Perjalanan Cinta Sang Psychopath

Perjalanan Cinta Sang Psychopath
Membeli Pembalut


__ADS_3

" Honey datang saja sama Leo dan mommy karena sebentar lagi kan jadi satu keluarga." ucap Inge


" Tidak." jawab Alex singkat.


" Kenapa tidak mau kan sebentar lagi Leo akan menikah dengan kak Debby otomatis honey dan mommy honey akan menjadi satu keluarga dengan keluarga Alvonso." ucap Inge


" Paling yang diakui hanya Leo karena Leo akan menikah dengan salah satu putri keluarga Alvonso." ucap Leo sambil tersenyum kecut.


" Kenapa berpikir seperti itu? bukankah honey memanggil orang tua kak Debby dengan sebutan mommy dan daddy?" tanya Inge dengan nada bingung.


" Iya benar tapikan hanya orang tua nya bagaimana dengan anak - anaknya serta menantunya. Mereka itu keluarga terkaya dan biasanya orang yang sangat kaya raya selalu menghina yang di bawahnya. Kamu tahu Inge perusahaan ku itu tidak sebanding dengan mereka." ucap Alex


Inge memegang ke dua pipi Alex agar menatap wajahnya.


cup


Inge mengecup bibir Alex singkat kemudian menatap wajah Alex.


" Kita buktikan seperti apa mereka? kalau mereka jahat pada kak Alex kita langsung pergi meninggalkan mereka karena aku tidak mau orang yang aku cintai di hina orang lain." ucap Inge


" Baiklah nanti malam mommy ku, aku, sayangku dan Leo datang ke sana. Bilang sama mommy dan daddy kalau kami akan datang." ucap Alex


cup


" Terima kasih honey aku senang mendengarnya." ucap Inge sambil tersenyum.


Inge membuka tasnya untuk mengambil ponselnya untuk menghubungi mommy Laras, panggilan pertama langsung terhubung dan di angkat oleh daddy Alvonso.


" Hallo Inge ada apa?" tanya daddy Alvonso


" Tidak ada apa - apa dad, mommy ada dad?" tanya Inge


" Oh mommy lagi ngobrol sama para menantu dan daddy dicuekin." ucap Daddy kesal.


" Hehehehe yang sabar ya dad. Daddy nanti keluarga Leo mau datang ke tempat Daddy dan mommy." ucap Inge.


" Jam berapa datangnya?" tanya daddy Alvonso


" Keluarga Leo datang jam .. 7 malam dad." ucap Inge.


" Ok nanti Daddy bilang sama mommy." ucap daddy Alvonso.


" Ok daddy, aku matikan ponselnya ya?" ucap Inge


" Ok." Jawab Daddy Alvonso.


Tut Tut Tut Tut Tut Tut


Sambungan telepon seluler pun terputus dan Inge memasukkan ponselnya ke dalam tas.


" Honey aku ingin tanya boleh?" tanya Inge


" Boleh, mau nanya apa?" tanya Alex


" Kok di lemari honey banyak pakaian wanita? apakah honey biasa membawa wanita ke kamar?" tanya Inge penasaran.


ctak


" Aduh sakit honey." ucap Inge sambil mengelus keningnya yang di sentil oleh kekasihnya yang bernama Alex.

__ADS_1


Alex mengusap kening Inge sambil meniupnya membuat Inge memejamkan matanya menikmati bau mint dari mulut Alex.


" Makanya kalau bicara jangan sembarangan, aku sengaja menyiapkan pakaian itu untukmu karena aku yakin suatu saat kamu pasti akan ke sini." ucap Alex sambil meniup kening Inge.


" Sayang kenapa matamu tertutup kamu ingat yang tadi ya?" bisik Alex sambil memeluk Inge.


Inge membuka matanya dan melihat wajah mesum calon suaminya.


" Honey kenapa jadi mesum seperti ini? aku memejamkan mata menikmati harum mint dari mulut honey terasa sejuk." ucap Inge


" Mesum sama istriku tidak masalahkan?" ucap Alex


" Bukan istri tapi masih calon istri." ucap Inge.


" Iya... iya.. calon istriku aku minta satu ronde lagi ya." pinta Alex


Tanpa meminta persetujuan Inge Alex menggendong Inge menuju kamar pribadi Alex untuk melakukan kegiatan olahraga di ranjang.


xxxxxxx


Perlahan Debby membuka matanya dan melihat Leo masih terpejam.


( " Sepertinya aku mau datang tamu bulanan." ucap Debby dalam hati ).


Debby perlahan mengangkat tangan Leo agar tidak memeluknya membuat Leo mengencangkan pelukannya. Debby menghembuskan nafasnya perlahan dan mencobanya lagi tapi Leo semakin mengencangkan pelukannya.


" Honey, aku tidak bisa nafas." ucap Debby sambil menepuk bahu Leo


Leo pun mengendurkan pelukannya hanya saja matanya masih setia memejamkan matanya.


" Honey aku mau ke kamar mandi." pinta Debby sambil berbisik.


ceklek


Debby mengeluarkan kepalanya di balik pintu kamar mandi dan melihat Leo masih tertidur.


" Honey." panggil Debby


" Hmmm.." jawab Leo dengan berdehem


" Honey bisa tidak beliin pembalut?" tanya Debby.


Leo langsung membuka matanya sambil duduk di kepala ranjang.


" Apa membeli pembalut?" tanya Leo ulang.


" Iya honey, aku lagi kedatangan tamu bulanan." ucap Debby sambil menampilkan dua barusan giginya yang putih.


" Pembalut nya seperti apa bentuknya? karena aku belum pernah membelinya." ucap Leo


" Pinjam ponselmu honey." pinta Debby.


Leo turun dari ranjangnya kemudian berjalan ke arah meja dan memberikan ponselnya ke Debby. Debby pun menerima ponsel dari Leo dan mencari di google jenis pembalut yang biasa di pakainya. Setelah ketemu Debby memberikan nya ke Leo.


" Seperti ini honey tapi kalau tidak ada merk lain juga tidak apa-apa." ucap Debby.


" Ok. Tunggu ya." ucap Leo sambil memasukkan ponselnya ke saku kemejanya kemudian menyisir rambutnya yang berantakan karena bangun tidur.


Setelah selesai Leo keluar dari apartemen nya meninggalkan Debby sendiri. Debby masuk kembali ke dalam kamar mandi menunggu kedatangan Leo.

__ADS_1


" Honey aku semakin mencintaimu dan sekaligus takut, takut jika honey bersikap kasar padaku...dan aku juga takut jika honey dan kak Alex mencelakai keluargaku. Sungguh aku tidak bisa memilih karena keluargaku sangat berarti bagiku begitu pula dengan honey juga sangat berarti bagiku." ucap Debby dan tidak berapa lama air mata Debby keluar.


" Haruskah aku mundur dan melupakanmu honey? agar rasa sakitku tidak terlalu dalam ketika saat itu tiba." sambung Debby dengan nada lirih


" Hahhhh... aku jalani dulu apapun yang terjadi.. terjadilah, keluarga adalah yang paling utama kalau honey menyakiti keluarga ku maka aku orang yang pertama menyakiti honey." ucap Debby sambil membasuh wajahnya agar kelihatan segar.


tok tok tok tok tok tok


" Sayang apakah ada di dalam?" tanya Leo


ceklek


" Sayang ini pembalutnya." ucap Leo memberikan bungkusan plastik besar.


" Honey kok banyak belinya?" tanya Debby


" Kalau honey ke sini lagi dan datang tamu bulanan kan sudah ada stock." ucap Leo sambil membalikkan badannya untuk duduk di ranjang.


Debbypun menutup pintu kamar mandi untuk memasang pembalut.


xxxxx


Hallo, mampir ke karyaku yang lain ya :



Gadis Culun dan Ceo Lumpuh.


Cinta Satu malam Bersama Mafia


Cinta Satu Malam Bersama Mafia Sension 2


Cinta Pertama Psychopath


Cinta Pertama Mafia.


Perjalanan Cinta Sang Psychopath


Perjalanan Cinta 3 Pria Psychopath



Dan


Mohon dukungan dan Berikan : 😍😍😘😘🤩🤩😊😊😉😉


Komentar 😍


Like 😍


vote 😍


tip 😍


Agar Author tetap semangat dalam menulis novel ini. Terima kasih banyak buat pembaca yang masih setia membaca novelku.😁😚😚😍😍😘😘 juga yang telah memberikan komentar, like, vote dan tipnya.


Salam Author


Yayuk Triatmaja

__ADS_1


xxxxxx


__ADS_2