga Debby tanpa sengaja melihat dua orang pengemis seorang ibu dan anak kecil yang sedang menangis karena lapar. Ibu itu meminta uang untuk makan anaknya tapi tidak satupun yang perduli malah mendorongnya dengan sangat kasar.


" Honey sebentar ya." pinta Debby


Debby langsung membuka tasnya dan mengambil 5 lembar uang kemudian di masukkan ke dalam satu kantong belanjaan yang berisi cemilan penuh yang tadi dibelinya di supermarket kemudian berjalan menuju ke arah ibu dan anak kecil pengemis yang sedang menangis.


" Ibu ini ada cemilan dan di dalamnya ada uang, mohon di terima ya Bu." ucap Debby yang sebelumnya menarik bahu ibu pengemis itu yang tadi terjatuh karena di dorong oleh seseorang.


" Terima kasih nona atas kebaikannya semoga nona selalu memperoleh kebahagiaan." ucap ibu pengemis itu.


" Amin." ucap Debby sambil tersenyum


Debby membalikkan badannya dan berjalan ke arah Leo.


" Kenapa kamu perduli padanya?" tanya Leo


" Jika posisi kita seperti mereka tidak bisa makan dan mengharap belas kasihan orang tapi orang - orang itu malah menghina dan mendorong seperti tadi bagaimana rasanya?" ucap Debby


" Jika kita melakukan sesuatu yang merugikan orang lain sebelumnya kita berpikir kalau kita diperlakukan seperti itu bagaimana rasanya. Jika tidak ingin di gigit semut jangan kita mengganggunya." sambung Debby dengan kata - kata bijaknya.


" Honey, aku sesak tidak bisa bernafas." ucap Debby sambil menepuk punggung Leo


Leo mengendurkan pelukannya agar Debby bisa bernafas.


" Sayang, aku semakin yakin denganmu dan secepatnya kita akan menikah. Aku mohon jangan tinggalkan aku." pinta Leo


" Iya honey aku tidak akan pergi meninggalkan mu kecuali kalau honey menginginkan aku pergi maka aku akan pergi dari kehidupan honey." ucap Debby


" Aku pria bodoh jika aku memintamu pergi." ucap Leo


" Honey lepaskan pelukannya dilihat orang malu." ucap Debby


Leo pun melepaskan pelukannya bertepatan kedatangan mobilnya. Leo mengantar Debby terlebih dahulu barulah dirinya. Tanpa sepengetahuan mereka berdua Alex memperhatikan Debby dan Leo dari Debby memberikan satu katong plastik berisi makanan dan uang ke pengemis sampai adiknya Leo memeluk Debby.


xxxxx


Sepeninggal Leo dan Debby di restoran Alex dan kekasihnya diam tanpa ada bicara. Hingga lima menit kemudian.


" Sayang aku ingin ke mansion mau ikut?" tanya Alex sambil tersenyum


" Mau ngapain kita ke mansion?" tanya kekasihnya penasaran.


" Mommy memintaku untuk memperkenalkan kekasihku dan akan memberikan 1 set perhiasan dan semua aset berharga untukmu." ucap Alex


" Benarkah? bukannya mommy mu belum mengenalku?" tanya kekasihnya dengan mata berbinar karena dirinya akan menerima satu set perhiasan dan aset berharga lainnya.

__ADS_1


" Iya benar tapi aku selalu menceritakan tentangmu karena itulah mommy ingin bertemu denganmu agar kenal lebih dekat." jawab Alex


" Ok. Kalau begitu ayo kita pergi." ucap kekasihnya dengan semangat.


" Ayo sayang." jawab Alex sambil tersenyum menyeringai.


Kekasihnya tidak tahu apa rencana jahat Alex karena dipikirannya hanya uang dan uang tidak ada yang lain. Kekasihnya hanya menginginkan kehidupan mewah dan menghamburkan uang tanpa perlu bekerja keras.


Merekapun pergi meninggalkan restoran tersebut dan berjalan ke arah parkiran. Alex tanpa sengaja melihat adiknya Leo dan Debby sedang berbicara sambil menunggu mobil Leo.


xxxxx


xxxxx


Maaf nama Leon author ganti nama Alex karena ada permintaan dari pembaca. Setelah author pikir benar juga terkadang author salah ketik nama adiknya tapi yang terketik nama kakaknya. Terima kasih atas komentarnya.


xxxxxxx


Hallo, mampir ke karyaku yang lain ya :



Gadis Culun dan Ceo Lumpuh.


Cinta Satu malam Bersama Mafia


Cinta Satu Malam Bersama Mafia Sension 2


Cinta Pertama Psychopath


Cinta Pertama Mafia.


Perjalanan Cinta Sang Psychopath


Perjalanan Cinta 3 Pria Psychopath



Dan


Mohon dukungan dan Berikan : 😍😍😘😘🤩🤩😊😊😉😉


Komentar 😍


Like 😍


vote 😍


tip 😍


Agar Author tetap semangat dalam menulis novel ini. Terima kasih banyak buat pembaca yang masih setia membaca novelku.😁😚😚😍😍😘😘 juga yang telah memberikan komentar, like, vote dan tipnya.


Salam Author


Yayuk Triatmaja

__ADS_1


xxxxxx


__ADS_2