
" Kak Leo kenapa ponselku di banting?" protes Debby dan merubah panggilan honey menjadi kak Leo sambil ke dua tangannya ditaruh di pinggang.
Leo yang melihat Debby berkacak pinggang dan matanya melotot juga merubah panggilan dari honey menjadi kak Leo membuat Leo menjadi kesal. Leo memukul Debby tapi Debby langsung menghindar hingga terjadilah perkelahian.
Debby dan Leo saling menyerang dan menghindar. Leo yang sedang dikuasai cemburu dan amarah membuat Leo tidak mengontrol emosinya sedangkan Debby yang tahu kelemahan lawannya langsung mengambil kesempatan menyerang dagu Leo dengan menggunakan tangan kanannya sedangkan tangan kirinya memegang tangan Kanan Leo untuk menahannya agar tidak memukul Debby.
" Kenapa ponselku di banting?" ucap Debby dengan nada kesal
" Aku kesal dengan pria yang bernama Andi itu." ucap Leo sambil meringis kesakitan.
Debby yang tidak tega melepaskan tangannya dan menatap Leo dengan wajah cemberut.
" Honey membaca isi ponselku?" tanya Debby sambil mengatur nafasnya karena habis bertarung dengan Leo dan merubah kembali panggilan nya.
" Iya." ucap Leo dengan nada juteknya sambil duduk di sofa.
" Kenapa?" tanya Debby sambil menaikkan salah satu alisnya sambil duduk di samping Leo.
" Aku hanya ingin tahu apakah sayang di belakangku selingkuh atau tidak." ucap Leo dengan jujur
Debby hanya menghembuskan nafasnya perlahan kemudian menatap wajah tampan kekasihnya.
" Honey, keluarga besar ku mengadakan acara pertunangan kita apakah itu belum cukup bagi honey?" tanya Debby dengan menatap sendu kekasihnya.
" Aku sangat mencintaimu honey tidak ada pria lain." sambung Debby.
" Kamu tahu kakakku Alex lebih kaya dari aku atau sepertinya pria yang bernama Andi sepertinya dia bisa memberikan apapun yang kamu inginkan." ucap Leo
" Aku ingin honey berkata jujur padaku. Apakah honey mencintaiku?" tanya Debby
" Tentu saja aku sangat mencintaimu." ucap Leo dengan tegas.
" Kalau mencintaiku jangan pernah berkata seperti itu lagi karena sama saja honey menyakiti perasaanku. Honey aku sangat mencintaimu apa adanya begitu pula honey mencintaiku apa adanya. Aku mohon jangan ragukan aku." mohon Debby.
" Jika seandainya ada penjahat dan penjahat itu meminta kamu memilih dua pilihan yaitu aku yang mati atau keluargamu yang mati,? mana yang kamu pilih?" tanya Leo sambil menatap mata Debby.
" Kenapa honey bicara seperti itu?" tanya Debby dengan nada terkejut.
" Aku akan menjawabnya tapi sebelumnya jawab dulu pertanyaanku jika kamu memang benar mencintaiku apakah kamu memilihku atau kamu memilih keluargamu?" tanya Leo
Debby memejamkan matanya sambil menghembuskan nafasnya perlahan kemudian membuka matanya menatap mata Leo.
" Jika saat itu tiba aku akan meminta padanya untuk memilih membunuhku terlebih dulu." ucap Debby sambil matanya tak lepas menatap mata Leo
" Kenapa?" tanya Leo dengan nada terkejut
" Karena keluargaku dan honey adalah orang yang sangat berarti dalam hidupku karena itulah aku akan memilih dirikulah yang pertama di bunuh oleh orang itu." ucap Debby sambil memeluk Leo
" Honey aku sangat mencintaimu dan juga mencintai keluargaku. Separuh hidupku kuberikan untuk keluargaku dan separuhnya lagi untukmu honey." ucap Debby
" Terima kasih sayang ternyata aku sangat berarti buatmu." ucap Leo tersenyum bahagia sambil membalas pelukan Debby.
__ADS_1
" Honey kata mommy besok kita mencoba gaun pernikahan apakah honey ada waktu untuk besok?" tanya Debby sambil melepaskan pelukannya begitu pula dengan Leo.
" Bisa honey, kebetulan tadi honey membantu pekerjaanku jadi kerjaanku tidak terlalu banyak. Oh ya setelah mencoba gaun pernikahan kamu maukan ke mansion milik kakakku?" tanya Leo
" Ke mansion?" tanya Debby ulang
" Iya ke mansion aku ingin mengenalkan mu sama mommyku." ucap Leo
" Boleh honey aku sangat senang bisa berkenalan dengan mommy honey." ucap Debby
" Kenapa sangat senang?" tanya Leo bingung.
" Karena aku ingin mengucapkan terima kasih telah melahirkan anak setampan dan sebaik honey." puji Debby
Leo hanya tersenyum mendengar ucapan Debby kekasihnya yang sangat dicintainya. Perlahan wajah Leo didekatkan ke wajah Debby membuat Debby memejamkan matanya.
cup
Kecupan ringan di bibir Debby membuat Leo menginginkan lebih. Leo mengecup kembali bibir yang sudah menjadi candunya ciuman ringan berubah menjadi luma**n kemudian berpindah ke leher mulus Debby. Debby pun mendesah membuat adik kecilnya menjadi tegang. Leo mendorong tubuh Debby kemudian menin***nya.
Entah bagaimana kini tubuh mereka polos tanpa sehelai benangpun. Banyak tanda merah di tubuh Debby.
" Sayang, aku masukkan ya?" pinta Leo dengan nada berat.
" Jangan honey, tinggal beberapa hari lagi kita akan menikah." mohon Debby sambil mendorong tubuh Leo dengan perlahan dan tidak berapa lama Debby mengeluarkan air matanya.
Leo yang melihat air mata Debby hanya memejamkan matanya sesaat kemudian menarik dirinya di atas tubuh Debby dan memunguti pakaiannya yang berserakkan di lantai kemudian Leo berjalan ke arah kamar mandi lantai atas tempat kamar pribadinya untuk menyelesaikan sisanya.
" Honey aku semakin mencintaimu dan aku harap aku bisa mengubahmu agar tidak menjadi seorang psycophath." ucap Debby dengan nada lirih.
" Aku sangat lapar dan aku rasa honey juga lapar. Mau masak apa ya?" tanya Debby sambil membuka pintu kulkas.
Debby mengambil bahan masakan kemudian meraciknya, bau harum menyebar sampai ke kamar Leo. Leo yang sudah selesai mandi dan berpakaian langsung keluar dari kamar pribadinya menuruni anak tangga.
Leo melihat rambut Debby di gulung ke atas menampilkan bekas kemerahan akibat ulahnya membuat Leo tersenyum. Leo berjalan ke arah Debby dan memeluknya dari belakang.
" Sayang aku pinta yang ini kamu jaga ya? jangan berikan ke orang lain." pinta Leo sambil tangan kanannya diarahkan ke bagian privasi milik Debby
" Iya honey pasti aku jaga." ucap Debby sambil memasak.
" Honey jika kita menikah kamu tidak boleh menolaknya karena aku akan tersiksa nantinya." ucap Leo
" Tergantung." jawab Debby singkat sambil tersenyum jahil.
" Maksud nya?" tanya Leo bingung
" Kalau aku datang tamu kita tidak mungkin bisa melakukannya." ucap Debby.
" Tamunya akan aku usir jika menggangguku." ucap Leo yang belum mengerti maksud Debby.
" Mana bisa honey, setiap wanita dewasa pasti setiap bulan akan mendapatkannya." ucap Debby sambil mematikan kompornya karena sudah matang.
Debby melepaskan pelukan Leo kemudian membalikkan badannya sambil memegang ke dua pinggang Leo sambil menatap mata Leo. Sedangkan Leo yang mengerti ucapan Debby hanya tersenyum dan menatap wajah cantik calon istrinya.
__ADS_1
" Bulan ini sudah dapatkan? karena sebentar lagi kitakan menikah." ucap Leo sambil memegang ke dua bahu Debby.
" Belum biasanya besok atau lusa aku datang tamu bulanannya." ucap Debby sambil tersenyum.
" Berapa lama datangnya?" tanya Leo sambil menaikkan salah satu alis matanya.
" Biasanya seminggu." ucap Debby sambil tersenyum malu.
" Apa lama banget, berarti malam pertama kita..." ucap Leo dengan kalimat terputus sambil menghembuskan nafasnya dengan kasar.
" Iya benar kita tidak bisa melakukannya sampai datang tamu bulanannya selesai." ucap Debby menahan tawa.
" Kalau begitu kita melakukan sekarang saja dari pada nanti malam kita tidak bisa melakukannya." ucap Leo
xxxxx
Hallo, mampir ke karyaku yang lain ya :
Gadis Culun dan Ceo Lumpuh.
Cinta Satu malam Bersama Mafia
Cinta Satu Malam Bersama Mafia Sension 2
Cinta Pertama Psychopath
Cinta Pertama Mafia.
Perjalanan Cinta Sang Psychopath
Perjalanan Cinta 3 Pria Psychopath
Dan
Mohon dukungan dan Berikan : 😍😍😘😘🤩🤩😊😊😉😉
Komentar 😍
Like 😍
vote 😍
tip 😍
Agar Author tetap semangat dalam menulis novel ini. Terima kasih banyak buat pembaca yang masih setia membaca novelku.😁😚😚😍😍😘😘 juga yang telah memberikan komentar, like, vote dan tipnya.
Salam Author
Yayuk Triatmaja
__ADS_1
xxxxxx