
Tidak terasa hari sudah pagi semua keluarga besar Alvonso sibuk karena hari ini Debby dan Inge menikah. Hotel milik keluarga besar Alvonso tepatnya di lantai satu digunakan untuk acara pernikahan Debby dan Inge. Semua dekorasi pesta pernikahan bernuansa putih sudah di pasang termasuk layar yang akan menampilkan perjalanan cinta Debby dengan Leo dan juga Alex dengan Inge serta foto - foto keluarga besar Alvonso dan juga keluarga Alex dan Leo termasuk keluarga Inge.
Pihak wanita seperti mommy Laras, anak - anak perempuan kecuali Dennisa karena menemani Debby untuk di rias oleh mua yang terkenal di negara tersebut dan juga para menantu perempuan sedang sibuk melihat dekorasi pesta pernikahan.
Sedangkan para pria sibuk berjaga - jaga dan memperhatikan para tamu undangan yang akan datang dan mereka di bagi beberapa kelompok.
Satu jam lamanya akhirnya satu persatu para tamu undangan datang. Acara pernikahan berjalan lancar dan tidak ada kendala sedikitpun tetapi di saat resepsi tanpa di duga Kirana datang dengan memakai gaun seksi dan berjalan ke arah panggung tempat orang - orang mengucapkan selamat.
" Honey, kenapa honey menikah dengan wanita murahan ini." teriak Kirana di atas panggung membuat orang-orang menatap ke arah Kirana.
Mommy Laras mendekati wanita yang tidak punya rasa malu tersebut.
" Pergi dari sini atau kamu akan kami buat malu di depan para tamu undangan." bisik mommy Laras sambil menahan tajam ke arah Kirana.
" Hei, wanita setengah tua jaga mulutmu ya." bentak Kirana
" Hei, wanita ular jangan kurang ajar dengan istriku." bentak daddy Alvonso tidak terima istri tercintanya di bentak.
Alvonso dan Alvian yang kebetulan berjaga di panggung langsung menarik tangan Kirana.
" Brengsek lepaskan tanganku!!!" bentak Kirana
prok
prok
prok
prok
Arlan dan Max menepuk tangan sebanyak dua kali.
" Harlan nyalakan." printah Arlan sambil menekan tombol yang berada di telinganya yang terdapat alat komunikasi.
" Para tamu undangan yang terhormat, kami mohon maaf atas ketidak nyamanan ini. Kami akan memperkenalkan siapa wanita ini yang telah membuat suasana pernikahan ke dua kakak kami Kak Debby dengan kak Leo juga pernikahan kak Inge dengan kak Alex menjadi tidak nyaman." ucap Dennis dengan menggunakan mic.
" Silahkan untuk para tamu undangan untuk melihat di layar proyektor ini." sambung Dennis.
Harlan pun memerintah anak buahnya untuk menyetel video tentang Kirana dari foto - foto syur dengan para lelaki hingga dua video panas bersama tiga dan 4 pria sekaligus membuat para tamu undangan merasa jijik melihat Kirana.
Kirana yang awalnya memberontak kini menjadi malu teramat sangat. Niat hati ingin mempermalukan Inge tapi yang ada dirinya.
" Menurut para tamu undangan siapa yang pantas di sebut wanita murahan?" tanya Kelly istrinya Alvonso yang tiba - tiba datang sambil memegang mic.
" Tentu saja wanita ini." ucap para tamu undangan serempak
plak
" Ini buat mulutmu yang menghina mommy kesayangan kami." ucap Kelly istri Alvonso sambil menampar pipi kanan Kirana dengan kencang hingga tercetak jelas warna merah di pipi Kirana yang mulus.
plak
" Ini buat penghinaan yang kamu katakan pada adik kesayangan kami Inge." ucap dokter Amelia istri Alvian sambil menampar pipi kiri Kirana dengan kencang hingga tercetak jelas warna merah di pipi Kirana yang mulus.
__ADS_1
plak
" Ini buat mulutmu yang membentak ke dua kakak kesayangan kami." ucap Alviana sambil menampar pipi kanan Kirana dengan kencang hingga bibirnya pecah dan berdarah karena Alviana menggunakan tenaga penuh.
" Jangan sekali - kali membuat masalah di keluarga besar Alvonso." ucap Kelly, dokter Amelia, Alviana, Liani, dan Dennisa serempak.
Kirana sangat malu dan pergi begitu saja meninggalkan acara pernikahan. Hatinya penuh dendam dan amarah karena sudah dipermalukan oleh keluarga besar Alvonso tanpa menyadari kalau sebenarnya dirinya lah yang berdalah.
( " Saat ini kamu boleh bahagia dulu Inge, tunggu pembalasanku." ucap Kirana dalam hati ).
Acara pun di lanjutkan kembali dan berjalan seperti tidak terjadi sesuatu apapun. Satu persatu tamu undangan datang dan pergi hingga sampai jam 8 malam barulah para tamu undangan pulang hanya tertinggal keluarga besar Alvonso dan para sahabat daddy Alvonso dan mommy Laras.
" Rocky tidak datang?" tanya mommy Laras
" Maaf tidak bisa datang, kamu tahu sendiri kan kalau Rocky cinta banget sama Debby." ucap Clarissa.
" Maafkan aku Cla." ucap mommy Laras tidak enak hati dengan sahabatnya.
" Tidak apa-apa santai saja mungkin bukan jodohnya." jawab Clarissa sambil memeluk sahabat karibnya.
" Tapi aku merasa tidak enak denganmu." ucap mommy Laras sambil membalas pelukan sahabatnya yang bernama Clarissa.
" Aduh La, tenang saja aku tidak apa-apa kok." ucap Clarissa
" Benar kata Clarissa kalau bukan jodoh mau bagaimana lagi. Aku harap persahabatan kita ini jangan sampai putus hanya karena ini." ucap dokter Maria sambil memeluk ke dua sahabatnya.
" Tapi kalian tahu tidak?" tanya Clarissa tiba - tiba sambil melepaskan pelukannya.
" Apa?" tanya mereka serempak penasaran sambil melepaskan pelukannya juga.
" Lho katanya cinta sama Debby kok kemarin sudah tunangan?" tanya dokter Maria
" Iya benar, kemarin tidak ikut kami karena sedih terus pas kami sudah sampai dia kasih kabar kalau dirinya sudah bertunangan." ucap Clarissa.
Clarissa pun menceritakan semuanya tanpa ada yang di tutupi. Ke dua sahabatku hanya menganggukkan kepalanya tanda mengerti.
" Syukurlah aku ikut senang mendengarnya." ucap mommy Laras dan dokter Maria kompak.
" Tidak menyangka ya dulu kita sekolah, kuliah, menikah dan sekarang kita melihat anak - anak kita menikah." ucap dokter Maria sambil menatap Debby dan Inge.
" Iya benar, tidak menyangka umur kita semakin bertambah tua tinggal menunggu di panggil yang di atas." ucap mommy Laras
" Hush.. jangan ngomong seperti itu, aku tidak sanggup mendengarnya." ucap dokter Maria.
" Memangnya kita ayam pakai di hush hush segala." omel mommy Laras
" Ha-ha-ha..." mereka tertawa bersama.
" Oh ya La, dan Cla, kami pamit ya mau pergi ke negara S. Suamiku Kennath mau buka cabang rumah sakit di sana." ucap dokter Maria.
" Ok deh hati - hati di jalan." ucap mommy Laras dan Clarissa.
" Ok. Aku mau menemui suamiku dulu." ucap dokter Maria
" Aku juga mau menemui suamiku." ucap mommy Laras dan Clarissa serempak.
__ADS_1
Mereka pun berjalan ke arah suaminya masing - masing.
" Papa kita berangkat sekarang." ajak dokter Maria.
" Ok. Semuanya aku pamit dulu." ucap dokter Kennath.
" Oke hati - hati di jalan." jawab mereka serempak.
Sebentar lagi novel ini akan tamat dan berganti judul tentara dingin vs dokter dingin.
Cerita tentang Louis, paman mereka dan para musuhnya ada di novel yang baru sedangkan novel ini selanjutnya menceritakan tentang pernikahan Alex dan Leo yang mendekati selesai.
xxxxx
Hallo, mampir ke karyaku yang lain ya :
Gadis Culun dan Ceo Lumpuh.
Cinta Satu malam Bersama Mafia
Cinta Satu Malam Bersama Mafia Sension 2
Cinta Pertama Psychopath
Cinta Pertama Mafia.
Perjalanan Cinta Sang Psychopath
Perjalanan Cinta 3 Pria Psychopath
Dan
Mohon dukungan dan Berikan : 😍😍😘😘🤩🤩😊😊😉😉
Komentar 😍
Like 😍
vote 😍
tip 😍
Agar Author tetap semangat dalam menulis novel ini. Terima kasih banyak buat pembaca yang masih setia membaca novelku.😁😚😚😍😍😘😘 juga yang telah memberikan komentar, like, vote dan tipnya.
Salam Author
Yayuk Triatmaja
xxxxxx
__ADS_1