Perjalanan Cinta Sang Psychopath

Perjalanan Cinta Sang Psychopath
Alex Frustrasi


__ADS_3

" Sekarang kamu ingin mencoba melakukan sama salah satu wanita penghibur?" tanya teman baiknya.


" Ya aku ingin memastikan lagi, aku ingin yang masih baru benar - benar baru belum pernah tersentuh oleh pria manapun." pinta Alex.


" Aku ada, dia sangat membutuhkan uang dan meminta harga 100,000,000 rupiah apakah kamu mau membayarnya?" tanya teman baiknya.


" Uang tidak ada masalah buatku." ucap Alex


" Kalau misalnya adik kecilmu tidak berpengaruh bagaimana? kan sayang kalau gadis itu dianggurin, keenakan dia donk dapat duit dan kehormatannya masih terjaga." ucap teman baiknya.


" Kalau ternyata tidak bisa aku ingin kamu bermain tapi aku ingin melihatnya apakah adik kecilku masih berpengaruh atau tidak." ucap Alex dengan nada polos.


" Hah... mana enak lagi main kamu melihatnya?" potres teman baiknya.


" Kan aku yang bayar." ucap Alex dengan nada santai.


" Huff.... baiklah." Jawabnya dengan nada pasrah.


" Sekarang panggil lah aku berada di tempat biasa." ucap Alex sambil berdiri dan membalikkan badannya.


" Ok, kamu tunggulah di kamar biasa kamu melakukannya bersama wanita - wanita kesenangan mu semoga saja adik kecilmu berpengaruh." ucap teman baiknya sambil berdiri dan mendekati Alex.


Mereka berdua keluar dari ruangan itu kemudian melanjutkan langkahnya hanya berbeda Alex ke tempat kamar biasa dia habiskan cinta satu malam bersama wanitanya tanpa ada ikatan cinta.


Alex duduk di kepala ranjang dengan tubuh polos tanpa sehelai benang pun. Alex menutupi tubuh bagian bawahnya dengan selimut sambil menunggu gadis yang dibayarnya. Sambil menunggu Alex menonton video pergulatan panas dengan Inge yang di simpan di ponselnya.


Adik kecilnya mulai beraksi perlahan-lahan mulai menegang bertepatan dengan kedatangan gadis yang sudah dibayarnya.


" Ma..lam ... tu... an.." ucap gadis itu dengan nada gugup.


Alex mematikan ponselnya dan menaruhnya di meja dekat ranjang kemudian menatap gadis itu dari atas sampai ke bawah. Entah kenapa adik kecilnya tidak berpengaruh malah mulai mengecil kembali membuat Alex kesal.


" Buka pakaian mu dan tidak ada satupun yang tersisa di tubuh polosmu." perintah Alex langsung tanpa basa basi.


Gadis itu dengan tangan gemetar membuka kancing kemejanya.


" Lama banget!!! kalau tidak mau ya sudah pergi sana aku tidak berminat membayarmu." bentak Alex


" Jangan tuan, iya saya akan cepat membukanya." jawab gadis itu berusaha menahan rasa malu.


Gadis itu membuka seluruh pakaian nya dan Alex melihatnya tanpa ekspresi dan adik kecil nya sekali lagi tidak bereaksi. Hingga gadis itu tubuhnya polos tanpa sehelai benang pun.


Alex merasa sangat frustasi karena adik kecilnya malah tidur dengan tenang dan tidak berpengaruh dengan pemandangan yang sangat indah apalagi gadis itu masih orisinil.


" Puaskan aku." ucap Alex sambil membuka selimutnya hingga tampak adik kecilnya yang masih tertidur pulas.


" Tu..an keris tu...an besar sekali." ucap gadis tersebut dengan polos dan terbata - bata karena dirinya baru pertama kali melihatnya.

__ADS_1


" Memang tapi kerisku masih tidur, cepat bangunkan jangan bengong saja!!! aku tidak suka kalau bermain dengan wanita berlama-lama." ucap Alex dengan nada tidak sabar.


" Baik tuan." Jawab gadis tersebut.


Gadis itupun memberanikan dirinya mendekati keris milik Alex demi uang Rp. 100,000,000 rela kehilangan mahkota berharganya. Gadis itupun duduk di samping ranjang Alex kemudian tangan kanannya diulurkan ke keris Alex.


" Hallo keris!!! bangun ya?... nanti kita bisa bermain." ucap gadis tersebut dengan polos sambil membelai - belai keris milik Alex.


"Pffftttt....hahahaha.." tawa Alex pecah melihat keluguan gadis itu.


" Kok diketawain?" tanya gadis itu dengan nada bingung.


Alex langsung berhenti tertawa dan mendorong gadis itu hingga berbaring di ranjang kemudian menind**nya. Alex mendekatkan wajahnya ke wajah gadis itu tapi lagi - lagi bayangan Inge menari-nari di wajah Alex.


Alex memejamkan matanya untuk menghilangkan wajah Inge tapi bayangan Alex melihat wajah Inge menggelengkan kepalanya seperti mengatakan jangan lakukan dengan wajah sendu.


"Akhhhh si*l." ucap Alex frustasi sambil membuka matanya dan berdiri dari atas tubuh gadis tersebut kemudian duduk di sofa dengan tubuh masih polos tanpa sehelai benangpun.


Gadis itu sangat terkejut melihat Alex berteriak dengan rasa frustrasinya.


Alex mengambil ponselnya untu menghubungi teman baiknya.


" Hallo datang ke sini." perintah Alex.


" Ok." jawab teman baiknya dengan nada singkat.


Alex mematikan secara sepihak dan menaruhnya di atas meja dekat ranjang.


" Tuan ada apa? kenapa kita tidak jadi melakukannya? Tuan tetap membayarku kan? saya tidak mau ya karena saya sudah rugi tuan sudah melihat tubuh polosku. Tuan harus bayar jangan bilang tuan tidak ada duit. Tuan ada duitkan?" tanya gadis itu dengan nada beruntun sambil duduk di kepala ranjang dan menutupi tubuh polosnya dengan menggunakan selimut.


Alex yang mendengarnya menjadi kesal karena dirinya sangat frustasi tapi gadis itu sangat cerewet membuat mood nya bertambah jelek dan malah Alex mempunyai keinginan ingin membunuh gadis itu seperti sebelumnya terhadap wanita yang membuatnya tidak nyaman.


" Tenang saja pasti aku bayar plus ada hadiah untukmu." ucap Alex sambil tersenyum menyeringai.


Gadis itu melihatnya menjadi takut tapi demi uang yang sangat fantastis membuatnya menghilangkan rasa takutnya.


ceklek


Pintu kamar tersebut dan ternyata yang membukanya adalah teman baiknya. Temannya pun membuka seluruh pakaiannya hingga polos tanpa sehelai benangpun.


" Tuan kenapa jadi mainnya bertiga? saya tidak mau kecuali bayarnya dobel." protes gadis tersebut.


" Tenang saja aku akan membayarmu dengan dobel. Lakukanlah." perintah Alex


Temannya pun tidak menyia - nyiakan kesempatan itu. Teman baiknya langsung menarik selimut yang menutupi tubuh polos gadis tersebut.


Alex memperhatikan dengan serius ketika teman baiknya sedang memberikan pemanasan hingga terjadi penyatuan dan jerit kesakitan gadis tersebut karena baru pertama kali tubuhnya dimasuki oleh benda asing. Tapi lama kelamaan terdengar suara ******* dari mulut mereka berdua.

__ADS_1


" Ahhh... jangan... ahhh... dimasukkan.... ahhh... dimasukkan ke dalam ahhh..." desah wanita itu ketika pria itu sepertinya ingin mengeluarkan laharnya.


" Ahhh... tidak mau... ini enak banget punyamu ahhhh..." desah temannya Alex dan akhirnya keluar lahar milik temannya Alex ke dalam rahim wanita itu karena kegadisannya sudah terenggut oleh temannya Alex.


Setelah puas temannya menarik kerisnya kemudian berbaring di samping wanita itu yang menatapnya dengan tajam.


xxxxx


Hallo, mampir ke karyaku yang lain ya :



Gadis Culun dan Ceo Lumpuh.


Cinta Satu malam Bersama Mafia


Cinta Satu Malam Bersama Mafia Sension 2


Cinta Pertama Psychopath


Cinta Pertama Mafia.


Perjalanan Cinta Sang Psychopath


Perjalanan Cinta 3 Pria Psychopath



Dan


Mohon dukungan dan Berikan : 😍😍😘😘🤩🤩😊😊😉😉


Komentar 😍


Like 😍


vote 😍


tip 😍


Agar Author tetap semangat dalam menulis novel ini. Terima kasih banyak buat pembaca yang masih setia membaca novelku.😁😚😚😍😍😘😘 juga yang telah memberikan komentar, like, vote dan tipnya.


Salam Author


Yayuk Triatmaja


xxxxxx

__ADS_1


__ADS_2