Perjalanan Cinta Sang Psychopath

Perjalanan Cinta Sang Psychopath
Tiga Sahabat


__ADS_3

Tiga sahabat berjalan melewati suaminya masing - masing tapi tangan kanan para suami menahan tangan para istri masing - masing.


bruk


akh


bruk


akh


bruk


akh


Ke tiga pria tampan itu melepaskan tangannya hingga ke tiga wanita itu serentak terjatuh karena tiba - tiba tangannya di lepas oleh mereka bertiga.


" Ayo pulang." ucap daddy Alvonso dengan nada dingin


" Tidak mau." tolak mommy Laras


Daddy Alvonso menatap horor ke arah istrinya.


" Iya... iya kita pulang." ucap mommy Laras


Mereka berduapun pulang meninggalkan sahabat - sahabatnya dan para wanita yang menatapnya dengan wajah kesal.


" Ayo kita pulang." ucap dokter Kennath dan Ronald secara bersamaan


" Tidak mau." tolak mereka berdua serempak


Dokter Maria dan Clarisa mendapat tatapan horor para suaminya membuat mereka terpaksa mengikuti suaminya.


Di Mobil Daddy Alvonso


Daddy Alvonso menyalakan mobilnya tapi di larang oleh istrinya.


" Jangan jalan dulu." ucap mommy Laras


Daddy Alvonso tidak jadi menyalakan mobilnya kemudian menatap wajah istrinya.


" Kenapa?" tanya daddy Alvonso dengan nada bingung.


Tanpa menjawab mommy Laras membuka tasnya dan mengambil tissue basah kemudian memegang tangan kiri suaminya.


" Aku tidak ingin bau wanita itu menempel di tangan suamiku ini." ucap mommy Laras dengan nada cemburu.


" Kamu cemburu mom." goda suaminya


" Iya aku cemburu sama seperti daddy cemburu kalau aku berdekatan dengan pria lain padahal mommy tidak mempunyai perasaan apapun." ucap mommy Laras jujur


Daddy Alvonso tersenyum mendengar kejujuran istrinya. Tangan kanannya menarik wajah mommy Laras dengan lembut.


cup


Daddy Alvonso mengecup bibir istrinya.


" Maafkan aku mommy kalau dulu aku sering melukai hatimu. Daddy janji akan menjadi suami yang setia dan katakan dengan terus terang mana yang tidak mommy sukai agar daddy bisa menuruti keinginan mommy. Karena mommy dan ke 6 anak kita adalah harta paling berharga buat daddy. Daddy sanggup kehilangan semuanya tapi daddy tidak sanggup kehilangan kalian terlebih mommy, istriku belahan jiwaku juga separuh hidupku. Aku tidak sanggup jika aku di tinggal olehmu." ucap daddy Alvonso dengan tulus.


Mommy Laras menangis dan memeluk suaminya.


" Hiks... hiks... maafkan aku daddy, aku juga tidak sanggup jika daddy meninggalkanku." ucap mommy Laras.


Daddy Alvonso membalas pelukan istrinya sambil membelai punggung istrinya. Setelah agak lama daddy Alvonso melepaskan pelukannya dan mendorong pelan tubuh istrinya kemudian menghapus air mata istrinya dengan menggunakan ibu jarinya.


" Jangan menangis, aku mencintaimu mommynya anak - anak. Aku sangat mencintaimu sayang sangat sangat dan sangat." ucap daddy Alvonso sambil tersenyum.


" Aku juga sangat sangat sangat dan sangat mencintai suamiku." ucap mommy Laras sambil tersenyum membalas senyuman suaminya.


" Kita langsung ke hotel milik kita sayang." ucap daddy Alvonso sambil tersenyum mesum

__ADS_1


" Kita ke rumah sakit saja." tolak mommy Laras karena dirinya tahu otak mesum suaminya.


" Honey tahu tidak ketika aku meminta bantuan ke semua anak kita semuanya mesum jadi daddy pengen." ucap daddy Alvonso


" Maksud daddy?" tanya mommy Laras tidak mengerti.


" Waktu mommy pergi daddy meminta bantuan anak - anak kita Alvonso, Alvian dan Alviana tapi mereka sedang melakukan kegiatan olah raga di ranjang, daddy kan jadi pengen mau melakukan itu tapi mommy tidak ada." ucap daddy Alvonso sambil cemberut


" Hahahaha... kasihan deh suamiku sayang." ucap mommy Laras sambil tertawa


" Nakal ya ketawain daddy." ucap daddy Alvonso.


" Kan masih ada 2 lagi soalnya anak kita yang satunya lagi tidak mungkin karena lagi sakit.


" Iya aku tahu, Denis lagi sesama kekasihny akhirnya Debby untung dia belum menikah." ucap daddy Alvonso


" Kok untung dad? justru sedih kalau anak kita belum menikah." ucap mommy Laras


" Debby menikah nanti di usia 23 tahun ke atas masih kecil." ucap daddy Alvonso.


" Ya betul." ucap mommy Laras


" Ya udah kita pulang ke hotel milik kita. Kita main di ranjang sampai puas." ucap daddy Alvonso tersenyum mesum.


Mommy Laras hanya menepuk keningnya memikirkan suaminya yang super mesum yang tidak pernah hilang - hilang.


Tidak berapa lama ponsel milik mommy Laras berdering, mommy Laras memperhatikan siapa yang menghubungi dirinya ternyata anaknya Alvian.


" Hallo Alvian, ada apa?" tanya mommy Laras


" ..... "


" Apa?? ya kami akan ke sana." ucap mommy Laras dan tidak terasa air matanya keluar.


tutu


tut


tut


" Daddy kita putar balik, cepat!!" teriak mommy Laras


cittt


Daddy Alvonso menghentikan mobilnya dan memalingkan wajahnya ke arah istrinya.


" Ada apa mommy?" tanya daddy Alvonso sambil menghapus air mata istrinya dengan menggunakan ke dua ibu jarinya.


Mommy Laras menceritakan semuanya membuat daddy Alvonso langsung memutar mobilnya yang kebetulan jalan raya sepi.


xxxx


Di Mobil Ronald


Ronald duduk di kursi pengemudi sedangkan istrinya duduk di sampingnya. Ronald menggengam tangan istrinya kemudian mengecup punggung tangan istrinya.


" Sayang, jangan marah ya?" pinta Ronald


" Aku tidak marah." ucap Clarisa


" Lalu kenapa ketika kita sedang makan dan teman lamaku datang kamu diam saja malah tiba - tiba kamu menghilang?" tanya Ronald


" Aku dicuekin mendingan aku pergi saja, sepertinya kamu bahagia banget ketemu sama temanmu, jangan - jangan dia mantanmu ya?" tanya Clarisa dengan nada curiga.


" Ya bahagialah kan sudah lama banget tidak ketemu." ucap Ronald


" Baguslah sudah ada penggantiku." ucap Clarisa sambil menarik tangannya yang tadi di genggam oleh suaminya untuk membuka sabuk pengaman yang tadi dipakaikan oleh suaminya.


Clarisa membuka pintu mobilnya tapi tangannya langsung di tarik dan di peluk tubuh mungil istrinya.

__ADS_1


" Aku sangat mencintaimu tidak ada pikiran sedikitpun untuk mencari penggantimu karena kamu wanita sempurna. Aku bahagia bertemu dengannya karena dia memberitahukan kalau dia bertemu dengan adik sepupuku yang sudah lama hilang kontak dan katanya adik sepupuku akan datang ke Indonesia untuk menikah dengan temanku. Jadi aku bisa bertemu kembali dengan adik sepupuku. Itu yang membuatku bahagia." ucap Ronald menjelaskan.


" Maafkan aku honey." ucap Clarisa membalas pelukan suaminya


" Tidak apa - apa dan maafkan aku karena mengacuhkanmu. Apakah istriku yang cantik ini cemburu." ucap Ronald sambil melepaskan pelukannya dan mendorong pelan istrinya agar bisa melihat wajah cantik istrinya.


" Ya aku sangat cemburu. Jadi tolong jaga perasaanku." pinta Clarisa


cup


" Terima kasih sayang, aku paling senang dicemburuin. Kita pulang yuk sekalian olahraga." ucap Ronald


" Olah raga apa?" tanya Clarisa bingung


" Olah raga di ranjang sampai beberapa ronde." bisik Ronald.


" Honey semakin tua kenapa semakin bertambah mesum? tanya Clarisa sambil mencubit pinggang suaminya. Tapi bagi Ronald cubitan istrinya tidak berasa.


" Tubuhmu bikin aku candu sayang, lihat adik kecilku sudah mulai tegang." ucap Ronald sambil memegang tangan istrinya ke arah adik kecilnya.


Clarisa langsung menarik tangannya dan memukul pelan bahu suaminya. Ronald hanya tersenyum dan memakaian kembali sabuk pengaman Clarisa.


Ronald mengendarai mobil menuju ke hotel tempat mereka menginap untuk melakukan kegiatan olah raga.


Di Mobil Dokter Kennath


Dokter Kennath duduk di kursi pengemudi sedangkan istrinya cemberut sambil kepalanya menghadap ke arah jendela mobil melihat orang dan kendaraan lalu lalang.


" Honey." Panggil dokter Kennath


" Hmm..." jawab dokter Maria berupa deheman.


" Honey ayolah aku minta maaf jangan ngambek lagi donk." ucap dokter Kennath memohon karena dirinya tidak bisa merayu seperti ke dua sahabat somplaknya.


Dokter Maria terdiam sebenarnya dirinya tidak marah hanya saja dirinya sangat senang menggoda suaminya yang tidak bisa merayu istrinya.


" Honey, kamu kan tahu aku bukan laki - laki yang suka menggombal karena itu bukan tipeku. Aku laki - laki yang hanya setia dengan satu wanita walau banyak yang menyukaiku tapi hatiku sudah milikmu sepenuhnya jadi bagaimana aku membaginya ke wanita lain." ucap dokter Kennath


hening


" Honey..." ucapan dokter Kennath terpotong ketika ponsel dokter Kennath berdering.


" Honey tolong angkat ponselku." pinta dokter Kennath


Terbersit ide jahilnya, tangan kirinya sengaja menyentuh keris milik suaminya sambil membelainya sedangkan tangan kanannya mengambil ponsel suaminya di saku kemejanya.


" Sayang... ahh... aku lagi... nyetir mobil ahh.. kamu nakal ya ahh... " ucap dokter Kennath sambil mendesah dan menghentikan mobilnya ke pinggir jalan.


Dokter Kennath hanya memejamkan mata menikmati sentuhan istrinya.


" Honey lanjutkan di mansion yuk?" ajak dokter Kennath sambil menahan gabut gairah akibat ulah usil istrinya.


Dokter Maria tersenyum sambil menggeser tombol berwarna hijau.


" Hallo." sapa dokter Maria


" ... "


" Saya istrinya, suami saya lagi nyetir ada apa?" tanya dokter Maria


" ...."


" Apa, baik suami saya langsung ke sana." ucap dokter Maria.


" Kita putar balik." pinta dokter Maria


" Ada apa?" tanya dokter Kennath dengan nada terkejut.


Dokter Maria menceritakan semuanya membuat dokter Kennath memutar arah menuju ke tempat tujuan.

__ADS_1


__ADS_2