Perjalanan Cinta Sang Psychopath

Perjalanan Cinta Sang Psychopath
Alex dan Kirana


__ADS_3

Di tempat yang berbeda Alex dan Kirana kini berada di apartemen Alex.


" Honey aku mau ke kamar mandi dulu." ucap Kirana sambil mengedipkan matanya.


" Ok." jawab Alex singkat.


Kirana masuk ke dalam kamar mandi sedangkan Alex duduk di sofa kamar pribadinya.


" Kenapa dalam perjalanan sampai ke apartemen perasaanku selalu ke Inge. Ranjang itu kenapa aku hanya mengingatkan aku dengan Inge ada apa denganku? Apakah aku sudah jatuh cinta padanya?" tanya Alex sambil memandangi ranjangnya.


Sekelebat bayangan Inge dan Alex melakukan kegiatan panasnya di ranjang miliknya membuat Alex mengusap wajahnya dengan kasar karena adik kecilnya sudah mulai tegang ketika mengingat mereka berdua sedang memadu kasih.


ceklek


Kirana keluar dengan tubuh polosnya tanpa sehelai benangpun berjalan ke arah Alex. Adik kecil Alex yang tadi menegang langsung menarik tangan Kirana dan di dorong ke arah ranjang.


Alex menind**h tubuh Kirana kemudian wajahnya didekatkan ke arah Kirana tapi bayangan Inge menari - nari di wajah Alex membuat Alex terkejut dan membuatnya tidak jadi mencium bibir Kirana, adik kecil Alex yang tadi berdiri dengan tegak sempurna lama - lama langsung mengecil seakan tidak merespon tubuh mulus Kirana.


Alex pun langsung menarik tubuhnya dan duduk di tepi ranjang dengan wajah di tutup dengan ke dua tangannya sedangkan Kirana sangat kesal melihat Alex yang tiba - tiba tidak bernafsu sama sekali tidak seperti dulu yang tubuh Alex selalu merespon tubuh Kirana dan biasanya semua pria tidak akan pernah menolak dengan tubuh mulus Kirana.


Kirana bangun dan memeluk Alex dari arah belakang sambil menyentuh dan membelai adik kecil Alex tapi adik kecilnya sama sekali tidak merespon berbeda dengan Inge setiap berdekatan dengan Inge adik kecilnya langsung merespon dan memberontak ingin masuk ke sarangnya. Karena itulah Alex selalu meminta ke Inge untuk melakukan hubungan suami istri.


" Maaf aku ingin mandi." ucap Alex dengan nada dingin.


Tanpa menunggu jawaban Kirana, Alex berjalan ke arah kamar mandi. Alex masuk ke dalam kamar mandi dan menutup pintu kamar mandi tanpa ditutup. Alex membuka seluruh pakaiannya hingga polos tanpa sehelai benang pun.


Alex menyalakan shower dan ke dua tangannya diarahkan ke dinding untuk menghilangkan wajah Inge yang selalu menari - nari di wajahnya.


grep


Kirana memeluk dari arah belakang dengan menggunakan tangan kirinya sedangkan tangan kanannya diarahkan adik kecilnya kemudian di belai tapi lagi - lagi adik kecil Alex sama sekali tidak berpengaruh, diam dan bentuknya tetap sama tidak membesar seperti biasanya.


Alex hanya memejamkan matanya berusaha menghilangkan wajah Inge dan ingin bercin*a karena sebenarnya selain psycophath Alex juga seorang Casanova sejati tapi adik kecilnya seakan tidak memperdulikan siksaan Alex yang ingin melakukannya dengan mantan kekasihnya.


" Honey dari tadi adik kecilmu diam saja tidak merespon sama sekali apa yang tadi aku lakukan. Apakah kamu sekarang jadi pria impoten?" Tanya Kirana tanpa sadar menghina Alex.


Alex membuka mata dan hatinya sangat kesal dan membuatnya langsung membalikkan badannya.


plak

__ADS_1


brugh


Alex menampar Kirana dengan kencang membuat Kirana langsung jatuh ke arah lantai. Alex mendekati Kirana dan duduk dengan cara jongkok kemudian mencengkram leher Kirana dengan kedua tangannya hingga wajah Kirana memerah karena kekurangan oksigen akibat cekikikan Alex.


" Jangan sekali - kali kamu menghinaku sudah cukup dulu kamu dan keluargamu menghinaku." ucap Alex dengan tatapan membunuh.


" Ma... af.. sa...sa..kit.." ucap Kirana dengan nada terbata - bata sambil memukul lengan Alex.


Alex melepaskan ke dua tangannya karena Kirana hampir saja kehabisan oksigen.


uhuk uhuk uhuk uhuk uhuk uhuk


Kirana duduk dengan beralaskan lantai dingin sambil terbatuk-batuk dan mengambil udara sebanyak-banyaknya sedangkan Alex berdiri dan melanjutkan kembali ke arah shower setelah 10 menit barulah Alex mematikan shower nya tanpa memperdulikan Kirana yang masih duduk di lantai.


Alex mengambil handuk dan keluar dari kamar mandi. Alex berjalan ke arah lemari untuk mengambil pakaian santai. Alex melirik sekilas Kirana sedang memakai kembali pakaiannya sambil Alex memakai bajunya yang tadi di ambil di dalam lemari. Alex berjalan ke arah meja dekat ranjang untuk mengambil ponselnya diikuti oleh Kirana.


Alex duduk di kepala ranjang sambil menghubungi Inge tapi ponselnya tidak aktif sampai 4 kali dihubungi tetap sama kemudian Alex menghubungi anak buahnya yang bertugas mematai Inge. Sedangkan Kirana tanpa punya rasa takut dan malu ikut duduk di kepala ranjang di samping Alex dengan wajah cemberut.


" Hallo tuan." panggil anak buahnya.


" Apakah wanita itu masih di sana?" tanya Alex tanpa basa basi.


" Bagus, kalian gantian berjaga dan jangan sampai kecolongan." perintah Alex


" Baik tuan." jawab anak buahnya.


tut tut tut tut tut tut tut


Sambungan komunikasi langsung terputus dan Alex menaruh kembali ponselnya di meja kemudian mengusap wajahnya dengan kasar.


" Apakah honey menghubungi wanita murahan itu?" tanya Kirana


Alex memalingkan wajahnya ke arah Kirana dengan tatapan tajam membuat Kirana takut dan memalingkan wajahnya.


" Kamu jangan pernah menyamakan dirimu dengan Inge. Pertama kali kami melakukannya Inge masih menjaga kehormatannya sedangkan kamu ketika kita pertama kali melakukannya kamu sudah ternoda. Selama aku jalan bersama Inge, Inge tidak pernah sedikitpun memintaku untuk membelikan sesuatu sedangkan kamu selalu memintaku meminta barang - barang branded. Kamu dan keluargamu menghinaku habis - habissan ketika aku menjadi miskin padahal aku miskin gara - gara akibat perbuatanmu yang terlalu boros. Sedangkan Inge dan keluarganya tidak menghina sedikitpun. Jadi yang pantas dikatakan wanita murahan adalah kamu bukan Inge." ucap Alex dengan nada santai tapi sangat menusuk di hati Kirana.


" Aku meminta maaf, aku berjanji akan berubah beri aku satu kesempatan untuk memperbaiki diriku. Aku mohon jangan bandingkan aku dengan wanita itu karena jujur aku tidak suka." mohon Kirana dengan wajah semelas mungkin agar Alex terpengaruh dan kembali seperti dulu yang menuruti semua keinginannya.


" Aku akan coba untuk memaafkanmu asalkan jangan menyinggung nama Inge karena aku tidak suka." jawab Alex dengan nada tegas.

__ADS_1


xxxxx


Hallo, mampir ke karyaku yang lain ya :



Gadis Culun dan Ceo Lumpuh.


Cinta Satu malam Bersama Mafia


Cinta Satu Malam Bersama Mafia Sension 2


Cinta Pertama Psychopath


Cinta Pertama Mafia.


Perjalanan Cinta Sang Psychopath


Perjalanan Cinta 3 Pria Psychopath



Dan


Mohon dukungan dan Berikan : 😍😍😘😘🤩🤩😊😊😉😉


Komentar 😍


Like 😍


vote 😍


tip 😍


Agar Author tetap semangat dalam menulis novel ini. Terima kasih banyak buat pembaca yang masih setia membaca novelku.😁😚😚😍😍😘😘 juga yang telah memberikan komentar, like, vote dan tipnya.


Salam Author


Yayuk Triatmaja

__ADS_1


xxxxxx


__ADS_2